Eid al-Fitr Tradition in Singapore and Malaysia
Tradisi Perayaan Idul Fitri Di Singapura Dan Malaysia
7 Juni 2017
Kualitas Penelitian Menempatkan UTS Di Peringkat Ilmiah Dunia
Kualitas Penelitian Menempatkan UTS Di Peringkat Ilmiah Dunia
12 Juni 2017

Tips Lancar Puasa Pertama Di Singapura

Tips for The First Ever Fasting in Singapore

Keep calm and enjoy Ramadan / Sumber: Online Wallpapers

Tips Lancar Puasa Pertama Di Singapura

Tips Lancar Puasa Pertama Di Singapura. Puasa di “negeri orang” pasti lebih terasa perjuangannya dibanding negeri sendiri, karena kamu harus bisa beradaptasi dengan sejumlah perbedaan yang ada. Seperti di negeri Singapura, salah satunya. Kontrasnya, keberadaan warga muslim di Singapura yang dijuluki Kota Singa ini memang minoritas, namun negara ini justru dikenal dengan negara paling ramah turis muslim di dunia berdasarkan Crescent Rating, Global Muslim Travel Index (GMTI) 2016 yang dirilis Lembaga Crescent Rating dengan Master Card.

Nah, menjelang bulan puasa yang jatuh pada 27 Mei 2017 nanti, ada baiknya kamu yang sedang tinggal di Singapura yang juga ikut berpuasa, nantinya dapat mempersiapkan diri dengan baik.  Yuk, simak tips lancar puasa di Singapura berikut ini!

 

  1. Ketahui Lama Puasa dan Jam Puasa

Rentang waktu antara Indonesia dengan Singapura sendiri berjarak satu jam lebih cepat Singapura. Kalau di Indonesia berpuasa kurang lebih selama 13 jam, di Singapura kurang lebih 14 jam. Jadi, buat kamu yang baru pertama kali menjalani puasa di sana tidak perlu khawatir akan perbedaan waktu buka puasa yang tidak terlalu lama.

Menurut perhitungan Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS) yang dilansir di Muslimpro.com, sekitar akhir bulan Mei 2017 nanti, waktu shalat maghrib di Singapura dimulai sekitar pukul 19.09 waktu setempat, sedangkan waktu shalat subuh dimulai sekitar pukul 5.34 waktu setempat (setiap hari menit bisa berubah-ubah).

 

  1. Ketahui Cuaca

Singapura memiliki iklim tropik khatulistiwa yang tentunya tidak beda jauh dengan negeri Indonesia. Dan pada Mei sampai Juni nanti, Singapura memasuki musim panas dengan suhu mencapai 31 derajat celcius di siang hari, dan 24 derajat celcius di malam hari. Mengingat cuaca yang cukup panas di siang hari, kamu bisa menentukan busana yang tepat, barang-barang apa yang penting dibawa untuk meminimalisir panas (seperti topi), menyesuaikan kegiatan agar tidak mudah haus karena panas, dan sebagainya.

 

  1. Ketahui Budaya

Mayoritas muslim di Singapura adalah etnis Melayu, sekitar 15% dari populasi penduduk Singapura yang didominasi oleh etnis Tionghoa sebesar 77%. Jadi, jangan kaget bila melihat restoran atau rumah makan di Singapura tidak ditutup selama bulan puasa seperti yang dilakukan di Indonesia. Ketika berpuasa di sana, kamu harus bisa tahan dengan godaan harum makanan atau melihat orang yang sedang lahap makan. Selain makanan, kamu juga harus terbiasa dengan gaya busana warga perempuan di sana yang cenderung minim, sehingga kamu bisa tetap jaga hati dan pikiran.

 

  1. Sedia Aplikasi Pengingat Adzan

Di Singapura, walaupun seseorang boleh melakukan adzan di masjid, suara kumandangnya tidak diizinkan untuk terdengar sampai keluar masjid. Tapi, peraturan ini jadi pengecualian untuk Masjid Sultan, salah satu masjid tertua di Singapura yang terletak di 3 Muscat Street. Kalau daerah tempat tinggal kamu jauh dari masjid ini, kamu bisa menggunakan aplikasi pengingat adzan di smartphone-mu, jadi kamu tidak ketinggalan waktu shalat adzan dan buka puasa.

 

  1. Beribadah, Sekaligus Bersilahturahmi Bersama di Masjid Besar

Alangkah baiknya jika dapat menjalani ibadah bersama saudara seiman di masjid. Selain ibadah lebih khidmat, kamu juga bisa berkenalan dengan sesama muslim di Singapura atau bahkan dari berbagai negara.

Sekali-kali, kamu bisa datangi masjid besar di Singapura. Jumlah masjid di Singapura tidak terlalu banyak. Tapi, kamu masih bisa menemukan lokasi masjid yang strategis di perkotaan, seperti Masjid Sultan, salah satunya. Masjid yang diresmikan pada 1975 ini berdekatan dengan Merlion, Marina bay, dan pulau Sentosa. Dikabarkan setiap bulan Ramadhan, Masjid terbesar di Singapura ini selalu menyediakan makanan berbuka puasa dan selalu ramai dikunjungi umat muslim dari berbagai penjuru dunia menjelang buka puasa.

Selain banyak dapat teman dari mancanegara, kamu juga bisa makan gratis, loh. Lumayan, kan, untuk menghemat biaya makan sehari-hari?!

 

  1. Menjelajahi Bazaar Ramadan

Sembari menunggu buka puasa, kamu bisa merancang kegiatan seru ngabuburit dengan mengunjungi Bazaar Ramadan. Selama Ramadhan di Singapura, terdapat bazaar yang terkenal  di Kampong Glam dan di Geylang Serai. Di Kampong Glam sendiri, terdapat bazaar ramadhan di sekitar Masjid Sultan, yang menyediakan makanan dan minuman untuk berbuka puasa, dari makanan kecil sampai makanan berat juga ada.
Seperti halnya bazaar di Kampong Glam, bazaar di Geylang Serai juga menyediakan hal serupa, bedanya bazaar ini lebih lengkap. Bazaar di lokasi ini tak hanya menjual makanan, tapi juga menjual berbagai pakaian muslim. Siapa tau saja selain mencicipi aneka makanan, kamu juga berminat untuk membeli baju lebaran di bazaar ini…(SJV)

Comments are closed.

Install SUN Education App
sekarang!
Wajib dimiliki oleh siapapun yang berencana
kuliah keluar negeri!