Les Roches Jin Jiang, Pintu Menuju Karir di Bidang Hospitality
8 April 2018
5 Jurusan Unik yang Jarang Kamu Ketahui
9 April 2018

Miss Internet 2017: Peluang Karir Anak Muda Indonesia Kini Sangat Beragam

Kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh inovasi dalam penggunaan teknologi. Hal ini membuktikan bahwa diperlukan para penggerak yang kreatif dan inovatif dalam memajukan industri teknologi di Tanah Air.

Internet merupakan salah satu bagian yang berpengaruh besar bagi kemajuan industri teknologi. Di Indonesia sendiri, dari total 262 juta penduduk, terdapat 132,7 juta pengguna internet dan 106 juta pengguna media sosial pada 2017 berdasarkan data dari situs agensi global We Are Social. Fakta ini menunjukkan kesadaran warga Indonesia dalam menggunakan internet cukup tinggi. Hal ini juga dapat dilihat dari gaya hidup masyarakat global yang melakukan hampir seluruh kegiatan secara online. Mulai dari belanja, pesan makanan, akses transportasi, bahkan sampai cari pasangan hidup.

Di seminar yang bertajuk “The Future of Youth, Technology and Indonesia’s Working Industry”, Miss Internet 2017 Marsya Gusman mengatakan bahwa dengan adanya kemajuan internet untuk segala bidang, generasi muda tentunya memiliki pilihan karir yang semakin beragam.  Di sesi yang merupakan bagian dari acara Australia New Zealand Education Expo tanggal 13 dan 14 Januari 2018, Marsya membagi informasi teraktual tentang pekerjaan-pekerjaan baru yang bermunculan sejak adanya internet. Seperti profesi Digital Marketer, Social Media Specialist, SEO Specialist, bahkan Youtuber ataupun Social Media Influencer.

 

 Marsya Gusman menjelaskan peluang karir anak muda indonesia di industri teknologi

Miss Internet 2017 Marsya Gusman menjelaskan peluang karir anak muda indonesia di industri teknologi di seminar yang bertajuk “The Future of Youth, Technology and Indonesia’s Working Industry”. Foto/Dok. SUN

 

Masa depan generasi muda Indonesia di era digital juga didukung oleh pemerintah yang ikut berkontribusi dalam program pengembangan ekonomi digital, seperti mendukung para technopreneurs di Indonesia, menghubungkan anak-anak muda yang kreatif dan membimbing mereka mengenai teknologi digital, membuat techno park, dan berinvestasi pada perusahaan start-up yang memberi solusi bagi bangsa.

Melihat fenomena tersebut, lulusan Deakin University, Australia dengan program Bachelor of Business ini mengatakan penting bagi anak muda untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi, terutama berani memiliki pemikiran yang terbuka dan mau belajar.

“Yang penting jangan menutup diri, karena perkembangan dan perubahan pasti terus terjadi. Kalo kita close-minded, enggak mau menerima perubahan, kita bisa kena imbasnya nanti. Harus mau belajar dari orang lain, membuka diri terhadap hal-hal baru, dan terus gali potensi diri,” jelas dara berusia 23 tahun ini kepada para pelajar dan orang tua yang hadir.

Ia menambahkan pentingnya untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan bernegosiasi untuk siap bekerja di era digital yang sangat inovatif dan dinamis ini. Tak kalah penting, untuk bisa bertahan di industri teknologi, ia mengatakan kita harus bisa adaptif dan cepat respon pada perubahan zaman.

Marsya juga berharap agar kemajuan teknologi ini membuat para generasi muda sebagai orang yang mampu mengendalikan teknologi, bukan dikendalikan teknologi.

“Kalo kita bisa make money dari situ, bisa berkarya dari situ, kita bisa do something productive dari situ, itu tandanya kita bisa mengendalikan teknologi. Kalo kita bisa mem-filter (dampak teknologi), tandanya kita bisa kendalikan. Kalo kita percaya-percaya aja, termakan propaganda, tandanya kita masih dikendalikan. Make the most of internet itself. Selama kita bisa bikin something valuable, why not?” (SJV)

Tinggalkan Balasan