Tips Melewati Waktu Berpuasa di Amerika
Tips Melewati Waktu Berpuasa di Amerika
25 Mei 2017
Enjoy Uighur Ethnic Halal Cuisine Near Suzhou
Nikmati Sajian Halal A la Etnis Uighur di dekat Suzhou, China
26 Mei 2017

Ini yang Perlu Kamu Tau Saat Puasa Ramadhan di China

Ini yang Perlu Kamu Tau Saat Puasa Ramadhan di China

Tembok Raksasa China sebagai ikon negeri Tirai Bambu / Sumber: Telegraph

Ini yang Perlu Kamu Tau Saat Puasa Ramadhan di China. Persiapan berpuasa Ramadhan di tiap negara pastinya berbeda-beda. Di China, selain budayanya yang cukup berbeda dari Tanah Air, tentunya ada perbedaan yang perlu dikenali selama berpuasa di negeri Tirai Bambu ini, terkait jam shalat, cuaca, dan sebagainya.  Biar siap, simak tips berikut ini!

  1. Ketahui Jam Shalat Maghrib dan Subuh

Umat Muslim di sini akan berpuasa selama sekitar 17 jam. Berdasarkan jadwal di Beijing, China, April 2022 ini, waktu shalat maghrib di China sekitar pukul 18.40 waktu setempat dan jadwal shalat subuh sekitar pukul 04.26 waktu setempat (waktu dapat berubah setiap harinya).

  1. Ketahui Cuaca dan Musim

Dikarenakan puasa dimulai dari April, maka kamu berpuasa di musim semi dan musim panas. Pada saat musim semi, suhu tertinggi mencapai 27 derajat Celcius, sedangkan suhu terendah berada di 13 derajat Celcius. Hati-hati terhadap cuaca di musim ini, karena akan ada banyak angin dan debu, terkadang badai pasir. Jadi, pastikan kamu membawa jaket, topi, dan juga kacamata ketika beraktivitas di luar.

Di bulan Juni, musim semi akan berganti menjadi musim panas dengan perkiraan suhu tertinggi 30 derajat Celcius dan suhu terendah 18 derajat Celcius. Cuaca yang terjadi akan terik dengan suhu mendesis pada siang hari, dan sesekali hujan deras. Pastikan kamu selalu sedia payung, sunglasses dan jangan lupa menggunakan krim tabir surya (sun block cream). Karena cuaca yang panas, pastikan kamu mengenakan pakaian santai dengan bahan yang sejuk.

  1. Atur Pola Makan dan Kegiatan

Karena harus berpuasa selama 17 jam saat cuaca yang tidak bersahabat, maka kamu harus pandai mengatur pola makan dengan gizi yang seimbang. Warga China sendiri menerapkan pola makan sehat yang bisa diteladani, yakni mengkonsumsi makanan yang dapat menghilangkan racun-racun di dalam tubuh (detoksifikasi), dan mengembalikan keseimbangan pada tubuh, seperti bihun, teh hijau, dan sebagainya. Terlebih lagi, cuaca yang panas membuat kamu bisa cepat dehidrasi. Pastikan kebutuhan air mineral untuk tubuh terpenuhi.

Selain pola makan, kamu juga harus perhatikan rencana kegiatanmu. Jika memungkinkan, kurangi kegiatan yang tidak terlalu penting dan menguras energi terlalu banyak agar kamu bisa menjaga kesehatan untuk berpuasa selama 30 hari.

  1. Ketahui Budaya

Di China, umat Muslim termasuk agama minoritas, sehingga tidak usah kaget kalau negeri ini minim toleransi dalam bulan Ramadan. Seperti salah satunya, usaha tempat makanan dan minuman tidak ditutup di negara ini. Namun, hal ini harusnya tidak mengurungkan niatmu dalam berpuasa dan tetap bertoleransi terhadap mayoritas. Justru, di China ketika bulan Ramadan datang adalah kesempatan buat warga Muslim untuk saling bersilaturahmi satu sama lain. Keharmonisan ini ditunjukkan ketika mereka melakukan shalat lima waktu bersama-sama di masjid terdekat.

Selama bulan Ramadan, negeri Panda ini juga memiliki tradisi unik. Penduduk Muslim China banyak datang dari suku Hui dan Uighur dan mereka saling memberikan makanan kepada sesama penduduk Muslim. Walaupun kabarnya China adalah negara makmur, namun kegiatan ini tetap dilakukan untuk mempererat persaudaraan sesama Muslim.

  1. Sedia Aplikasi Pengingat Adzan

Karena minimnya masjid di beberapa kota di China, kamu mungkin akan kesulitan untuk mendengar adzan untuk shalat, serta waktu berbuka dan sahur. Kamu bisa mengunduh aplikasi pengingat adzan di smartphone untuk kelancaran menunaikan ibadah puasa. Atau, kamu bisa saling mendorong sesama teman Muslim untuk saling mengingatkan.

  1. Beribadah ke Masjid Niujie

Masjid Niujie adalah masjid legendaris di Beijing yang dibangun pada 966 M. Terletak di Distrik Xicheng, masjid tertua di kota Beijing ini memang selalu ramai dikunjungi untuk melaksanakan shalat Idul Fitri.

Keindahan masjid ini dapat dilihat dari rancangan arsitektur kuno Tiongkok yang didominasi warna merah dan ukiran kaligrafis di beberapa dinding bangunan. Karena banyak pengunjung di masjid yang mampu menampung seribu orang ini, tak heran jika masjid Niujie jadi simbol kehadiran Islam sebagai agama yang ramah, toleran, dan damai.

Masjid Niujie menyediakan takjil gratis untuk umat Muslim, seperti dodol, kripik pisang, dan lainnya. Selain itu, tradisi unik yang dilakukan masjid ini ketika berbuka puasa adalah membagikan semangka gratis.

Nah, jika kamu ingin merasakan keharmonisan beragama, pastikan kamu bergabung bersama umat Muslim lainnya di acara yang diadakan di Masjid Niujie tersebut. (SJV)

Siap kuliah di Cina? Yuk, KONSULTASI GRATIS dengan SUN Education! Kamu juga bisa membaca SUN E-Guide Book yang memberikan informasi lengkap tentang Cina, mulai dari sistem pendidikan, living cost, bahkan informasi gaji kerja paruh waktu. Yuk, baca SUN E-Guide Book yang bisa kamu akses secara GRATIS dimanapun dan kapanpun

Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya disini. SUN Education bekerjasama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Dari negara-negara tersebut, banyak universitas yang memiliki staf pengajar super berpengalaman! Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.

 

Sumber gambar: Pexels

Tinggalkan Balasan