Kali ini kita akan membahas topik yang simple tapi sering bikin pusing kepala pas belajar bahasa Inggris. Apalagi kalau bukan perbedaan penggunaan "is" dan "are". Kedua kata ini sebenarnya adalah bentuk dari kata kerja "to be" yang super penting dalam bahasa Inggris. Tanpa mereka, kalimat bahasa Inggris kita bisa jadi aneh dan nggak masuk akal! Secara singkat, kata is dan are digunakan untuk membedakan apakah subjek kita tunggal atau jamak. Is untuk subjek tunggal sedangkan are untuk subjek jamak. Maka dari itu, bersama
SUN English dan SUN Education kita kupas tuntas bareng-bareng supaya kamu nggak bingung lagi!
Memahami Dasar-Dasar "Is" dan "Are"
Sebelum masuk ke detail, yuk kita pahami dulu konsep dasarnya. Kata "is" dan "are" adalah bagian dari keluarga besar "to be" yang terdiri dari am, is, dan are dalam bentuk present tense. Ketiganya punya fungsi yang sama yaitu sebagai penghubung atau kata bantu, tapi penggunaannya tergantung sama subjek kalimatnya. Kenapa harus repot-repot dibedakan? Soalnya bahasa Inggris itu suka banget sama kejelasan dan ketepatan! Mereka nggak mau ada kebingungan tentang apakah kita lagi ngomongin satu orang atau banyak orang.Makanya, setiap subjek punya pasangan "to be" yang spesifik. Sistem ini sebenarnya membantu kita berkomunikasi dengan lebih jelas dan tepat. Bayangin aja kalau semua subjek pakai kata yang sama - pasti bingung dong pendengarnya! Jadi, meskipun awalnya terlihat rumit, sistem ini sebenarnya memudahkan komunikasi kita. Ingat ya, dalam bahasa Indonesia kita nggak punya sistem seperti ini. Kita bisa bilang "saya guru" atau "mereka guru" tanpa ada perubahan kata. Tapi dalam bahasa Inggris, struktur ini wajib ada dan nggak bisa diabaikan begitu saja. Contoh dasar penggunaan:
- I am a student (saya seorang siswa)
- She is a teacher (dia seorang guru)
- We are friends (kami adalah teman)
- You are smart (kamu pintar)
- It is beautiful (itu indah)
- They are busy (mereka sibuk)
- The book is interesting (bukunya menarik)
Aturan Menggunakan "Is"
Sekarang kita fokus ke "is" dulu. Kata "is" ini khusus banget dipakai untuk subjek tunggal atau orang ketiga tunggal. Yang dimaksud orang ketiga tunggal itu adalah he (dia laki-laki), she (dia perempuan), it (untuk benda atau hewan), dan semua nama orang atau benda yang jumlahnya cuma satu. Gampangnya, kalau subjek kalimatmu bisa diganti dengan he, she, atau it, maka pakailah "is". Misalnya "John is tall" bisa jadi "He is tall". Atau "The car is red" bisa jadi "It is red". Mudah kan? Yang sering bikin salah adalah ketika kita ngomong tentang nama orang atau tempat. Ingat ya, meskipun namanya panjang atau terdengar jamak, kalau merujuk ke satu orang atau satu tempat, tetap pakai "is". Contohnya "McDonald's is open" atau "Paris is beautiful". Satu trik jitu buat mengingat: kata "is" dan "singular" (tunggal) sama-sama diawali huruf 's'. Jadi kalau subjekmu tunggal, ingat huruf 's' dan langsung pakai "is"!
Contoh penggunaan "is":
- My brother is a doctor (kakak laki-lakiku adalah dokter)
- The weather is nice today (cuacanya bagus hari ini)
- This movie is very exciting (film ini sangat menegangkan)
- Indonesia is a beautiful country (Indonesia adalah negara yang indah)
- The baby is sleeping peacefully (bayinya tidur dengan nyenyak)
- Mathematics is my favorite subject (matematika adalah mata pelajaran favoritku)
- The new restaurant is expensive (restoran baru itu mahal)
Aturan Menggunakan "Are"
Sekarang giliran "are"! Kata ini dipakai untuk subjek jamak (plural) dan juga untuk "you" - baik "you" tunggal maupun jamak. Yang termasuk subjek jamak adalah we (kami/kita), they (mereka), dan semua kata benda yang jumlahnya lebih dari satu. Hal unik dari kata "you" adalah dia selalu pakai "are", mau itu untuk satu orang atau banyak orang. Jadi, "You are smart" bisa berarti "Kamu pintar" (untuk satu orang) atau "Kalian pintar" (untuk banyak orang). Konteksnya yang menentukan! Tanda-tanda subjek jamak biasanya ada akhiran -s atau -es pada kata bendanya, seperti books, cars, students. Tapi hati-hati, ada juga kata benda yang bentuk jamaknya nggak beraturan seperti children, people, atau mice. Semuanya tetap pakai "are". Jangan lupa juga kalau ada kata seperti "and" yang menghubungkan dua subjek atau lebih, otomatis jadi jamak dan harus pakai "are". Misalnya "Tom and Jerry are friends" atau "My mother and father are teachers".
Contoh penggunaan "are":
- The students are studying for the exam (para siswa sedang belajar untuk ujian)
- You are my best friend (kamu adalah sahabat terbaikku)
- The flowers are blooming beautifully (bunga-bunga itu mekar dengan indah)
- We are planning a vacation (kami sedang merencanakan liburan)
- Those books are very expensive (buku-buku itu sangat mahal)
- The children are playing in the garden (anak-anak sedang bermain di taman)
- My parents are working late tonight (orang tuaku bekerja sampai malam ini)
Penggunaan "Is" dan "Are" dalam Kalimat Tanya dan Negatif
Wah, ternyata "is" dan "are" nggak cuma dipakai dalam kalimat positif aja lho! Kedua kata ini juga punya peran penting dalam kalimat tanya dan kalimat negatif. Dalam kalimat tanya, posisi "is" dan "are" dipindah ke depan subjek. Sedangkan untuk kalimat negatif, kita tinggal tambahkan "not" setelahnya. Untuk kalimat tanya, rumusnya jadi: Is/Are + subjek + komplemen? Contohnya "Is she happy?" atau "Are they coming?". Gampang banget kan? Yang penting, tetap perhatikan aturan singular dan plural-nya. Untuk kalimat negatif, bisa pakai bentuk lengkap "is not" dan "are not", atau bentuk singkatan "isn't" dan "aren't". Keduanya sama-sama benar dan sering dipakai dalam percakapan sehari-hari. Pilih aja yang menurutmu lebih nyaman diucapkan! Dalam bahasa Inggris lisan, orang sering banget pakai kontraksi atau bentuk singkatan pada kata is dan are. Misalnya jadi "He is" jadi "He's", atau "They are" jadi "They're". Ini bikin percakapan jadi lebih natural dan mengalir.
Contoh kalimat tanya
- Is your sister a nurse? (Apakah kakak perempuanmu seorang perawat?)
- Are you ready for the test? (Apakah kamu siap untuk tesnya?)
- Is the movie interesting? (Apakah filmnya menarik?)
- Are they from Jakarta? (Apakah mereka dari Jakarta?)
- Is this your book? (Apakah ini bukumu?)
- Are we late for the meeting? (Apakah kita terlambat untuk rapat?)
- Is the weather good today? (Apakah cuacanya bagus hari ini?)
Contoh kalimat negatif
- She is not (isn't) at home (Dia tidak ada di rumah)
- We are not (aren't) ready yet (Kami belum siap)
- It is not (isn't) expensive (Itu tidak mahal)
- You are not (aren't) wrong (Kamu tidak salah)
- The food is not (isn't) spicy (Makanannya tidak pedas)
- They are not (aren't) my classmates (Mereka bukan teman sekelasku)
- The answer is not (isn't) correct (Jawabannya tidak benar)
Penggunaan "Is" dan "Are" dalam Present Continuous Tense
Dalam Present Continuous, "is" dan "are" berfungsi sebagai kata kerja bantu (auxiliary verb). Mereka membantu kata kerja utama yang berbentuk -ing untuk menunjukkan bahwa kegiatan itu sedang terjadi sekarang. Tanpa mereka, kalimat Present Continuous nggak akan terbentuk dengan benar. Aturan penggunaannya tetap sama yaitu "is" untuk subjek tunggal (he, she, it) dan "are" untuk subjek jamak (you, we, they). Yang penting, jangan lupa tambahkan -ing pada kata kerja utamanya, karena kalau lupa, artinya bisa berubah total! Yang keren dari Present Continuous adalah kita bisa merasakan "kesegarannya". Maksudnya seperti sedang menyaksikan kejadian secara langsung. Makanya tense ini sering dipakai dalam narasi atau saat mendeskripsikan foto dan video.
Contoh Present Continuous dengan "is" - He is reading a novel right now (Dia sedang membaca novel sekarang)
- She is cooking dinner in the kitchen (Dia sedang memasak makan malam di dapur)
- The cat is sleeping on the sofa (Kucing itu sedang tidur di sofa)
- My father is watching television (Ayahku sedang menonton televisi)
- The rain is falling heavily (Hujan sedang turun dengan deras)
- Sarah is learning Spanish (Sarah sedang belajar bahasa Spanyol)
- The baby is crying loudly (Bayinya sedang menangis keras)
Contoh Present Continuous dengan "are"
- We are having lunch together (Kami sedang makan siang bersama)
- They are playing soccer in the field (Mereka sedang bermain sepak bola di lapangan)
- You are doing a great job (Kamu sedang melakukan pekerjaan yang bagus)
- The students are taking the exam (Para siswa sedang mengikuti ujian)
- My friends are coming to visit me (Teman-temanku sedang datang mengunjungiku)
- The workers are building a new house (Para pekerja sedang membangun rumah baru)
- We are planning our next vacation (Kami sedang merencanakan liburan berikutnya)
Tips Menghindari Kesalahan Penggunaan Is dan Are
Oke, sekarang waktunya buat tips jitu supaya kamu nggak salah lagi dalam menggunakan "is" dan "are"! Kesalahan paling umum yang sering terjadi adalah tercampur antara singular dan plural. Misalnya bilang "The books is on the table" padahal harusnya "The books are on the table". Berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.
Selalu identifikasi dulu subjek kalimatmu
Tanya pada diri sendiri, "Apakah subjek ini tunggal atau jamak?" Kalau masih ragu, coba ganti subjeknya dengan pronoun yang sesuai. Kalau bisa diganti dengan he/she/it, pakai "is". Kalau bisa diganti dengan they, pakai "are".
Perhatikan Kosakata Yang Menunjukkan Jumlah
Kata seperti "each", "every", "either", "neither" biasanya diikuti subjek tunggal jadi pakai "is". Sedangkan kata seperti "both", "several", "many", "few" diikuti subjek jamak jadi pakai "are".
Hati-hati dengan Kata Benda
Ada beberapa kata benda yang berakhiran -s tapi sebenarnya tunggal, seperti "news", "mathematics", "physics". Meskipun ada -s di belakangnya, mereka tetap tunggal jadi pakai "is". Sebaliknya, ada kata benda yang nggak berakhiran -s tapi jamak seperti "children", "people", "police" - mereka pakai "are".
Latihan terus!
Buat kalimat sendiri setiap hari pakai "is" dan "are". Mulai dari kalimat sederhana tentang kehidupan sehari-hari. Semakin sering latihan, semakin otomatis kemampuanmu dalam memilih yang tepat. Contoh kesalahan umum dan perbaikannya:
- ❌ The children is playing → ✅ The children are playing
- ❌ Mathematics are difficult → ✅ Mathematics is difficult
- ❌ You is my friend → ✅ You are my friend
- ❌ The news are good → ✅ The news is good
- ❌ Each student are smart → ✅ Each student is smart
- ❌ Both book is expensive → ✅ Both books are expensive
- ❌ The police is coming → ✅ The police are coming
Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!