Author:
Updated: 20 February 2025
Pavlova adalah hidangan penutup khas Australia yang terkenal dengan teksturnya yang renyah di luar dan lembut di dalam. Pemberian nama kue ini dari seorang balerina Rusia, Anna Pavlova, yang menginspirasi penciptaannya. Pavlova biasanya memiliki dengan topping buah segar seperti kiwi, stroberi, atau markisa, serta krim kocok yang membuatnya semakin nikmat. Rasa manis dan ringan dari pavlova menjadikannya hidangan yang sempurna setelah makan malam.
Makanan khas luar negeri yang satu ini berasal dari Malaysia dan menjadi hidangan nasional negara tersebut. Nasi lemak terdiri dari nasi yang proses masaknya menggunakan santan dan daun pandan, sehingga menghasilkan aroma yang harum dan rasa yang gurih. Biasanya, kamu akan menyantap nasi lemak dengan sambal pedas, ikan bilis goreng, kacang tanah, telur rebus, dan irisan mentimun. Di beberapa tempat, nasi lemak juga lengkap dengan ayam goreng atau rendang untuk menambah cita rasa. BACA JUGA: 10 Negara Terbaik untuk Kuliah di Luar Negeri, Mana Pilihanmu?
Laksa adalah hidangan berkuah khas Singapura yang menggabungkan cita rasa pedas, gurih, dan sedikit manis. Kuah laksa biasanya terdiri dari santan dan kaldu seafood, lalu akan mereka sajikan dengan mi, udang, tahu, dan telur rebus. Laksa memiliki beberapa variasi, seperti Katong Laksa, yang memiliki mi yang lebih pendek, dan Asam Laksa, yang memiliki kuah asam berbahan dasar ikan. Hidangan ini sangat cocok untuk kamu yang menyukai makanan berkuah dengan rasa yang kaya.
Bebek Peking adalah hidangan khas Tiongkok yang sudah ada sejak zaman Dinasti Yuan. Makanan ini terkenal karena kulit bebeknya yang renyah dan dagingnya yang empuk serta gurih. Biasanya, Bebek Peking disajikan dengan kulit tipis yang disebut pancake, saus hoisin, dan daun bawang. Cara menikmatinya adalah dengan menggulung daging bebek dalam pancake bersama saus dan sayuran. Hidangan ini menawarkan perpaduan tekstur dan rasa yang sangat lezat. BACA JUGA: 15 Persiapan Kuliah di Luar Negeri, Dari Awal Sampai Berangkat!
Shepherd’s Pie berasal dari Inggris dan merupakan makanan rumahan yang sangat populer. Hidangan ini terbuat dari daging cincang (biasanya domba atau sapi) yang dimasak dengan sayuran dan kaldu, lalu dilapisi dengan kentang tumbuk yang dipanggang hingga keemasan. Shepherd’s Pie memiliki rasa gurih dengan tekstur yang lembut dan creamy. Hidangan ini sangat cocok dinikmati saat cuaca dingin karena memberikan kehangatan dan kepuasan bagi yang menyantapnya.
Hamburger adalah salah satu makanan khas luar negeri yang paling terkenal di dunia. Makanan ini terdiri dari roti yang diisi dengan daging sapi cincang, keju, selada, tomat, bawang, dan saus pilihan seperti mayonaise atau mustard. Sejarah hamburger berawal dari imigran Jerman yang membawa konsep "Hamburg steak" ke Amerika Serikat, yang kemudian berkembang menjadi burger modern seperti yang kita kenal saat ini. Saat ini, hamburger memiliki banyak variasi, mulai dari burger keju klasik hingga burger vegetarian yang menggunakan bahan nabati sebagai pengganti daging. BACA JUGA: Wajib Tahu! Ini Cara Kuliah Sambil Kerja di Luar Negeri
Nanaimo Bars adalah camilan manis khas Kanada yang terdiri dari tiga lapisan: dasar biskuit coklat, lapisan tengah krim vanila, dan lapisan atas coklat leleh. Nama makanan ini berasal dari kota Nanaimo di British Columbia, Kanada. Rasa Nanaimo Bars sangat kaya dengan kombinasi tekstur renyah dari lapisan bawah, lembut dari lapisan tengah, dan lumer dari lapisan atasnya. Makanan ini sangat cocok untuk pecinta coklat dan keju manis.
Hāngī adalah metode memasak tradisional suku Māori di Selandia Baru, di mana makanan dimasak dalam lubang tanah menggunakan batu panas. Makanan yang dimasak dengan metode ini biasanya terdiri dari daging ayam, ikan, dan sayuran seperti kentang dan ubi. Rasa Hāngī sangat khas, dengan aroma asap dari proses memasak yang berlangsung selama beberapa jam. Hidangan ini sering disajikan dalam acara-acara adat dan perayaan di komunitas Māori. BACA JUGA: 15 Tantangan Selama Kuliah di Luar Negeri dan Cara Mengatasinya
Kimchi Jjigae adalah sup pedas khas Korea yang menggunakan kimchi fermentasi sebagai bahan utamanya. Hidangan ini biasanya dimasak dengan tahu, daging babi atau tuna, dan sayuran lainnya. Kimchi Jjigae memiliki rasa pedas dan asam yang khas, serta memberikan sensasi hangat saat disantap. Hidangan ini sangat populer di Korea, terutama saat musim dingin karena mampu menghangatkan tubuh.
Eintopf adalah sup khas Jerman yang terdiri dari berbagai bahan seperti daging, kentang, sayuran, dan kacang-kacangan yang dimasak dalam satu panci. Nama Eintopf sendiri berarti "satu panci", karena semua bahan dimasak bersama dalam satu wadah. Rasa Eintopf sangat kaya karena bumbu dan bahan-bahan yang dimasak dalam waktu lama menyatu dengan sempurna. Hidangan ini menjadi favorit di musim dingin karena teksturnya yang mengenyangkan dan rasanya yang lezat. BACA JUGA: Cara Mengelola Keuangan Selama Kuliah di Luar Negeri Related Posts
Connect with SUN Education