Program Diploma of Science Kini Ada di Monash College
7 Mei 2015
Top 1% Dunia: Universitas Nottingham Bisa Jadi Pilihan Anda
11 Mei 2015

Chef Putri Miranti: Tentang Kuliner dan SHATEC

Jika ada satu kesamaan dari semua orang di dunia adalah bahwa kita semua menyukai makanan yang enak. Kita semua suka makan, tetapi hanya ada beberapa yang memiliki keahlian dan kemauan untuk menciptakannya. Dengan belajar ilmu kuliner secara akademis, Anda bisa mengembangkan potensi dengan lebih maksimal.

Seperti halnya Putri Miranti. Dikenal sebagai pengajar, presenter di acara Bitter Sweet di Asian Food Channel (AFC), Putri yang memiliki kecintaannya terhadap dunia Pastry & Baking mengasah keterampilannya dengan mengambil berbagai kelas yaitu dekorasi kue di Jakarta, kursus di Thailand dan program studi level Diploma di salah satu sekolah kuliner ternama di Singapura yaitu Singapore International Hotel & Tourism College (SHATEC).

Putri Miranti. Sumber foto: TheHoneyComber

Putri Miranti. Sumber foto: TheHoneyComber

Saya diajarkan banyak ilmu pastry dan baking, misalnya memotong dan mengaduk bahan, kitchen organization, sampai food science. Termasuk juga ilmu pengenalan bahan yang menurut saya sangat penting, karena dengan mengenal sifat dasar bahan dapat memperkecil kemungkinan untuk gagal. Selain itu, pengalaman saat magang sangat membuka mata. Selain mengaplikasikan teori yang didapat, saya juga harus belajar berinteraksi dan bekerja sama dengan tim. Harus tahan berdiri minimal 10 jam sehari dan mengangkat mixer seberat 20 kilogram. Capek, tapi seru!

Itulah cuplikan dari wawancaranya dengan salah satu majalah wanita ternama di Indonesia – Femina.

Shatec menyediakan berbagai program Full Time mulai dari Higher Certificate in Culinary Arts, Advanced Certificate in Hotel and Accommodation Services hingga Diploma in Pastry and Baking.

Pengajaran oleh Shatec Singapura mempersiapkan mahasiswanya untuk siap terjun ke dunia kerja dengan mengajarkan berbagai aspek professional kitchen termasuk private dining, mengelola restoran kecil, hotel bintang lima hingga catering berskala besar. Selain itu, Shatec Singapura aktif melibatkan mahasiswa dan alumninya dalam berbagai kompetisi kuliner dan perhotelan, baik untuk skala nasional maupun regional.

Pelajar Shatec mempersiapkan banquet. Sumber foto: The Weekender

Pelajar Shatec mempersiapkan banquet. Sumber foto: The Weekender

Shatec didirikan pada tahun 1983 oleh Singapore Hotel Association untuk melengkapi industri perhotelan Singapura dengan tenaga kerja terampil. Hingga kini, Shatec telah menjadi salah satu sekolah perhotelan premium dengan 30,000 alumni dari 20 negara yang memegang posisi kunci di industri perhotelan dan pariwisata seperti Simon Song – Executive Chef at Four Seasons Hotels and Resorts, Maldives, Ignatius Chan – Owner of Iggy’s and a world-renowned restaurateur, Justin Quek – Owner of Sky on 57 at Marina Bay Sands, Arthur Kiong – CEO of Far East Hospitality, dan Nicholas Lim – Regional Director of Trafalgar Tours

Shatec juga merupakan penerima penghargaan “The Most Outstanding Contribution to Tourism” dari Singapore Tourism Board pada tahun 1992. Selain itu Shatec adalah lembaga pertama yang masuk dalam Hall of Fame Summit World Gourmet pada tahun 2009 karena memenangkan Lembaga Kuliner of the Year penghargaan selama 4 tahun berturut-turut (2001-2004).

Restoran RECIPE. Sumber foto: Shatec

Restoran RECIPE. Sumber foto: Shatec

Kampus Shatec terletak di Bukit Batok seluas 2 hektar yang terdiri dari lima (5) dapur, dua (2) laboratorium minuman, ruang produksi pastri, ruang seminar dan perpustakaan. Selain itu Shatec memiliki kampus dan outlet komersil di tengah kota Singapura. Shatec juga mengelola restoran bernama RECIPE yang menjadi tempat praktek bagi mahasiswanya.

Tertarik? Kunjungi website Shatec Institutes untuk informasi lebih lanjut mengenai berbagai program yang tersedia. Untuk bantuan dalam mendaftar dan pengurusan keperluan studi di luar negeri, silakan hubungi kantor SUN Education terdekat.

 

Tinggalkan Balasan