Dengan pesatnya adopsi teknologi digital, jumlah data yang dihasilkan dari berbagai sumber seperti sosial media dan website telah menjelma menjadi sumber daya. Perusahaan-perusahaan menyadari bahwa data yang dihasilkan tersebut merupakan sumber daya yang sangat berharga dan dapat dimanfaatkan untuk mengambil keputusan bisnis yang lebih baik. Dari sinilah muncul beberapa profesi baru seperti data analyst dan juga data scientist. Kedua bidang ini terdengar persis, namun keduanya memiliki keunikannya masing-masing. Seperti apa perbedaan data analyst dan juga data scientist? Simak penjelasannya berikut ini!
Apa Itu Data Analyst?
Data analyst adalah profesional yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan, memproses, dan melakukan analisis kumpulan data dengan menggunakan berbagai teknik dan alat analitik. Seorang data analyst harus bisa mengubah data mentah menjadi informasi untuk mengidentifikasi tren, pola pada pasar. Kemudian menyajikannya agar dapat dimengerti semua pihak lalu dipresentasikan untuk membantu pengambilan keputusan yang tepat bagi organisasi.
Tugas Data Analyst
Mengumpulkan Data dari Berbagai Sumber
Menyaring Data Yang Duplikasi Atau Kurang
Eksplorasi dan Menganalisis Data
Membuat Visualisasi Data dan Laporannya
Mempresentasikan Temuan dan Ide Dari Data
Skill yang Dibutuhkan Data Analyst
Bahasa Pemrograman
MATLAB
Python
R
Ahli Microsoft Excel
Program Database
SQL
NoSQL
Oracle Analytics
Machine Learning
Data Warehousing
Ahli Statistika
Mengerti Linear Algebra & Calculus
Ahli Data Cleaning
Jago Dalam Berkomunikasi
Membuat Laporan
Tools yang Dibutuhkan Data Analyst
MySQL
Google Sheets
R
Python
Tableau
Power BI
Looker
Google BigQuery
SVN
Talend
OpenRefine
Dropbox
Visual Studio Code
pgAdmin
Lucidchart
Pentaho
Apache Hadoop
SAS Data Governance
TensorFlow
MongoDB
Alation
LaTeX
Sertifikat Data Analyst
Associate Certified Analytics Professional (aCAP)
AWS Certified Data Analytics
Certified Analytics Professional (CAP)
CDP Data Analyst
CDP Generalist
CompTIA Data+
Google Data Analytics Professional Certificate
IBM Data Analyst Professional Certificate
Microsoft Certified Power BI Data Analyst Associate
SAS Certified Advanced Analytics Professional
Cloudera Certified Associate (CCA) Data Analyst
Microsoft Certified: Power BI Data Analyst Associate
AWS Certified Data Analytics – Specialty
Jenjang Karir Data Analyst
Jabatan
Level Pekerjaan
Estimasi Pengalaman
Estimasi Gaji per Bulan
Junior Data Analyst
Entry (Fresh Graudate/Intern)
0-1 Tahun
Rp.4.500.000-Rp.5.000.000
Data Analyst Officer
Staff
2-4 Tahun
Rp.6.000.000-Rp.8.000.000
Senior Data Analyst
Supervisor
5-8 Tahun
Rp.10.000.000-Rp.15.000.000
Chief Data Officer
Manager
8+ Tahun
Rp.20.000.000++
Apa Itu Data Scientist?
Data scientist adalah profesional yang memiliki keahlian mengubah data menjadi informasi yang bisa digunakan untuk membuat keputusan bisnis. Seorang data scientist menggabungkan keahlian dalam bidang matematika, statistik, pemrograman, dan pengetahuan domain bisnis/industri tertentu. Data scientist bekerja di berbagai industri seperti teknologi, keuangan, ritel, perawatan kesehatan, manufaktur, dan lain-lain. Mereka menggunakan data untuk memecahkan masalah bisnis yang kompleks, mengoptimalkan operasi, mengembangkan produk baru, dan memberikan wawasan strategis kepada organisasi.
Tugas & Tanggung Jawab Data Scientist
Pembersihan dan Pemrosesan Data
Analisis Data
Visualisasi Data
Mengkomunikasikan Temuan Pada Data
Membangun infrastruktur data (Jika belum ada)
Mengembangkan infrastruktur data
Pembangunan Model Prediktif Machine Learning
Pengujian dan Validasi Model Machine Learning
Mengawasi Model Machine Learning
Pemeliharaan dan Perbaikan Machine Learning
Skill yang Dibutuhkan Data Scientist
Statistika dan Probabilitas
Matematika
Python
Pemrograman (R, Phyton)
Machine Learning
Basis Data dan SQL
Eksplorasi Data (EDA)
Data Visualization
Komunikasi dan Presentasi
Data Wrangling
Fleksibel dalam Bekerja
Pengetahuan Domain Bisnis
Pemikiran Kritis
Keingintahuan dan Semangat Belajar
Cloud Computing
Deep Learning
Tools yang Dibutuhkan Data Scientist
R
SciPy
SQL
Jupyter Notebook
Git
Tableau/Power BI
Hadoop/Spark
Excel/Google Sheets
TensorFlow/PyTorch
Apache Kafka
Docker
AWS/Azure/GCP
Databricks
Airflow
Matplotlib
KNIME
RapidMiner
SPSS
SAS
Sertifikat Data Scientist
Certified Analytics Professional (CAP)
Cloudera Data Platform Generalist Certification
Data Science Council of America (DASCA) Senior Data Scientist (SDS)
Data Science Council of America (DASCA) Principal Data Scientist (PDS)
IBM Data Science Professional Certificate
Microsoft Certified: Azure AI Fundamentals
Microsoft Certified: Azure Data Scientist Associate
Open Certified Data Scientist (Open CDS)
SAS Certified Professional: AI and Machine Learning
SAS Certified Advanced Analytics Professional
SAS Certified Data Scientist
Tensorflow Developer Certificate
Data Science Council of America (DASCA) Principle Data Scientist (PDS)
SAS Certified Big Data Professional
Microsoft Certified Azure Data Scientist Associate
Google Data Machine Learning
Dell EMC Data Science Track (Data Science Associate and Data Science Specialist)
Oracle Business Intelligence
MongoDB Associate Developer
Google Certified Professional Data Engineer
Cloudera Certified Professional Data Engineer
Google Professional Data Engineer
Databricks Certified Associate Developer for Apache Spark
Amazon Web Services (AWS) Certified Machine Learning
Data Science Council of America (DASCA) Senior Data Scientist
Data Science Council of America (DASCA) Principal Data Scientist
Jenjang Karir Data Scientist
Jabatan
Level Pekerjaan
Estimasi Pengalaman
Estimasi Gaji per Bulan
Junior Data Scientist
Entry (Fresh Graudate/Intern)
0-1 Tahun
Rp.8.500.000-Rp.9.500.000
Data Scientist Officer
Staff
2-4 Tahun
Rp.9.000.000-Rp.12.000.000
Data Architect/Senior Data Scientist
Supervisor
5-8 Tahun
Rp.15.000.000-Rp.25.000.000
Chief Information Officer
Manager
8+ Tahun
Rp.25.000.000++
Perbedaan Data Scientist dan Data Analyst
Kedua bidang bekerja secara ekstensif dengan data, namun terdapat beberapa perbedaan yang jelas. Data Analyst berfokus pada eksplorasi dan pelaporan data, sementara Data Scientist membangun model prediktif dan menerapkannya. Perbedaan lainnya ialah terletak pada besarnya tanggung jawab. Data analyst biasanya hanya menangani data set yang lebih kecil dibandingkan data scientist. Lalu seorang data analyst akan lebih berfokus pada pembuatan laporan untuk mencari trend demi keputusan bisnis. Sedangkan data scientist memiliki fokus pada pengembangan dan pengujian dari model machine learning yang ada pada sistem.
Kuliah Perdataan di Luar Negeri
Jadi begitulah perbedaan antara data analyst dan data scientist. Walaupun serupa, keduanya memiliki kerumitan masing-masing. Jika kamu berminat untuk kuliah bidang data, maka belajar di luar negeri bisa menjadi pilihan terbaik. Selain mendapatkan pendidikan berkualitas, belajar di luar negeri juga membuka peluang untuk berkarir secara internasional. Namun, proses persiapan dan pendaftaran bisa sangat rumit. Oleh karena itu SUN Education hadir untuk menjadi solusi terbaik perkuliahanmu agar prosesnya berjalan lancar. Tunggu apalagi? yuk konsultasikan sekarang! Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnyadi sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di0821 33 34 35 36 atau datang langsung kekantor SUN Education yang terdekat di kotamu.Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!