cara belajar di perguruan tinggi
Cara Belajar di Perguruan Tinggi yang Efektif
24 Juni 2020
Environmental Design
26 Juni 2020

Berapa Lama Kuliah S2 di Luar Negeri

berapa lama kuliah s2 di luar negeri

berapa lama kuliah s2 di luar negeri

Bagi kamu yang berencana untuk melanjutkan studi di luar negeri mungkin pernah bertanya-tanya apakah durasi studinya sama dengan Indonesia. Barangkali juga sudah ada yang mendengar bahwa durasi kuliah di luar negeri jauh lebih cepat dibandingkan dengan kuliah di dalam negeri. Namun, benarkah demikian? Berapa lama kuliah S2 di luar negeri di dipengaruhi banyak hal seperti program yang diambil serta negara yang dituju untuk melanjutkan studi tersebut. Setiap negara memiliki sistem pendidikan dan kurikulum yang berbeda sehingga durasi studi yang harus ditempuh juga beragam. Selain itu, ada pula negara yang mewajibkan pelajar internasional untuk memiliki nilai dengan kurikulum internasional pula sebagai persyaratan mendaftar. Jika tidak, maka siswa tersebut harus mengambil program foundation terlebih dahulu. 

Durasi Kuliah Tingkat S1 dan S2 di Setiap Negara

kuliah di luar negeri

Sumber: Freepik

Hal pertama yang perlu diketahui bahwa setiap negara memiliki kebijakan yang berbeda-beda dalam mengatur kurikulum pendidikan mereka. Hal ini juga mempengaruhi batasan tingkatan pendidikan yang harus dicapai sebelum melanjutkan pendidikan di negara tersebut. Kali ini kita akan membahas kebijakan pendidikan tinggi di tingkat S1 dan S2 di negara-negara yang umum dijadikan tujuan studi oleh pelajar Indonesia. 

Baca Juga : Syarat Pertukaran Pelajar Ke Luar Negeri Yang Harus Kamu Tahu!

Amerika Serikat

lama kuliah di usa

Sumber: Freepik

Durasi studi yang untuk menyelesaikan S1 di Amerika Serikat umumnya sama dengan di Indonesia, yaitu 4 tahun. Meski demikian, berbeda dengan di Indonesia di mana sebagian besar orang langsung masuk ke universitas begitu lulus SMA, pelajar di Amerika umumnya akan masuk College terlebih dahulu selama dua tahun. College sendiri adalah perguruan tinggi 2 tahun yang menerapkan sistem kredit yang dapat ditransfer langsung ke tingkat 3 universitas setelah lulus. 

Sementara itu, untuk mendaftar S2 di Amerika Serikat mewajibkan untuk mengambil ujian tertentu berdasarkan jurusan yang akan dipilih, seperti LSAT untuk hukum, GRE atau GMAT untuk bisnis, dan MCAT untuk kedokteran. Lalu berapa lama durasi kuliah untuk jenjang kuliah S2 di Amerika? Umumnya durasi pendidikan master di luar negeri seperti Amerika adalah 2 tahun, namun ada pula yang hanya 1 tahun untuk jurusan tertentu seperti jurnalistik. 

Inggris

lama kuliah s2 di uk

Sumber: Freepik

Berbeda dengan di Indonesia, pendidikan di tingkat sarjana di United Kingdom atau Inggris hanya membutuhkan waktu 3 tahun. Namun, universitas di Inggris menerapkan standar yang tinggi untuk dapat diterima. Selain itu kurikulum internasional adalah hal yang wajib bagi setiap pelajar internasional. Bagi yang tidak memenuhi kualifikasi untuk mendaftar, biasanya dapat mengikuti program foundation atau pathway terlebih dahulu selama satu tahun. Dengan demikian, durasinya keseluruhannya bisa mencapai 4 tahun bahkan lebih. 

Baca Juga : 5 Jurusan S2 yang Paling Dibutuhkan Saat Ini

Selain itu, berapa lama durasi untuk kuliah S2 bagi pelajar luar negeri di Inggris juga dapat beragam. Meski program Master-nya sendiri hanya berdurasi satu tahun, bisa menjadi 2 tahun atau lebih jika masuk dengan program Graduate Pathway. Selain itu, S2 di Inggris terdiri dari dua jenis yaitu “taught” yang berfokus pada teori dan “research” yang berfokus pada penelitian. Fokus tersebut juga dapat menjadi pembeda durasi bagi masing-masing program yang diambil. 

Australia

kuliah di australia

Sumber: Freepik

Jika di negara sebelumnya tingkatan pendidikan adalah yang utama, maka Australia memiliki batasan umur untuk mendaftar ke universitas di negara tersebut yaitu 18 tahun. Namun bukan berarti yang berusia di bawah 18 tahun tidak diterima, melainkan diberlakukan aturan khusus mulai dari akomodasi dan berbagai hal lainnya. Durasi pendidikan sarjana di negara ini adalah 4 tahun, namun jika masuk dengan jalur pathway atau foundation, total keseluruhannya bisa sekitar 5 tahun. 

Sementara itu berapa lama kuliah S2 di Australia bagi pelajar dari luar negeri rata-rata adalah sekitar 2 tahun. Namun beberapa program juga dapat ditempuh lebih cepat jika mempertahankan nilai yang baik. 

Eropa

studi di eropa

Sumber: Freepik

Beberapa negara di Eropa seperti Jerman, Swedia dan Belanda cukup populer bagi pelajar Indonesia yang ingin menempuh studi di luar negeri baik di tingkat S1 maupun S2. Setiap negara Eropa juga menerapkan sistem pendidikan yang berbeda dengan kebijakan bagi pelajar internasional yang berbeda pula. Namun rata-rata lama studi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan program gelar sarjana adalah sekitar 3 tahun. Sementara untuk berapa lama kuliah S2 di luar negeri yaitu Eropa ini bervariasi, ada yang hanya satu tahun, namun ada pula yang mencapai 2 tahun. 

Untuk dapat melanjutkan studi di Eropa di tingkat S1 umumnya membutuhkan penyetaraan kurikulum internasional seperti IB, IGCSE dan A Level. Sementara jika kamu berencana melanjutkan S2 di Eropa, biasanya dibutuhkan pengalaman kerja di bidang terkait atau ijazah sarjana dalam bidang yang relevan dengan bidang yang akan diambil. 

Baca Juga : Biaya Hidup di Singapura untuk Mahasiswa 2020

Asia

s2 di singapura

Sumber: Freepik

Tidak sedikit universitas di Asia yang juga dijadikan incaran destinasi studi oleh pelajar Indonesia. Sebut saja Jepang, Korea, Singapura dan China yang setiap tahunnya menerima ribuan pelajar asal Indonesia baik di tingkat S1 maupun S2. Durasi studi di masing-masing negara tersebut rata-rata adalah 4 tahun, kecuali Singapura di mana sarjana dapat ditempuh dalam hanya 3 tahun. Sementara berapa lama kuliah S2 di luar negeri di negara-negara tersebut rata-rata sama dengan di Indonesia yaitu 2 tahun. Namun, jika kamu memilih untuk melanjutkan S2 di Singapura, umumnya dapat diselesaikan dalam satu tahun saja. 

Berbeda dengan studi di negara yang berbahasa Inggris, melanjutkan studi di negara yang tidak berbahasa Inggris seringkali memiliki tantangan tersendiri. Sebagian institusi di Asia masih mewajibkan penguasaan bahasa resmi di negaranya sebagai salah satu syarat untuk mendaftar studi. Meski demikian, setiap tahunnya semakin banyak universitas di Asia yang membuka kelas internasional yang diajarkan full dalam bahasa Inggris, terutama untuk tingkat S2. 

Berapa Lama Kuliah S2 di Luar Negeri

berapa lama kuliah s2 di luar negeri

Sumber: Freepik

Seperti yang disampaikan sebelumnya, ada banyak faktor yang mempengaruhi durasi studi baik S1 maupun S2 di luar negeri. Faktor utamanya adalah kurikulum serta sistem pendidikan yang berlaku di negara tersebut. Selain itu, kualifikasi pelajar internasionalnya sendiri juga mempengaruhi lama studi yang akan ditempuh di negara tersebut. 

Sebagai contoh, jika kamu tidak menggunakan kurikulum internasional (IB, IGCSE, A Level), maka kamu harus mengambil program Foundation atau Pathway terlebih dahulu. Hal serupa juga dapat terjadi jika kamu tidak memenuhi kriteria akademik atau bahasa Inggris yang ditetapkan oleh universitas yang dituju. Di level S2 dikenal Graduate Pathway atau program Pre-Master. Program tersebut dikhususkan untuk pelajar internasional yang tidak memenuhi kriteria untuk mendaftar langsung ke universitas. 

Jika hal tersebut terjadi, program S1 maupun S2 yang harusnya dapat ditempuh lebih singkat, masih harus ditambah dengan 1 tahun program persiapan yang akhirnya berdurasi sama panjang dengan program pendidikan lanjutan di dalam negeri. Oleh karena itu, pastikan kamu sudah mempersiapkan diri dari jauh-jauh hari jika kamu berencana untuk melanjutkan studi di luar negeri ya. 

Tinggalkan Balasan

Install SUN Education App
sekarang!
Wajib dimiliki oleh siapapun yang berencana
kuliah keluar negeri!