second bridge penang
Jembatan Terpanjang di Asia Tenggara Ternyata Ada di Malaysia!
2 Juli 2019
amsterdam business school
Amsterdam Business School, Sekolah Bisnis Berstatus “Triple Crown”
8 Juli 2019

Mengenal Hector’s Dolphin, Lumba-lumba Asli Selandia Baru yang Mulai Langka

hectors dolphin

Sumber: blackcat.co.nz

Lumba-lumba adalah mamalia laut yang dapat ditemui di berbagai perairan di seluruh dunia, tapi tahukah kamu bahwa Selandia Baru memiliki spesies lumba-lumba yang khas, Hector’s Dolphin?

Hector’s Dolphin/lumba-lumba Hector (cephalorhynchus hectori) adalah spesies lumba-lumba yang hanya ditemukan di Selandia Baru. Spesies ini memiliki sub-spesies yang disebut Maui dolphin/lumba-lumba Maui. Hector’s dolphin berhabitat di Pulau Selatan Selandia Baru, sedangkan Maui dolphin hanya ditemukan di Pulau Utara.

hectors dolphin

Sumber: nzherald.co.nz

Bentuk Fisik yang Khas

Berbeda dengan kebanyakan spesies lumba-lumba, Hector’s dolphin memiliki tubuh yang lebih kecil bewarna abu-abu dengan tanda hitam yang khas di bagian muka. Ukuran tubuh lumba-lumba dewasanya hanya sepanjang 1,5m dengan berat sekitar 40-60kg. Lumba-lumba jantan dari spesies ini umumnya lebih ramping dan kecil daripada betina. Spesies ini juga memiliki ciri khas yaitu sirip yang berbentuk agak bulat dan menyerupai telinga.

hectors dolphin

Sumber: dennisbuurman.com

Kebiasaan

Sama dengan lumba-lumba pada umumnya, Hector’s dolphin hidup dengan memangsa beberapa jenis ikan, kepiting serta gurita. Spesies ini juga merupakan lumba-lumba yang bersabahat dan penuh keingintahuan. Mereka cenderung berenang di dekat permukaan air dan kerap mengikuti kapal-kapal yang lewat. Tindakan tersebut seringkali membuat diri mereka terjebak jaring nelayan atau tanpa sengaja terluka oleh turbin kapal yang tidak menyadari keberadaan mereka.

hectors dolphin

Sumber: greenpeace.org

Kelangkaan

Baik lumba-lumba Hector’s maupun Maui mulai mengalami kelangkaan dan berstatus “terancam punah secara nasional”. Berkurangnya populasi spesies ini disebabkan oleh penangkapan ikan dengan menggunakan jaring yang kerap membuat lumba-lumba ikut tersangkut. Jumlah Hector’s dolphin di Pulau Selatan hanya sekitar 10.000 ekor yang hanya sekitar 30% dari jumlah aslinya. Sementara Maui dolphin  hanya berjumlah kurang dari 55 ekor atau kurang dari 10% populasi seharusnya.

hector's

Photo by: Laura Boren from niwa.co.nz

Upaya Penyelamatan

Berbagai upaya telah dilakukan untuk menyelamatkan Hector’s dolphin dari kepunahan. Cagar alam laut pertama untuk lumba-lumba ini didirikan di Semenanjung Banks, lepas Pantai Timur Pulau Selatan pada tahun 1988. Pada tahun 2008, penangkapan ikan dengan jaring pukat dilarang dalam jarak 4 mil dari Pantai Timur dan Selatan Pulau Selatan. Selain itu, pembatasan terhadap survei penambangan dan akustik seismik juga diberlakukan untuk melindungi spesies ini.

Comments are closed.