Destinasi Studi
watermark
SUN Education Group

/

News Id

/

Perbedaan Magister Dengan Master Luar Negeri [UPDATED]

Perbedaan Magister Dengan Master Luar Negeri [UPDATED]

Author: Jonathan Kristinus

Updated: 24 February 2026

Kebanyakan orang tahu kalau tidak ada perbedaan mendasar dari master dan magister, hanya beda bahasa saja. Orang-orang hanya tahu master ialah penyebutan dalam bahasa inggris, sedangkan magister dalam bahasa Indonesia.

Namun kalau digali lebih jauh ada beberapa perbedaan mulai dari nama gelar yang diraih, jenis program yang ditempuh dan lama waktu mengambilnya. Kali ini, SUN Education akan membahas tentang perbedaan Master dan Magister ini secara lengkap. Baca sampai habis, ya!

Jenis Program

Ada dua jenis utama gelar Master, yaitu course-based (taught) dan research-based. Untuk course-based program Master, mahasiswa akan mengikuti perkuliahan seperti biasa dengan membuat tesis atau kalau di luar negeri sudah menyelesaikan jumlah credit yang diberikan.

Kalau untuk research-based berbeda, selama perkuliahan pascasarjana mahasiswa akan lebih banyak berkesperimen di laboratorium. Hasil penelitian inilah yang nantinya mereka jadikan sebagai syarat lulus S2. Sedangkan gelar magister kebanyakan hanya taught based dan jarang yang ada research based. Hal ini dikarenakan iklim penelitian Indonesia yang kurang mendukung dan juga minim anggaran.

BACA JUGA: 15 Jurusan S2 yang Paling Dibutuhkan Saat ini dan Kedepannya

Contoh Perbedaan Gelar Magister dan Master

Gelar Magister (Indonesia) Gelar Master (Internasional/Umum)
Magister Manajemen (M.M.) Master of Management (M.A./M.Sc. in Management)
Magister Akuntansi (M.Ak.) Master of Accountancy (M.Acc.)
Magister Hukum (M.H.) Master of Laws (L.L.M.)
Magister Teknik (M.T.) Master of Engineering (M.Eng.)
Magister Ilmu Komunikasi (M.I.Kom.) Master of Communication (M.Comm.)
Magister Pendidikan (M.Pd.) Master of Education (M.Ed.)
Magister Sains (M.Si.) Master of Science (M.Sc.)
Magister Ilmu Politik (M.I.Pol.) Master of Political Science (M.Sc. in Political Science)
Magister Kenotariatan (M.Kn.) Master of Notary (M.N.)
Magister Kedokteran (M.Ked.) Master of Medicine (M.Med./M.Sc in Medical)
Magister Ekonomi (M.E.) Master of Economics (M.A. In Economics)
Magister Psikologi (M.Psi.) Master of Psychology (M.Psy.)
Magister Agribisnis (M.Si.) Master of Agribusiness (M.Sc./M.A in Agriculture)
Magister Ilmu Komputer (M.Kom.) Master of Computer Science (M.Sc. in Computer Science)
Magister Lingkungan (M.Ling.) Master of Environmental Science (M.Sc. in Environtmental Science)
Magister Administrasi Publik (M.A.P.) Master of Public Administration (M.P.A.)
Magister Farmasi (M.Farm.) Master of Pharmacy (M.Pharm.)
Magister Keperawatan (M.Kep.) Master of Nursing (M.S.N)
Magister Pariwisata (M.Par.) Master of Tourism (M.A. in Hospitality)
Magister Desain (M.Des.) Master of Design (M.A. in Design)

 BACA JUGA: Penting Banget! Ini 8 Manfaat dan Alasan Kuliah S2  

Perbedaan Penulisan Gelar Master dan Magister

Berikut ini contoh cara penulisan gelar master luar negeri yang benar:

Bagaimana dengan di Indonesia, apakah penulisan gelarnya akan berbeda? daripada penasaran, berikut cara penulisan gelar magister sesuai EYD:

  • Magister Ilmu Komunikasi: Sunny, M.I.Kom
  • Magister Ilmu Komputer: Sunny, M.Kom
  • Magister Teknik: Sunny, M.T.
  • Magister Ilmu Politik: Sunny, M.I.P
  • dan masih banyak lagi.

Lalu bagaimana menempel gelar Master atau Magister ini di belakang nama? Penulisan gelar Master atau Magister yang benar tidak memiliki perbedaan, sama-sama dibelakang nama.

BACA JUGA: Biaya Kuliah S2 di Luar Negeri Tujuan Studi Favorit, Berapa Setahunnya?  

Lama Waktu Mengambil

Berapa lama sih kuliah program S2 di luar negeri dan Indonesia? Jawabannya berbeda-beda tergantung dengan jurusan yang kamu ambil. Jika kamu mengambil jurusan yang mengharuskanmu untuk melakukan penelitian, bisa jadi durasinya lebih lama.

Di Indonesia sendiri, contohlah program Magister dari Universitas Indonesia saja umumnya menyaratkan mahasiswanya menyelesaikan 40-44 SKS yang dijadwalkan dalam 4 semester dengan maksimal selama 6 semester. Sehingga durasi kuliah S2 di Universitas Indonesia menghabiskan waktu 2-3 tahun. Bagaimana dengan kuliah S2 di luar negeri? Durasinya berbeda, tergantung dengan kebijakan dan kurikulum pendidikan negara masing-masing.

Untuk durasi S2 luar negeri, kebanyakan jurusan bisa ditempuh dalam waktu 1 tahun saja. Beberapa program S2 memiliki durasi 2 tahun untuk beberapa jurusan STEM tertentu. Berbeda lagi dengan Inggris, negara ini memiliki program Master yang bisa diselesaikan dalam waktu 1 tahun! Tetapi mahasiswa yang mengambil program Graduate Pathway tentunya akan menyelesaikan waktu perkuliahan lebih lama, perbedaannya bisa sampai 2 tahun.

BACA JUGA: Lama Kuliah S2 di Luar Negeri: USA, UK, Aussie, Singapore

Perbedaan Syarat Mengambil

Magister

Di Indonesia sendiri ada beberapa syarat untuk mengikuti program Magister. Sebagai contoh Universitas Indonesia untuk jurusan Ilmu Ekonomi memiliki persyaratan sebagai berikut:

  • S-1 semua jurusan (Ijasah dari Perguruan Tinggi luar negeri harus mendapatkan penyetaraan dari Dikti, Departemen Pendidikan Nasional).
  • Calon mahasiswa wajib lulus program matrikulasi yang diambil sebelum menempuh Program Reguler, jika program studi mewajibkan calon mahasiswa mengikuti program matrikulasi karena tidak sebidang
  • Memenuhi Persyaratan Universitas (mendaftar secara online dan lulus ujian saringan)
  • Diharapkan seluruh mahasiswa magister mengikuti penyegaran sebelum kuliah atau kuliah matrikulasi dimulai

Master

Bagaimana dengan syarat kuliah program Master di luar negeri? Kita intip persyaratan masuk dari the University of Manchester untuk program MSc Economics.

  • Memiliki gelar Sarjana di bidang Ekonomi, Keuangan, Matematika atau subjek yang terkait dengan teori ekonomi, matematika dan ekonometrika pada tingkat tinggi
  • Dalam proses seleksi, universitas mempertimbangkan nilai dari transkrip nilai dan kedudukan universitas tempat mahasiswa belajar
  • Persyaratan bahasa Inggris: Skor IELTS Academic dengan nilai 7 secara keseluruhan termasuk 7 secara tertulis tanpa skor di bawah 6,5 atau TOEFL IBT dengan skor 100 dengan skor 25 pada tertulis dan tidak ada skor di bawah 22 di setiap bagian atau skor Pearson Test of English (PTE) dengan nilai 76 secara keseluruhan dan tertulis dan tidak ada skor di bawah 70.

BACA JUGA: Berapa IPK Yang Dibutuhkan Untuk Kuliah S2 di Luar Negeri

Lanjut Master Degree DI Luar Negeri Bareng SUN Education

Perlu kamu ingat kalau kuliah s2 di luar negeri akan jauh berbeda dengan kuliah Magister di Indonesia. Kamu harus memenuhi persyaratan akademik dan bahasa Inggris yang menjadi syarat untuk mahasiswa internasional. Tenang, untuk persiapannya bisa dibantu SUN Education, kok! Mulai dari konsultasi jurusan masa depan, persyaratan masuk kuliah, persiapan bahasa Inggris, informasi beasiswa s2 luar negeri sampai akomodasi selama kuliah di sana bisa dibantu. Kami jamin pasti kamu bisa nyaman berkuliah S2 di negeri orang!

Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!

Related Posts


Connect with SUN Education


Enter your details and get a free counselling session with our experts so they can connect you to the right course, country, and university.

Select...

Select...
Select Study Destination...
Select Major...

Select...

By checking this box, you agree to be contacted by SUN Education and its partner universities/collages via email/text message/phone