evan aditya
Talk the Talk: Alumni & Current Student Sharing Experience Evan Aditya S2 Di Amerika
12 Februari 2020
Monash University akan Melebarkan Sayap Hingga ke Indonesia
13 Februari 2020

Trik Hemat Biaya Saat Kuliah di Luar Negeri

biaya kuliah di luar negeri

biaya kuliah di luar negeri

Melanjutkan kuliah di luar negeri adalah impian bagi beberapa siswa yang sangat ingin dicapai. Tak hanya untuk mendapatkan ilmu dari bidang yang dipilihnya, namun juga karena ingin mendapatkan pengalaman berbeda saat berada di negara lain. Berbicara tentang kuliah di luar negeri, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Mulai dari persiapannya hingga biaya kuliah di luar negeri itu sendiri.

biaya kuliah di luar negeri

Sumber: Freepik

Biaya yang dikeluarkan saat kuliah di luar negeri memang menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan. Pengeluaran pun akan bermacam-macam, mulai dari biaya kuliah sampai biaya hidup saat kamu berada di negara orang. Jika membutuhkan cara agar siap finansial dan dapat hemat biaya saat kuliah di luar negeri, simaklah beberapa trik dibawah yang dapat kamu lakukan:

Baca Juga : Yuk, Intip Biaya Kuliah di Jerman!

Cari tahu biaya kuliah negara yang dituju

 

Biaya studi program undergraduate di mancanegara berbeda-beda. Bahkan tiap program studi dalam satu universitas bisa menawarkan jumlah biaya yang berbeda. Agar lebih siap melakukan perhitungan, berikut rata-rata biaya kuliah di luar negeri yang murah untuk program S1 nya:

NegaraBiaya dalam mata uang asingBiaya dalam Rupiah*
Amerika Serikat18.000 – 55.000 USD245 – 749 juta
Canada16.000 – 55.000 USD218 – 749 juta
Australia28.000 – 45.000 AUD257 – 413 juta
Inggris10.000 – 25.000 GBP177 – 443 juta
Eropa9.000 – 20.000 EUR135 – 301 juta
Malaysia22.000 – 30.000 MYR73 – 100 juta

Di samping biaya di atas, orang tua juga perlu mempersiapkan biaya hidup dan biayanya berbeda-beda di setiap negara. Harga yang ditawarkan tergantung daerah dan akomodasi yang dipilih. Misalnya, sang anak yang tinggal di apartemen akan lebih mahal daripada di asrama kampus. Sehingga, biaya hidup yang dipersiapkan dapat berkisar lebih tinggi dibandingkan jika tinggal di akomodasi kampus.

 

Manfaatkan Fasilitas Kampus Sebaik Mungkin

 

Hampir seluruh universitas menawarkan fasilitas lengkap dan bahkan berstandar kelas dunia. Seperti perpustakaan, laboratorium komputer, Language Center, sports facilities, dan juga Hub untuk siswa-siswa baik lokal maupun internasional. Dengan fasilitas tersebut, kamu bisa menghemat biaya, misalnya dibandingkan harus membeli buku baru ataupun ke tempat lain yang mengharuskanmu mengeluarkan biaya. Kebanyakan universitas juga memiliki klub serta organisasi yang dapat kamu ikuti sesuai dengan minat. Biasanya, klub atau organisasi tersebut mengadakan acara gratis seperti seminar, workshop, bahkan konser maupun acara menarik lainnya.

Baca Juga : Berapa Biaya Kuliah di Australia Yang Harus Kamu Keluarkan?

Daftar Beasiswa

 

Untuk semakin menekan biaya pengeluaran mu, mendaftar beasiswa adalah pilihan yang sangat dianjurkan! Banyak universitas yang menawarkan berbagai macam beasiswa dengan nilai yang berbeda-beda. Ada dua jenis beasiswa yang biasanya ditawarkan: (1) scholarship, umumnya diberikan atas dasar prestasi akademik ataupun atletik, sementara (2) grant, diberikan kepada siswa yang membutuhkan bantuan keuangan.

Persyaratan untuk beasiswa juga tak semua sama. Ada yang mengharuskanmu meraih nilai atau IPK yang bagus sebagai tolak ukurnya dan juga beasiswa yang langsung diberikan dalam bentuk potongan biaya studi setelah melakukan aplikasi ke universitas tujuan. Kamu bisa mencari beasiswa yang sesuai dengan kualifikasi mu.

 

Cari Tempat Tinggal/Akomodasi Murah

 

Ada banyak cara untuk menghemat keuangan selama kamu kuliah di luar negeri. Salah satunya dapat kamu lakukan dengan mencari tempat tinggal yang disewa semurah mungkin maupun tinggal di akomodasi kampus! Tinggal di akomodasi, atau yang biasa disebut dengan asrama kampus tak selamanya membosankan loh. Justru bagi kamu yang memasuki tahun pertama studi, ini adalah kesempatan untuk berkenalan dengan teman-teman baru dan menjalani kehidupan yang lebih mandiri. Terlebih, tinggal di akomodasi lebih terjamin karena bagus dalam segi keamanannya. Kamu pun dapat bebas menggunakan seluruh fasilitas akomodasi yang ada dan hal tersebut akan membantumu untuk lebih berhemat.

 

Memasak Sendiri

 

Sesekali makan di cafe ataupun restoran murah tak apa-apa. Namun, sebenarnya kamu sangat bisa menghemat biaya dengan memasak sendiri. Ini sudah terbukti. Sebagai tips tambahan, carilah toko bahan makanan Asia karena kamu bisa mendapatkan bumbu-bumbu masakan Indonesia yang lengkap dengan petunjuk cara memasaknya. Kamu dapat mengurangi pengeluaran dengan belanja bahan masakan di supermarket termurah dan memasaknya saat dirumah. Apalagi, kualitas makanan lebih terjamin karena kamu memasaknya sendiri. Kamu pun bisa memilih bahan makanan yang lebih sehat—sekaligus mencoba gaya hidup sehat! Poin plus, bukan? Jika kehabisan ide masakan, kamu bisa coba cari di internet dan ikutilah resepnya. 

 

Bekerja Part-time atau Freelance

 

Bekerja paruh waktu ataupun freelance juga bisa menjadi opsi agar kamu dapat lebih menghemat biaya kuliah di luar negeri! Jika perkuliahan berjalan dari pagi hingga siang hari, kamu berkesempatan untuk bekerja saat sore maupun malam hari. Bekerja paruh waktu juga sudah menjadi hal biasa di luar negeri. Kamu tidak perlu khawatir jika tak bisa membagi waktu dengan kuliah ataupun berkegiatan sosial lainnya. Hal tersebut dikarenakan pihak pemerintah yang sudah mengatur waktu bekerja agar kamu mampu mengikuti pelajaran dengan baik. Kamu dapat bekerja paruh waktu dengan rata-rata 20 jam setiap minggunya.

Sementara itu untuk pilihan lain, kamu juga bisa bekerja freelance. Jenis lapangan pekerjaan ini lumayan menjanjikan untuk mahasiswa. Terlebih jika kamu sudah mempunyai skill yang bisa dijual, seperti menerjemahkan dokumen, interpret, menggambar, menulis, desain, maupun fotografi dan masih banyak lagi bidang lainnya. Pekerjaan freelance termasuk fleksibel dan paling solutif untukmu karena kamu bisa mengerjakannya dimanapun dan kapanpun. Jadi, katakanlah misalnya kamu sedang penat dan ingin berada dalam kedai kopi untuk sekadar refreshing, disaat yang sama kamu masih bisa membawa laptop mu untuk bekerja dan mencari uang tambahan melalui freelance.

Baca Juga : 5 Rekomendasi Jurusan Kuliah untuk Anak IPA 2020

Naik Transportasi Umum atau Berjalan Kaki

 

Kamu bisa berhemat dengan naik transportasi umum maupun berjalan kaki. Apalagi, kedua alternatif tersebut merupakan cara termudah untuk hidup sehat. Selagi di luar negeri dengan pemandangan baru dan mengasyikkan, manfaatkanlah peluang ini!

Selain itu, bagi kamu yang berkuliah dan tinggal di daerah pegunungan, kamu juga bisa coba untuk bersepeda. Jalur khusus sepeda yang disediakan pemerintah tentu akan membuatmu lebih nyaman saat berkendara. Lagi-lagi murah sekaligus sehat kan?

biaya kuliah di luar negeri

Sumber: Freepik

Itulah beberapa trik yang dapat kamu perhatikan dan persiapkan untuk menghemat biaya saat kuliah di luar negeri. Bukan hanya dari segi biaya studi, namun kamu juga harus memperhatikan pengeluaranmu saat tinggal disana. Jangan khawatir tidak mampu memegang keuangan dengan baik. Jika kamu benar-benar niat untuk mencoba beberapa cara diatas, kamu pasti akan aman secara finansial dan bahkan mendapatkan pemasukan baru dari penghasilanmu saat bekerja! Cara diatas juga tak sekadar mengurangi pengeluaran loh, teman-teman. Kamu menghadapi realita dimana kamu dilatih untuk lebih mandiri serta bekerja keras—yang mana dapat membentukmu untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Tetaplah semangat meraih cita-cita!

Comments are closed.

Install SUN Education App
sekarang!
Wajib dimiliki oleh siapapun yang berencana
kuliah keluar negeri!