Fun “Ngabuburit” Ideas in Malaysia
Fun “Ngabuburit” Ideas in Malaysia
6 Juni 2017
Tips for The First Ever Fasting in Singapore
Tips Lancar Puasa Pertama Di Singapura
8 Juni 2017

Tradisi Perayaan Idul Fitri Di Singapura Dan Malaysia

Eid al-Fitr Tradition in Singapore and Malaysia

Hari raya Idul Fitri dikenal dengan sebutan Hari Raya Puasa atau Hari Raya Aidi Fitri di Singapura dan Malaysia / Sumber: Singapore Tourism Board

Tradisi Perayaan Idul Fitri Di Singapura Dan Malaysia

Tradisi Perayaan Idul Fitri Di Singapura Dan Malaysia. Perayaan Idul Fitri merupakan hari penting bagi seluruh umat Muslim di dunia. Dalam perayaannya, di berbagai negara memiliki ciri khas tersendiri. Uniknya, di Malaysia dan Singapura memiliki sejumlah tradisi yang sama dalam merayakan hari raya Idul Fitri yang juga dikenal dengan sebutan Hari Raya Puasa atau Hari Raya Aidil Fitri. Penasaran seperti apa? Berikut tradisinya:


Beribadah dan Kunjungan ke Makam

Ibadah Ramadan di Singapura / Sumber: Xin Huanet News


Di kedua negara tetangga ini, ketika Idul Fitri tiba, warga Singapura memulai pagi hari dengan beribadah ke masjid terdekat, di mana di sinilah mereka memanjatkan doa-doa khusus. Selanjutnya, para warga Singapura juga tak akan melewati momen terpenting dalam perayaan ini, yaitu mengunjungi orang tua untuk meminta maaf atas kesalahan yang pernah dilakukan. Baru akhirnya mereka merayakan pesta bersama keluarga dan teman di rumah. Pesta yang dilakukan ini tentunya tidak lepas dari acara makan-makan bersama.


Tak jauh berbeda dengan Singapura, warga Muslim Malaysia memulai hari Idul Fitri dengan beribadah ke Masjid, hingga dilanjuti dengan mengunjungi kuburan orang-orang yang disayangi bersama keluarga. Biasanya mereka akan memanjatkan doa kepada Tuhan untuk mengampuni dosa mereka yang sudah mati dan mereka yang hidup. Setelah itu, mereka membersihkan dan menghias makam sebagai bentuk penghargaan dan dilanjuti dengan membaca ayat-ayat Quran.


Maaf-maafan

Bicara perayaan hari penuh ampunan ini pastinya tidak afdol kalau tidak saling memaafkan satu sama lain. Sama seperti di seluruh dunia, hal ini juga yang dilakukan Singapura dan Malaysia.


Maaf-maafan ala Malaysia dan Singapura disebutkan dengan kalimat “Maaf zahir dan batin”, yang maknanya mereka meminta maaf atas segala perilaku maupun perkataan mereka yang tidak berkenan terhadap orang yang disambut. Permintaan maaf ini dilakukan kepada sesama keluarga dan kerabat masing-masing.


“Open House” dan Aneka Makanan Khas Eid al Fitr

Ketupat, rendang, dan lontong adalah makanan khas di Singapura saat perayaan Idul Fitri. Tak ketinggalan ada cemilan manis seperti ondeh-ondeh dan kue-kue kering yang tersedia. Menu makanan Idul Fitri tersebut juga tak jauh beda dengan Malaysia punya, yakni ketupat, rendang, lemang, dan kuih raya (kue-kue dan biskuit). Makanan pun bisa dicicipi saat open house yang dilakukan setiap warga.


Aneka makanan khas lebaran di Malaysia dan Singapura / Sumber: The Top of World

Nah, baik warga Singapura dan Malaysia, mereka juga mengadakan open house yang dilakukan setelah shalat Ied. Dalam cara ini, rekan-rekan keluarga atau teman multicultural -terlepas dari status sosial, agama dan ras-, diundang ke rumah untuk merayakan hari besar bersama. Para pengunjung open house ini biasanya berharap bisa mencicipi beragam hidangan pedas dan manis yang lezat. Tapi, yang jelas dalam open house ini adalah kesempatan untuk saling mengenal satu sama lain dan menikmati waktu berkualitas dengan sesama.


Pakaian

Di Singapura, pakaian yang dikenakan adalah baju tradisional kurung Melayu (kostum tradisional Melayu untuk pria dan wanita) dan kebaya (untuk para wanita). Biasanya, pakaian yang dikenakan terbuat dari sutra atau batik tulis dengan pola jahitan yang menarik di sepanjang kerah baju. Untuk wanita, biasanya mereka mengenakan baju ‘kurung’ yang dipadu-padankan dengan jilbab (tudung) dengan warna yang hidup dan corak senada. Busana ini dianggap nyaman untuk warga Singapura karena praktis untuk iklim hangat Singapura.


Sama dengan Singapura, pakaian pria dan wanita Malaysia dikenal dengan baju Kurung dan baju kebaya. Serunya, orang-orang non-Muslim yang tinggal di Malaysia biasanya juga mengenakan pakaian Muslim tradisional untuk menghormati teman-teman atau keluarga yang beragama Muslim. Setiap keluarga akan kelihatan kompak dengan mengenakan busana dengan warna dan corak busana yang sama.

Dalam perayaan Idul Fitri, keluarga di Singapura dan Malaysia terlihat kompak dalam berbusana / Sumber: The Finder

 


Mudik dan Pemberian Duit Raya

Tak hanya di Indonesia, di Malaysia juga memiliki ‘ritual’ yang selalu dilakukan di hari raya, yaitu kegiatan mudik atau yang disebut “Balik Kampung”. Biasanya para warga di sana mudik karena ingin mengunjungi orang tua dan maaf-maafan. Mudik dilakukan pada saat seminggu sebelum Idul Fitri.  Tak lupa, di Malaysia dan Singapura juga terdapat tradisi yang selalu dinanti-nantikan oleh anak-anak, yaitu pembagian duit raya. Duit ini biasanya akan dibagikan dari orang tua masing-masing. (SJV)

Comments are closed.

Install SUN Education App
sekarang!
Wajib dimiliki oleh siapapun yang berencana
kuliah keluar negeri!