deakin business school
Deakin Business School Berada dalam “Top 8” di Australia
27 Mei 2019
cyber security
Cyber Crime dan Cyber Security: Bukan Lagi Sekadar Bualan Science Fiction
29 Mei 2019

Yelia: Dermal Science Bukan Hanya Soal Kecantikan

yelia

This post is also available in: idIndonesia

Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan ketika ingin melanjutkan studi ke luar negeri, salah satunya dalam menentukan bidang studi. Sebagai seorang anak, Yelia ingin menyenangkan hati orang tuanya dengan memilih studi kedokteran seperti yang diharapkan oleh keduanya. Namun di sisi lain, ia juga tidak ingin menempuh waktu yang lama untuk menyelesaikan studi.

yelia

Sumber: dok. SUN Education

Yelia adalah seorang mahasiswi asal Pekanbaru yang saat ini tengah menjalani studi di jurusan Dermal Science, Victoria University. Pada mulanya, ia sempat ragu harus melanjutkan studi di mana dan jurusan apa. Dibantu oleh SUN Education, Yelia akhirnya menemukan jurusan Dermal Science yang sesuai dengan minat, serta juga tidak bertentangan dengan yang diharapkan kedua orang tuanya. Meskipun tidak familiar dengan nama Victoria University, Yelia mulai tertarik lataran universitas tersebut satu-satunya yang menawarkan jurusan Dermal Science.

“Sebenarnya nggak tahu ada yang namanya Victoria University. Cuma karena Victoria University satu-satunya universitas yang menyediakan major Dermal Science ini, makanya jadi tertarik masuk ke Victoria University,” ungkapnya.

Menurut Yelia, jurusan Dermal Science ini adalah studi yang sangat bersentuhan dengan sains dan biologi. Sebelumnya, ia sempat mengira bahwa jurusan ini hanya seputar kecantikan saja dan seolah terlihat mudah. Yelia sendiri mengaku kaget saat memulai studinya karena langsung dihadapkan dengan biologi, kimia dan fisika.

“Kalau dalam perspektif Indonesia, all under dermal science mikirnya cuma make-up, hair-cut atau all treatment facial. Tapi saat sudah ambil major Dermal Science, yang S1, itu sudah benar-benar scientific based, di mana harus benar-benar belajar tentang kulit, tentang penyakit, dan sebagainya.” Yelia menjelaskan.

Skin treatment

Sumber: istock

Setelah menjalani studi selama lebih dari dua tahun, Yelia berkesimpulan tentang perbedaan studi di luar negeri dan studi di tanah air. Menurutnya, studi di luar negeri, khususnya di Victoria University Australia, hanya berfokus pada bidang-bidang terkait. Seperti dirinya yang mengambil dermal science, ia hanya mempelajari segala hal yang berkaitan dengan kulit, biologi dan kimia. Sedangkan di Indonesia, normalnya selalu ada Pendidikan Kewarganegaraan dan pelajaran lain yang tidak ada kaitannya dengan jurusan yang diambil.

“Kalau ditanya, sejujurnya aku susah jawab, karena semua yang dipelajari di sini berkaitan dan bagus untuk ke depannya,” jawab Yelia ketika ditanya pelajaran yang paling ia senangi. Yelia juga menyampaikan rencananya untuk melanjutkan studi serta keinginannya untuk memiliki pengalaman di lapangan terlebih dahulu. Menurut Yelia, bidang ini masih sangat luas dan masih berpotensi untuk ia dalami lebih lanjut. Selain itu, ia juga tidak menyangka bahwa bidang ini memiliki banyak kesempatan untuk dikembangkan.

“Awalnya cuma mikir paling-paling buka salon, klinik-klinik salon, tapi oportunitasnya semakin besar dan juga ada praktik di klinik. Jadi semakin tahu ternyata banyak yang bisa dikerjain,” terangnya.

Bagi kamu yang tertarik untuk mengambil jurusan Dermal Science, Yelia berpesan agar mempersiapkan diri untuk mendalami sains terutama biologi dan kimia. Seperti yang ia sampaikan sebelumnya, jurusan ini memang bersentuhan langsung dengan kedua bidang tersebut. Persiapan yang baik tentu tidak akan membuatmu terkejut jika sudah duduk di kelas nanti.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jurusan Dermal Science di Victoria University, kamu bisa mengunjungi bagian Course Finder, atau langsung menghubungi konselor di cabang SUN Education Terdekat.

Comments are closed.