Author: Jonathan Kristinus
Updated: 13 April 2026
China menjadi magnet pendidikan global karena menawarkan kombinasi menarik antara kualitas universitas kelas dunia dengan biaya kuliah yang lebih terjangkau dibanding negara maju lainnya. Sebelum kita mengikuti pepatah "tuntutlah ilmu sampai ke negeri China" ada baiknya mengetahui dulu biaya untuk bisa hidup di negeri asal panda ini.
Disclaimer: Konversi rupiah (Rp.) ke Chinese Yuan (¥) pada tulisan biaya hidup di China ini menggunakan kurs April 2026 dengan rate CN¥ 1=Rp.2506.22
Menyiapkan tempat tinggal sebelum kuliah di China adalah salah satu keputusan paling krusial yang perlu kamu pertimbangkan dengan matang.
Pilihan yang tepat akan menentukan seberapa nyaman dan produktif kamu selama menjalani masa studi di sana. Untungnya, ada beberapa jenis akomodasi populer yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansialmu.
Kalau kamu baru pertama kali ke China, asrama universitas adalah pilihan paling ideal untuk memulai. Lokasinya langsung di dalam kampus, memudahkan kamu bersosialisasi dengan mahasiswa internasional dari berbagai negara. Sewa bulanan asrama di kampus berkisar Rp 2 juta-Rp.6,3 juta (CN¥ 800-CN¥ 2.500) tergantung kamar shared atau single.
Fasilitas yang tersedia meliputi kasur, meja belajar, lemari, AC, WiFi gratis, dan kamar mandi bersama. Asrama kampus punya aturan yang terbilang ketat, mulai dari jam malam, pembatasan tamu, hingga kewajiban menjaga kebersihan ruangan.
Buat kamu yang ingin lebih bebas tapi tetap berhemat, apartemen bersama di luar kampus adalah solusi pas. Berbagi tempat tinggal dengan teman Indonesia atau mahasiswa internasional membuat pengeluaran jadi lebih terjangkau.
Biaya apartemen sharing di China berkisar Rp 3,8 juta-Rp.8,8 juta per orangnya (CN¥ 1.500-CN¥ 3.500) per bulan. Akomodasi ini fasilitasnya terbilang lengkap, mulai dari dapur bersama, kamar mandi pribadi di kamar, ruang tamu, hingga laundry. Aturannya lebih longgar daripada asrama, meski kontrak sewa satu tahun dan deposit besar tetap harus kamu persiapkan.
Privasi total tanpa gangguan? Apartemen studio pribadi adalah jawabannya untukmu. Hunian ini cocok buat kamu yang terbiasa hidup mandiri dan butuh suasana tenang untuk fokus belajar.
Besaran biaya sewanya berkisar Rp 6,3 juta-Rp.12,5 juta (CN¥ 2.500-CN¥ 5.000) per bulan, bergantung pada lokasi dan kota. Di dalamnya sudah tersedia dapur mini, kamar mandi dalam, AC, WiFi, dan perabotan dasar. Soal aturan, kamu perlu tanda tangan kontrak tahunan, bayar deposit, serta bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang terjadi selama masa sewa.
Pengen pengalaman paling autentik tinggal di China? Jawabannya adalah homestay bersama keluarga lokal. Pilihan ini sangat cocok buat kamu yang ingin belajar Mandarin secara natural sambil merasakan kehangatan budaya China dari dekat.
Estimasi biaya homestay di China sekitar Rp 5 juta-Rp.11,3 juta (CN¥ 2.000-CN¥ 4.500) per bulan dan sering sudah termasuk beberapa kali makan. Fasilitas yang didapat mencakup kamar pribadi, akses ke area rumah, internet, dan makanan rumahan yang lezat. Homestay ini aturannya lebih ke etika keluarga, yaitu menghormati tata tertib dan adat istiadat tuan rumah.
Punya budget lebih dan ingin akomodasi premium? Apartemen serviced atau high-end student housing bisa memanjakan kamu dengan kenyamanan setara hotel. Tipe hunian ini ideal bagi kamu yang mengutamakan kemudahan dan fasilitas lengkap tanpa repot mengurus hal-hal teknis.
Biaya sewanya berkisar Rp 10 juta-Rp.20 juta (CN¥ 4.000-CN¥ 8.000) per bulan. Fasilitasnya sangat komplit, mencakup dapur lengkap, laundry, gym, keamanan 24 jam, dan cleaning service. Biasanya akomodasi ini punya aturan yang relatif fleksibel, namun kontrak resmi dan registrasi sebagai penduduk sementara tetap wajib dijalani.
BACA JUGA: Pentingnya Agen Kuliah untuk Kejar Mimpi Studi ke China
Selama kamu berkuliah di China, makan menjadi kebutuhan harian yang paling penting agar tetap fit dan semangat belajar. Beruntungnya, pilihan tempat makannya sangat beragam, mulai dari yang super hemat sampai yang mewah.
Kamu bisa makan enak dan mengenyangkan di kantin kampus, street food, atau warung kecil hanya dengan Rp.37.600-Rp.87.700 (CN¥15-CN¥35) sekali makan. Kalau di restoran lokal biasa menawarkan pilihan yang lebih variatif dengan harga Rp.100.200-Rp.200.500 (CN¥40-CN¥80) per porsi.
Kalau ingin merayakan atau mencoba pengalaman premium, restoran upscale atau Western mulai dari Rp.250.600 (CN¥100) ke atas per orang. Contohnya sesi hotpot mewah atau Peking duck di restoran khusus.
Kalau kamu makan tiga kali sehari dengan rata-rata Rp.75.200 (CN¥30) per kali, biaya makan sebulan sekitar Rp.6,77 juta (CN¥2.700). Sementara cemilan atau jajanan biasanya Rp.12.500 sampai Rp.37.600 (CN¥5-CN¥15) per item.
Kalau kamu ingin memangkas pengeluaran buat makan, memasak sendiri di asrama atau apartemen adalah cara paling efektif. Berikut estimasi harga bahan makanan di supermarket besar China seperti Freshippo dan Meituan Maicai:
BACA JUGA: Biaya Kuliah di China: S1, S2, S3 Dalam Rupiah
Saat nanti berkuliah di China, mungkin saja jarak antara universitas dengan tempat tinggalmu harus menggunakan transportasi umum. Maka dari itu, transportasi adalah salah satu biaya hidup di China yang harus kamu perhitungkan juga. Negara China mempunyai beberapa moda transportasi seperti bis, kereta (Metro), dan ada juga taksi. Lebih jelas liat dibawah yuk.
Kamu bakal kagum dengan jaringan metro yang luas, bersih, dan selalu tepat waktu di kota-kota besar China. Pilihan ini paling pas kalau kamu butuh mobilitas cepat setiap hari menuju kampus atau pusat kota.
Biaya per perjalanan biasanya Rp.7.500-Rp.22.600 (CN¥ 3-CN¥ 9) tergantung jarak tempuh. Pembayaran paling praktis memakai Alipay atau WeChat Pay lewat pemindaian kode QR.
Naik bus kota selama jalan ke kampus memberi kamu pemandangan kota yang lebih hidup dan berwarna. Moda transportasi satu ini untukmu yang ingin menikmati perjalanan santai ke tempat-tempat yang tidak dilalui metro.
Harganya sangat murah, hanya sekitar Rp.5.000 (CN¥ 2) per trip. Kamu bisa bayar dengan mudah menggunakan aplikasi Alipay, WeChat, atau kartu transportasi lokal.
Bayangkan mengayuh sepeda oranye atau kuning menyusuri trotoar kota sambil menikmati angin sepoi. Kendaraan satu ini ideal kalau kamu bepergian jarak pendek dari asrama ke stasiun metro atau kedai kopi favorit.
Sewanya murah sekali, Rp.3.800-Rp.7.500 (CN¥ 1,5-CN¥ 3) per 30 menit. Pembayaran dilakukan langsung melalui aplikasi HelloBike atau Mobike lewat WeChat dan Alipay.
Ketika kamu butuh kenyamanan mobil ber-AC tanpa harus naik taksi di pinggir jalan, Didi adalah jawabannya. Sangat pas untuk perjalanan malam, saat bawa banyak barang, atau saat hujan deras.
Biaya per trip pendek berkisar Rp.37.600-Rp.100.000 (CN¥ 15-CN¥ 40). Kamu memesan dan membayar sepenuhnya melalui aplikasi WeChat atau Didi dengan harga yang tertera di depan.
Taksi kuning atau biru yang bertebaran di jalan-jalan China masih menjadi pilihan andalan banyak orang sampai saat ini. Transportasi ini cocok jika kamu mencari kendaraan langsung tanpa menunggu aplikasi atau ingin berbincang dengan sopir lokal.
Tarif awalnya mulai Rp.25.000-Rp.35.000 (CN¥ 10-CN¥ 14) untuk beberapa kilometer pertama. Pembayaran bisa pakai cash meski lebih disarankan Alipay atau WeChat Pay.
Pas kuliah di China kamu bisa merasakan serunya naik kereta peluru yang melesat hingga 300 kilometer per jam antar kota. Kereta cepat ini pilihan terbaik buat kamu yang ingin pulang ke kampung halaman teman atau jalan-jalan akhir pekan ke kota tetangga.
Biaya per perjalanan sedang kereta cepat di China sekitar Rp.125.000-Rp.500.000 (CN¥ 50-CN¥ 200) tergantung jarak. Pembelian tiket dilakukan via aplikasi 12306 atau mesin tiket dengan WeChat dan Alipay.
Bus jarak jauh di China menawarkan perjalanan yang lebih hemat dan fleksibel untuk menjelajahi berbagai daerah. Cocok jika kamu suka petualangan dengan budget terbatas dan ingin mampir ke kota kecil. Harganya terjangkau, mulai Rp.37.600-Rp.125.000 (CN¥ 15-CN¥ 50) per trip. Kamu biasanya membayar melalui aplikasi atau langsung di loket terminal menggunakan pembayaran digital.
BACA JUGA: 15 Universitas Terbaik di China 2026 Versi QS Rankings, Minat Masuk?
Biaya selanjutnya yang harus diperhitungkan selama hidup di China yaitu energi. Selama nanti kuliah pastinya akan membutuhkan energi seperti listrik, air dan juga gas (Jika memasak). Biaya energi ini harus kamu masukkan juga dalam rencana keuanganmu selama di China. Lantas berapa sih biaya listrik, air dan juga gas di sana? Yuk, simak yang ada di bawah ini!
Soal air, kamu bisa napas lega dulu. Rata-rata satu orang di kota-kota besar China mengonsumsi sekitar 189 liter per hari, yang kalau dijumlahkan berarti sekitar 5,7 meter kubik dalam sebulan. Mengacu pada data CEIC 2024, tarif air untuk kebutuhan residensial di banyak kota besar dipatok sekitar 5 yuan per meter kubik. Kalkulasinya simpel, pengeluaran airmu per bulan hanya berkisar 28 yuan saja. Terjangkau banget untuk kebutuhan yang satu ini!
Konsumsi listrik satu orang untuk kebutuhan rumahan di China rata-rata menyentuh angka 95 kilowatt-jam per bulan, berdasarkan laporan National Energy Administration 2025 yang masih berlaku hingga sekarang. Tarif listriknya pun stabil di angka 0,53 yuan per kilowatt-jam sesuai catatan GlobalPetrolPrices. Jadi kalau dikalkulasi, tagihan listrikmu hanya sekitar 50 yuan tiap bulannya. Cukup banget untuk begadang nugas atau streaming drama favorit sepanjang malam!
Pemakaian gas alam per orang di China untuk aktivitas memasak sehari-hari hanya sekitar 4 meter kubik per bulan, angka yang memang sangat ringan. Menurut catatan Price Monitoring Center NDRC per Februari 2026, harga residensial gas alam di 36 kota besar China berada di kisaran 3,7 yuan per meter kubik. Artinya, total pengeluaran gasmu cuma sekitar 15 yuan sebulan. Mau masak mi, nasi goreng, atau tumisan sayur setiap hari pun kantong tetap aman!
BACA JUGA: Mau Kuliah di China Tapi Bingung Pilih Jurusannya? Simak Rekomendasinya!
Pemerintah China mewajibkan semua pelajar internasional untuk memiliki asuransi kesehatan selama mereka berkuliah di sana. Tanpa asuransi ini, kamu tidak boleh melakukan registrasi kuliah atau memperpanjang visa studi. Minimal kamu harus punya asuransi kesehatan komprehensif agar bisa dan boleh kuliah di China.
Berbeda dengan warga lokal, lebih dari 95 persen penduduk China sudah tercover oleh asuransi kesehatan nasional dasar sejak beberapa tahun silam. Namun mahasiswa internasional tidak bisa ikut program tersebut dan wajib membeli paket asuransi khusus yang disetujui Kementerian Pendidikan China.
Perkiraan biaya premi asuransi kesehatan standar mahasiswa internasional di China saat ini adalah Rp.Rp1.002.500 (¥400) per semester atau Rp.2.005.000 (¥800) per tahun.
BACA JUGA: Sebelum Kuliah di China, Wajib Tahu 10 Larangan Ini!
Belanja fashion di China adalah salah satu hal paling seru saat kamu kuliah di sana. Brand lokal disini semakin banyak dan desainnya trendy dengan kualitas yang oke banget. Dijamin kamu ga bakalan boncos kalau pengen tampil keren. Cukup siapin Rp.250.600-Rp.501.200 (CN¥100-CN¥200) buat tiap bulan dapetin baju atau celana baru. Nggak percaya? SUN Education sudah riset harga baju yang bisa kamu temukan di toko fisik atau app seperti Taobao dan Tmall.
| Brand | Baju / Atasan | Celana / Jeans | Sweater |
|---|---|---|---|
| SHEIN | Rp.25.100-Rp.125.300 (CN¥10-CN¥50) | Rp.50.100-Rp.175.400 (CN¥20-CN¥70) | Rp.62.700-Rp.225.600 (CN¥25-CN¥90) |
| Peacebird | Rp.125.300-Rp.376.000 (CN¥50-CN¥150) | Rp.175.400-Rp.501.200 (CN¥70-CN¥200) | Rp.200.500-Rp.626.600 (CN¥80-CN¥250) |
| Urban Revivo | Rp.200.500-Rp.501.200 (CN¥80-CN¥200) | Rp.250.600-Rp.751.900 (CN¥100-CN¥300) | Rp.250.600-Rp.751.900 (CN¥100-CN¥300) |
| Bosideng | Rp.376.000-Rp.1.002.500 (CN¥150-CN¥400) | Rp.501.200-Rp.1.253.100 (CN¥200-CN¥500) | Rp.501.200-Rp.2.005.000 (CN¥200-CN¥800) |
BACA JUGA: List Aplikasi yang Diblokir di China dan Alternatifnya
Ketika kamu memutuskan ingin melanjutkan studi di China, ada sejumlah biaya yang perlu kamu perhitungkan selain biaya kebutuhan sehari-hari, yaitu biaya tes kesehatan, biaya visa paket Internet, hiburan sampai dana darurat. Cek aja ulasannya dibawah ya!
Ada 2 jenis visa pelajar yang berlaku di China, yaitu visa X dan visa F. Visa X diperuntukkan bagi pelajar yang datang ke China untuk studi atau praktik magang selama lebih dari 6 bulan. Sedangkan visa F diberikan untuk yang datang ke China dengan tujuan peninjauan, ceramah, bisnis, pertukaran ilmu dan teknologi, kebudayaan, serta kursus atau pelatihan kerja jangka pendek selama tidak lebih dari 6 bulan.
| Kategori Visa | Biaya/Tarif Pembuatan Reguler (IDR) | Biaya/Tarif Pembuatan Mendesak (IDR) |
|---|---|---|
| Single Entry | Rp770.000 | Rp1.320.000 |
| Double Entries | Rp970.000 | Rp1.520.000 |
| Multiple Entries (6 bulan) | Rp1.170.000 | Rp1.720.000 |
| Multiple Entries (12 bulan) | Rp1.570.000 | Rp2.120.00 |
Selama berkuliah pastinya kamu membutuhkan yang namanya internet, entah untuk mencari bahan pelajaran ataupun menelepon keluarga melalui aplikasi chat. Kamu akan sangat tenang perihal internet selama kuliah di China, karena internet mobile disini sangat cepat dan murah!
Negara ini punya lumayan banyak provider yang menawarkan paket data super fleksibel. SUN Education sudah melakukan riset perbandingan 3 paket data dari 5 provider paling terkenal ekslusif buat kamu.
| Provider | Data & Speed | Harga Paket |
|---|---|---|
| China Mobile (Entry Level) | 20 GB - 5G (sampai kuota habis) | Rp.97.700 (CN¥39) |
| China Mobile (Standar) | 50 GB - 5G (sampai kuota habis) | Rp.223.100 (CN¥89) |
| China Mobile (Premium) | 100 GB - 5G (sampai kuota habis) | Rp.398.500 (CN¥159) |
| China Unicom (Entry Level) | 18 GB - 5G (sampai kuota habis) | Rp.87.700 (CN¥35) |
| China Unicom (Standar) | 45 GB - 5G (sampai kuota habis) | Rp.198.000 (CN¥79) |
| China Unicom (Premium) | 80 GB - 5G (sampai kuota habis) | Rp.348.400 (CN¥139) |
| China Telecom (Entry Level) | 20 GB - 5G (sampai kuota habis) | Rp.95.200 (CN¥38) |
| China Telecom (Standar) | 50 GB - 5G (sampai kuota habis) | Rp.213.000 (CN¥85) |
| China Telecom (Premium) | 90 GB - 5G (sampai kuota habis) | Rp.373.400 (CN¥149) |
| China Broadnet (Entry Level) | 25 GB - 5G (sampai kuota habis) | Rp.112.800 (CN¥45) |
| China Broadnet (Standar) | 60 GB - 5G (sampai kuota habis) | Rp.248.100 (CN¥99) |
| China Broadnet (Premium) | 120 GB - 5G (sampai kuota habis) | Rp.448.600 (CN¥179) |
| Mi Mobile (Entry Level) | 15 GB - 5G (sampai kuota habis) | Rp.72.700 (CN¥29) |
| Mi Mobile (Standar) | 40 GB - 5G (sampai kuota habis) | Rp.172.900 (CN¥69) |
| Mi Mobile (Premium) | 80 GB - 5G (sampai kuota habis) | Rp.298.200 (CN¥119) |
Terkadang kamu juga butuh healing di sela-sela studimu di China nanti, contohnya wisata dan menonton. Namun semua hal tersebut pastinya membutuhkan uang dan menjadi biaya tambahan bukan? Maka dari itu disini kami akan memberikan daftar estimasi harga tiket bioskop dan beberapa tempat wisata terkenal di China.
Selama berkuliah di China nanti mungkin saja akan terjadi hal-hal tidak diinginkan, entah itu baik ataupun buruk. Saat tinggal di negeri asing, berjaga-jaga adalah suatu keharusan, maka dari itu kamu harus menyiapkan dana darurat untuk persiapan. Kamu membutuhkan setidaknya 6x biaya bulanan selama hidup di China sebagai dana darurat.

Sumber gambar: AI Generated (Gemini)
| Nama Biaya | Biaya Sebulan |
|---|---|
| Tempat Tinggal (Shared Apartment) | Rp.6.266.000 (CN¥2.500) |
| Makan Sehari-hari (3 kali) | Rp.6.770.000 (CN¥2.700) |
| Biaya Energi (Air + Listrik + Gas) | Rp.233.100 (CN¥93) |
| Paket Internet/Data (Standar) | Rp.223.100 (CN¥89) |
| Asuransi Kesehatan (Dibagi 12) | Rp.167.100 (CN¥67) |
| Pakaian & Sandang | Rp.376.000 (CN¥150) |
| Hiburan | Rp.501.200 (CN¥200) |
| Total Biaya Sebulan | Rp.14,53 Juta (CN¥5.799) |
Nah, biaya hidup di China selama sebulan yaitu Rp.14,53 Juta (CN¥5.799). Besar atau kecilnya biaya yang kamu keluarkan akan tergantung dari gaya hidup di China.
Ingat, perhitungan rata-rata biaya hidup di China yang SUN Education sajikan diatas bisa beda buat kamu. Kemudian di setiap kota pun rata-rata biaya hidupnya berbeda-beda, seperti layaknya saat kamu tinggal di Indonesia.
Demikian ulasan seputar biaya hidup di China yang bisa kamu jadikan acuan untuk anggaran bulanan selama masa studimu nanti. Bagaimana, nih? Apa kamu sudah siap memilih kampus dan jurusan idamanmu di Negeri Tirai Bambu?
Nah sebagai kisi-kisi, berikut ini beberapa Universitas terbaik di China yang bisa kamu pilih untuk melanjutkan pendidikan tinggimu di negeri tirai bambu.
Kalau kamu berminat untuk masuk ke salah satu kampus yang ada di atas, kamu bisa konsultasikan ke SUN Education secara GRATIS! Kami akan membantu semua persiapan kamu untuk bisa kuliah di China mulai dari pendaftaran, pemilihan tempat tinggal, pembelian tiket pesawat sampai perwalian akan dibantu oleh kami.
Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.
Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!
Sumber gambar: Freepik, AI Generated
Related Posts
Connect with SUN Education