Sebelum mendaftar kuliah atau beasiswa ke luar negeri, ada persyaratan bahasa Inggris yang harus kamu penuhi. Persyaratan bahasa Inggris ini biasanya untuk mahasiswa internasional yang bahasa utamanya bukan bahasa Inggris. Salah satu persyaratan bahasa Inggris adalah skor minimal pada tes TOEFL, IELTS atau TOEIC. Tes bahasa Inggris ini bertujuan untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris calon mahasiswa. Kali ini kita akan membahas perbedaan TOEIC dan TOEFL karena kedua tesnya berbeda. Jangan sampai tertukar, ini perbedaan TOEIC dan TOEFL yang wajib kamu ketahui! Apa Itu TOEFL?
Test of English as a Foreign Language (TOEFL) adalah tes bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh ETS (Educational Testing Service) untuk mengukur kemampuan akademis dalam bahasa Inggris. Tujuan dari tes TOEFL adalah untuk keperluan lamaran kerja atau persyaratan bahasa Inggris di negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama. Institusi pendidikan Amerika Serikat dan Kanada biasanya menggunakan tes ini. Makanya, bahasa yang digunakan dalam tes ini adalah bahasa Inggris Amerika atau American English. BACA JUGA:
Cari Tahu Apa Perbedaan TOEFL dan IELTS di Sini! Jenis-Jenis Tes TOEFL
Dilansir dari
EF, TOEFL dibagi menjadi 4 berdasarkan jenisnya yaitu sebagai berikut.
1. PBT (Paper-Based Test)
Paper-Based Test ini merupakan jenis TOEFL yang biasanya diselenggarakan oleh tempat les, institusi pendidikan atau lembaga bahasa khusus. Seperti namanya, tes ini soalnya dicetak di atas kertas. Biasanya tes ini berdurasi selama 3-4 jam yang terdiri dari listening, structure & written expression, reading comprehension dan writing. 2. iBT (Internet-Based Test)
Jenis tes TOEFL ini menggantikan computer-based dan paper-based test. Format soalnya sama dengan paper based namun tanpa sesi structure. Biasanya iBT TOEL ini menjadi salah satu persyaratan bahasa Inggris universitas di luar negeri. BACA JUGA:
Cara Paling Efektif Mendapatkan Sertifikat TOEFL 3. CBT (Computer-Based Test)
Tes TOEFL ini pertama kali dikenalkan tahun 1998 sebagai alternatif format PBT. Durasi total pengerjaannya sekitar 4 jam dan pertanyaannya tidak bisa diulang bila tertinggal. Sayangnya jenis TOEFL ini kurang populer dibandingkan PBT dan iBT TOEFL. 4. ITP (Institutional Testing Program)
Buat kamu yang mau berlatih sebelum mengikuti PBT atau iBT, tes IPT ini bisa jadi pilihannya. Soal yang diujikan berpatok pada mode soal internasional. Biaya mengikuti TOEFL ini juga paling murah dari pada jenis tes TOEFL lainnya. BACA JUGA:
Contoh Soal TOEIC yang Sering Muncul: Sudah Tahu? Apa Itu TOEIC?
TOEIC (Test of English for International Communication) juga dikelola oleh ETS, tetapi tes ini lebih fokus pada bahasa Inggris untuk komunikasi profesional di lingkungan kerja internasional. Tujuan dari TOEIC dijadikan persyaratan di dunia kerja terutama instansi pemerintahan. Biasanya tes ini dilaksanakan di negara-negara yang bahasa utamanya bukan bahasa Inggris seperti negara Asia contohnya Jepang, Korea, Cina, Indonesia dan lain-lain. Bagi perusahaan, biasanya TOEIC dijadikan untuk perekrutan dan mengukur kemampuan bahasa Inggris calon karyawan juga sebagai syarat naik jabatan. Bahkan pada beberapa perusahaan-perusahaan tertentu telah merancang program pelatihan TOEIC bagi karyawan, lho! Selain menjadi tolok ukur di perusahaan, instansi pemerintahan juga mengguankan TOEIC dengan tujuan yang sama. Jenis-jenis TOEIC
Mengutip dari
ETS, TOEIC terdiri dari jenis yaitu, Listening and Reading Tests, Speaking and Writing Tests dan Bridge® Tests. Berikut ini penjelasan singkat masing-masing jenisnya. BACA JUGA:
Tipe Soal TOEFL dan Contoh Soalnya Listening and Reading Tests
Listening dan Reading Tests adalah komponen utama TOEFL yang bertujuan mengukur kemampuanmu dalam memahami bahasa Inggris lisan dan tulisan. Kedua tes ini melatihmu untuk menangkap informasi secara tepat dan efektif, aspek penting yang harus dikuasai dalam bahasa asing.
Speaking and Writing Tests
Speaking dan Writing Tests berfungsi mengukur keterampilan ekspresif dalam bahasa Inggris, baik secara lisan maupun tertulis. Dalam jenis TOEIC ini akan dinilai seberapa baik kamu bisa mengekspresikan ide, menyusun argumen, dan merespons pertanyaan, kemampuan yang sangat berguna di universitas maupun lingkungan kerja.
Bridge® Tests
Bridge® Tests adalah tes yang didesain khusus untuk pemula hingga tingkat menengah, ideal bagi mereka yang baru mulai belajar bahasa Inggris. Tes ini mencakup materi dasar seperti tata bahasa, pemahaman mendengarkan, dan keterampilan membaca. Bridge® Tests sangat berguna bagi pemula yang baru memulai belajar bahasa Inggris atau yang ingin meningkatkan keterampilan dasar sebelum mengambil TOEIC standar. BACA JUGA:
Udah Tahu Skor Minimal IELTS Buat Studi ke Luar Negeri? Liat Aja di Sini! Perbedaan TOEIC dan TOEFL
Terdapat beberapa perbedaan antara TOEIC dan TOEFL yang harus diketahui supaya kamu nggak tertukar. Apa saja perbedaannya? Simak selengkapnya berikut ini! Tujuan Tes
Secara umum TOEFL dan TOEIC bertujuan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris, akan tetapi fokus keduanya berbeda. TOEFL dirancang untuk orang yang akan melanjutkan studi di luar negeri, terutama di negara berbahasa Inggris. Sedangkan TOEIC lebih ditujukan untuk mereka yang mencari pekerjaan di perusahaan asing atau internasional. BACA JUGA:
Kepo dengan Reading IELTS? Ini Contoh Soalnya! Format Tes
TOEFL terdiri dari empat bagian: Listening, Reading, Speaking, dan Writing, yang semuanya dirancang untuk menguji kemampuan bahasa dalam konteks akademik. Tes ini berlangsung sekitar 4 jam. Sedangkan TOEIC lebih sederhana dengan hanya dua bagian utama, Listening dan Reading, sehingga durasinya lebih singkat, sekitar 2 jam. TOEIC juga memiliki versi tambahan untuk Speaking dan Writing jika dibutuhkan
Skala Skor dan Sistem Penilaian
Perbedaan selanjutnya ada pada sistem penilaian masing-masing tes. Skor TOEFL berkisar antara 0 hingga 120 poin dan menilai setiap kemampuan secara mendetail. Sementara TOEIC memberikan skor total antara 10 hingga 990. Skor TOEIC dipecah untuk menilai kemampuan di dunia kerja, dengan standar perusahaan yang umumnya memerlukan nilai di atas 700. Sementara itu, universitas biasanya meminta skor TOEFL minimal 80 untuk program internasional.
Tips Memilih antara TOEFL dan TOEIC
Memilih antara TOEFL dan TOEIC bisa jadi keputusan penting yang mempengaruhi karier atau studi kamu. Jika tujuanmu adalah melanjutkan studi di universitas internasional, TOEFL adalah pilihan yang lebih relevan. Universitas biasanya menetapkan skor minimum TOEFL untuk penerimaan, karena tes ini mengukur keterampilan akademik yang penting dalam lingkungan belajar. Sebaliknya, jika tujuan kamu adalah karier di perusahaan asing internasional, TOEIC adalah pilihan yang lebih sesuai. Skor TOEIC sering kali menjadi syarat dalam rekrutmen dan promosi jabatan di banyak perusahaan multinasional. Pertimbangkan juga waktu dan biaya yang kamu miliki. TOEIC biasanya lebih cepat dan lebih terjangkau, sementara TOEFL lebih mendalam dan memerlukan persiapan lebih.
Siap untuk TOEIC dan TOEFL?
Kini kamu pun tahu apa perbedaan TOEIC dan TOEFL, kan? Nggak ada kata nggak lulus dalam tes ini, yang ada hanya mengukur kemampuan kamu dalam berbahasa Inggris. Kalau sudah tahu perbedaan keduanya, kamu bisa mempersiapkan diri dengan matang misalnya dengan banyak membaca jurnal, mendengarkan podcast atau menonton tayangan dalam bahasa Inggris. Jika kamu ingin ikut tes TOEFL untuk menempuh persyaratan kuliah di luar negeri, kamu bisa berkonsultasi dulu dengan SUN Education. Kamu juga bisa mengikuti kursus bahasa Inggris di SUN English supaya kamu bisa mencapai score yang kamu mau. Tunggu apalagi, segera asah kemampuan berbahasa Inggris kamu supaya bisa mencapai score yang kamu inginkan! Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!