UNSW Global Giveaway
3 Maret 2021
swinburne university of technology
5 Alasan Kuliah di Swinburne University of Technology Australia
5 Maret 2021

Berencana S1 di Luar Negeri? Ketahui Kategori Standar Skor TOEFL Saat Ini!

Sumber: Unsplash

Sejak di bangku sekolah, pendidikan tinggi, hingga di industri kerja, kamu pasti mengenal dunia TOEFL! TOEFL merupakan singkatan dari Test of English as a Foreign Language yang dibuat oleh Educational Testing Service (ETS)sebuah lembaga di Amerika Serikat. TOEFL sendiri diperlukan sebagai persyaratan masuk kuliah untuk hampir seluruh universitas di luar negeri seperti Amerika Serikat, Eropa, maupun Australia. Beberapa universitas yang menawarkan program studi diketahui memiliki standar kategori skor TOEFL yang beragam.

Sumber: Unsplash

Dengan adanya globalisasi, masyarakat dunia dituntut untuk memiliki beragam keterampilan dan mampu mengikuti teknologi yang berinovasi. Keterampilan berkomunikasi pun jadi nggak luput dari tuntutan ilmu yang harus dikuasai. Keterampilan berkomunikasi yang baik sangat dibutuhkan dalam berbagai aspek, baik itu untuk sosial, studi, bahkan pekerjaan. Nah, gak jarang kan kalau salah satu persyaratan untuk mengambil program studi maupun melamar beasiswa luar negeri mengharuskanmu fasih berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris sebagai bahasa global.

Untuk membuktikan kecakapan Bahasa Inggrismu, kamu akan diminta untuk melampirkan sertifikat kemampuan berbahasa Inggris seperti yang salah satunya yang disebutkan diatas. Yup, TOEFL. Dulu kebanyakan kampus mengharuskan si pelamar untuk memiliki nilai minimal 500 sebagai salah satu standar kategori skor TOEFL. Namun berbeda dengan saat ini! TOEFL mengalami perkembangan seiring dengan berkembangnya standar kecakapan berbahasa Inggris. Berikut ini beberapa poin penting yang perlu kamu ketahui:

TOEFL Semakin Beragam

Sumber: Freepik

Sekarang TOEFL memiliki berbagai jenis tes yang dibedakan berdasarkan sistem penilaian, preferensi tes, dan tujuan. Beberapa antara lain adalah PBT (Paper Based Test), CBT (Computer Based Test), ITP (Institutional Testing Program), dan yang paling baru IBT (Internet Based Test). Masing-masing jenis tes tersebut tentunya memiliki karakteristik, acuan penilaian, dan rentang skor tersendiri. Masing-masing jenis tes ini memiliki karakteristik dan rentang nilai tersendiri. Yang paling umum diketahui adalah PBT dan ITP, yaitu dengan rentang skor antara 310-667.

Preferensi TOEFL yang Berubah

Seperti yang disebutkan sebelumnya, dulu angka 500 terkenal menjadi standar skor TOEFL PBT dan ITP diatas rata-rata. Namun saat ini TOEFL PBT dan ITP mulai jarang digunakan sebagai standar tes dan beberapa institusi tidak lagi menerima hasil tes tersebut. Sementara itu, TOEFL ITP menjadi jenis TOEFL yang sering diminta menjadi ketentuan persyaratan yang harus dimiliki. TOEFL ITP adalah jenis TOEFL yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi atau institusi tertentu di Indonesia. Sehingga hanya berlaku di Indonesia dan tidak diakui secara internasional. Disamping itu, tes CBT yang memiliki rentang skor antara 30-300 juga sudah mulai tergantikan oleh TOEFL IBT.

FYI, IBT inilah yang sering diminta sebagai persyaratan oleh universitas di luar negeri. Jadi, untuk kamu yang ingin berkuliah di luar negeri pastikan memiliki sertifikat yang satu ini! IBT sendiri memang sifatnya lebih mengarah ke akademik, sehingga cocok untuk pelajar. Perbedaan IBT dan IELTS, jenis tes lainnya adalah dalam rating atau bentuk penilaian. Kalau IBT dinilai oleh mesin, IELTS dinilai oleh manusia atau examiner.

Kategori Skor TOEFL S1

Sumber: Unsplash

Biasanya standar persyaratan masuk program Bachelor universitas luar negeri adalah TOEFL iBT ® dengan standar skor 80-100. Namun ada juga universitas yang menawarkan program studi dengan skor minimal lain atau lebih tinggi. Sebagai contohnya ketika kamu mengambil jurusan-jurusan seperti kedokteran, sastra dan hukum. Intinya, standar nilai TOEFL untuk S1 ini tetap bergantung pada kebijakan universitas yang kamu pilih!

Nah, itulah dia beberapa poin penting mengenai perkembangan TOEFL sebagai sertifikat kemampuan Bahasa Inggris di mata dunia. Jadi, TOEFL nggak lagi menggunakan tuntutan syarat minimum 500. Jika kamu sudah mendapatkan angka 80 di TOEFL IBT bukan berarti kamu sebagai calon pelamar dianggap nggak fasih atau memenuhi syarat. Tetapi, skor tersebut sudah termasuk cukup untuk mengambil program studi ataupun melamar beasiswa ke luar negeri. Sudah banyak juga perguruan tinggi yang update dalam menetapkan jenis dan skor tes minimal seperti ini. Sehingga, nggak perlu khawatir jika skor TOEFL mu ‘bukan’ jenis yang mencapai 500 lagi!

Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya disini. SUN Education bekerjasama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Dari negara-negara tersebut, banyak universitas yang memiliki staf pengajar super berpengalaman! Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.

Comments are closed.