Bergmann Purba: Time Management Kunci Kuliah di Masa Pandemi
25 Juli 2022
Scape
28 Juli 2022

Eveline Samudra: Tetap Semangat Kuliah Internasional di Tengah Pandemi

Pandemi yang terjadi sejak awal tahun 2020 hingga saat ini membuat berbagai keadaan harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan yang ada. Seperti Eveline Samudra—mahasiswi asal Indonesia ini tidak berhenti merealisasikan impiannya berkuliah internasional. Tetap menjalankan protokol kesehatan, Eveline melanjutkan pendidikan tinggi secara online di UTS Insearch dengan mengambil Bachelor of Design in Interior Architecture.

 

Awalnya ia hanya mengetahui karya seni melalui kakeknya. Namun, ia mulai tertarik pada interior design setelah berlibur mengunjungi tempat-tempat dan gedung menarik.

“Aku sempat pergi ke museum dan melihat interior yang bagus. Futuristic gitu. Trus pas jalan-jalan juga melihat bangunan klasik seperti katedral,” ceritanya.

Menemukan tempat yang berkesan ditambah pengalamannya magang di bidang interior design, Eveline percaya diri dalam mendorong dirinya untuk mengemban studi di bidang tersebut.

Sydney di Australia adalah kota yang menjadi pilihan destinasi studinya.

“Dari dulu udah pengen studi keluar negeri dan aku merasa Australia adalah yang paling pas buat aku, Apalagi karena termasuk kota yang aman, orang tua jadi merasa aman dan tidak perlu khawatir,” tutur dia.

Sebelumnya di musim panas tahun lalu, Eveline sempat mengunjungi negeri tersebut dan melakukan survei pilihan tempat. And voila! Sydney menjadi keputusan besarnya. Eveline sangat menyukai kota tersebut karena suasana serta banyak peluang merasakan berbagai pengalaman.

Ketika ditanya, “Apa sih alasan yang membuatnya berani mengambil keputusan untuk menempuh kuliah online yang nantinya akan dilanjutkan dalam perkuliahan on-campus?”, jawabannya adalah optimis dan maju terus!

“Untuk meraih mimpi harus take up the challenge. Meskipun ada kondisi seperti ini nggak bakal menghalangi goals aku. Apalagi, pandemi ini juga berlangsung satu dunia. Jadi, dari UTS pastinya sudah ada alternatif yaitu online study.”

Eveline juga mengatakan bahwa ia tidak merasa khawatir kalau nantinya mulai melanjutkan perkuliahan di Australia. Bagi Eveline, Sydney jauh lebih aman dan memiliki standar protokol yang ketat karena di negara tersebut pun kasus penyebaran Covid-19 sudah sangat minim.

Bercerita mengenai studi, Eveline menjelaskan bahwa sebelumnya ia sempat menempuh program diploma di bidang yang sama. Bidang Interior Architecture yang diambilnya mengajarkan bagaimana cara mendalami kontraksi dari interior serta menganalisa tentang struktur gedung. Tentu, dengan harapan menciptakan hasil yang aman, nyaman, dan fungsional! Sama halnya dengan seluruh bidang desain yang lain, Interior Architecture pun memperhatikan estetika. Namun, tetap memegang kunci di balik desain untuk memperhatikan penyelesaian sebuah masalah. Salah satu contohnya seperti luas suatu ruangan yang harus diperhatikan.

 

 

Di samping itu, merupakan hal yang normal, Eveline mengaku selama kuliah menemukan tantangan tersendiri. Ia harus begadang dan menghadapi berbagai macam tugas.

“Tapi namanya udah suka dan passion, pasti bisa mengikuti dengan santai,” ungkapnya.

Ia juga berbagi cerita kesulitan kecil yang dihadapi saat membuat sketsa.

“Kalau belajar perspektif, susahnya terkadang kalau linenya bisa gak bagus. Tapi kalau kita latihan terus, pasti bisa!”

Sebelum menempuh bidang ini Eveline pun harus mempersiapkan beberapa hal penting. Mulai dari 10 portofolio tentang apa saja yang harus dikumpulkan sampai dengan persiapan kemampuan berbahasa Inggris. Ia sempat mengambil kelas dan tes IELTS agar dapat mempelajari hal tersebut serta mempersiapkan diri.

“Hal itu sangat membantu dalam writing dan listening, serta juga mengenalkan aku pada vocab baru,” sambungnya.

Meski menghadapi banyak ‘printilan’, Eveline merasa terbantu dengan bimbingan SUN Education yang responsif, berpengalaman, dan juga sangat friendly dalam menjalin komunikasi.

Mengakhiri cerita semangatnya menjalani studi online, Eveline berharap setelah pandemi berakhir dapat mengunjungi dan mengeksplorasi berbagai tempat di Sydney yang belum didatanginya.

“Aku mau ke cafe, Opera House, museum, dan juga restoran Monkey’s Corner yang ternyata punyanya chef Indonesia. Aku bisa sekaligus belajar lihat konsep bangunannya.” Ia juga berharap dengan pilihannya mempelajari Interior Architecture, ia bisa menjadi interior designer yang berhasil dan suatu saat bisa membangun perusahaan sendiri.

Gimana? Tertarik ikutin jejak Eveline dan belajar di Australia? Informasinya bisa kamu akses melalui satu klik aja! Akses SUN E-Guide Book sekarang juga! Super praktis dan GRATIS, E-Guide Book ini bisa kamu baca dari gadget mana pun dan kapanpun.

Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Dari negara-negara tersebut, banyak universitas yang memiliki staf pengajar super berpengalaman! Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, kamu bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.

 

Sumber gambar: uts.edu.au

Tinggalkan Balasan