SWISS

Switzerland atau Swiss adalah negara terkaya nomor tujuh (7) di dunia dengan kontribusi tertinggi dari perdagangan ekspornya. Keseimbangan moneter dan tidak adanya korupsi, menjadikan Swiss sebagai negara nomor satu (1) dari 43 negara di Kawasan Eropa dari segi kebebasan berekonomi.
Pada tahun 2015, dua (2) kota di Swiss yaitu Zurich dan Geneva berada dalam sepuluh peringkat teratas untuk The World’s Most Liveable Cities (kota paling nyaman untuk ditinggali) menurut badan survei Mercer Global.

INFO PENDIDIKAN DI SWISS

  • Empat (4) universitas di Swiss termasuk dalam jajaran universitas terbaik menurut QS World University Ranking 2014 / 2015 dengan dua (2) di antaranya masuk dalam Top 20.
  • Riset di perguruan tinggi negeri mendapatkan bantuan biaya dari pemerintah.
  • Ada 135.000 pelajar di Swiss dengan 40% nya adalah pelajar internasional.
  • Program pendidikan paling populer untuk siswa internasional adalah sekolah perhotelan Swiss karena standarnya yang tinggi.

Swiss mengenakan harga tinggi terutama untuk daging, ikan goreng, minyak, dan sayuran. Namun, melalui perhitungan cerdas, pengeluaran di Swiss akan lebih murah atau sama dibandingkan dengan negara Eropa lainnya. Pelajar di Swiss mendapatkan fasilitas untuk berkuliah serta santunan finansial dari pemerintah dan organisasi. Untuk makan, pelajar dapat memanfaatkan pilihan fasilitas restoran yang populer di antara kalangan mahasiswa karena harganya yang terjangkau seperti Mensa atau kafe milik perpustakaan universitas.

Jumlah anggaran bulanan seorang pelajar adalah sekitar CHF 1.000 – CHF 1.500 untuk uang saku dan kebutuhan sehari-hari karena biasanya biaya tempat tinggal, makanan, dan asuransi sudah termasuk di dalam uang sekolah.

  1. Visa Pelajar & Asuransi Kesehatan

Untuk visa pelajar (Student Visa), proses aplikasi berlangsung sekitar dua (2) – tiga (3) bulan. Student Visa yang didapatkan di Indonesia akan dikonversikan menjadi B Permit (semacam ID Card untuk siswa) dan berlaku sampai dengan durasi sekolah selesai.

Asuransi kesehatan wajib dimiliki oleh pelajar internasional yang berencana untuk tinggal di Swiss selama lebih dari tiga (3) bulan dan biasanya akan diurus oleh sekolah tempat mahasiswa akan menuntut ilmu.

  1. Akomodasi

Kebanyakan perguruan tinggi di Swiss memiliki Housing Office atau International Office yang dapat membantu pelajar menentukan pilihan akomodasi yang paling sesuai. Jenis-jenis akomodasi yang bisa Anda pilih adalah :

  • Akomodasi di dalam kampus (on-campus accommodation)

Akomodasi dalam kampus bisa dinikmati dengan harga spesial berkat subsidi dari universitas tempat Anda bersekolah. Ada universitas yang sudah menyertakan biaya akomodasi di dalam biaya uang sekolah.

Namun, perumahan bersubsidi ini jumlahnya terbatas sehingga Anda harus memesan jauh-jauh hari. Biaya akomodasi ini biasanya berkisar dari CHF 4.200 – CHF 5.850 per semester.

  • Akomodasi di luar kampus (off-campus accommodation)

Anda bisa memilih menyewa apartemen / flat atau homestay (tinggal bersama keluarga Swiss). Untuk apartemen / flat, ada baiknya untuk mencari tempat untuk berbagi biaya sekaligus memperluas perkenalan. Biaya apartemen/flat disesuaikan dengan fasilitas, kondisi, dan lokasinya. Harga berkisar dari CHF 1.050 hingga CHF 3.000 per bulan tergantung pilihan jenis kamar dan fasilitas.

Homestay adalah salah satu cara yang paling efektif untuk melatih bahasa Inggris dan mengenal budaya dan adat istiadat Swiss. Biaya homestay ini berkisar antara CHF 130 – CHF 750 per minggu.

  1. Kerja Sambilan

Sesuai dengan peraturan pemerintah Swiss, pelajar internasional di luar negara EU 17 (European Union) / negara EFTA memerlukan work permit (izin kerja) untuk kerja sambilan yang akan diberikan setelah siswa tinggal selama enam (6) bulan di Swiss, kecuali jika kerja sambilan tersebut terkait erat dengan bidang studi yang dipelajari. Kerja sambilan dibatasi 15 jam per minggu selama perkuliahan dan penuh waktu selama libur semester.

Pelajar internasional yang lulus dari universitas di Swiss diperbolehkan tinggal dan mencari pekerjaan penuh waktu di Swiss selama enam (6) bulan sejak tanggal kelulusan mereka. Siswa perlu memperhatikan ketentuan kerja sambilan di masing-masing canton (semacam provinsi) di Swiss karena tidak semua canton memperbolehkan siswa untuk kerja sambilan.

  1. Tingkat Dasar

Sistem sekolah wajib biasanya mencakup pendidikan dasar dan juga pendidikan sekunder. Sebelum itu, anak-anak biasanya mengikuti taman kanak-kanak walaupun tidak wajib. Kelas dibagi berdasarkan bahasa yang mereka gunakan (Perancis, Jerman, atau Italia).

  1. Tingkat Menengah

Setelah Sekolah Dasar, pelajar akan dipisah sesuai dengan kemampuan dan minat karir di beberapa area (biasanya tiga (3)). Pelajar yang ingin bekerja di bidang akademik akan masuk ke sekolah tinggi (bernama Gymnasium atau Kantonsschule). Pelajar yang berniat mengejar profesi di perdagangan atau ingin langsung bekerja hanya perlu melengkapi tiga (3) tahun tambahan sebelum memasuki pendidikan kejuruan.

  1. Tingkat Tersier

Pendidikan tersier tergantung pada pendidikan yang dipilih di tingkat menengah. Untuk pelajar matura, universitas menjadi pilihan paling umum. Pelajar di sekolah menengah kejuruan akan sering menambahkan Fachhochschule atau Fachschule Hohere di kurikulum mereka.

GEO & CULTURE

LOKASI SWISS
Country Swiss map

Swiss memiliki luas sekitar 41.285 km2 atau sepertiga luas pulau Jawa. Negara ini dikelilingi oleh Perancis di sisi barat, Jerman di sisi utara, Italia di sisi selatan, serta Austria dan Liechtenstein di sisi timur yang merupakan kawasan wisata.

IKLIM SWISS

Swiss memiliki iklim maritim di mana saat musim panas, dataran rendah menjadi sejuk dan sedikit berawan. Selain itu, Swiss juga memiliki iklim Tundra di mana area di sekitar pegunungan Alpen memiliki suhu rendah dan salju.

Di beberapa kota bagian, iklimnya cenderung sejuk. Misalnya, ibukota negara Bern memiliki rata-rata suhu maksimum di bulan Juli 23,5oC dan minus 4,6oC di bulan Januari. Salju akan turun hampir di setiap bagian di Swiss ketika musim dingin.

ZONA WAKTU SWISS

Swiss berada di zona waktu divisi GMT +1 dimana ada perbedaan enam (6) jam lebih lambat dibandingkan WIB (Jakarta) pada saat musim dingin (akhir Oktober hingga akhir Maret). Swiss juga menjalankan sistem Daylight Saving Time (DST) yang memajukan waktu setempat satu (1) jam lebih cepat. Pada saat DST, Swiss berada pada zona waktu GMT +2 dimana ada perbedaan lima (5) jam lebih lambat dari WIB (Jakarta) selama musim panas.

MASYARAKAT SWISS

Swiss memiliki empat (4) bahasa nasional yang digunakan sebagai bahasa sehari-hari, yaitu Jerman, Perancis, Italia, dan Romans dengan bahasa Inggris sebagai bahasa asing utama. Selain bahasa Inggris, Anda juga disarankan untuk mempelajari bahasa setempat untuk memudahkan Anda memahami kebudayaan di daerah tersebut. Masyarakat Swiss sangat menyambut dan menerima pendatang asing tanpa membedakan bahasa apa yang mereka gunakan.

TRANSPORTASI DI SWISS

Swiss memiliki sistem transportasi yang sangat teratur untuk mobilitasnya. Berlokasi di antara negara-negara Eropa, Swiss memiliki jalur kereta api yang padat, jalur antar kota, jalur gunung, jalur kendaraan bermotor, dan beberapa bandara internasional yang besar. Kereta api bisa digunakan untuk bepergian antar kota maupun antar negara. Anda dapat dengan mudah bepergian ke Jerman, Perancis, Austria, Italia, dan melanjutkan ke negara-negara Eropa lainnya.

Swiss juga memiliki bandara internasional yang sangat terkenal yaitu Euro Airport Basel-Mulhouse-Freiburg, yang terletak di daerah perbatasan antara Swiss, Perancis, dan Jerman.

PEMERINTAHAN DI SWISS

Bentuk pemerintahan Swiss adalah Federasi Demokrasi Republik dengan beberapa partai politik. Kepemimpinan negara didasarkan pada kekuatan Dewan Federal Swiss yang terdiri dari satu (1) anggota dewan, Kanselir Federal, dan Administrator Pemerintah Federal.

Swiss tidak termasuk dalam gabungan Uni Eropa dan tidak menggunakan mata uang Euro sebagai mata uang nasional mereka melainkan Swiss Franc (CHF). Meskipun demikian, Swiss telah menjalankan Perjanjian Schengen mengenai kebebasan bermobilitas dan pintu terbuka bagi negara-negara tetangga yang tergabung dalam Uni Eropa sehingga semua orang dapat memasuki negara Swiss tanpa harus mendapatkan visa turis yang berbeda.

TUJUAN WISATA
  1. The Castle of Chillon (berlokasi di dekat Montreux)
  2. Kebun anggur lavaux (berlokasi di tepi danau Jenewa)
  3. The Castles of Bellinzona (berlokasi di kanton Ticino selatan)
  4. The Abbey of St. Gallen
  5. The Matterhorn (berlokasi di Schwarzsee, Gornergrat)
FAKTA MENARIK MENGENAI SWISS
  • Swiss adalah tempat kelahiran Palang Merah yang identik dengan logo bendera Swiss.
  • Swiss merupakan negara dengan tingkat harapan hidup kedua tertinggi di dunia setelah Swedia.
  • Swiss adalah negara yang sangat tepat waktu sehingga keterlambatan tidak bisa ditolerir.
Chat di WhatsApp