Syarat Masuk Jurusan Fashiion Design
Penasaran? Ini 4 Syarat Umum Masuk Jurusan Fashion Design!
20 Januari 2022
SUN English Fast Track
20 Januari 2022

Kini Australia Permudah Kebijakan Untuk Mahasiswa Internasional

Source: Unsplash

Pemerintah Australia membuat beberapa penyesuaian kebijakan terkait studi bagi mahasiswa internasional di tengah pandemi. Ini merupakan kesempatan bagus buat kamu yang mau belajar ke Australia tapi takut ribet karena lagi pandemi. Untuk tau kemudahan apa aja yang diberikan kepada mahasiswa internasional, baca terus ya!

 

Pengembalian Biaya Visa Internasional

Source: Unsplash

Pertama-tama, buat mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja, pemerintah Australia bakal mengembalikan biaya pembuatan visa pelajar internasional.

Dilansir dari ABC News pada Selasa, 18 Januari, untuk saat ini biaya pembuatan visa pelajar di Australia adalah AUD 360, fee ini akan dikembalikan bagi mereka yang bisa datang ke Australia dalam rentang waktu antara 19 Januari – 19 Maret 2022. Kebijakan ini juga berlaku buat mereka yang baru akan mengajukan visa pelajar di periode waktu tersebut.

Kebijakan ini diterapkan sebagai upaya pemerintah Australia untuk menarik minat ratusan ribu pelajar internasional yang berencana kuliah di negara itu. That might be you too!

Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyebut langkah ini sebagai ucapan terima kasih sekaligus permintaan tolong untuk membantu mengatasi masalah kekurangan pekerja di negara tersebut.

Saat ini ribuan tenaga kerja di Australia, termasuk yang bekerja di sektor pasokan dan distribusi, menderita akibat Covid-19 atau harus melakukan isolasi karena pernah melakukan kontak dengan mereka yang positif Covid-19. Jadi, dengan belajar di Australia, you’re not only helping yourself, but also their government.

 

Mahasiswa Internasional Boleh Kerja Lebih Banyak

Source: Unsplash

Bukan itu doang pelonggaran kebijakan buat pelajar asing! Sekarang mahasiswa internasional yang sedang studi di Negeri Kanguru juga bisa kerja lebih lama demi membantu tenaga kerja di negara tersebut.

Dikutip dari ABC News pada Jumat, 14 Januari, PM Morrison mengatakan bahwa pemerintah akan menghapus batas jam kerja bagi pemegang visa pelajar.

This is amazing news! Terutama buat kamu yang mau kuliah sambil kerja di Australia. More working hours means more money that you can save. Uangnya bisa banget kamu tabung atau buat keperluan kehidupan kamu di sana nantinya!

Awalnya pemerintah cuma mengizinkan pemegang visa pelajar buat bekerja selama maksimal 40 jam per dua minggu. Nah, dengan kebijakan ini, mahasiswa internasional jadi bisa bekerja di beberapa tempat tanpa batasan waktu.

 

Fleksibilitas Temporary Graduate Visa

Source: Unsplash

Nah, kebijakan yang terakhir ini berlaku hanya untuk mahasiswa internasional yang udah lulus, bukan maba atau yang masih berkuliah ya!

Pada 18 Januari SBS menyatakan, Menteri Imigrasi Alex Hawke mengumumkan fleksibilitas dan perubahan aturan masuk untuk pemegang Temporary Graduate visa.

FYI, buat kamu yang belum tau, Temporary Graduate visa ditujukan untuk pelajar internasional yang baru aja menyelesaikan pendidikannya di institusi pendidikan Australia. Visa ini mengizinkan kamu tinggal, belajar dan kerja di Australia secara sementara setelah menyelesaikan pendidikan.

Visa yang memiliki nama lain visa subkelas 485 adalah pilihan yang baik bagi siswa internasional untuk memperpanjang masa tinggal mereka dan meningkatkan keterampilan mereka dengan bekerja di Australia.

Tipe Temporary Graduate Visa

Temporary Graduate visa memiliki 2 stream, post-study work stream dan graduate work stream. Post-study work stream adalah jalur untuk mahasiswa internasional yang telah menyelesaikan minimal gelar sarjana.

Sementara graduate work stream adalah jalur untuk siswa internasional yang telah menyelesaikan setidaknya gelar diploma dengan persyaratan keterampilan dan kualifikasi tertentu.

Nah, terkait visa ini, pemerintah Australia mengumumkan bahwa pemegang Temporary Graduate visa yang terjebak di luar Australia karena pembatasan Covid-19 bisa masuk kembali ke negara itu mulai 18 Februari. Mereka bisa mengajukan permohonan untuk tinggal lebih lanjut.

Lebih rincinya, visa akan diperpanjang bagi lulusan yang berada di luar Australia dan nggak bisa masuk pada 1 Februari 2020 hingga 14 Desember 2021. Perpanjangan ini berlaku selama mereka memegang visa Temporary Graduate yang masih valid.

Dengan begitu, kalo kamu sudah lulus dan memegang Temporary Graduate visa tapi sempat nggak bisa kerja karena pembatasan perjalanan Covid-19, this is your chance! Selama masih berlaku, kamu bisa banget apply perpanjangan visa sekarang!

There you have it! Itu dia beberapa pelonggaran kebijakan untuk mahasiswa internasional yang baru-baru ini diterapkan pemerintah Australia. With all this convenience, there’s no reason for you to not study in Australia now!

 

Sumber:

https://www.sbs.com.au/language/english/australia-announces-major-visa-updates-to-attract-students-skilled-migrants 

https://www.abc.net.au/indonesian/2022-01-14/jam-kerja-pelajar-internasional-australia-tak-lagi-dibatasi/100756388 

https://amp.abc.net.au/article/100767264 

 

Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerjasama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Dari negara-negara tersebut, banyak universitas yang memiliki staf pengajar super berpengalaman! Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.

Tinggalkan Balasan