Author: Jonathan Kristinus
Updated: 03 March 2026
Halo calon mahasiswa luar biasa! Menghitung biaya hidup di Australia memang krusial supaya Kamu tidak kaget saat mendarat di sana nanti. Dengan rate terbaru AUD1 setara Rp.11.955,22, yuk intip rincian biayanya agar rencana studimu berjalan mulus tanpa hambatan finansial yang berarti karena persiapan matang adalah kunci kesuksesan.
Sebagai salah satu destinasi studi favorit pelajar Indonesia, ternyata banyak yang masih belum mendapat gambaran mengenai besaran biaya untuk bisa hidup di Australia. Menurut numbeo, secara kasar biaya untuk bisa hidup di Australia untuk 1 orang selama sebulan setara dengan Rp.43,0 juta-Rp.47,8 juta (AUD3.600-AUD4.000). Biaya ini sudah mencakup makan, tempat tinggal dan-lain-lain. Namun biaya diatas masih menggunakan perhitungan kasar, makanya kali ini SUN Education akan menuliskan gambaran mengenai biaya hidup di Australia secara lebih rinci dengan menggunakan kurs maret 2026.
Salah satu biaya hidup di Australia yang harus kamu perhitungkan dengan matang adalah tempat tinggal. Ada beberapa pilihan akomodasi atau tempat tinggal yang dapat dipilih selama studi di Australia yaitu menyewa rumah atau apartemen, akomodasi kampus dan homestay.
Dengan menyewa rumah di Australia biasanya kamu akan dikenakan biaya jaminan yang nantinya akan digunakan jika ada perbaikan. Biaya yang kamu keluarkan untuk tempat tinggal dengan cara sewa bersama adalah sekitar Rp.6,5 juta-Rp.11,1 juta (AUD550-AUD930) per minggu. Jika kita buat dalam format satu bulan menjadi Rp.26,3 juta-Rp.44,4 juta (AUD2.200-AUD3.720).
Kamu juga dapat tinggal di akomodasi dalam kampus seperti asrama mahasiswa. Pilihan ini akan menghemat biayamu dibandingkan tinggal di luar kampus karena memangkas biaya transportasi. Biaya yang harus kamu keluarkan untuk asrama mahasiswa adalah sekitar Rp.266,6 juta-Rp.582,2 juta (AUD22.300-AUD48.700) per tahun. Jadi biaya tempat tinggalnya jika dihitung per bulan menjadi Rp.22,2 juta-Rp.48,5 juta (AUD1.858-AUD4.058).
BACA JUGA: Student Visa Australia: Syarat, Cara Membuat, Proses, Harga dll
Homestay adalah pilihan akomodasi di mana kamu akan tinggal bersama sebuah keluarga lokal. Keluarga yang akan tinggal bersamamu akan diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan apakah mereka dapat memberikan lingkungan yang aman dan nyaman untuk siswa. Biaya yang dikeluarkan untuk homestay biasa sudah termasuk kebersihan yaitu sekitar Rp.4,7 juta-Rp.7,7 juta (AUD400-AUD650) per minggu. Yang mana kalau dibuat per bulan menjadi Rp.19,1 juta-Rp.33,4 juta (AUD1.600-AUD2.800).
Apartemen adalah salah satu pilihan tempat tinggal di Australia yang bisa kamu pilih selama menimba ilmu di sini. Untuk kamu yang ingin tinggal sendiri dan butuh ketenangan tanpa gangguan siapapun, maka jenis akomodasi ini bisa dipilih. Fasilitas yang ditawarkan apartemen di Australia beragam, tergantung dari harga dan juga penyedianya. Biaya sewa apartemen di Australia yaitu sekitar Rp.29,8 juta-Rp.59,7 juta (AUD2.500-AUD5.000).
Untuk sekali makan di restoran yang ada di Australia, kamu membutuhkan sekitar Rp.239.100-Rp.358.600 (AUD20-AUD30). Kalau jumlah makan 3x sehari, maka biaya jika makan terus di restoran sekitar Rp.21,5 juta-Rp.32,2 juta (AUD1.800-AUD2.700). Mau hemat? Fast food seperti McDonald's masih jadi pilihan dengan kisaran Rp.155.400-Rp.179.300 (AUD13-AUD15) per set. Tapi kalau lagi pengen fine dining, bersiaplah merogoh kocek Rp.717.300-Rp.1,4 juta (AUD60-AUD120). Pada kota-kota besar di Australia seperti Brisbane, Sydney, Melbourne, Adelaide, dan Perth kamu bisa menjumpai beberapa restoran khas Indonesia.
Untuk menghemat biaya makan, kamu juga dapat memasak sendiri makanan selama kuliah di Australia. Rata-rata pengeluaran makan di Australia yang kamu butuhkan jika membeli bahan makanan mentah yaitu sekitar Rp.5,9 juta-Rp.7,1 juta (AUD500-AUD600) per bulan. Sebagai gambaran buat kamu, berikut ini daftar estimasi bahan makanan di Australia.
BACA JUGA: Mau Hemat Biaya Kuliah di Australia? Ini Opsi Beasiswa Monash University!
Transportasi umum di Australia meliputi bus, kereta, tram, ferry dan lain-lain yang sudah terintegrasi dan dikelola dengan baik oleh pemerintah maupun pihak swasta. Sistem yang digunakan adalah prepaid card ticketing sehingga dengan satu kartu prabayar kamu dapat menggunakan moda transportasi berbeda. Meski demikian, beberapa negara bagian masih ada yang menerapkan sistem pembelian tiket atau tunai. Biaya untuk naik transportasi umum di Australia berkisar antara Rp.298.800-Rp.836.800 (AUD25-AUD70) per minggu. Tenang aja, biaya tersebut bisa kamu tekan lho! Rahasia utamanya ada pada kartu perjalanan elektronik dengan tarif concession atau pelajar.
Di Sydney, Opal Card Concession memberikan batas harian maksimal Rp.115.300 (AUD9.65) untuk hari kerja dan hanya Rp.57.300 (AUD4.80) untuk akhir pekan. Jadinya kamu cuma butuh sekitar Rp.461.400 (AUD38.60) per bulan buat biaya transportasi! Misalkan kamu kuliah di Melbourne, maka bisa menggunakan myki Concession dengan sistem pass mingguan Rp.274.900 (AUD23) yang bisa menghemat pengeluaran hingga Rp.1,0 juta (AUD92) per bulan. Kalau kampus kamu di Brisbane kamu bisa pakai go card Concession Tertiary yang cuma Rp.5.900 (AUD0.50) per perjalanan.
Jadinya kamu bisa tekan total biaya bulanan buat transportasi sampai Rp.478.200 (AUD40) saja! Selain transportasi umum, sepeda juga jadi kendaraan pribadi yang cukup populer di Australia. Harga sepeda di Australia sendiri yaitu sekitar Rp.7,7 juta-Rp.13,1 juta (AUD650-AUD1100).
Selama kuliah dan tinggal di Australia, pastinya punya kekhawatiran tertentu yang kamu miliki. Sebagai cara untuk berjaga-jaga, pihak pemerintah Australia mengharuskan calon mahasiswa Internasional untuk mempunyai asuransi selama kuliah nantinya. Untuk asuransi individu, kamu perlu menyiapkan budget sekitar Rp.7,1 juta-Rp.9,6 juta (AUD600-AUD806) per tahun. CBHS International Health menjadi pilihan termurah dengan tarif Rp.7,1 juta (AUD600.30) untuk 12 bulan. Sementara Medibank Essentials OSHC menawarkan harga kompetitif di Rp.7,7 juta (AUD651) per tahun dengan pembayaran bulanan Rp.648.500 (AUD54.25).
Allianz Care Australia memang sedikit lebih mahal di Rp.9,6 juta (AUD806) per tahun, tapi menawarkan jaringan pelayanan yang lebih luas. Bupa Australia berada di kisaran Rp.7,7 juta-Rp.8,3 juta (AUD650-AUD700) setelah penyesuaian premi terbaru. Rata-rata biaya asuransi di Australia seharga Rp.7,1 juta-Rp.9,5 juta (AUD600-AUD800) per tahun. Jika kita pecah perbulan maka menjadi Rp.597.700-Rp.801.000 (AUD50-AUD67).
BACA JUGA: Cara Untuk Kerja di Australia Setelah Lulus Kuliah
Walaupun kamu bakalan bawa baju dari rumah, tapi mungkin saja rusak sewaktu-waktu, makanya kamu perlu juga menghitung biaya ini. Berbelanja pakaian di Australia sebenarnya bisa disesuaikan dengan kantong kalau kamu tahu triknya. Dengan menyiapkan anggaran sekitar Rp.2,9 juta-Rp.5,9 juta (AUD250-AUD500) per bulan, kamu sudah bisa tampil rapi dan stylish selama kuliah di Australia. Daripada bingung, berikut ini estimasi harga pakaian di Australia.
| Brand | Baju (Tops) | Celana (Pants) | Sweaters |
|---|---|---|---|
| Cotton On | Rp.298.000-Rp.597.000 (AUD25-AUD50) | Rp.597.000-Rp.956.000 (AUD50-AUD80) | Rp.478.000-Rp.717.000 (AUD40-AUD60) |
| Supre | Rp.179.000-Rp.478.000 (AUD15-AUD40) | Rp.418.000-Rp.777.000 (AUD35-AUD65) | Rp.298.000-Rp.657.000 (AUD25-AUD55) |
| Kmart Australia | Rp.59.000-Rp.239.000 (AUD5-AUD20) | Rp.179.000-Rp.358.000 (AUD15-AUD30) | Rp.179.000-Rp.418.000 (AUD15-AUD35) |
| Dotti | Rp.239.000-Rp.717.000 (AUD20-AUD60) | Rp.597.000-Rp.1,07 juta (AUD50-AUD90) | Rp.478.000-Rp.956.000 (AUD40-AUD80) |
| Glassons | Rp.239.000-Rp.717.000 (AUD20-AUD60) | Rp.537.000-Rp.1,07 juta (AUD45-AUD90) | Rp.478.000-Rp.1,07 juta (AUD40-AUD90) |
| Uniqlo | Rp.239.000-Rp.598.000 (AUD20-AUD50) | Rp.478.000-Rp.956.000 (AUD40-AUD80) | Rp.598.000-Rp.1,2 juta (AUD50-AUD100) |
| H&M / Zara | Rp.359.000-Rp.1,2 juta (AUD30-AUD100) | Rp.598.000-Rp.1,8 juta (AUD50-AUD150) | Rp.598.000-Rp.1,4 juta (AUD50-AUD120) |
| Zimmermann | Rp.7,1 juta-Rp.13,1 juta (AUD600-AUD1100) | Rp.9,5 juta-Rp.17,9 juta (AUD800-AUD1500) | Rp.8,3 juta-Rp.15,5 juta (AUD700-AUD1300) |
| Aje | Rp.1,7 juta-Rp.4,5 juta (AUD145-AUD380) | Rp.3,5 juta-Rp.7,1 juta (AUD300-AUD600) | Rp.2,3 juta-Rp.4,3 juta (AUD200-AUD360) |
| Christopher Esber | Rp.4,6 juta-Rp.11,3 juta (AUD390-AUD950) | Rp.7,05 juta-Rp.14,3 juta (AUD590-AUD1200) | Rp.7,1 juta-Rp.17,9 juta (AUD600-AUD1500) |
| Camilla | Rp.3,5 juta-Rp.9,5 juta (AUD299-AUD799) | Rp.5,9 juta-Rp.11,9 juta (AUD499-AUD999) | Rp.7,1 juta-Rp.14,3 juta (AUD599-AUD1200) |
| Scanlan Theodore | Rp.2,9 juta-Rp.7,7 juta (AUD250-AUD650) | Rp.5,3 juta-Rp.11,3 juta (AUD450-AUD950) | Rp.5,3 juta-Rp.13,1 juta (AUD450-AUD1100) |
Energi adalah salah satu hal yang tidak bisa terlepas dari kehidupan kita. Namun sumber daya tersebut terbatas, makanya tidak gratis dan kamu harus membelinya. Tidak terkecuali di Australia, yang mana biaya energinya terbilang cukup mahal, baik itu air juga listrik. Maka dari itu penting untuk kamu menghitung tagihan listrik juga air ke dalam anggaran biaya hidup di Australia.
Air adalah sumber kehidupan yang terbatas, maka dari itu kamu harus memperhitungkan biaya untuk membelinya. Menurut riset finder pada september 2025, biaya air bulanan di Australia rata-ratanya adalah Rp.597.700-Rp.1,0 juta (AUD50-AUD85).
Pastinya kamu juga harus memasukkan ini kedalam anggaran biaya hidup di Australia nanti. Karena dalam sebulan kamu bisa mengeluakan sekitar Rp.836.800-Rp.1,3 juta (AUD70-AUD110).
Khusus kamu yang mau masak, pastinya akan membutuhkan gas dong? Berdasarkan data terbaru finder.com.au, kamu membutuhkan antara Rp.633.600-Rp.824.900 (AUD53-AUD69) per bulan untuk membeli gas masak.
Kebutuhan harian lainnya adalah telepon dan internet yang akan kamu gunakan untuk mencari bahan tugas juga menghubungi kerabat di Indonesia. Pengeluaran biaya hidup di Australia yang lainnya adalah untuk kebutuhan hiburan, karena jika hanya belajar saja akan membuatmu menjadi stress. Meski demikian, angka ini sangat bergantung pada jenis kebutuhan hiburan masing-masing. Berikut ini gambaran biaya hiburannya buat kamu.
Australia mempunyai lumayan banyak provider internet seperti di Indonesia. Menurut laporan Moosemobile, performa jaringan tercepat di Australia yaitu Optus, lalu Telstra, lalu Vodafone
Untuk harga, starter pack/SIM prepaid di Australia yang umum biasanya di kisaran AU$35–AU$40. Biar lebih paham, berikut ini beberapa pilihan harga paket internet beserta providernya.
| Provider | Paket 1 | Paket 2 | Paket 3 |
|---|---|---|---|
| Optus | Rp.155.000 (AUD13): 5GB speed capped 250Mbps. | Rp.466.000 (AUD39), 45GB (15GB + 30GB activation bonus) uncapped speed. | Rp.586.000 (AUD49): 65GB (35GB + 30GB activation bonus) uncapped speed |
| Telstra | Rp.466.000 (AUD39), 45GB untuk 3 recharge pertama (15GB + 30GB activation bonus) | Rp.705.000 (AUD59), 85GB | Rp.825.000 (AUD69): 110GB untuk 3 recharge pertama. |
| Vodafone | Rp.418.000 (AUD35), total 70GB (bonus untuk 3 recharge pertama) | Rp.538.000 (AUD45): total 100GB (bonus untuk 3 recharge pertama) | Rp.658.000 (AUD55): total 125GB (bonus untuk 3 recharge pertama); uncapped speed. |
| Boost Mobile | Rp.311.000 (AUD26), 21GB untuk 3 recharge pertama speed cap 150Mbps. | Rp.418.000 (AUD35): 25GB, speed cap 150Mbps | Rp.586.000 (AUD49): 105GB untuk 3 recharge pertama, 35GB setelahnya; speed cap 150Mbps. |
| Moose Mobile | Rp.320.000 (AUD26,80), 30GB, speed cap 100Mbps. | Rp.500.000 (AUD41,80): 100GB, speed cap 100Mbps. | Rp.667.000 (AUD55,80): 220GB, uncapped speed. |
BACA JUGA: Apa Itu Group of Eight di Australia dan Universitas Anggotanya?
Selama kuliah nanti kamu pastinya tidak hanya akan belajar terus menerus dan butuh yang namanya hiburan atau "healing". Untuk bisa healing ini pastinya membutuhkan biaya tambahan yang harus kamu perhitungkan juga dalam anggaran hidup selama di Australia. Sekarang akan kami berikan gambaran mengenai harga tiket hiburan seperti bioskop dan beberapa tempat wisata terkenal di Australia.
Berdasarkan harga tiket diatas, kamu bisa menyisihkan sekitar Rp.1,4 juta (AUD120) untuk biaya hiburan setiap bulannya.
Seperti kata pepatah, "Sedia payung sebelum hujan" begitupun saat tinggal di Australia. Selama nanti tinggal di luar negeri pastinya kamu harus selalu berjaga-jaga terhadap hal-hal tak terduga. Maka dari itu dana darurat dibutuhkan untuk mengatasi resiko yang mungkin akan datang selama kamu di Australia. Setidaknya kamu membutuhkan 3-6 kali dari biaya hidup selama sebulan sebagai dana darurat.
Perhitungan ini dengan asumsi kalau kamu masak makanan sendiri, tempat tinggal menggunakan apartemen dan naik transportasi setiap bulannya. Peraturan diatas digunakan untuk mengestimasi lebih pasti biayanya agar kamu bisa mendapatkan gambaran yang lebih pasti. Berikut perhitungan perkiraan biaya hidup di Australia:
| Kategori | Biaya per Bulan |
|---|---|
| Tempat Tinggal | Rp.19,1 juta-Rp.35,8 juta (AUD1.600-AUD3.000) |
| Makanan | Rp.5,9 juta-Rp.17,9 juta (AUD500-AUD1.500) |
| Transportasi (Kartu pelajar) | Rp.466.200-Rp.1,0 juta (AUD39-AUD92) |
| Asuransi (OSHC - Wajib) | Rp.597.700-Rp.801.000 (AUD50-AUD67) |
| Pakaian | Rp.1,4 juta-Rp.2,9 juta (AUD120-AUD250) |
| Air | Rp.597.700-Rp.1,0 juta (AUD50-AUD85) |
| Listrik | Rp.836.800-Rp.1,3 juta (AUD70-AUD110) |
| Gas Masak | Rp.633.600-Rp.824.900 (AUD53-AUD69) |
| Internet (Tergantung provider) | Rp.358.600-Rp.657.000 (AUD30-AUD55) |
| Hiburan | Rp.1,4 juta-Rp.2,3 juta (AUD120-AUD200) |
| TOTAL BIAYA HIDUP | Rp.31,4 juta-Rp.65,2 juta (AUD2.632-AUD5.458) |
Menurut perhitungan, biaya hidup di Australia untuk satu orang selama sebulan antara Rp.31,4 juta-Rp.65,2 juta (AUD2.632-AUD5.458) menggunakan kurs maret 2026. Pengeluaran ini termasuk untuk makan, tempat tinggal, transportasi, energi, hingga entertainment. Besar ataupun kecilnya pengeluaran untuk hidup di Australia tersebut bisa berkurang tergantung gaya hidupmu. Contohnya dengan sharing akomodasi atau tinggal di asrama, serta mengirit biaya transportasi umum dengan menggunakan sepeda.
Setiap kota di Australia memiliki karakteristik biaya hidup yang berbeda-beda, yang sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti lokasi, ukuran kota, serta fasilitas yang tersedia. Namun perlu kamu catat ya, kalau besaran biaya hidup dibawah ini bukan patokan mutlak. Sekarang yuk, kita telusuri biaya makan, tempat tinggal, dan biaya lainnya di beberapa kota besar di Australia.
Sydney adalah kota dengan biaya hidup yang paling tinggi di Australia. Harga sewa akomodasi satu bulan di pusat kota bisa mencapai Rp.35,8 juta-Rp.39,4 juta (AUD3.000-AUD3.300). Bagi kamu yang menginginkan makanan dari luar, biaya makan di Sydney cukup mahal. Pada restoran biasa saja bisa biayanya mencapai Rp.239.100-Rp.358.600 (AUD20-AUD30) per sekali makan untuk satu orang. Untuk biaya bulanan listrik dan Air di Sydney sekitar Rp.1,9 juta-Rp.2,1 juta (AUD160-AUD180). Kurang lebih biaya untuk hidup di sydney selama 1 bulan yaitu antara Rp.53,7 juta-Rp.59,7 juta (AUD4.500-AUD5.000) dalam dollar Australia.
Biaya hidup di Melbourne sedikit lebih rendah dibandingkan Sydney, meskipun tetap termasuk tinggi jika dibandingkan dengan kota-kota di luar Australia. Biaya sewa akomodasi di Melbourne berupa apartemen satu kamar tidur di pusat kota sekitar Rp.28,6 juta-Rp.35,8 juta (AUD2.400-AUD3.000). Sedangkan untuk biaya sekali makan satu orang di restoran biasa di kota Melbourne berkisar antara Rp.203.200-Rp.298.800 (AUD17-AUD25). Kemudian biaya listrik serta air di Melbourne sebulannya antara Rp.1,6 juta-Rp.2,0 juta (AUD140-AUD170). Estimasi biaya hidup di Kota Melbourne sebulan sekitar Rp.44,2 juta-Rp.50,2 juta (AUD3.700-AUD4.200), angka tersebut sudah termasuk akomodasi, makan dan juga energi seperti air dan listrik.
Perth menawarkan biaya hidup yang lebih terjangkau dibandingkan dengan dua Kota di Australia sebelumnya, terutama dalam hal sewa tempat tinggal. Harga sewa apartemen di Perth per satu bulan lebih terjangkau berkisar di angka Rp.26,3 juta-Rp.31,0 juta (AUD2.200-AUD2.600). Sedangkan untuk makan di Perth, biayanya rata-rata sekitar Rp.167.300-Rp.215.100 (AUD14-AUD18) per porsi. Pengeluaran untuk listrik dan air juga lebih rendah dibanding Sydney dan Melbourne yaitu Rp.1,1 juta-Rp.1,7 juta (AUD100-AUD150). Untuk sebulan hidup di perth, kamu membutuhkan biaya antara Rp.35,8 juta-Rp.41,8 juta (AUD3.000-AUD3.500).
Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.
Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!
Related Posts
Connect with SUN Education