Putri Tanjung: Pengusaha Muda Sukses yang Punya Visi untuk Indonesia
7 November 2017
Eksplorasi Skill di bidang IT dan Media Online Melalui Workshop Murdoch University
20 November 2017

Tradisi Unik Perayaan Natal di Indonesia

Tradisi Unik Perayaan Natal di Indonesia

Keunikan dan keragaman budaya di Indonesia merupakan hal yang patut kita banggakan. Seperti halnya saat perayaan Natal. Bukan lagi tentang menghias pohon natal dan tukar kado, tapi beragam tradisi seperti pertunjukan wayang sampai bakar batu juga ada. Penasaran? Berikut tradisi unik perayaan Natal di Indonesia yang dirangkum dari berbagai sumber.

Pertunjukan Wayang Kulit di Yogyakarta

Tradisi pertunjukan wayang kulit dalam merayakan natal. Foto/Dok. Pinterest

Warga Yogyakarta dikenal sangat menghargai nilai-nilai tradisional. Jika dalam perayaan Natal kita biasa melihat drama kelahiran Tuhan Yesus diperankan oleh orang, kalo di Yogyakarta justru disuguhkan melalui wayang kulit. Tak ketinggalan, pendeta yang memimpin ibadah akan mengenakan kostum khas Yogyakarta, yakni blangkon atau beskap.

 

Rabo-Rabo di Jakarta

Tradisi Rabo-Rabo bermain musik keroncong dan menari bersama. Foto/Dok. Wartakota

Di tengah kemodernan Jakarta, ternyata masih terselip tradisi unik dalam merayakan Natal. Tepatnya di Kampung Tugu, Jakarta Utara, para warga merayakan Natal dengan tradisi Rabo-Rabo, yakni bermain musik keroncong dan menari bersama sembari mengunjungi rumah sanak-saudaranya. Perayaan ini diakhiri dengan ‘mandi-mandi’, yakni para warga akan saling mencorat-coret wajah satu sama lain dengan bedak putih sebagai simbol penghapusan kesalahan menjelang tahun baru.

 

Ngenjot dan Penjor di Bali

Umat Kristiani di Bali beribadah Natal dengan menggunakan pakaian adat. Foto/Dok. Pegi-pegi

Bali bisa jadi teladan dalam hal bertoleransi agama. Kota dengan mayoritas umat Hindu ini merayakan Natal dengan tradisi Ngenjot yang dilakukan dengan memberi bingkisan makanan khas Bali kepada para tetangga yang beragama Hindu. Soalnya, tradisi serupa juga dilakukan umat beragama Hindu kepada umat Kristiani dalam upacara Galungan. Selain itu, umat Kristiani akan memasang Penjor (janur) di depan rumah mereka ataupun gereja dan mengenakan pakaian adat ketika beribadah.

 

Marbinda di Sumatera Utara

Tradisi Marbinda dilakukan dengan menyembelih seekor hewan pada hari Natal. Foto/Dok. Tribun News

Dalam upaya meningkatkan solidaritas, masyarakat Batak melakukan tradisi Marbinda yang dilakukan dengan menyembelih seekor hewan pada hari Natal. Untuk membeli hewan ‘kurban’ ini, mereka harus menabung dulu sebelumnya. Jika jumlah uangnya banyak, warga akan membeli kerbau, namun jika sedikit, babi menjadi pilihan kedua. Daging hewan tersebut akan dibagikan secara merata pada peserta patungan.

 

Bakar Batu di Papua

Tradisi Unik Perayaan Natal di Indonesia

Bakar batu dilakukan untuk memasak sayuran dan daging babi. Foto/Dok. Gogirl

Papua punya tradisi Barapen, yakni tradisi membakar batu dalam merayakan Natal. Pembakaran batu dilakukan untuk memasak sayuran dan daging babi untuk dimakan bersama. Batu tersebut dibakar melalui kayu yang sudah digesek sampai apinya keluar. Tak heran jika tradisi ini menjadi simbol kebersamaan, rasa syukur, dan saling mengasihi. (SJV)

Tinggalkan Balasan

Install SUN Education App
sekarang!
Wajib dimiliki oleh siapapun yang berencana
kuliah keluar negeri!