Apakah perlu kuliah S2 ?
Kuliah S2, Perlukah?
3 Juli 2013
Gambaran Masyarakat Australia
Gambaran Masyarakat Australia
22 Juli 2013

Kuliah untuk Investasi Masa Depan

Kesempatan Beasiswa Parsial di Amerika

Graduate students celebrate on John P. Monahan Plaza after the 2016 graduate business commencement ceremony on May 21, 2016 in St. Paul.

Kuliah Adalah Investasi Masa Depan

Kuliah Adalah Investasi Masa Depan. Setuju?Apa sebenarnya inti dari kuliah? Mencari gelar? Sekedar mengisi waktu luang ? Atau mungkin untuk mencari jodoh ? Terlepas dari apapun yang anda ingin peroleh dari kuliah, masa kuliah sebenarnya merupakan masa yang sangat berharga karena disaat – saat inilah kita dapat meraih hal – hal yang akan menjadi investasi di masa yang akan datang misalkan pembentukan mindset, kepribadian dan lain – lain.

Tak sedikit orang yang berfikir bahwa inti dari kuliah adalah mencari prestasi akademik yang setinggi – tingginya. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah, akan tetapi prestasi akademik bukanlah faktor utama yang menentukan kesuksesan seseorang nantinya. Buktinya, cukup banyak sarjana yang yang menganggur bukan karena mereka kurang pintar, akan tetapi justru dipengaruhi karena hal – hal yang bersifat alami seperti kurang bisa bergaul sehingga tidak dapat bekerja dalam tim, Manajemen emosi yang kurang baik dan sebagainya

Anda perlu tahu apa yang akan Anda persiapan untuk hidup Anda pada masa yang akan datang seperti, Apakah Anda akan bekerja ?, Apakah Anda akan kuliah sampai s3?, Apakah Anda akan berwirausaha ? Apapun itu ada sejumlah karakter yang harus dimiliki. Ada beberapa point yang harus di pertimbangkan sebelum memilih untuk kuliah. Salah satunya pemilihan jurusan. Jurusan apa yang sesuai dengan bakat yang di miliki. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah pemilihan universitas. Apalagi jika memang ingin berkuliah di Luar Negeri. Jika memang memiliki banyak dana ada baiknya untuk memilih universitas yang memiliki budaya pendidikan maju seperti Eropa, Australia dan Amerika Serikat. Tapi jika dananya terbatas alternatifnya bisa kuliah di negara seperti singapura ataupun malaysia.

Etis

“Benar” dan “Baik” merupakan dua istilah yang berhubungan dengan sesuatu yang bersifat etis. Kedua istilah tersebut akan saling mempengaruhi satu sama lain karena adanrya kecenderungan diantara keduanya tergantung dari bagaimana Anda menyikapinya dan dari sust pandang mana Anda menilainya.

Ada satu sisi yang harus ditekankan dalam menyikapi keduanya yaitu sesuatu yang “benar” belum tentu “baik” menurut orang lain walaupun menurut kita itu benar. Akan tetapi sebaliknya sesuatu yang baik sudah pasti benar karena setiap orang pasti menyukai kebaikan apapun bentuknya.

Meraih kesuksesan dengan cara yang licik akan sangat berbeda apabila kesuksesan tersebut diraih dengan cara yang etis. Etis berarti kita mengerjakan sesuatu tidak hanya dengan benar, akan tetapi juga dengan cara yang baik. Benar berarti sekedar tidak melanggar peraturan, akan tetapi baik berarti sebisa mungkin tidak menimbulkan sesuatu yang bersifat merugikan orang lain karena baik itu berarti untuk Anda dan orang lain yang berhubungan dengan Anda atau singkatnya menguntungkan Anda dan juga orang lain.

Termasuk dalam berbuat baik adalah jujur, mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan suatu masalah, dan akan ada banyak sifat – sifat baik lainnrya. Mengapa etis menjadi penting ?. Etis merupakan investasi jangka panjang yang berkaitan dengan eksistensi (keberadaan), serta kredibilitas (jati diri) seseorang karena seseorang pasti akan dinilai berdasarkan dari nilai – nilai etis yang dimilikinya. Tingkat kepercayaan orang lain kepada Anda juga akan dipengaruhi oleh nilai – nilai etis yang Anda miliki. Dengan ini maka Anda akan menjadi sangat berharga bagi orang lain.

Kebiasaan mencontek dalam ujian akan membentuk mindset anda dan akan terbawa sampai kehidupan Anda selanjutnya karena mencontek disatu sisi merupakan perbuatan yang tidak bertanggungjawab karena sebagai mahasiswa, hal ini membuat mahasiswa tersebut tidak mau berusaha.apakah hal ini baik?.tentu saja tidak,akan tetapi apakah hal ini benar?, jawabanya iya karena mahasiswa tersebut berusaha mengejar target akademik. Solusi yang baiknya adalah kenapa Anda tidak belajar atau berusaha memahami mata kuliah tersebut dengan sungguh – sungguh atau cobalah untuk bekerja sama menyelesaikan kesulitan Anda sebelum waktu ujian diselenggarakan karena hal ini akan melatih Anda untuk beerja sama dalam tim karena kerja sama sangat penting dalam kehidupan manusia sebagai mahluk sosial.

Terlalu individual juga tidak baik walaupun disatu sisi hal itu dapat dikatakan benar karena kita harus berusaha menyelesaikan masalah kita sendiri. Akan tetapi apakah termasuk hal yang tidak baik apabila kita mampu dan kita mau berbagi kepada orang lain dalam artian kita meluangkan sedikit waktu untuk teman – teman yang kesulitan dalam perkuliahan ?. Bukan dengan maksud mencari perhatian karena hal tersebut juga benar akan tetapi dengan tanggung jawab kita sebagai manusia. Bukankah tidak rugi apabila kita berbuat baik ?

Proaktif

Ada dua macam sifat manusia yang berhubungan dengan keadaan psikologis (kejiwaan) seseorang dan berjaitan erat dengan sikap tmenanggapi sesuatu yang terjadi yaitu rekatif / emosional / sensitif dan proaktif / logis. Reaktif merupakan sikap seseorang yang menanggapi sesuatu yang terjadi dengan lebih mengedepankan emosi atau perasaan, dan yang terjadi adalah apabila ada masalah yang terjadi, tipe ini lebih cenderung untuk mengambil keputusan yang tanpa pertimbangan atau ceroboh / gegabah tanpa memikirkan akibat yang ditimbulkan, baik buruknya dan faktor – faktor lain yang tidak baik.

Berbeda dengan sikap reaktif, sikap proaktif lebih mengedepan logika dengan banyak pertimbangan dengan matang akibat dan baik buruknya sehingga keputusan yang dihasilkan benar – benar efektif dan efisien. Sebagai contoh orang yang proaktif apabila menemui kesulitan dalam perkuliahan tidak akan mudah untuk patah semangat karena tipe ini selalu berusaha mencari solusi – solusi terbaik secara etis untuk mengatasi masalah – masalah mereka.

Kooperatif

Bekerjasama dalam menyelesaikan masalah atau dalam istilah pendidikan disebut gotong royong bukanlah hal yang buruk untuk dilakukan dalam kehidupan manusia sebagai mahluk sosial selagi masih didalam koridor etis (Benar dan Baik). Hal tersebut tidak akan hanya ada di dunia perkuliahan akan tetapi di lingkungan kehidupan yang sebenarnya akan lebih membutuhkan sikap seseorang yang suka bekerjasama karena pada dasarnya manusia tidak akan bisa hidp sendirian.Semakin Anda berusaha memupuk sikap suka bekerjasama maka akan semakin banyak pula orang yang ingin bekerjasama dengan Anda karena Anda memilik isifat Proaktif dan Etis dalam bertindak

Komunikatif

Komunikasi merupaka syarat mutlak didalam hibungan antar manusia dalam setiap sisi kehidupan. Siapapun, proferi apapun, serta pranata sosial manapun sangat membutuhkan komunikasi. Alat untuk berkomunikasi yang paling mendasar adalah bahasa karena dengan bahasa manusis bisa menyampaikan apa yang diinginkan diri mereka sendiri dan bisa mengetahui apa yang diinginkan orang lain. Jelas bahwa kemampuan berkomunikasi juga dipengaruhi oleh kemampuan berbahasa yang dimiliki karena dengan bahasalah suatu bangsa bisa dipersatukan, sebuah institusi seperti universitas bisa berjalan bahkan orang yang tidak bisa berbicara pun memiliki bahasa sendiri.

Jelas bahwa komunikasi dan bahasa selaras dan berkaitan erat dan akan lebih selaras apabila komunikasi dilakukan dengan bahasa dan tata cara yang etis.

Mengapa komunikasi sangat penting dalam dunia perkuliahan?. Karena Anda dituntut proaktif, sangatlah penting untuk Anda membina hubungan yang baik dengan siapapun yang ada di kampus.

Cerdas

Cerdas atau kreatif mencerminkan orang yang berwawasan luas. Pintar atau pandai bukanlah tolok ukuran bahwa seseorang dapat dikatakan cerdas karena pada kenyataannya orang cerdas pun tidak terlalu pintar. Cerdas dalam konteks ini adalah cermat, cekatan serta inovatif dalam berfikir yang berarti seseorang tidak akan pernah uas dengan apa yang telah dicapai. Hal ini sangat penting karena dunia perkuliahan bukan membentuk seseorang untuk menjadi pintar akan tetapi membentuk seseorang menjadi kreatif atau cerdas. Tingkat kecerdasan seseorang sangat berpengaruh dengan kemajuan pola fikir seseorang.

Gigih

Hidup adalah perjuangan begitu juga dalam menjalani perkuliahan. Akan ada banya sesuatu yang pahit atau manis yang akan Anda temui didalam dunia perkuliahan. Hal inilah yang membuat seorang mahasiswa harus memiliki semangat yang gigih. Pertanyaannya, kenapa ?. Semangat adalah sesuatu yang berharga yang harus Anda miliki karena dengan semangatlah Anda dapat mengatasi semua kesulitan yang Anda hadapi. Apapun kendala Anda dengan adanya semangat berjuang maka Anda akan selangkah lebih maju. Perlu sedikit pertimbangan bahwa semangat yang kuat harus diimbangi dengan tindakan yang nyata.

Kesimpulan

Kesimpulan dari penjelasan diatas adalah adalah keseimbangan antara pembentukan karakter mahasiswa secara akademik dan pembentukan karekter manusia secara alamiah atau sosial.

Keduanya haruslah berimbang karena apabila tidak adanya karakter yang saling mengimbangi akan berakibat buruk pada perkembangan mental dan mindset mahasiswa tersebut, misalnya apabilan mahasiswa terlalu didominasi oleh karakter akademik maka mahasiswa tersebut akan melupakan sosial mereka, hal inilah yang akan membentuk karakter mahasiswa tersebut menjadi individual, egois dan tertutup.

Intinya, apapun fakultasnya sains ataupun tidak, sangatv diperlukan institusi – institusi pendukung seperti organisasi mahasiswa sebagai tempat penanaman nilai – sosial kepada mahasiswa.

Diolah dari Berbagai Sumber.

Comments are closed.

Install SUN Education App
sekarang!
Wajib dimiliki oleh siapapun yang berencana
kuliah keluar negeri!