Universitas di Indonesia Termahal? Pikir Lagi Deh!
27 Oktober 2020
aburtus college
Ingin Kuliah di Vancouver? Kenalan dengan Arbutus College Dulu Yuk!
28 Oktober 2020

Mungkinkah Untuk Mendapatkan Beasiswa S3 di Luar Negeri?

Sumber: Freepik

Melanjutkan studi hingga jenjang S3 di luar negeri alias gelar Doctor of Philosophy/PhD merupakan langkah dan mimpi besar bagi banyak orang. Ada yang ingin memperluas ilmu pengetahuannya, sebagai tuntutan pekerjaan, mencari pengalaman di luar negeri, atau bahkan mengisi waktu dan menjadi kesenangan tersendiri! Beberapa orang yang melanjutkan studi tersebut dengan biaya mandiri ataupun meraih beasiswa S3 luar negeri tentu paham bahwa program PhD memberikan banyak manfaat.

Sumber: Freepik

Melanjutkan S3 di luar negeri membuatmu semakin ahli dan kompeten secara akademis, kritis dan solutif, serta memperluas jaringan. Yup, pengalaman merantau di luar negeri untuk menempuh S3 akan memungkinkanmu memperluas jaringan diluar perusahaan, institusi, maupun negara asal! Dengan jaringan global, kamu akan mendapatkan akses mudah ke berbagai proyek, pengalaman kerja lainnya, hingga peluang penelitian yang bisa meningkatkan kualitas pekerjaan kamu sendiri. Karena program PhD tidaklah mudah, kamu harus memanfaatkannya semaksimal mungkin.

Berbicara tentang program S3, beberapa dari kita tentu juga merasakan beratnya dari sisi keuangan. In fact, program PhD sendiri—apalagi di luar negeri, bisa dikatakan mahal dan hampir banyak orang mengambilnya dengan beasiswa atau bantuan dana yang lain. So, beasiswa S3 luar negeri adalah salah satu cara yang dapat membantu meringankan biaya kuliah dan penelitianmu nantinya.

Nah, pertanyaannya: “Bagaimana sih cara mendapatkan beasiswa S3 luar negeri?” “Mungkinkah untuk mendapatkannya?”. Jawabannya, it’s really possible. Dengan usaha maksimal, tidak ada yang tidak mungkin. Yang perlu kamu lakukan adalah memperhatikan aspek penting dan berusaha menerapkan kiat-kiatnya agar berhasil meraih bantuan dana tersebut. Agar lebih mudah, simak beberapa penjelasan berikut yang bisa kamu take note!

Coba Daftar Studentship

Sumber: Freepik

Studentship atau beasiswa PhD adalah super penyelamat—biaya studimu dapat dibantu atau bahkan dibebaskan sekaligus mendapatkan kontribusi biaya hidup.  Beasiswa yang satu ini termasuk populer untuk mahasiswa PhD di seluruh dunia dan banyak universitas yang menawarkan sejumlah beasiswa untuk membantu meringankan kondisi finansial. Umumnya, beasiswa ini berlaku untuk beberapa bidang studi seperti sains, teknologi, teknik dan kedokteran (STEM). 

Studentship PhD juga dapat dimulai kapan saja sepanjang tahun, tetapi sebagian besar dimulai pada bulan September, Oktober atau Januari. Beberapa mahasiswa PhD akan secara otomatis dipertimbangkan untuk mendapatkan dukungan finansial ini setelah mereka diterima oleh sebuah institusi atau universitas. Tetapi, banyak juga yang harus membuat aplikasi terpisah alias mendaftar secara individual untuk studentship PhD ini. 

Untuk kamu yang melamar beasiswa secara mandiri, biasanya akan diminta melampirkan formulir aplikasi, proposal penelitian, surat lamaran dan juga referensi. Setelah institusi me-review aplikasi, kamu bisa saja diundang untuk wawancara! Namun, perjuangan kamu gak akan sesederhana dan selancar itu. Untuk mendapatkan studentship, kamu harus melewati proses yang panjang serta usaha yang besar.

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Periksa Rincian Beasiswa

Beberapa proyek ada yang didanai sebagian dan jumlahnya dapat bervariasi. Meskipun dukungan finansial ini ada, pastikan kamu juga memiliki cukup dana sendiri untuk mendukung selama proyek berlangsung.

Pahami Persyaratan Khususnya

Setiap universitas dan bidang studi memiliki persyaratan berbeda mengenai aplikasi beasiswa itu sendiri. Mulai dari minimum nilai studi, konten, hingga format proposal. Pelajari persyaratan program beasiswa yang ingin kamu ambil. Kamu bisa menyiapkan dokumen penting yang dibutuhkan sedini mungkin dan jangan lupa catat tanggal-tanggal penting. Pastikan kamu sudah tahu poin-poin apa saja yang harus diperhatikan dan sesuai ketentuan ya.

Survei Lapangan!

Sumber: Freepik

Membuat mind-map dari semua topik individu dalam bidang yang akan kamu ‘kulik’ sangat membantu untuk memutuskan apa yang seharusnya menjadi fokus. Kamu bisa melihat apa yang sudah banyak dibahas dan area mana saja yang belum dijelajahi. Ini juga sangat penting dalam mempersiapkan wawancara PhD nantinya karena kamu jadi memiliki gambaran dari keseluruhan bidang yang ingin kamu diskusikan.

Buat Proposal yang Spesifik

Ini penting. Aplikasimu harus memenuhi tujuan dan batasan penelitian secara realistis serta berisi metodologi yang jelas dan logis. Perhatikan latar belakang topik yang dipilih, mengapa isu tersebut penting, dan bagaimana pendekatan (metodologi) yang akan kamu ambil dalam melakukan riset.

Mengetahui secara jelas setiap pembahasan dalam proposalmu akan menunjukkan bahwa kamu benar-benar paham isi serta apa yang terlibat dalam proyek tersebut. Kamu harus bisa menjelaskan bahwa karyamu unik dan bersifat inovatif!

Sertakan Surat Rekomendasi

Surat rekomendasi bisa menambah peluangmu. Cobalah sertakan surat rekomendasi dari seorang profesor ataupun seseorang yang dapat berbicara mengenai pengalaman penelitian yang telah kamu lakukan.

FYI, kamu juga harus tahu bahwa beberapa penerima studentship PhD ada yang diwajibkan untuk mengajar mahasiswa program sarjana. Meskipun ini memberikan peluang bagus untuk menambah pengalaman dan keterampilan kerja, waktu yang harus kamu alokasikan akan semakin banyak. Pastikan jika aktivitas bimbingan belajar tersebut tidak mengurangi kualitas penelitian yang kamu lakukan saat menjalani studi S3 nantinya.

Tunjukkan Apa yang Bisa Kamu Berikan dengan Gelar PhD

Sumber: Freepik

Sebaiknya kamu mengetahui apa yang nantinya akan kamu ciptakan atau inisiasikan setelah mendapatkan gelar PhD. Tunjukkan bahwa kamu peduli dan memiliki niat besar dengan berbagai macam pengalaman seperti relawan, aktivitas penjangkauan, atau kepemimpinan dalam organisasi kemahasiswaan maupun di tempat lain.

Berkomunikasi dengan Pihak Lain

Pendanaan juga dapat diperoleh melalui kontak langsung dengan calon supervisor. Oleh karena itu, perbanyaklah networkingmu! Seringkali para peneliti memiliki dana yang harus dialokasikan untuk proyek PhD tertentu dan mereka bisa saja sedang mencari kandidat. So, cobalah berkomunikasi dengan supervisor kamu yang berpotensial.

Nah, itulah beberapa cara penting yang dapat kamu lakukan untuk meraih beasiswa S3 di luar negeri. Perlu diingat, sebagian besar tahapan penerimaan beasiswa melewati ada yang melewati proses wawancara. Siapkan dirimu baik-baik, kuasai riset dan proposal, dan cobalah berlatih menjawab pertanyaan yang sekiranya akan ditanyakan. 

Sumber: Freepik

Biasanya pertanyaan general akan berfokus pada latar belakang kehidupan kamu, motivasi mengambil PhD dan bagaimana kontribusi kamu terhadap negara atau bidang keilmuan setelah lulus nanti. Untuk wawancara yang merinci pada topik proposal kamu, pastikan kamu menguasai benar-benar apa yang kamu bawakan dan bisa menjawabnya dengan sesuai, jelas, serta logis.

By the time, tetaplah bersemangat dalam berusaha dan percaya bahwa kamu bisa meraih bantuan dana studi S3 ya!

Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya disini. SUN Education bekerjasama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Dari negara-negara tersebut, banyak universitas yang memiliki staf pengajar super berpengalaman! Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.

Comments are closed.