cara menentukan jurusan kuliah sesuai minat dan bakat
Panduan dan Cara Menentukan Jurusan Kuliah Sesuai Minat dan Bakat
25 Maret 2021
Criminal Justice and Law Enforcement / Hukum Tindak Kriminal
26 Maret 2021

Kuliah S1 di ‘Era Sekarang’ Ada Berapa Macam Semester Ya?

Sumber: Unsplash

“Sebenarnya kuliah berapa semester ya idealnya?”. “Kalau mau ngambil S1 tuh emang bisa dibawah 4 tahun? Temanku ada yang jauh lebih cepat soalnya!”. Mungkin beberapa dari kalian banyak yang mempertanyakan hal tersebutatau simpelnya masih ‘abu-abu’ tentang kuliah S1 ada berapa semester yang harus dilewati. Sebagai fakta, setiap jenjang pendidikan memang memberikan durasi belajar yang berbeda.

Kuliah S1 berapa semester?

Sumber: Freepik

Program sarjana atau S1 adalah jenjang pasca-sekolah menengah atau Strata-1. S1 juga termasuk ‘pintu pertama’ yang dapat menembus dunia karir maupun pekerjaan. Umumnya, beberapa pekerjaan dalam industri minimal membutuhkan gelar sarjana dalam memenuhi syarat untuk bekerja. Oleh karena itu, kamu yang saat ini sudah siap memasuki jenjang perkuliahan dalam S1 perlu mengetahui program sarjana yang akan kamu ambil.

Kalau dipikir-pikir, mengapa kamu sebagai pelajar perlu mengetahui estimasi durasi perkuliahan ya? Hmm sebenarnya, hal itu dapat memudahkan kamu dalam membuat target agar dapat menyelesaikan studi dengan baik! Apalagi, di era sekarang program S1 ada berbagai macam durasi loh. Kamu bisa memilih program S1 sesuai kemampuan dan yang kamu inginkan. Biar lebih paham mengenai durasi kuliah S1 ada berapa semester, yuk simak beberapa poin penting berikut:

1. Durasi S1 Secara Umum

kuliah S1 berapa semester ya?

Sumber: Freepik

Jenjang studi S1 umumnya memiliki beban studi menggunakan sistem kredit semester (SKS) sebanyak 144 SKS. Secara normatif jenjang tersebut dapat ditempuh selama 8 semester atau 4 tahun. Ini juga berlaku sama untuk program pendidikan vokasi S1 Terapan atau yang disebut dengan Diploma 4. Kebanyakan program S1 menitikberatkan pada teori, sebaliknya sarjana terapan lebih fokus pada kegiatan praktik. Namun, ada juga program sarjana terapan yang persis seperti program S1. Hal ini tergantung pada pihak universitas dalam menawarkan bidang studi tertentu

Baca Juga : Kuliah S1 Paling Cepat Berapa Tahun?

2. Masa Studi Dapat Diperpanjang

Jika durasi 4 tahun belum selesai, kamu masih berkesempatan untuk mengambil tambahan tahun yang diberikan oleh pihak universitas! Pihak universitas biasanya dapat memperpanjang durasi hingga ke semester 14 atau tahun ke 7. Perlu diingat, tahun ke-7 adalah maksimal masa studi ya teman-teman!

3. Kuliah Lebih Cepat? Bisa!

Sumber: Freepik

Kuliah yang standarnya ditempuh selama 4 tahun bisa dipersingkat menjadi 3,5 atau bahkan 3 tahun! Nah loh? Gimana caranya? Well, untuk meraih yang satu ini kamu butuh perjuangan. Cari tahu apa saja prosedur perkuliahanmu, ambillah SKS lebih banyak, lulus dalam semua mata kuliah, usahakan untuk mendapatkan nilai yang baik—intinya buatlah targetmu dan berusaha maksimal dalam menjalani studi.

Menyelesaikan studi S1 dengan waktu yang singkat memang bukan sesuatu yang mudah kamu dapatkan. Tetapi semua adalah mungkin jika dengan niat dan usaha yang sungguh-sungguh. Apalagi, kalau selesai lebih cepat kamu jadi bisa menghemat biaya kuliah plus lebih cepat terjun untuk memasuki industri kerja! That’s a whole lot of interesting adventure, right?

4. Fokus dan Kegiatan Berbeda Setiap Tahun

Dalam semester-semester awal kamu akan dihadapkan dengan materi perkuliahan dasar yang berkaitan dengan program studi. Kemudian di tahun selanjutnya hingga semester 6 kamu akan mendapatkan mata kuliah utama ataupun yang lebih ‘menjurus’.

Saat sudah memasuki semester akhir atau semester 7, kamu harus menjalani kegiatan yang bersifat praktikal. Seperti praktek kerja lapangan atau PKL maupun magang. Beberapa program studi ada juga yang mengharuskanmu berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di daerah tertentu atau yang disebut dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Di semester paling akhir, kamu akan menghadapi yang namanya skripsi. Disini kamu akan menentukan topik atau permasalahan yang kemudian harus kamu analisa. Setelah selesai, kamu akan menjalani proses wisuda dan menerima gelar sarjana sesuai bidang studi yang telah kamu tempuh.

5. Durasi S1 Saat Ini ‘Berinovasi’!

Sumber: Newcastle University

Yup, ternyata di luar negeri ada program S1 yang bisa ditempuh selama 2 tahun studi saja. Program tersebut dikenal dengan istilah fast-track program. Dalam program ini kamu dapat menyelesaikan kuliah S1 hanya dalam 3 tahun atau bahkan 2 tahun saja, tergantung program dan jurusan yang dipilih. 

FYI, gagasan di balik dicetusnya program gelar ‘jalur cepat’ atau fast-track ini adalah agar siswa dapat menghemat uang untuk biaya studi, akomodasi, dan biaya lainnya serta lebih cepat memasuki dunia kerja. Jadi, fast-track juga dapat disebut sebagai program percepatan kuliah. 

Konsepnya mirip dengan akselerasi di sekolah. Materi pelajaran disusun lebih padat sehingga masa studi dapat dipersingkat dibandingkan “normal track”. Tren studi ini bahkan sudah mendapatkan popularitas dalam beberapa tahun terakhir! Ada banyak universitas di luar negeri yang menawarkan program studi ini. 

Mulai dari Australia, Selandia Baru, Inggris, hingga Eropa. Universitas tersebut kebanyakan merupakan universitas terkemuka, seperti Newcastle University, UWE Bristol, Lipscomb University, dan juga The Hague Pathway College. Poin plusnya karena universitas ini berada di luar negeri, kamu jadi bisa mendapatkan pengalaman super berbeda. Bisa hidup lebih mandiri, berkomunikasi dengan orang dengan latar belakang berbeda, serta mendapatkan standar kualitas pendidikan yang jauh lebih baik.

Sumber: Unsplash

Nah, itu dia beberapa poin yang menjawab berbagai pertanyaan seputar berapa macam semester yang ada untuk kuliah S1. Jangan lupa, sebelum mengambil program S1, persiapkan baik-baik segala sesuatunya ya! Pahami dulu minat dan passionmu, setelah itu cari tahu kualitas jurusan tersebut di universitas yang akan kamu tuju baik itu dari segi akreditasi, pembelajaran, aktivitasnya, maupun pertimbangan lain.

Setelah mengetahui apa yang kamu inginkan dan mendaftar nanti, kamu juga bisa sembari cari tahu seperti apa student life saat disana. Cobalah kunjungi situs web yang menampilkan gedung kampus, fasilitasnya, hingga tempat-tempat yang ada disekitarnya. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan sekilas gambaran perkuliahan yang ada disana.

Kamu pun nggak perlu bingung kalau nantinya ada banyak hal yang perlu kamu telusuri lagi tentang dunia perkuliahan. Berdiskusi dengan pihak berpengalaman pun bisa mempermudah dirimu selain mencari informasi kredibel yang ada di internet. Kamu bisa meminta saran dan arahan mereka untuk membantu melengkapi segala informasi penting terkait studi yang kamu butuhkan!

Yang terakhir, maksimalkan doa dan usaha yang kamu miliki. Yakinkan dirimu bahwa jerih payah serta semangat yang kamu bangun pasti akan membuahkan hasil. Terus semangat dalam meraih impianmu ya!

Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya disini. SUN Education bekerjasama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Dari negara-negara tersebut, banyak universitas yang memiliki staf pengajar super berpengalaman! Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.

Comments are closed.