on 17 March 2017

Desain Komunikasi Visual atau Desain Grafis?

Post By Neysya Rahma Kurniawati

Memilih antara jurusan kuliah desain komunikasi visual dan desain grafis bisa membingungkan karena bidang ini sering dianggap serupa. Kenyataannya, kedua bidang ini memiliki perbedaan di mana desain komunikasi visual mempelajari topik yang berorientasi pada komunikasi dan bertanggung jawab untuk menyampaikan pesan kepada klien atau pelanggan secara visual. Sebaliknya, desain grafis berfokus pada representasi visual dari konsep-konsep penting dalam metode komunikasi visual. Sebelum memilih, pertimbangkan perbedaan dan tanggung jawab profesional masing-masing bidang.


Baca Juga: Apakah Film Bisa Membantu Memilih Jurusan?

Figured 1. Desain visual. Sumber: sjssolutions.com

Desain Komunikasi Visual: Fokus Pada Komunikasi Visual dan Verbal


Desain komunikasi visual berfokus pada komunikasi dengan klien dan pelanggan secara visual dan verbal dimana siswa akan mempelajari desain  grafis, ilustrasi, animasi, fotografi, dan bahkan modifikasi, atau airbrushing untuk menekankan suatu poin dalam sebuah foto. Keahlian ini mempersiapkan lulusannya untuk memasuki sejumlah karir menarik dalam industri komunikasi seperti desain grafis, fotografi profesional atau retouching, ilustrator dan animator profesional, iklan, desain website, dan departemen pemasaran visual.


Para desainer visual tidak hanya menghidupkan sebuah brand namun juga memainkan peran penting dalam mendefinisikan hal-hal yang bisa menjadi gaya dan keunikan sebuah brand. Selain menciptakan desain yang indah, mereka tahu bagaimana menjelaskan konsep desain tersebut dan keputusan di balik desain tersebut. Desainer visual jarang bekerja dengan produk cetak, namun mereka membutuhkan pemahaman yang kuat mengenai desain grafis, desain identitas, dan branding. Seorang desainer visual bekerja secara visual dan verbal untuk seluruh media karena keahlian mereka adalah komunikasi bukan teknologi.


Figured 2. Desain grafis. Sumber: Freepik

Desain Grafis: Fokus Pada Komunikasi Visual


Desain grafis mengacu pada foto dan gambar – bukan strategi, konsep, kata-kata, suara, atau animasi. Hal utama yang harus diingat mengenai desain grafis yaitu bahwa bidang ini merupakan bidang yang hanya berfokus pada penciptaan elemen grafis utama yang sesuai dalam proses komunikasi visual yang lebih luas.


Desainer grafis lebih banyak bekerja dengan materi cetak seperti poster, brosur, undangan, dan kartu nama. Mereka juga terkadang membuat desain user interface untuk sebuah website, seperti logo dan ikon. Desainer grafis harus mengetahui dasar-dasar desain seperti teori warna dan tipografi. Mereka juga perlu mengetahui bagaimana membangun aset sebuah brand (seperti logo) dan memastikan hal tersebut konsisten di semua desain untuk merek tersebut.


Baca Juga: Program Baru: Diploma of Design dari UC College

Pekerjaan untuk desain grafis kini membutuhkan keahlian yang lebih seperti keahlian membuat website dimana kamu harus mempelajari desain user interface. Pekerjaan untuk desainer visual terbuka lebar karena keahliannya yang cukup luas. Desainer visual melakukan segala hal mulai dari brand hingga merancang website dan aplikasi website. Tertarik dengan 2 jurusan kuliah ini SUNners? (NRK)

Please rate this

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10