Destinasi Studi
watermark
SUN Education Group

/

News Id

/

Persyaratan Studi S2 di Luar Negeri Untuk Mahasiswa Internasional

Persyaratan Studi S2 di Luar Negeri Untuk Mahasiswa Internasional

Author:

Updated: 21 November 2023

Siapa sih yang nggak mau melanjutkan pendidikan S2 hingga ke luar negeri? Pastinya kamu penasaran dong apa saja sih syarat kuliah S2 di luar negeri. Menempuh pendidikan S2 apalagi sampai di luar negeri adalah mimpi banyak orang. Hal ini karena menempuh pendidikan S2 ternyata banyak sekali manfaatnya. Baik untuk kamu yang menempuhnya, juga untuk karir kamu di masa depan. Lebih lanjutnya, berikut beberapa keunggulan jika kamu ingin menempuh studi S2 di luar negeri, antara lain:
  • Perusahaan cenderung memilih kandidat karyawan yang memiliki gelar Pascasarjana
  • Memiliki keahlian praktikal
  • Posisi kerja dan memiliki gaji yang lebih tinggi
  • Bisa membangun koneksi global
  • Memperluas kesempatan berkarir di bidang yang lain
Sebelum kamu menempuh kuliah S2 di luar negeri, ada beberapa syarat yang perlu kamu penuhi dulu. Baik dari persyaratan akademik, bahasa Inggris, sampai dokumen-dokumen yang perlu kamu siapkan.  Tenang, kali ini SUN Education akan membahas tuntas tentang apa saja sih syarat kuliah S2 di luar negeri? Baca selengkapnya, ya! BACA JUGA:  Syarat Mengambil S2 di Luar Negeri

Ijazah S1

Pertama adalah memiliki Ijazah S1. Ijazah ini menunjukan bahwa kamu telah menempuh pendidikan S1. Disarankan untuk jurusan S1 kamu selaras dengan pendidikan S2 yang akan kamu tempuh. Pasalnya dengan menempuh jurusan yang sama atau linear kamu sudah mendapatkan ilmu dasar saat melanjutkan S2 nanti. Bagaimana dengan syarat IPK-nya? Umumnya minimal IPK yang dimiliki adalah 3.0. Namun, syarat minimal IPK ini juga tergantung dengan jurusan dan universitas yang kamu tuju.

Transkrip Nilai

Transkrip nilai merupakan salinan studi yang memuat nilai seluruh mata pelajaran atau mata kuliah yang diperoleh pada jenjang SMA/SMK maupun S1. Selain nilai mata pelajaran atau mata kuliah, transkrip nilai juga memuat informasi pemiliknya termasuk waktu kelulusan, bobot SKS, IPK hingga status yang diperoleh saat kelulusan. Perlu diingat, saat kamu melamar kuliah di luar negeri transkrip nilai ini juga harus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.  BACA JUGA: Macam-macam Persyaratan Beasiswa Kuliah di Luar Negeri: Apa Aja Sih?

Paspor

Selanjutnya syarat kuliah S2 adalah paspor. Paspor merupakan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang membuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara. Sebagai mahasiswa internasional, paspor menjadi salah satu dokumen wajib yang harus kamu miliki. Pastikan paspor yang kamu miliki masih berlaku dan jauh dari tanggal expired, ya!

Visa Pelajar

Yang nggak kalah penting sebagai syarat kuliah S2 adalah visa pelajar. Visa sendiri dokumen resmi yang dikeluarkan oleh negara tujuan kepada warga negara asing untuk masuk ke negara tersebut. Sebagai mahasiswa internasional, kamu harus memiliki visa pelajar sebagai bentuk izin tinggal dan belajar di negara itu. Biasanya, durasi visa pelajar ini sesuai dengan masa studimu. Misalnya untuk S2 memiliki durasi studi 1-2 tahun, jadi durasi visa pelajar kamu pun kurang lebih 1-2 tahun juga. Kenapa tak lebih? Hal ini mencegah mahasiswa internasional untuk overstay di negara itu. BACA JUGA: Persyaratan Umum Visa Pelajar Amerika yang Perlu Diperhatikan

Sertifikat IELTS/TOEFL

Sebagai mahasiswa internasional yang bahasa utamanya bukan bahasa Inggris, universitas mensyaratkan menyertakan hasil tes kemampuan bahasa asing berupa TOEFL atau IELTS. Dengan menyertakan sertifikat TOEFL dan IELTS ini menunjukan kalau kamu mampu untuk mengikuti perkuliahan yang dilaksanakan dalam bahasa Inggris. Berapa score IELTS atau TOEFL? Score minimalnya tergantung dengan jurusan dan universitas yang kamu tuju, ya. Hasil TOEFL dan IELTS ini hanya dua tahun saja, jadi jangan sampai saat kamu mendaftar S2 tidak lebih dari masa berlakunya, ya!

Letter of Recommendation

Berikutnya adalah Letter of Recommendation. Surat rekomendasi ini nggak kalah penting dari rapor dan nilai ujian. Dari letter of recommendation ini universitas ingin melihat kandidatnya dari perspektif holistik. Bagaimana nilai di sekolahmu, prestasi non akademis dan bagaimana kamu sebagai peserta didik. Bahkan letter of recommendation ini bisa memperbesar kemungkinan kamu diterima untuk studi S2. Letter of recommendation ini idealnya ditulis dari orang yang mengenalmu dengan baik atau sosok pemimpin atau figur otoritas dalam suatu institusi. Misalnya guru SMA, ketua organisasi dan lain-lain. BACA JUGA: Macam-macam Persyaratan Beasiswa Kuliah di Luar Negeri: Apa Aja Sih?

Personal Statement

Selain letter of recommendation, visa pelajar dan paspor, dokumen yang nggak kalah penting adalah personal statement. Personal statement ini menerangkan tentang kelebihan diri yang kamu miliki juga riset serta tujuan dan rencana kontribusimu dalam program tersebut. Ada lima hal yang harus dicantumkan dalam personal statement, yaitu:
  • Skill menulis
  • Keterkaitan akademis, pengalaman dan tujuan
  • Keunikan dan keunggulan
  • Alasan tertarik pada bidang yang ditempuh
  • Upaya dan kontribusi menjadi unggulan di bidangnya

CV dan Portofolio

Jangan lupa untuk menyertakan CV dan portofolio! CV merupakan riwayat hidup informasi diri, pendidikan,  prestasi akademik, keterampilan dan sebagainya. Kamu juga harus membuatnya jauh lebih menarik dan berbobot supaya pihak universitas tertarik denganmu.  Untuk beberapa jurusan seperti design, kamu wajib menyertakan portofolio kamu. Portofolio merupakan media untuk menampilkan hasil karya yang sudah kamu ciptakan selama ini. Tentunya pihak universitas ingin mengetahui bagaimana karya yang kamu hasilkan setelah menempuh pendidikan tersebut. BACA JUGA: Penting Banget! Ini 8 Manfaat dan Alasan Kuliah S2

Syarat-syarat Lainnya Untuk S2 ke Luar Negeri

Selain syarat-syarat di atas, masih ada lho syarat-syarat lain untuk S2 ke luar negeri, lho, antara lain:
  • Buat rencana penelitian, beberapa universitas meminta calon mahasiswa untuk menulis rencana penelitiannya bila diterima di universitasnya. Pastikan penelitian kamu sudah sesuai dengan bidang keilmuan tersebut, ya.
  • Memiliki publikasi. Memiliki jurnal atau artikel hasil publikasi juga menjadi salah satu penilaian universitas karena nantinya saat S2 kamu akan sering mendapat tugas membuat jurnal atau publikasi.
  • Pengalaman kerja. Beberapa universitas juga memberi persyaratan calon mahasiswanya untuk melihat bagaimana ilmu yang dia dapatkan pada S1 diterapkan dalam dunia kerja.
  • Asuransi kesehatan. Sebagai mahasiswa internasional, kamu juga harus menyertakan asuransi kesehatan untuk menanggung jika kamu sakit selama masa studi.
  • Menghubungi dosen pembimbing terlebih dahulu, salah satu langkah menjadi mahasiswa S2 adalah mengetahui terlebih dulu apa yang kamu teliti. Setelahnya adalah mencari dosen pembimbingnya di universitas tujuan. Pastikan dosen pembimbingnya menguasai bidang yang kamu teliti dan terbuka kelas untuk jurusan yang kamu minati.
  • Memiliki nilai GMAT/GRE, beberapa universitas juga mensyaratkan memiliki nilai bahasa Inggris GMAT/GRE sebagai syarat bahasa Inggris. 
Perlu kamu ingat bahwa syarat kuliah S2 di luar negeri tergantung pada jurusan dan universitas yang kamu tuju. Jadi, pastikan kamu mendapatkan info terlengkap dan paling update tentang persyaratan masuknya, ya.

Proses Mendaftar S2 ke Luar Negeri

Setelah kamu memenuhi persyaratan yang tercantum dari jurusan maupun universitas, saatnya mendaftar S2! Tidak seperti di dalam negeri, kebanyakan universitas di luar negeri tidak mengharuskan kamu ikut tes masuk tetapi meminta kamu memenuhi persyaratannya terlebih dahulu. Jika kamu masih bingung proses persiapan kuliah S2 juga bagaimana cara mendaftarnya, kamu bisa minta bantuan pada SUN Education! Nggak hanya membantumu mempersiapkan dan mendaftar S2, kami juga bisa membantu permohonan visa pelajar, persiapan bahasa Inggris sampai mencari akomodasi selama kamu kuliah di negara tujuan. Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!

Related Posts


Connect with SUN Education


Enter your details and get a free counselling session with our experts so they can connect you to the right course, country, and university.

Select...

Select...
Select Study Destination...
Select Major...

Select...

By checking this box, you agree to be contacted by SUN Education and its partner universities/collages via email/text message/phone