Prospek Cerah Industri Kreatif
10 September 2018
Julian Prassumiwi Heriana: Kegigihan Menggapai Mimpi
1 November 2018

Prospek Karier Era Industri 4.0

Prospek Karier Era Industri 4.0- SUN Education Group. Pada 3 September lalu, IPEKA Integrated Christian School (IICS) Jakarta kembali menggelar University Fair 2018, bekerja sama dengan Sun Education Group. Ini merupakan kali kedua IICS mempercayakan acara tersebut ditangani oleh SUN Education. Adapun IICS dan SUN pertama kali berkolaborasi mengadakan University Fair pada 2016 lalu. Pameran pendidikan ini juga dilengkapi dengan seminar mengenai prospek karier era industri 4.0.

Prospek Karier Era Industri 4.0

Pengunjung yang terdiri dari siswa dan orangtua memadati area gymnasium IICS, Jakarta. -IICS-Sun Education University Fair 2018

“Terima kasih kepada pihak IICS yang tahun ini kembali mempercayai SUN Education untuk mengadakan University Fair. Suatu kehormatan bagi SUN bisa menjadi pemberi informasi bagi para siswa IICS yang hendak melanjutkan pendidikan di uar negeri. Semoga acara ini berjalan lancar dan memberi manfaat untuk kita semua,” ujar Fredy Subrata, CEO Sun Education, saat meresmikan IICS University Fair 2018.

Fredy Subrata memberikan piagam secara simbolis kepada perwakilan IICS-IICS-Sun Education University Fair 2018

Bertempat di gedung Gymnasium, acara ini diikuti oleh 40 universitas dari 15 negara yang diwakili SUN: Australia, Kanada, China, Perancis, Indonesia (Pathway), Irlandia, Italia, Malaysia, Belanda, Selandia Baru, Singapura, Spanyol, Swiss, United Kingdom, dan Amerika Serikat. Ratusan siswa dan orangtua yang hadir di sini berkesempatan pula melakukan konsultasi dengan para university representatives. Juga, mengikuti seminar pendidikan bertajuk, ‘Memilih Jurusan di Era Industri 4.0’, yang disampaikan oleh Ina Liem, konsultan karier dari jurusanku.com.

Prospek Karier Era Industri 4.0

“Arahkan anak-anak kita memilih jurusan sesuai dengan kepribadiam, minat, bakat, dan values masing-masing,” ujar Ina Liem. -IICS-Sun Education University Fair 2018

Dalam seminar tersebut, Ina menyampaikan prospek karier era industri 4.0, lengkap dengan beberapa ciri yang menunjukkan bahwa dunia telah berubah memasuki era industri 4.0. Ciri-ciri tersebut meliputi: tren 3D printing, robotics, internet dengan kecepatan 5G, kehidupan yang serba online, dan Big Data.

Ina mengaku, perubahan zaman juga berimbas pada tren profesi. Accounting, misalnya, kini tak sebergengsi di era ’90-an dulu. Kebutuhan akan tenaga accounting pun berangsur menurun, karena tugas dan pekerjaannya sangat mungkin digantikan oleh sistem komputer. Begitu pula di dunia kedokteran yang justru membutuhkan lebih banyak tenaga ahli di bidang gen, bioteknologi, dan bioinformatika; ketimbang sekadar dokter umum. “Dunia telah berubah. Tren kesuksesan tidak lagi sama dengan zaman Bapak dan Ibu dulu. Maka dari itu, mari arahkan anak-anak kita sesuai dengan kepribadian, minat, bakat, dan values masing-masing,” papar Ina.

Prospek Karier Era Industri 4.0

Representative dari Monash University Australia melayani seksi konsultasi dengan orangtua siswa. -IICS-Sun Education University Fair 2018

Seminar usai, para orangtua dan siswa beranjak menuju gedung gymnasium untuk ‘memuaskan rasa penasaran’ akan informasi pilihan studi di luar negeri. Mereka pun mendatangi berbagai booth universitas yang tersebar di area pameran untuk berkonsultasi dengan perwakilan universitas maupun konselor SUN, terkait dengan tujuan studi, jurusan, universitas, maupun hal teknis seperti persyaratan belajar ke luar negeri.

“Setelah berkonsultasi dengan para reps, saya jadi lebih paham bagaimana mengarahkan masa depan anak sesuai minat dan bakatnya. Acara ini sekaligus menyadarkan saya sebagai orangtua untuk terus mendampingi anak, bukannya memaksakan kehendak, ” ujar Jonathan, Ayah dari salah satu siswa IICS.

Prospek Karier Era Industri 4.0

Para konselor SUN yang sigap melayani pertanyaan para orangtua siswa. -IICS-Sun Education University Fair 2018

Tak hanya orangtua yang memetik manfaat dari IICS University Fair, siswa pun merasa terbantu dengan adanya sesi konsultasi. Natasha, misalnya, ia mengaku jadi lebih yakin meneruskan studi di negeri Paman Sam. “Saya tadinya enggan meneruskan kuliah di Amerika Serikat, karena itu pilihan orangtua.  Tetapi, setelah berkonsultasi dengan konselor, saya jadi lebih sreg belajar di sana, karena ada banyak pilihan kampus dengan fasilitas menarik,” ujar siswi kelas 12 yang berencana mendalami jurusan bisnis itu.

Kolaborasi dan kerjasama eksklusif antara SUN Education dan IICS mengadakan University Fair bukan tanpa alasan. Setiap tahun, lulusan IICS berhasil diterima di berbagai universitas berkualitas di luar negeri melalui SUN Education.

Nah, buat kamu yang berniat meneruskan kuliah di luar negeri tetapi masih bingung memilih negara, jurusan, maupun universitas yang cocok, cari di Sun Course Navigation.  Untuk konsultasi mengenai pengurusan kuliah ke luar negeri, kunjungi kantor SUN terdekat. (CIK)

Tinggalkan Balasan