Author: Jonathan Kristinus
Updated: 20 February 2026
Siapa yang punya cita-cita untuk berkuliah S2 di Amerika Serikat? Yap, negara Paman Sam ini menjadi incaran mahasiswa hampir dari seluruh dunia. Hal ini karena negara ini menawarkan kualitas pendidikan nomor satu di dunia, staf pendidikan yang berpengalaman di bidangnya sampai fasilitas perkuliahan yang sudah berstandar internasional. Namun, kualitas perkuliahan ini diiringi dengan biaya kuliah yang cukup mahal. Makanya, nggak heran banyak yang mengincar beasiswa kuliah S2 di Amerika untuk meringankan biaya kuliah mereka. Ini dia 4 beasiswa S2 di Amerika buat jadi referensi kamu!
Program beasiswa S2 untuk kuliah di Amerika Serikat yang paling banyak diincar adalah Fulbright Scholarship for Indonesia. Beasiswa S2 ini ditawarkan Pemerintah Amerika Serikat melalui AMINEF pada mahasiswa Indonesia di jenjang Pascasarjana termasuk Master di berbagai perguruan tinggi di Amerika Serikat selama 1-2 tahun (Master) atau hingga 3 tahun (PhD).
Beasiswa ini terbuka untuk hampir semua program studi, kecuali program Medicine yang berhubungan dengan patient care atau clinical patient contact.
Persyaratan beasiswa
Untuk mendapatkan beasiswa ini, ada beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi, yaitu:
Cakupan beasiswa
Penerima beasiswa Fulbright berhak mendapatkan beberapa hal berikut:
BACA JUGA:
University of Oregon menawarkan beasiswa untuk mahasiswa internasional sebagai imbalan atas layanan budaya kepada universitas, komunitas akademik, dan masyarakat sekitar. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman budaya internasional di Eugene-Springfield.
Deadline pendaftaran: 13 Februari 2026 pukul 16.00 PST
Nilai beasiswa: Partial tuition waiver (sekitar setengah biaya tuition, renewable setiap tahun selama memenuhi syarat)
Jumlah penerima beasiswa: Bervariasi setiap tahun (terbatas). Penerima diwajibkan memberikan 66-80 jam layanan budaya per tahun (presentasi tentang budaya negara asal, partisipasi acara kampus, dll).
BACA JUGA: Biaya Hidup di Amerika Serikat dalam Rupiah Selama Satu Bulan
Mantan Presiden ke-44 Amerika Serikat, Barack Obama memiliki yayasan pendidikan yang memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi. Program baru ini bekerjasama dengan University of Chicago Harris School of Public Policy untuk pemimpin masa depan dari seluruh dunia. Siswa yang dicari harus bisa fokus pada isu penting global, memiliki rekam jejak dan komitmen untuk memajukan masyarakat dan ingin mempercepat hadirnya perubahan.
Program ini merupakan kerjasama Obama Foundation dengan tiga sekolah pascasarjana University of Chicago (Harris School of Public Policy, Booth School of Business, dan Crown Family School of Social Work, Policy, and Practice) untuk calon pemimpin bisa studi Master di salah satu sekolah tersebut.
Deadline pendaftaran: Sedang dibuka untuk 2026-2027
Cakupan beasiswa:
Durasi program: 1 tahun (tambahan pada program Master yang sedang dijalani)
BACA JUGA: Universitas Terbaik di Amerika Serikat 2026 Versi QS WUR
Selanjutnya adalah Knight-Hennessy Scholarship yang dibuka oleh Stanford University. Seperti yang kita tahu, universitas ini merupakan perguruan tinggi terbaik dari Amerika. Beasiswa ini dibuka untuk semua program S2 di Stanford University.
Persyaratan beasiswa:
Cakupan beasiswa:
Deadline pendaftaran: Untuk cohort 2026 sudah ditutup (8 Oktober 2025). Aplikasi untuk cohort 2027 akan dibuka musim panas 2026.
BACA JUGA: Kuliah Bisnis di Luar Negeri? Ini Tujuan Terbaik di Amerika Serikat!
LPDP (Kemenkeu) menyelenggarakan berbagai program beasiswa magister/doktor yang bisa digunakan untuk kuliah S2 di Amerika, selama program studi dan universitasnya masuk daftar LPDP.
Program yang relevan untuk S2 ke AS (contoh 2026)
Cakupan beasiswa
Syarat utama
Timeline LPDP 2026 (S2/S3 dalam & luar negeri)
Jenis beasiswa ini adalah fellowship berbasis merit dari Graduate School Duke, termasuk Centennial Fellowship dan Dean's Fellowship. Jenjangnya utamanya untuk program PhD, meskipun sejumlah program master riset juga bisa mengakses skema ini. Benefit yang ditawarkan cukup komprehensif: stipend hidup kompetitif, pembebasan biaya kuliah penuh, dan asuransi kesehatan selama masa pendanaan.
Kamu tidak perlu mendaftar beasiswa secara terpisah karena seleksi dilakukan langsung oleh departemen dan Graduate School setelah kamu diterima. Deadline mengikuti jadwal masing-masing fellowship untuk tahun akademik 2026-2027, dan pendanaan hanya dapat dicairkan jika kamu sudah terdaftar aktif di program tersebut.
OSU menawarkan beberapa skema sekaligus untuk mahasiswa internasional di jalur Graduate Pathway dan Master's International Direct. Jenis beasiswanya bervariasi, mulai dari Regional Scholarships senilai 1.000 hingga 7.500 USD yang diberikan sekali, Graduate Awards hingga 15.000 USD per tahun, sampai Graduate Honorary Scholarship for Leadership senilai 2.000 USD.
Syarat utamanya adalah IPK minimal 3,0 dan bukti kepemimpinan untuk award tertentu. Deadline berbeda per jenis award dan intake, jadi kamu perlu memantau jadwal resmi OSU secara berkala.
KU tidak memiliki beasiswa S2 internasional terpusat, tetapi menyediakan Graduate Assistantship dalam bentuk TA dan RA yang sangat membantu. Waiver yang bisa kamu dapatkan berkisar antara 25 hingga 100 persen dari total biaya kuliah, ditambah stipend hidup sesuai jenis assistantship yang kamu pegang.
Beasiswa amerika ini tersedia untuk jenjang Master's dan Doctoral, terbuka tanpa batasan kewarganegaraan. IPK minimal yang direkomendasikan adalah 3,0. Seleksi dilakukan oleh masing-masing fakultas, sehingga kamu tidak perlu mengajukan aplikasi beasiswa terpisah karena pertimbangan dilakukan otomatis berdasarkan profil akademikmu.
Ini adalah beasiswa eksternal yang diinformasikan resmi oleh UConn Graduate School. Nilainya cukup besar: hingga 7.500 USD per semester, dengan maksimal empat semester berturut-turut, sehingga total bantuan bisa mencapai 30.000 USD. Jenjangnya mencakup program graduate degree atau dua tahun pertama program profesional pascasarjana.
Syaratnya beasiswa ini ketat, yaitu kamu wajib bukan warga negara AS, berusia maksimal 24 tahun pada saat deadline submittal, dan sudah memegang surat penerimaan dari universitas di AS. Deadline untuk siklus 2025-2026 sudah ditetapkan, jadi untuk Fall 2026, kamu perlu mempersiapkan jauh sebelumnya.
University of Illinois Chicago menyediakan tujuh award masing-masing senilai 5.000 USD yang dikreditkan langsung ke akun mahasiswa. Dana ini fleksibel karena bisa dipakai untuk membayar biaya kuliah, buku, maupun kebutuhan hidup.
Beasiswa S2 Amerika ini terbuka untuk mahasiswa internasional UIC yang sudah terdaftar penuh waktu di program undergraduate, graduate, atau professional, termasuk kamu yang sedang menjalani S2. Syaratnya adalah prestasi akademik yang baik. Aplikasi dilakukan tiap musim semi melalui portal, dan penerima akan diumumkan pada acara penghargaan 8 April 2026.
Ini salah satu yang paling strategis bagi kamu sebagai warga Indonesia. CSU menyediakan empat award tahunan yang menanggung setengah dari biaya kuliah non-residen, angka yang sangat signifikan mengingat biaya tersebut biasanya menjadi beban terbesar mahasiswa internasional. Jenis beasiswanya adalah tuition waiver berbasis merit.
Syarat utamanya adalah berasal dari negara anggota APEC, di mana Indonesia termasuk di dalamnya, diterima di program graduate on-campus mulai Fall, dan tidak memiliki kewarganegaraan ganda AS atau status permanent resident. Deadline aplikasi adalah 17 Maret untuk Fall 2026, dan kamu bisa mendaftar setelah mendapatkan surat penerimaan program.
WSU secara otomatis mempertimbangkan setiap pelamar yang diterima untuk mendapatkan beasiswa merit ini. Ada dua level: 4.000 USD per tahun untuk IPK 3,6 ke atas, dan 2.000 USD per tahun untuk IPK antara 3,0 sampai 3,59. Untuk mempertahankan beasiswa ini, kamu harus menjaga IPK kumulatif minimal 3,0 dan menyelesaikan setidaknya 24 kredit dalam satu tahun akademik. Status visa F-1 atau J-1 juga wajib dipertahankan. Tidak perlu aplikasi terpisah karena penilaian dilakukan langsung saat proses penerimaan.
Stevens menawarkan beasiswa satu kali yang dicairkan dalam dua semester pertama masa studi. Penilaiannya tidak hanya berdasarkan IPK, tetapi juga mempertimbangkan skor GRE atau GMAT. Kamu juga diwajibkan menyertakan skor TOEFL sebagai bukti kesiapan akademik.
Sama seperti kampus sebelumnya, tidak ada aplikasi terpisah karena setiap pelamar program master purna waktu yang memenuhi syarat akan otomatis masuk pertimbangan kantor admisi. Beasiswa ini khususnya kompetitif untuk bidang STEM, yang memang menjadi kekuatan utama Stevens.
Untuk Spring 2026, kampus Seattle Northeastern menawarkan diskon biaya kuliah 50 persen untuk mahasiswa yang diterima di program MS Economics, dan 25 persen untuk mahasiswa College of Engineering.
Ada juga Full-Circle Scholarship senilai 25 persen bagi kamu yang memiliki pengalaman mengajar atau bersukarelawan di luar negeri minimal satu tahun, yang artinya sangat relevan jika kamu pernah aktif di organisasi pengabdian masyarakat. Beasiswa ini dipertimbangkan otomatis berdasarkan aplikasi masuk, tanpa prosedur terpisah. Deadline mengikuti jadwal penerimaan program masing-masing.
Tentu perkuliahan di Amerika dengan Indonesia akan sangat berbeda. Nggak hanya perkuliahannya saja, tetapi dari pendaftarannya juga berbeda. Mulai dari persyaratan masuk, persyaratan akademik dan bahasa Inggris tentu sangat berbeda. Makanya, kamu harus menyiapkan dengan sebaik-baiknya. Kamu bisa mengandalkan SUN Education untuk persiapan kuliah di luar negeri. Mulai dari konsultasi jurusan impian, persyaratan akademik, persiapan bahasa Inggris, permohonan visa pelajar hingga akomodasi selama kuliah di luar negeri pasti kami bantu, deh! Pokoknya kamu tenang dan fokus siapkan beasiswa S2 Amerika yang kamu inginkan. Semangat terus, ya! Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!
Related Posts
Connect with SUN Education