Kuliah di American University; Kampusnya Calon Aparatur Negara
3 Juli 2022
Baca Ini Dulu Sebelum Kamu Pilih Gelar Sarjana Farmasi!
5 Juli 2022

Melihat Budaya Singapura yang Masih Terjaga Ratusan Tahun

Sumber: Unsplash

Semua pasti setuju, kalau budaya Singapura, yang menjadi negara tetangga, sangat kaya, baik dari segi suku, etnis, dan agama. Alasannya, negara berjulukan The Lion City, banyak menjadi tempat berlindung para imigran saat era kolonialisme sedang berlangsung di Semenanjung Melayu. Mulai dari warga pengungsian, pendeta, hingga pedagang. 

Karena kejadian di masa lampau itu yang menyebabkan Singapura menjadi rumah dari banyak etnis yang beragam. Menurut situs resmi Statistics Singapore, komposisi penduduk Singapura terdiri dari 74% etnis Tionghoa, 13% etnis Melayu, 9% etnis India, dan 4% etnis lainnya. Keberagaman suku etnis tersebut terus terjaga dan berjalan rukun hingga sekarang berkat dukungan pihak pemerintah yang menyediakan fasilitas, sarana, & prasarana bagi setiap warga untuk tetap menjalankan budayanya secara rukun dan damai.

gelar sarjana teknik industri

 

Mendalami Budaya Singapura dengan Wisata Kota

Sejumlah daerah menjadi “rumah” berkumpul bagi berbagai etnis-etnis yang ada di Singapura dengan arsitektur indah yang syarat akan sejarah. Selain menjadi daya tarik wisata bagi turis, kamu juga bisa mengenal budaya dan sejarah etnis terkait lebih dalam dan memahami bagaimana budaya tersebut berevolusi dari zaman ke zaman.

Berikut ini sejumlah daerah di Singapura yang sangat kental dengan budaya etnis tertentu yang bisa kamu masukkan itinerary saat travelling!

Little India

Tidak perlu waktu lama untuk merasakan aura India di kota ini. Bangunan arsitektur yang penuh warna dan pilihan jajanan khas dengan aneka aroma rempah yang menyengat. Ditambah jejeran penjual bunga dan aroma terapi di setiap sudut kota yang membuat setiap langkah kamu seperti berada di India langsung.

gelar sarjana teknik industri

Salah satu lokasi yang wajib kamu datangi adalah Kuil Sri Vadapathira Kaliamman. Selain sebagai tempat ibadah masyarakat Hindu di sana, kuil ini juga menjadi saksi sejarah bagi masyarakat India selama masa penjajahan kaum Inggris.

Jika kamu pecinta kuliner dengan rempah yang kuat serta rasa pedas, wajib untuk mengunjungi Little India. Berbagai kuliner khas seperti roti canai, nasi kari, dan jajanan lainnya mampu menggoyang lidah para pecinta kuliner. Jangan lupa membeli minyak wangi atau dupa aromaterapi sebagai oleh-oleh untuk teman kamu ya!

Bugis Street

Kawasan ini memang sudah terkenal menarik minat wisatawan untuk berbelanja. Namun di balik itu semua, kawasan ini juga menjadi salah satu pusat bagi komunitas warga Melayu di Singapura. Untuk mengetahui lebih dalam seputar sejarah perkembangan masyarakat Melayu, kamu bisa mengunjungi Malay Heritage Centre. 

gelar sarjana teknik industri

Selain itu, ada pula Masjid Hajjah Fatimah yang menjadi pusat ibadah masyarakat Muslim di Singapura. Masjid yang berdiri sejak tahun 1846 memadukan gaya arsitektur khas Eropa yang dibalut dengan nuansa Islami. Nama masjid ini pun terinspirasi dari nama seorang wanita yang melakukan inisiasi untuk menggalang dana dalam pembangunan masjid bersejarah ini.

Chinatown 

Ini dia surganya pecinta jajanan dan pernak pernik murah di Singapura! Selain wisata belanja, kamu juga bisa menemukan berbagai bangunan yang jadi pusat budaya Tionghoa. Chinatown Heritage Centre misalnya. Tempat ini merupakan museum yang menampilkan suasana hiruk pikuk warga Tiongkok di masa awal-awal kemerdekaan, hingga berevolusi kini menjadi masyarakat modern.

gelar sarjana teknik industri

Lalu ada Buddha Tooth Relic Temple & Museum yang menyimpan patung Buddha seberat 3.500kg nih! Yang lebih menarik lagi, patung tersebut dibuat menggunakan emas murni seberat 234 kg yang merupakan hasil sumbangan para jamaah kuil tersebut. Selain itu, kamu juga bisa menemukan artefak berupa potongan lidah dan tulang para biksu dari ribuan tahun lalu.

Kampong Glam

Kawasan yang terinspirasi dari salah satu jenis pohon bernama “Glam” ini sudah menjadi pusat komunitas masyarakat Muslim yang ada di Singapura. Di sini, terdapat masjid berkubah emas yang menjadi ikon wisata setempat, yang dapat menampung hingga 5.000 jamaah.

gelar sarjana teknik industri

Jika mau belanja pernak pernik dan oleh oleh, kamu bisa menemukan kawasan wisata bagi pejalan kaki yang menjual berbagai aksesoris khas etnis dan budaya dari Arab. Di sini juga menjadi salah satu pusat penjualan tekstil dan pakaian khas etnis Melayu tradisional.

 

Deretan Festival Budaya di Singapura Selama Setahun

Sebagai negara multikultural yang menjadi titik temu antara berbagai budaya di negara Asia, Singapura selalu ramai dengan festival kebudayaan yang berlangsung sepanjang tahun. Jangan lupa siapkan kamera untuk merekam setiap momen penuh keseruannya ya!

Festival River Hongbao

gelar sarjana teknik industri

Festival yang berlangsung di Marina Bay Floating Platform ini berlangsung antara Januari dan Februari untuk merayakan peringatan Tahun Baru Imlek. Selama festival berlangsung, kamu bisa melihat lampion raksasa dengan gambar dari berbagai lambang Shio yang ada. Tentunya kamu juga bisa menikmati berbagai jajanan khas Tiongkok selama festival berlangsung. 

Parade Chingay

gelar sarjana teknik industri

Mungkin, inilah festival yang bisa menggambarkan dari berbagai budaya dan etnis yang ada di Singapura. Atraksi yang paling ikonik dan ditunggu oleh para masyarakat Singapura tentunya berupa jajaran kendaraan hias, atraksi naga terbang, dan para sirkus yang berjalan di jangkung jangkungan.

Walaupun biasanya festival ini berlangsung selama  momen Tahun Baru Imlek, seluruh warga Singapura bersatu dan berbaur untuk merayakan kemeriahannya. Mulai dari warga India, Melayu, Eurasia, dan tentunya warga Tionghoa.

Festival Hindu Thaipusam

gelar sarjana teknik industri

Sekitar Januari atau Februari, seluruh umat Hindu berkumpul dan merayakan rasa syukur kepada Dewa Subramaniam. Mereka bersyukur karena dewa telah menaklukan kejahatan dan membawa keberkahan ke dunia. Festival ini sendiri berlangsung selama 2 hari. Para warga melakukan parade dengan berjalan membawa patung dewa dewi dari Serangoon Road hingga menuju Keong Saik Road. Sambil parade, mereka biasanya membawa susu dan kayu kavadi.

Bagi kamu pencinta atraksi ekstrim, kamu juga bisa melihat umat Hindu yang menusuk pipi dan lidah mereka menggunakan logam sebagai bentuk ritual persembahan kepada para kepada para dewa dewi. Festival ini juga menjadi acara puncak bagi umat Hindu yang telah menjalani diet vegetarian sebagai bentuk rasa pengorbanan dan kesetiaan kepada sang pencipta.

Festival of Lights atau Deepavali

gelar sarjana teknik industri

Sekitar bulan Oktober dan November, umat Hindu merayakan Festival of Lights atau yang lebih dikenal dengan Deepavali di sepanjang kawasan Little India. Sesuai namanya, selama festival berlangsung kamu akan menyaksikan deretan lampu cantik warna warni yang menghiasi sepanjang jalanan kota.

Tentunya, kamu juga bisa melampiaskan hasrat belanja dan wisata kuliner selama festival berlangsung. Jadi, jangan lupa siapkan stamina, kamera, dan uang jajan untuk ikut keseruan Festival of Lights ya!

Itulah berbagai keindahan budaya Singapura yang terus terjaga turun temurun hingga ratusan tahun. Dukungan pemerintah dalam menjaga budaya ini terus berlangsung bisa menjadi contoh sukses bagaimana sebuah negara dapat terus menjaga budaya yang bisa berkembang mengikuti zaman.

Nah, kalo kamu berencana melanjutkan kuliah ke Singapura, langsung saja konsultasikan ke SUN Education, karena mudah dan GRATIS! Asik banget kan? Selain itu, kalo kamu mau tau lebih banyak lagi soal opsi universitas di luar negeri, langsung cek aja SUN E-Guide Book, yang bisa kamu akses dari gadget manapun dan kapanpun! Tentu saja, ini semua bersifat GRATIS!

Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Dari negara-negara tersebut, banyak universitas yang memiliki staf pengajar super berpengalaman! Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, kamu bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.

Tinggalkan Balasan