Kuliah Gratis di Luar Negeri? Intip Cara Mendapatkan Beasiswa Disini!
24 Februari 2021
Pengalaman Kuliah S2 di Australia? ‘Should’ or ‘Not’?
26 Februari 2021

Jenis Visa yang Diberikan untuk Pelajar Asing di Berbagai Negara

pelajar asing diberikan visa apa

Sumber: Freepik

Kamu yang belum memiliki pengalaman kuliah ke luar negeri pastinya bertanya-tanya mengenai jenis visa apa yang diberikan kepada pelajar asing. Setiap negara memiliki kebijakan yang berbeda dalam mengatur kunjungan ke negaranya, termasuk menentukan jenis visa untuk pelajar. Kali ini SUN Education akan menginformasikan jenis visa apa saja yang biasanya diberikan kepada pelajar asing atau pelajar internasional di berbagai negara.

Selain itu, ada pula informasi mengenai beberapa syarat umum pengurusan visa untuk melanjutkan studi di luar negeri. Sehingga kamu memiliki gambaran mengenai jenis maupun proses pendaftarannya. 

Jenis Visa yang Diberikan untuk Pelajar Asing di Luar Negeri

visa pelajar asing

Sumber: Freepik

Umumnya, pelajar Indonesia yang ingin ke luar negeri sebagai pelajar asing akan membutuhkan visa pelajar. Meski demikian, beberapa negara memiliki ketentuan berbeda di mana terkadang kamu hanya membutuhkan visa kunjungan, lalu kemudian harus mengurus izin tinggal dalam jangka waktu tertentu. Berikut adalah jenis visa yang kamu butuhkan untuk melanjutkan pendidikan di destinasi studi favorit di dunia. 

1. Amerika Serikat

Negeri Paman Sam ini memiliki dua jenis visa yang dapat kamu gunakan sesuai dengan durasi dan jenis studi yang kamu ambil di negara tersebut. Visa F-1 adalah visa yang umum diberikan untuk pelajari asing di Amerika Serikat karena digunakan untuk pendidikan dengan durasi lebih dari 18 jam per minggu. Selain belajar, jenis visa F-1 juga memungkinkan kamu untuk melakukan kerja part-time maksimal 12 jam per minggu. 

Sementara jika kamu mengambil program penelitian atau pelatihan non-akademis, kamu akan membutuhkan visa M-1. Pemegang visa M-1 tidak dibenarkan untuk melakukan kerja part-time di Amerika Serikat dan hal tersebut dianggap ilegal. 

2. United Kingdom

Inggris memberikan student visa untuk pelajar asing yang ingin melanjutkan studi di negaranya. Kamu dapat mengajukan visa ini paling cepat 6 bulan sebelum dimulainya program studi yang kamu ambil dengan proses pembuatan selama 3 minggu. Sebagai pemegang student visa di Inggris, kamu boleh untuk bekerja part-time maksimal selama 20 jam per minggu. 

Jika kamu berusia di atas 18 tahun dan mengambil program gelar, misalnya sarjana di Inggris, kamu diizinkan untuk tinggal hingga 5 tahun. Sementara jika kamu mengambil program di bawah level sarjana, misalnya Pathway atau Foundation, kamu diizinkan tinggal hingga 2 tahun. 

3. Australia

Student Visa (Subclass 500) di Australia diberikan sesuai dengan lamanya waktu studi yang kamu butuhkan untuk studi, dengan batas maksimal 5 tahun. Visa pelajar ini juga memungkinkan kamu untuk melakukan kerja part-time hingga 40 jam per dua minggu setelah perkuliahan dimulai. 

Australia menerapkan sistem yang ketat untuk pelajar asing yang berusia di bawah 18 tahun, yaitu harus memiliki Guardian atau wali. Kamu disarankan untuk mengajukan orang tua atau kerabat dekat yang berusia di atas 21 tahun dan masih akan berada di Australia minimal hingga kamu berusia 18 tahun. 

4. Singapura

Pelajar asing yang ingin melanjutkan studi di Singapura membutuhkan visa pelajar yang disebut dengan istilah Student Pass. Namun, visa ini hanya berlaku untuk program studi yang diambil penuh waktu, sehingga bagi kamu yang ingin melanjutkan studi secara part-time tidak bisa menggunakan jenis visa ini. 

Pemegang Student Pass di Singapura dibenarkan untuk bekerja part-time selama 16 jam per minggu. Namun, jika kamu melanjutkan studi di institusi pendidikan tinggi swasta, kamu biasanya tidak dibenarkan untuk melakukan pekerjaan paruh waktu. 

5. Jerman

Visa studi di Jerman biasanya diberikan sesuai dengan durasi program yang akan kamu ambil. Biasanya ada persyaratan yang berbeda berdasarkan program yang akan kamu ambil seperti program gelar penuh waktu, sekolah bahasa, dll. 

Jika kamu telah memegang visa studi di Jerman, kamu diperbolehkan untuk melakukan kerja part-time selama 20 jam per minggu. Meski demikian, kamu tidak dibenarkan untuk melakukan pekerjaan freelance. Untuk dapat bekerja dalam masa studi, kamu harus mendapatkan izin dari Agentur für Arbeit (local employment agency) dan Ausländerbehörde (foreigners’ registration office).

Syarat Umum Pengurusan Visa Pelajar Asing di Luar Negeri

aplikasi visa pelajar asing

Sumber: Freepik

Berikut adalah beberapa syarat umum yang perlu kamu persiapkan sebelum mendaftar visa pelajar kemanapun negara tujuanmu. 

1. Telah diterima di salah satu institusi pendidikan terdaftar di negara tujuan

Sebelum mengajukan permohonan visa untuk pelajar asing, kamu harus telah memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari institusi pendidikan di sana. Jadi, kamu benar-benar harus telah diterima di institusi yang akan kamu tuju terlebih dahulu. Hal ini untuk memastikan apakah kamu benar-benar mengunjungi negara tersebut untuk tujuan studi. 

2. Menyiapkan dana pendidikan dan biaya hidup

Hampir seluruh negara mengharuskan kamu untuk menyertakan bukti bahwa kamu mampu membiayai pendidikan dan biaya hidup di negara tersebut. Biasanya ada bukti keuangan seperti slip gaji, rekening koran dan buku tabungan yang harus kamu lampirkan. Jika kamu melanjutkan studi jalur beasiswa, maka kamu juga harus menyertakan surat sponsor dari lembaga pemberi beasiswa tersebut. 

3. Menyerahkan berkas-berkas yang dibutuhkan

Pengurusan visa ke negara manapun akan mengharuskan kamu untuk menyertakan identitas diri dalam bentuk KTP, paspor dan KK. Selain itu kamu juga mungkin akan diminta bukti pemesanan tiket pesawat dan bukti tersedianya tempat tinggal. Hal ini dimaksudkan agar kamu telah memiliki tujuan yang jelas begitu sampai di negaranya. 

4. Mempersiapkan diri untuk wawancara

Sebagian besar negara memiliki tahapan wawancara sebagai salah satu tahapan pengajuan visa untuk mengunjungi negaranya. Biasanya kamu akan diminta menjelaskan tujuanmu ke negara tersebut. Untuk pengurusan visa pelajar sendiri kamu bisa menjelaskan kenapa kamu tertarik untuk melanjutkan studi di negara tersebut. Berlatihlah untuk tahapan ini agar kamu tidak gugup ketika menjelaskan tujuanmu dan menjawab pertanyaan yang diberikan.

5. Menentukan waktu yang tepat

Pengurusan visa pelajar ke luar negeri bukanlah satu hal yang dapat selesai dalam beberapa hari. Umumnya kamu membutuhkan waktu paling sedikit tiga minggu hingga aplikasi visamu diterima. Pada beberapa negara dengan kunjungan yang tinggi, kamu mungkin harus menunggu lebih dari satu bulan. 

Nah, bagi kamu yang tidak ingin repot dalam pengurusan visa dan aplikasi studi ke luar negeri, kamu dapat mempercayakannya pada konsultan pendidikan seperti SUN Education. Dengan demikian, kamu hanya perlu menyerahkan persyaratannya dan kamu akan dibantu untuk mengurus studimu ke luar negeri sampai siap untuk berangkat. 

Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerjasama dengan lebih dari 300 institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Dari negara-negara tersebut, banyak universitas yang memiliki staf pengajar super berpengalaman! Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.

Comments are closed.