PSB Academy
8 Skills Every Social Media Manager Need to Have on Their Resume
30 September 2019
natural sciences
Tempat Yang Tepat Untuk Mendalami Natural Sciences
30 September 2019

Empat Akademisi Universitas Bergengsi Australia Ini Berhasil Menempati Nominasi AFR Women of Influence 2019

This post is also available in: idIndonesia

Ada beragam universitas terbaik di dunia dan Australia memiliki beberapa diantaranya. Tak hanya dikenal sebagai universitas riset terkemuka, University of New South Wales (UNSW) memiliki tenaga pengajar yang ternyata terbukti profesional. Dilansir dari newsroom UNSW, empat akademisinya dinobatkan sebagai finalis dalam Australian Financial Review (AFR) 100 Women of Influence Awards 2019.

Sumber: UNSW Sydney Newsroom (Dari kiri, Profesor Helen Lochhead, Profesor Louise Chappell, Robyn Norton, dan Tracey O’Brien)

AFR Women of Influence merupakan penghargaan yang dipresentasikan oleh Qantas serta ditujukan kepada wanita inspirasional yang bekerja di berbagai bidang. Keempat akademisi yang menempati daftar tersebut adalah Profesor Helen Lochhead, Dekan Built Environment UNSW, Profesor Louise Chappell, Direktur Lembaga HAM Australia, Robyn Norton, Profesor Kesehatan Masyarakat dan Direktur Utama Kesehetan Masyarakat George Institute, serta Tracey O’Brien, Associate Professor Pediatri dan Direktur Kids Cancer Centre di Rumah Sakit Anak Sydney.

Melihat dari kategori penghargaan, nama Profesor Chappell berhasil dinominasikan dalam Diversity and Inclusion. Tak diragukan lagi—Chappell sejatinya telah melakukan berbagai penelitian serta membimbing banyak mahasiswa di bidang hak perempuan, politik, maupun kebijakan publik. Sementara Profesor Locchead, satu-satunya wanita pertama dalam dewan Fakultas Built Environment di UNSW, berhasil menempati kategori Board and Management. Ia bahkan baru-baru ini terpilih sebagai presiden Australian Institute of Architects.

Begitu pula halnya dengan Profesor Norton. Ia meraih posisi dalam kategori Global. Norton dikenal dalam bidang kesehatan masyarakat serta penyakit tak menular seperti diabetes dan stroke di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Kemudian yang terakhir, untuk kategori Innovation berhasil direngkuh oleh Associate Professor O’Brien, Medicine Conjoint UNSW. O’Brien merupakan direktur program transplantasi darah dan sumsum yang melakukan pra-transplantasi darah tali pusat pertama kali lebih dari satu dekade lalu.

Sumber: Australian Financial Review (AFR)

Penghargaan yang memasuki tahun ketujuh ini mencakup sepuluh kategori dengan tujuan mengidentifikasi perempuan yang memperjuangkan perubahan dalam bisnis dan masyarakat. Jika menilik melalui pengalaman para akademisi UNSW, meraih kategori tersebut tentu dapat dikatakan sebagai pengakuan atas usahanya dalam menggerakkan kegiatan positif. Pihak AFR pun menyampaikan bahwa pemenang masing-masing dari 10 kategori dan pemenang keseluruhan akan diumumkan pada jamuan makan malam di Sydney pada tanggal 22 Oktober mendatang.

Comments are closed.