Destinasi Studi
watermark
SUN Education Group

/

News Id

/

8 Parts of Speech Bahasa Inggris: Jenis dan Contohnya

8 Parts of Speech Bahasa Inggris: Jenis dan Contohnya

Author: Jonathan Kristinus

Updated: 20 January 2026

Saat belajar bahasa Inggris, apakah kamu pernah mendengar tentang part of speech? Materi ini tentu akan kamu pelajari bahkan kamu temui dalam tes bahasa Inggris. Saat belajar bahasa Inggris, kamu akan menemukan istilah noun, adjective, pronoun dan lainnya. Istilah-istilah tersebut merupakan bagian dari part of speech. 

Part of speech adalah kategori kata berdasarkan fungsi dan perannya dalam kalimat. Kalau diibaratkan secara sederhana, ini seperti membagi tim sepak bola ada penyerang (verb), bek (noun), playmaker (conjunction), sampai suporter yang sorak-sorak (interjection). Tanpa menguasai part of speech, kalimatmu bisa terasa kaku. Tapi kalau sudah paham, kamu bisa bikin kalimat panjang yang tetap enak dibaca! Dibawah ini jenis-jenis parts of speech

Jenis Part of Speech Fungsi Utama Contoh Kata Contoh Kalimat
Noun Menamai orang, benda, tempat, ide dog, Jakarta, happiness My dog loves running in the park
Pronoun Menggantikan noun I, you, she, this She is my best friend
Verb Menunjukkan aksi atau keadaan run, eat, think We eat pizza every Friday
Adjective Mendeskripsikan noun/pronoun beautiful, big, funny This is a beautiful sunset
Adverb Menjelaskan verb, adjective, adverb quickly, very, always She runs very quickly
Preposition Menunjukkan hubungan tempat/waktu in, on, at, under The book is on the table
Conjunction Menyambung kata/kalimat and, but, because I like tea but prefer coffee
Interjection Mengekspresikan emosi wow, ouch, hey Wow! That's amazing!
Determiner Memperjelas noun the, a, this, my, some This is my favorite book

SUN Education akan ajak kamu jelajahi part of speech bahasa Inggris secara lengkap, fun, dan mudah dipahami. Kita bahas pengertian, jenis-jenisnya (termasuk yang sering dianggap ke-9), contoh nyata, plus tips supaya kamu bisa langsung praktik. Siap naik level bahasa Inggris? Yuk mulai petualangannya!

Nouns

Noun adalah kata yang digunakan untuk menamai orang, benda, tempat, hewan, ide, atau konsep. Biasanya penanda noun ini adalah partikel a, an atau the di depannya.  Noun sendiri bisa berbentuk singular atau plural serta berbentuk konkrit maupun abstrak. Di dalam sebuah kalimat, noun dapat berfungsi subjek, objek atau preposisi.

Fungsi Noun dalam Kalimat 

Noun sebagai Subjek

Noun sebagai subjek adalah kata benda yang melakukan tindakan dalam kalimat. Biasanya, subjek ditempatkan di awal kalimat sebelum kata kerja dan menjawab pertanyaan. Ketika kamu menggunakan noun sebagai subjek, pastikan posisinya tepat di permulaan kalimat untuk menciptakan struktur yang jelas.

  • Tommy is the best student in our school (Tommy adalah siswa terbaik di sekolah kami)
  • The cat is sleeping on the sofa (Kucing itu sedang tidur di sofa)
  • My sister went to school by bus (Adik perempuanku pergi ke sekolah naik bus)

Noun sebagai Objek

Selanjutnya, noun dapat berfungsi sebagai objek, yaitu penerima tindakan yang dilakukan subjek. Terdapat dua jenis objek: objek langsung (direct object) dan objek tidak langsung (indirect object). Objek langsung menjawab pertanyaan "apa" atau "siapa" setelah kata kerja, sedangkan objek tidak langsung menjawab pertanyaan "untuk siapa" atau "kepada siapa". Objek Langsung (menerima tindakan langsung):

  • My father gave me a bicycle (Ayahku memberiku sebuah sepeda)
  • She reads a book (Dia membaca sebuah buku)
  • I bought some new clothes for the holiday (Aku membeli beberapa pakaian baru untuk liburan)

Objek Tidak Langsung (penerima manfaat):

  • Please buy Kyle a cough syrup (Tolong belikan Kyle obat batuk)
  • Siti bought his dad a house (Siti membelikan ayahnya sebuah rumah)

Noun sebagai Pelengkap

Terakhir, fungsi noun juga dapat berfungsi sebagai pelengkap (complement) yang memberikan informasi tambahan tentang subjek atau objek. Subject complement muncul setelah linking verb seperti am, is, are, was, were, dan memberikan penjelasan lebih lanjut tentang subjek. She is a teacher (Dia adalah seorang guru) I am the director of this company (Saya direktur perusahaan ini) Damara became a pianist after his sister passed (Damara menjadi pianis setelah saudara perempuannya meninggal)

Proper Noun dan Common Noun

Proper noun adalah kata benda yang merujuk pada sesuatu yang spesifik dan selalu diawali dengan huruf kapital, seperti nama orang, tempat, negara, atau institusi tertentu. Sebaliknya, common noun adalah kata benda yang merujuk pada hal-hal umum tanpa menyebutkan nama spesifiknya.

Ciri khas proper noun:

  • Selalu diawali huruf kapital
  • Menunjukkan identitas spesifik
  • Tidak didahului artikel a atau an

Contoh proper noun: Michael (Name), New York, Asia, Indonesia, Friday, February Ciri khas common noun:

  • Merujuk hal-hal umum
  • Dapat didahului artikel a, an, atau the
  • Mewakili kategori benda secara keseluruhan

Contoh common noun: car, motorcycle, truck, bicycle, cell phone

Concrete Noun dan Abstract Noun

Concrete noun adalah kata benda yang memiliki wujud fisik dan dapat dirasakan oleh panca indra. Sementara itu, abstract noun adalah kata benda yang tidak memiliki wujud fisik dan hanya dapat dirasakan atau dipahami secara konseptual. Karakteristik concrete noun:

  • Dapat dilihat, diraba, didengar, dicium, atau dirasakan
  • Memiliki bentuk fisik yang nyata
  • Mudah diidentifikasi keberadaannya

Contoh concrete noun: book, eraser, bottle, flower, chair, star, moon, fire, wind

Karakteristik abstract noun:

  • Tidak dapat diamati dengan panca indra
  • Berupa ide, konsep, perasaan, atau kualitas
  • Biasanya ditandai akhiran seperti -tion, -ness, -ment, -ity

Contoh abstract noun: happiness, love, freedom, idea, strength, courage, wisdom

Countable dan Uncountable Noun

Countable noun adalah kata benda yang dapat dihitung dan memiliki bentuk tunggal serta jamak. Uncountable noun adalah kata benda yang tidak dapat dihitung secara langsung dan selalu dianggap tunggal. Karakteristik countable noun:

  • Dapat dihitung dengan angka (1, 2, 3, dst)
  • Memiliki bentuk singular dan plural
  • Dapat menggunakan a, an, many, few
  • Bentuk jamak ditambah -s atau -es

Contoh countable noun: book/books, apple/apples, chair/chairs

Karakteristik uncountable noun:

  • Tidak dapat dihitung langsung
  • Tidak memiliki bentuk jamak
  • Menggunakan some, any, much, a little
  • Selalu diikuti kata kerja singular

Contoh uncountable noun: water, milk, sugar, information, advice  

BACA JUGA: 8 Jenis Grammar Bahasa Inggris dan Contohnya

Pronouns

Pronouns merupakan kata ganti untuk menggantikan noun (kata benda) biar tulisan atau ucapan menjadi lebih lancar. Misalnya, daripada mengatakan “Lisa gave Lisa’s book to Lisa’s friend”, kamu bisa bilang “Lisa gave her book to her friend”.  Parts of speech ini punya beberapa fungsi super penting seperti menggantikan kata benda supaya tulisan atau ucapan jadi lebih lancar dan nggak monoton. Menghindari repetisi berlebihan yang bikin bosen yang denger. Menunjukkan kepemilikan kayak "mine", "yours", "theirs". Menanyakan identitas atau keterangan pakai kata-kata kayak "who", "what", "which". Terus ingat ya penggunaan pronouns harus sesuai sama konteks dan jumlah subjek! Kalau subjeknya jamak (they), jangan pakai pronouns tunggal (he/she) - nanti malah bikin bingung!

Personal Pronouns

Personal pronouns adalah kata ganti yang menunjuk pada orang atau benda tertentu. Fungsinya mengganti nama orang atau benda supaya nggak diulang terus-menerus dalam kalimat. Ada dua bentuk dari personal pronouns lho Subjective: I, you, he, she, it, we, they Objective: me, you, him, her, it, us, them

Contoh penggunaan:  "She loves chocolate"

Possessive Pronouns

Possessive pronouns adalah kata ganti yang menunjukkan kepemilikan atau hubungan memiliki. Jadi kamu nggak perlu ulang-ulang sebut bendanya, cukup pakai kata ganti kepemilikan ini! Sama kayak pronouns sebelumnya, ada dua bentuk juga nih!

Adjective form: my, your, his, her, its, our, their

Standalone form: mine, yours, his, hers, ours, theirs.

 Contoh penggunaan: "That is his car"

Reflexive Pronouns

Reflexive pronouns adalah kata ganti yang digunakan ketika subjek dan objek dalam kalimat merujuk pada orang atau benda yang sama. Biasanya buat menekankan bahwa seseorang melakukan sesuatu sendiri tanpa bantuan orang lain.

Contoh kata: myself, yourself, himself, herself, itself, ourselves, yourselves, themselves

Contoh Penggunaan: “She made it herself.”

Demonstrative Pronouns

Demonstrative pronouns adalah kata ganti yang digunakan untuk menunjuk atau mengidentifikasi benda, orang, atau hal tertentu. Fungsinya seperti menunjuk dengan jari, tapi dalam bentuk kata!

Contoh kata: this, that, these, those.

 Contoh penggunaan: “This is delicious,” dan “I want those.”

Interrogative Pronouns

Interrogative pronouns adalah kata ganti yang digunakan untuk membuat pertanyaan. Kata-kata ini membantu kamu menanyakan identitas, pilihan, atau informasi spesifik tentang seseorang atau sesuatu.

Contoh kata: who, whom, whose, which, what

Contoh penggunaan: “Who is coming?” dan “Which one do you prefer?”

BACA JUGA: Kata Ganti Bahasa Inggris (Pronoun): Jenis dan Contoh

Verbs

Verbs adalah salah satu parts of speech yang berhubungan dengan kata kerja yang menggambarkan proses, perbuatan, atau keadaan. Dengan kata lain, verbs menjawab pertanyaan “apa yang dilakukan?” atau “apa yang terjadi?”. Misalnya kata run (berlari), eat (makan), hingga exist (ada). Selain itu, verbs juga bisa menggambarkan perubahan keadaan, seperti grow (tumbuh), become (menjadi), dan die (mati).

Verbs memiliki peran yang sangat vital dalam struktur bahasa Inggris. Fungsi utamanya adalah untuk menunjukkan tindakan, keadaan, atau kondisi dari subjek dalam kalimat. Pertama-tama, verbs berfungsi untuk menggambarkan aksi atau tindakan yang dilakukan oleh subjek. Contohnya dalam kalimat "She runs every morning" - kata "runs" menunjukkan tindakan yang dilakukan oleh "she".

Selain itu, verbs juga dapat menunjukkan keadaan atau kondisi, seperti dalam kalimat "He is happy" di mana "is" menggambarkan keadaan emosi subjek. Yang tidak kalah penting, verbs berperan dalam menentukan struktur waktu dalam kalimat. Melalui berbagai bentuk tense, kamu dapat mengekspresikan apakah suatu kejadian terjadi di masa lalu, sedang berlangsung, atau akan terjadi di masa depan. Misalnya, "I studied" (past tense), "I am studying" (present continuous), dan "I will study" (future tense) - semuanya menggunakan verbs untuk menunjukkan perbedaan waktu. Verbs juga membantu dalam pembentukan berbagai jenis kalimat, mulai dari kalimat aktif hingga pasif. Dalam kalimat aktif seperti "John writes a letter", subjek melakukan tindakan. Sementara dalam kalimat pasif "A letter is written by John", fokus beralih ke objek yang menerima tindakan. Pemahaman ini akan membantumu dalam menyusun kalimat yang lebih bervariasi dan menarik.

Action Verbs (Kata Kerja Aksi)

Action verbs adalah kata kerja yang menunjukkan tindakan atau gerakan fisik yang dilakukan oleh subjek dalam kalimat. Kata kerja ini menggambarkan sesuatu yang nyata dan dapat diamati.

Contoh Kata: run, jump, write, eat, speak

Contoh Kalimat:

  • "She runs every morning."
  • "I wrote a letter yesterday."
  • "They jumped over the fence."

State Verbs (Kata Kerja Statis)

State verbs merujuk pada kata kerja yang menggambarkan keadaan, emosi, atau pemikiran. Berbeda dengan action verbs, state verbs menunjukkan kondisi atau situasi yang tetap atau tidak berubah. Kata kerja ini tidak digunakan dalam bentuk progresif (continuous).

Contoh Kata: know, love, believe, feel, understand

Contoh Kalimat:

  • "I know the answer."
  • "She loves her new job."
  • "They believe in fairy tales."
  • "I understand your concern."

Dynamic Verbs

Dynamic verbs adalah kata kerja yang menunjukkan aksi atau kegiatan yang dapat berubah seiring waktu. Kata kerja ini dapat digunakan dalam bentuk progresif (continuous), yang menunjukkan bahwa aksi atau kegiatan tersebut sedang berlangsung.

Contoh Kata: eat, drive, play, watch, read

Contoh Kalimat:

  • "I am eating lunch right now."
  • "She is driving to the office."
  • "They were playing football when I arrived."

Stative Verbs

Stative verbs menggambarkan kondisi yang tetap atau keadaan yang tidak berubah. Kata kerja ini biasanya tidak digunakan dalam bentuk progresif (continuous). Mereka mengungkapkan keadaan atau keadaan permanen, bukan aksi yang sedang berlangsung.

Contoh Kata: own, belong, seem, resemble, need

Contoh Kalimat:

  • "I own a car."
  • "The book belongs to Sarah."
  • "He seems happy today."
  • "This house needs repairs."

Auxiliary Verbs

Auxiliary verbs adalah kata kerja bantu yang digunakan untuk membentuk berbagai struktur kalimat, termasuk tenses, pertanyaan, dan kalimat negatif. Kata kerja ini tidak memiliki makna sendiri, tetapi membantu kata kerja utama untuk membentuk makna kalimat.

Contoh Kata: be, have, do

Contoh Kalimat:

  • "She is studying for her exam."
  • "I have finished my homework."
  • "He does not like coffee."

Modal Verbs (Kata Kerja Modal)

Modal verbs adalah kata kerja yang digunakan untuk menyatakan kemungkinan, kemampuan, kewajiban, atau izin. Modal verbs tidak memerlukan inflection (perubahan bentuk) untuk subjek yang berbeda, dan mereka biasanya diikuti oleh kata kerja dasar (verb 1).

Contoh Kata: can, may, must, should, will, might

Contoh Kalimat:

  • "You can borrow my pen."
  • "She must study harder."
  • "He might go to the party tonight."
  • "They should leave soon."

BACA JUGA: 8 Kata Ganti Bahasa Inggris dan Contohnya

Adverbs

Adverb merupakan parts of speech yang memodifikasi atau memberikan informasi tambahan tentang kata kerja (verb), kata sifat (adjective), adverb lain, atau bahkan seluruh kalimat, menjawab pertanyaan seperti bagaimana, kapan, di mana, atau seberapa sering/jauh suatu tindakan terjadi, dan umumnya diakhiri '-ly' seperti quickly (dengan cepat) atau very (sangat).  Seperti namanya, adverb memiliki fungsi untuk memberikan keterangan terhadap adjective, verb, sentences, atau adverb itu sendiri.

Adverb of Manner

adalah jenis adverb yang menunjukkan bagaimana suatu aksi dilakukan, yaitu cara atau cara kerja suatu tindakan.

Contoh Kata: fast, softly, quickly, slowly, hard

Contoh Kalimat:

  • "She sings beautifully."
  • "He drives fast."

Adverb of Time

Adverb of Time adalah jenis adverb yang menunjukkan kapan suatu aksi atau kejadian terjadi.

Contoh Kata: this afternoon, this morning, daily, recently, tonight, early

Contoh Kalimat:

  • "I will meet you this afternoon."
  • "She wakes up early every day."

Adverb of Degree

Adverb of Degree adalah jenis adverb yang menunjukkan tingkat atau intensitas suatu aksi atau keadaan, seperti seberapa banyak, seberapa sedikit, atau seberapa besar.

Contoh Kata: enough, so, very, too, quite, just, almost

Contoh Kalimat:

  • "She is very talented."
  • "It's too hot to go outside."

Adverb of Frequency

Adverb of Frequency adalah jenis adverb yang menunjukkan seberapa sering suatu aksi atau kejadian terjadi.

Contoh Kata: usually, rarely, always, often, sometime

Contoh Kalimat:

  • "I always drink coffee in the morning."
  • "They rarely go to the movies."

Adverb of Place

Adverb of Place adalah jenis adverb yang menunjukkandi mana suatu kejadian atau aksi terjadi.

Contoh Kata: behind, in, below, above, somewhere, nearby

Contoh Kalimat:

  • "The keys are somewhere on the table."
  • "She sat behind me in class."

Adverb of Modality

Adverb of Modality adalah jenis adverb yang menunjukkan tingkat keyakinan atau kemungkinan suatu aksi atau kejadian.

Contoh Kata: likely, maybe, perhaps, possibly

Contoh Kalimat:

  • "It is likely to rain tomorrow."
  • "He might be late for the meeting."

Adverb of Focus

Adverb of Focus adalah jenis adverb yang menunjukkan fokus atau penekanan pada bagian tertentu dari kalimat.

Contoh Kata: also, even, mainly, only

Contoh Kalimat:

  • "She only likes chocolate ice cream."
  • "I even helped her with her homework."

BACA JUGA:  100 Contoh Kalimat Adverb untuk Setiap Jenisnya

Adjectives

 Berikutnya adalah adjective yaitu menjelaskan, menggambarkan, atau membatasi kata ganti (pronoun) atau kata benda (noun) yang masih general. Adjective ini biasanya diletakkan setelah kata benda. 

Absolute Adjective

Absolute adjectives adalah kata sifat yang tidak dapat dibandingkan dengan bentuk lain, karena menggambarkan keadaan yang ekstrem atau mutlak. Kata sifat ini menunjukkan kualitas atau keadaan yang paling tinggi atau paling rendah, dan tidak memiliki perbandingan.

Contoh Kata: dead, alive, starving, extinct

Contoh Kalimat:

  • "He is dead."
  • "The animals are extinct."
  • "The plant is alive."

Attributive Adjective

Attributive adjectives adalah kata sifat yang ditempatkan sebelum noun (kata benda) untuk memberikan deskripsi atau menjelaskan sifat dari noun tersebut. Kata sifat ini langsung memodifikasi kata benda yang mengikutinya.

Contoh Kata: fat, slim, handmade

Contoh Kalimat:

  • "She has a slim figure."
  • "He wore a handmade jacket."
  • "They bought a fat cat."

Predicative Adjective

Predicative adjectives adalah kata sifat yang biasanya muncul setelah linking verb (kata kerja penghubung) dan memberikan informasi tentang subjek. Kata sifat ini menggambarkan sifat atau keadaan subjek, tetapi tidak diletakkan langsung sebelum noun.

Contoh Kata: be, become, grow, look

Contoh Kalimat:

  • "The sky is blue."
  • "She became happy."
  • "The soup smells delicious."

Participial Adjective

Participial adjectives adalah kata sifat yang berasal dari kata kerja dengan sufiks -ing, -ed, atau -en. Kata sifat ini menunjukkan sifat atau keadaan yang terkait dengan tindakan atau proses.

Contoh Kata: lying, lied

Contoh Kalimat:

  • "The lying man was caught."
  • "The excited children were playing outside."
  • "The broken glass was dangerous."

Denominal Adjective

Denominal adjectives adalah kata sifat yang berasal dari kata benda (noun) dan biasanya memiliki sufiks yang mengubah kata benda menjadi kata sifat. Kata sifat ini memberi deskripsi atau keterangan mengenai kata benda yang berfungsi sebagai dasar.

Contoh Kata: hopeless (hope + less), colorful (color + ful)

Contoh Kalimat:

  • "She felt hopeless after failing the test."
  • "The painting is very colorful."
  • "His speech was meaningless."

Compound Adjective

Compound adjectives adalah kata sifat yang terdiri dari dua kata atau lebih yang digabungkan untuk menggambarkan sifat suatu noun. Kata sifat ini sering kali menggabungkan kata benda, kata sifat, atau kata keterangan untuk menciptakan makna baru.

Contoh Kata: well-known, slow-moving, high-pitched

Contoh Kalimat:

  • "She is a well-known author."
  • "They live in a high-pitched house."
  • "This is a slow-moving car."

Comparative Adjective

Comparative adjectives digunakan untuk membandingkan dua hal atau lebih. Bentuk comparative biasanya ditandai dengan penambahan akhiran -er pada kata sifat satu suku kata atau dengan penggunaan kata "more" untuk kata sifat yang lebih dari satu suku kata.

Contoh Kata: easier, sharper, more beautiful

Contoh Kalimat:

  • "This task is easier than that one."
  • "His explanation was sharper than hers."
  • "This dress is more beautiful than the other one."

Superlative Adjective

Superlative adjectives digunakan untuk menunjukkan kualitas yang paling tinggi atau paling rendah dari suatu hal, biasanya dalam perbandingan antara lebih dari dua hal. Bentuk superlative biasanya ditandai dengan penambahan akhiran -est pada kata sifat satu suku kata atau dengan penggunaan kata "most" untuk kata sifat yang lebih dari satu suku kata.

Contoh Kata: biggest, shortest, most intelligent

Contoh Kalimat:

  • "She is the biggest of all the children."
  • "This is the shortest route to the station."
  • "He is the most intelligent student in the class."

 BACA JUGA: 1000 Kata Sifat Bahasa Inggris dan Artinya Dari A-Z

Prepositions

Jadi, preposition adalah kata depan yang berfungsi untuk menunjukkan hubungan ruang atau waktu antara satu beda dengan yang lain. Fungsinya untuk menghubungkan noun dan pronoun sehingga membentuk frasa yang memodifikasi kata lainnya.

Preposition of Purpose

Preposition of purpose digunakan untuk menunjukkan hubungan tujuan antara objek dengan kata lainnya dalam kalimat. Preposisi ini menyatakan alasan atau maksud suatu tindakan atau kejadian.

Contoh Kata: for

Contoh Kalimat:

  • "She bought a gift for her friend."
  • "I study for my exams."
  • "This box is used for storing clothes."

Preposition of Measure

Preposition of measure digunakan untuk menyatakan hubungan antara objek dan kata lainnya dalam kalimat yang menunjukkan kuantitas atau ukuran. Kata depan ini sering digunakan untuk berbicara tentang ukuran, jarak, atau jumlah.

Contoh Kata: for, by

Contoh Kalimat:

  • "The book is priced for ten dollars."
  • "The house is measured by square meters."
  • "She works by the hour."

Preposition of Movement

Preposition of movement digunakan untuk menunjukkan pergerakan dari satu tempat ke tempat lain. Kata depan ini menggambarkan arah atau tujuan dari pergerakan tersebut.

Contoh Kata: inside, into, off, towards, up

Contoh Kalimat:

  • "She walked into the room."
  • "The cat jumped off the table."
  • "We are heading towards the park."
  • "He climbed up the mountain."
  • "She went inside the house."

Preposition of Manner

Preposition of manner digunakan untuk menunjukkan cara atau metode sesuatu dilakukan dalam hubungan dengan objek atau kata lain dalam kalimat. Ini menggambarkan bagaimana tindakan dilakukan.

Contoh Kata: by, in, like, on, with

Contoh Kalimat:

  • "She traveled by car."
  • "He acted in a calm manner."
  • "I did the task with care."
  • "They are dancing like professionals."
  • "The book is written in English."

Preposition of Time

Preposition of time digunakan untuk menunjukkan waktu yang lebih luas seperti hari, bulan, tahun, jam, atau periode waktu tertentu. Kata depan ini menghubungkan subjek atau objek dengan waktu.

Contoh Kata: after, before, during, since

Contoh Kalimat:

  • "We will leave after lunch."
  • "She arrived before 10 AM."
  • "They met during the conference."
  • "I have known him since last year."

Preposition of Place

Preposition of place digunakan untuk menunjukkan lokasi atau tempat sesuatu berada. Preposisi ini memberi informasi mengenai posisi atau tempat suatu objek atau kejadian.

Contoh Kata: above, at, in, on, under

Contoh Kalimat:

  • "The picture is hanging above the sofa."
  • "We are meeting at the café."
  • "The dog is in the garden."
  • "The book is on the table."
  • "The cat is hiding under the bed."


BACA JUGA: Perbedaan In, On, At Dalam Bahasa Inggris dan Contohnya

7. Conjunctions

Parts of speech selanjutnya yaitu conjuctions yang merupakan kata yang berfungsi untuk menghubungkan kata, frasa, klausa, atau kalimat, menjadikannya lebih efektif dan mengalir, seperti contoh "and", "but", "or", "because", dan "so". Dibawah ini beberapa jenisnya

Correlative Conjunctions

Correlative conjunctions adalah kata hubung yang selalu muncul berpasangan untuk menghubungkan dua unsur yang setara (kata–kata, frasa–frasa, atau klausa–klausa). Fungsinya menekankan bahwa dua unsur itu diperlakukan sejajar.

Contoh kata:

  • either … or
  • neither … nor
  • both … and
  • not only … but also
  • whether … or
  • rather … than / rather than
  • from … to
  • between … and
  • as … as
  • no sooner … than
  • so … that

Contoh kalimat

  • Either you apologize now or you accept the consequences.
  • She is not only smart but also very humble.
  • Both the manager and the staff agreed with the proposal.
  • Neither the laptop nor the charger is in my bag.
  • I can’t decide whether to study at home or go to the library.

Subordinating Conjunctions

Subordinating conjunctions menghubungkan anak kalimat (dependent clause) dengan induk kalimat (independent clause). Anak kalimat tidak bisa berdiri sendiri, karena tugasnya memberi informasi tambahan seperti waktu, sebab-akibat, kontras, syarat, tujuan, hasil, perbandingan, dan lain-lain.

Contoh kata

  • Waktu: after, before, when, while, until, since, as soon as
  • Sebab: because, since, as
  • Kontras: although, though, even though, whereas, while
  • Syarat: if, unless, provided that, as long as
  • Tujuan: so that, in order that
  • Hasil: so that (tergantung konteks)
  • Perbandingan: than, as

Contoh kalimat

  • I stayed at home because it was raining.
  • Although he was tired, he kept working.
  • Call me when you arrive.
  • You can borrow my book as long as you return it tomorrow.
  • We left early so that we wouldn’t miss the train.

Coordinating Conjunctions

Coordinating conjunctions menghubungkan dua unsur yang setara secara gramatikal (kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa). Yang paling standar adalah for, and, nor, but, or, yet, so.

Contoh kata

  • for, and, nor, but, or, yet, so

Contoh kalimat

  • I wanted to go, but I was too busy.
  • She studied hard, so she passed the exam.
  • You can take tea or coffee.
  • He didn’t call, nor did he send a message.
  • I stayed inside, for it was getting late. (lebih formal/jarang dipakai dibanding “because”)

Conjunctive Adverbs

Conjunctive adverbs adalah kata/ungkapan yang menghubungkan ide antar kalimat atau antar klausa dengan hubungan logis seperti akibat, kontras, tambahan, urutan, contoh, dll.

Contoh kata

  • Tambahan: moreover, furthermore, in addition
  • Kontras: however, nevertheless, on the other hand
  • Akibat: therefore, thus, consequently
  • Contoh: for example, for instance
  • Urutan: then, meanwhile, next

Contoh kalimat

  • The price is high; however, the quality is excellent.
  • He was late; therefore, he missed the briefing.
  • I like this plan. Moreover, it’s cost-efficient.
  • Many students struggle with grammar. For example, they often confuse “although” and “because.”

Prepositional Conjunction-like Phrases

Prepositional Conjunction-like Phrases bukan “conjunction” murni dalam definisi sempit, tetapi dalam praktik menulis sering dipakai sebagai penghubung ide, biasanya diikuti noun/gerund (V-ing), bukan klausa penuh. Sangat umum di academic writing.

Contoh frasa: because of, due to, despite, in spite of, in addition to, instead of

Contoh kalimat

  • We canceled the trip because of the storm.
  • Despite the difficulty, she finished the project.
  • In addition to studying, he works part-time.

Complementizers

Kata seperti that, whether, if sering berfungsi sebagai pengantar klausa komplemen (isi pikiran/pernyataan/pertanyaan tak langsung). Ini sering dibahas terpisah karena fungsinya “memperkenalkan isi” bukan menghubungkan dua klausa setara.

Contoh kata: that, whether, if

Contoh kalimat

  • I believe that she is honest.
  • I don’t know whether he will come.
  • She asked if I needed help.

8. Interjections

Terakhir ada interjection atau kata seru yang digunakan pada frasa pendek, atau bunyi ungkapan spontan yang dipakai untuk mengekspresikan emosi atau reaksi langsung. Contohnya seperti kaget, senang, sakit, kecewa, ragu, setuju, jijik, lega, dan sebagainya. Interjection tidak punya fungsi gramatikal utama dalam struktur kalimat (bukan subjek/predikat), sehingga sering berdiri sendiri atau disisipkan di awal, tengah, atau akhir kalimat. Dalam penulisan, interjection biasanya diikuti tanda seru (!) untuk emosi kuat atau koma (,) untuk emosi lebih ringan.

Contoh kata:

  • Kaget / Terkejut: Wow!, Oh!, Gosh!, What?!, No way!
  • Senang / Kagum: Yay!, Awesome!, Great!, Fantastic!
  • Sakit / Kesal: Ouch!, Ow!, Ugh!, Darn!, Argh!
  • Ragu / Berpikir: Hmm…, Uh…, Er…, Well…
  • Setuju / Mengerti: Yes!, Yeah!, Sure!, Okay!, Right!, Aha!
  • Minta perhatian / Memanggil: Hey!, Hi!, Hello!, Yo!
  • Menolak / Tidak setuju: No!, Nah!, Nope!
  • Lega: Phew!, Whew!

Contoh kalimat

Berdiri sendiri

  • Wow! That’s incredible.
  • Ouch! That really hurts.

Di awal kalimat (paling umum)

  • Hey! Please listen for a moment.
  • Phew, I thought we were late.

Di tengah kalimat (disisipkan)

  •  I was, uh, not ready to answer.
  • This is, wow, much better than I expected.

Di akhir kalimat

  • You actually did it, yay!
  • We finally finished the report, phew!

Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.   Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!

Related Posts


Connect with SUN Education


Enter your details and get a free counselling session with our experts so they can connect you to the right course, country, and university.

Select...

Select...
Select Study Destination...
Select Major...

Select...

By checking this box, you agree to be contacted by SUN Education and its partner universities/collages via email/text message/phone