biaya hidup mahasiswa di spanyol
Biaya Hidup Mahasiswa di Spanyol Dalam Rupiah
3 Maret 2020
universitas terbaik di amerika serikat
TOP 10 Universitas Terbaik di Amerika Serikat 2020
4 Maret 2020

Virgil Abloh: Dari Illinois Institute of Technology Hingga Kiprahnya di Dunia Fashion

Kalau kamu mengikuti dunia fashion, pasti tidak asing lagi mendengarkan nama Virgil Abloh. Mulai dari brand Off-White, Louis Vuitton, sampai Yeezy⁠—semua berkaitan dengannya!

Illinois Institute of Technology

Sumber: Vogue

Virgil Abloh adalah seorang arsitek, seniman kontemporer terkenal, creative director, desainer, dan juga DJ. Berasal dari Illinois, Abloh memulai perjalanannya dengan studi di Amerika hingga meraih gelar Master of Architecture di Illinois Institute of Technology (IIT). IIT, pendidikan tinggi yang ia pilih, merupakan universitas riset swasta top di Amerika. Institut ini merupakan gabungan dari Armor Institute dan Lewis Institute pada tahun 1940.

Illinois Institute of Technology sendiri sudah mencapai banyak penghargaan dari berbagai organisasi serta publikasi negara bagian dan nasional. Program Bachelor maupun Master of Architecture, yang dipilih oleh Abloh, bahkan mendapatkan akreditasi dari The National Architectural Accrediting Board.

Illinois Institute of Technology

Sumber: Harper’s Bazaar

Dengan suasana fakultas yang memang mendukung, Abloh mendapatkan ide. Saat berkuliah, ia melihat gedung di kampus yang sedang dalam proses bangun dan dirancang oleh arsitek Rem Koolhaas. Sejak saat itu, minatnya dalam dunia fashion tumbuh dan memicunya untuk semakin berkarya dalam bidang tersebut. 

Abloh pun sempat mendesain kaos dan menulis tentang fashion serta desain untuk blog terkenal saat masih berkuliah dalam program Arsitektur. Kegiatan tersebutlah yang mendorongnya hingga saat ini menjadi direktur artistik koleksi pakaian pria Louis Vuitton sejak Maret 2018. Layaknya entrepreneur yang memulai kerja keras dari 0, Virgil Abloh pernah mendirikan Pyrex Vision di Chicago yang akhirnya harus tutup setahun setelah label tersebut diresmikan. 

Namun, karena ketekunan serta kreativitas, ia sukses mendirikan label Off-White di tahun 2012 dan menjadi kepala eksekutif dalam label yang berbasis di Milan tersebut. Brand miliknya, Off-White c/o Virgil Abloh™ bermula sebagai karya seni dengan judul “PYREX VISION.” Di tahun 2013, brand tersebut memamerkan busana pria dan wanita musiman yang ditunjukkan dalam koleksi runway selama Paris Fashion Week sejak tahun 2015.

Selain kiprahnya dalam dunia fashion, Abloh juga merupakan seorang seniman. Mengingat pernah menghabiskan masa studinya di Master of Architecture Illinois Institute of Technology, Abloh memiliki bakat seni yang perlu diekspresikan. Ia telah mempresentasikan karyanya di beberapa lembaga desain utama seluruh dunia termasuk Harvard Graduate School of Design, Columbia Graduate School of Architecture Planning & Preservation, hingga Rhode Island School of Design. 

Abloh juga sudah bekerja secara kolaboratif dengan berbagai seniman. Mulai dari proyek 2017 dengan Jenny Holzer hingga creative partnership bersama Kanye West. Perjalanan seninya juga meluas hingga Asia karena Abloh diberikan kesempatan untuk menunjukan solo artnya di galeri seni Murakami’s Kaikai Kiki di Tokyo, Jepang.

Di tahun 2019 lalu, Abloh bahkan mengadakan pameran besar karyanya di Museum of Contemporary Art, Chicago. Setelah Chicago, karya seninya yaitu Virgil Abloh: Figures of Speech sukses berkelana untuk dipamerkan dalam High Museum of Art, the Institute of Contemporary Art/Boston, hingga Brooklyn Museum.

Sumber: Harper’s Bazaar

Melihat perannya dalam seni dan juga fashion, Virgil Abloh berhasil dianugerahi beberapa penghargaan. Seperti British Fashion Awards Urban Luxe dan International Designer of the Year dalam GQ Men of the Year Awards pada tahun 2017 yang lalu. Tak ketinggalan, Abloh bahkan terdaftar sebagai salah satu dari 100 orang paling berpengaruh dalam majalah Time di tahun 2018.

Sampai saat ini, Abloh tetap berkarya. Baru-baru saja, sebagai creative director Louis Vuitton, ia mendesain Gelang Lockit yang ditujukan untuk UNICEF demi membantu anak-anak. Louis Vuitton⁠—brand ternama tersebut memang selama ini bekerja sama dengan UNICEF. Koleksi gelang yang berhubungan dengan kampanye bertajuk #MakeAPromise, merupakan gerakan Louis Vuitton untuk menggalang dana dan awareness terhadap UNICEF demi kehidupan anak-anak yang membutuhkan menjadi lebih baik.

Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya disini. SUN Education memiliki kerjasama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika,  Australia, Inggris, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi kantor SUN Education yang terdekat di kota mu.

Comments are closed.