Sekolah Teknik Empat Tahun di APU Malaysia
School of Engineering Four Years at APU Malaysia
10 August 2015
Ambil Gelar MBA-Mu di Monash Malaysia
Take Your MBA Degree at Monash Malaysia
10 August 2015

Forestry Engineering at the University of Canterbury

Studi di Teknik Kehutanan University of Canterbury

Studi di Teknik Kehutanan University of Canterbury

Studi di Teknik Kehutanan University of Canterbury. Jurusan teknik kehutanan mungkin tidak asing di telinga kita. Teknik ini menerapkan prinsip-prinsip teknik untuk pengelolaan lahan hutan. Siswa biasanya mempelajari mengenai kesehatan dan kelestarian hutan belantara, tanah hutan (timberlands), dan daerah aliran sungai serta mengizinkan kegiatan ekonomi seperti penebangan kayu dan untuk lahan rekreasi.

Figure 1. Fakultas teknik UC. Sumber foto: UC

Figure 1. Fakultas teknik UC. Sumber foto: UC

Program ini didasarkan pada teknik dan sains yang mempelajari topik seperti sumber daya air, teknik ekologi, dan teknik geospasial. Selain itu, siswa bisa mengambil mata kuliah seperti forest surveying, low-volume road design, penerapan teknik dan analisis penebangan kayu. Teknik Kehutanan (Forest Engineering) University of Canterbury (UC) mengajarkan siswa dalam merancang, membangun, dan mengevaluasi sistem operasional yang membuat industri kehutanan ‘bekerja’.


University of Canterbury masih mempertahankan peringkatnya di antara 3% universitas top di dunia. Universitas ini merupakan universitas New Zealand pertama yang mendapatkan bintang lima (5) dari QS Stars di bidang Engineering and Technology, Research, Teaching, Infrastructure, dan Internationalisation. Semua program teknik UC telah diakreditasi oleh IPENZ (Institution of Professional Engineers New Zealand) dan diakui telah memenuhi persyaratan akademik untuk menjadi insinyur profesional.


Figure 3. Kampus UC dari Central Library. Sumber foto: Wikipedia

Figure 3. Kampus UC dari Central Library. Sumber foto: Wikipedia


Para lulusan teknik kehutanan diharapkan telah memiliki pengetahuan dan kemampuan yang cukup dalam merancang dan membangun jalan dan peralatan kehutanan baru, perencanaan operasi panen, mengintegrasikan teknologi baru dan mengoptimalkan transportasi logistik. Semua hal di atas tentunya membutuhkan kemampuan dan penerapan keterampilan di bidang teknik yang memadai.


Figure 4. Siswa UC mengetes jalan di pinggir hutan. Sumber foto: Livenews

Figure 4. Siswa UC mengetes jalan di pinggir hutan. Sumber foto: Livenews

Insinyur kehutanan berhadapan dengan orang-orang: bekerja dengan masyarakat, instansi pemerintah, kontraktor, dan konsultan. Mereka memecahkan masalah teknis dalam penebangan, akses pembangunan jalan, pengangkutan, pengelolaan daerah aliran sungai, perencanaan, dan pelestarian. Sementara banyak lulusan dari teknik kehutanan yang berkarir di perusahaan kehutanan swasta, beberapa juga mendapatkan pekerjaan di berbagai instansi pemerintah. Beberapa bekerja untuk kontraktor atau konsultan, lainnya membuka bisnis sendiri di bidang konsultasi atau kontraktor.


Tertarik? Kunjungi website University of Canterbury untuk informasi lebih lanjut mengenai program desain yang tersedia. Untuk bantuan dalam mendaftar untuk kuliah di luar negeri, silakan hubungi kantor SUN Education terdekat. (NRK) 

Leave a Reply