Tips Kuliah Sambil Kerja yang Memaksimalkan Manajemen Waktu dan Karirmu!
28 Juli 2020
pertanyaan wawancara beasiswa dan jawabannya
Udah Tahu Belum? Ini Dia Pertanyaan Wawancara Beasiswa dan Jawabannya
5 Agustus 2020

Simak Perbedaan Kuliah di Indonesia dan di Amerika Berikut Ini Yuk!

perbedaan kuliah di Indoensia dan di Amerika

perbedaan kuliah di indonesia dan di amerika

Amerika merupakan salah satu negara yang memiliki banyak institusi pendidikan terbaik di dunia. Tidak heran jika banyak orang dari Indonesia tertarik untuk melanjutkan studi di negeri Paman Sam tersebut. Selain pendidikan berkualitas, Amerika juga dikenal dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang seru di sekolah-sekolah. Nah, kali ini SUN Education akan memberikan informasi mengenai perbedaan kuliah di Indonesia dan di Amerika. 

Perbedaan Kuliah di Indonesia dan di Amerika

Ada beberapa faktor yang menjadi perbedaan kuliah di Indonesia dan di Amerika. Mulai dari pilihan institusi, penerimaan mahasiswa, tes masuk, status mahasiswa, hingga fasilitas. Simak penjelasannya dalam artikel berikut ya!

Opsi Institusi Pendidikan Tinggi

pilihan institusi di Amerika

Sumber: Freepik

Setelah lulus SMA di Amerika, sebagian pelajar mungkin mengambil gap year untuk bekerja dan menabung. Sebagian lain akan melanjutkan ke perguruan tinggi yaitu universitas dan sebagian besar akan memasuki College. Sebuah istilah yang terdengar asing di Indonesia, bukan?

College adalah pendidikan tinggi non-universitas yang biasanya menawarkan program-program vokasional. Jika dibandingkan dengan di Indonesia, college setara dengan pendidikan diploma dengan pilihan program studi yang lebih beragam. Sama dengan di Indonesia, setelah lulus dari college pelajar dapat langsung bekerja atau melanjutkan ke pendidikan sarjana. 

Meskipun tampak sama dengan pendidikan diploma, nyatanya pelajar Amerika lebih cenderung untuk melanjutkan ke college daripada universitas. Sementara pelajar di Indonesia memiliki kecenderungan lebih besar untuk melanjutkan ke pendidikan sarjana daripada diploma. 

Baca Juga : Negara dengan Biaya Sekolah Kedokteran Termurah

Penerimaan Mahasiswa Baru

Perbedaan kuliah di Indonesia dan Amerika yang selanjutnya adalah dari waktu penerimaan mahasiswa baru dan tahun ajaran. Penerimaan mahasiswa baru di Indonesia hanya dilakukan satu kali setahun yang menjadi penanda tahun ajaran baru, yaitu sekitar bulan Juli atau Agustus. Jika kamu tidak berhasil diterima di perguruan tinggi pada tahun ajaran ini, maka kamu harus menunggu hingga tahun depan. Waktu satu tahun ini biasa digunakan pelajar Indonesia untuk mempersiapkan diri dengan belajar, ikut bimbel dan lain-lain. 

Sementara di Amerika, penerimaan mahasiswa baru dilakukan dua kali dalam setahun yaitu pada Spring Semester dan Fall Semester. Dengan kata lain, jika kamu tidak berhasil lulus pada satu penerimaan, kamu hanya perlu menunggu sekitar 6 bulan lagi untuk mendaftar kembali. Dalam selang waktu yang biasa disebut gap year tersebut, mahasiswa di Amerika biasanya memilih untuk bekerja. 

Tidak sedikit pelajar yang sengaja mengambil gap year untuk bekerja selama satu tahun bahkan lebih. Oleh sebab itu, jangan heran jika di tahun pertama studimu di Amerika, kamu seangkatan dengan orang yang beberapa tahun lebih tua. Hal ini sebenarnya juga terjadi di Indonesia, hanya saja kecenderungannya jauh lebih kecil daripada di Amerika. 

Tes Masuk Universitas

perbedaan tes masuk kuliah di amerika dan di indonesia

Sumber: Freepik

Pelajar Indonesia mengenal SNMPTN, SBMPTN dan UTBK sebagai seleksi untuk masuk ke perguruan tinggi negeri. Beberapa universitas juga mungkin menerima mahasiswa baru dengan cara mengadakan seleksi mandiri. Semuanya diadakan satu kali dalam setahun dengan sistem penilaian berdasarkan hasil tes (SBMPTN dan UTBK) atau nilai akademik di SMA (SNMPTN). 

Amerika juga memiliki standarisasi yang diterima untuk mendaftar universitas atau college yang disebut SAT. Ujiannya diadakan 7 kali dalam setahun dan biasanya sudah diambil siswa sejak mereka masih berada di tahun terakhir SMA. Ada pula yang namanya ACT yang setara dengan SAT, namun memiliki beberapa perbedaan dalam aspek matematika yang diujikan. ACT diadakan 7 kali dalam setahun untuk siswa di Amerika dan 5 kali setahun untuk pelajar dari negara lain. 

Hasil SAT dan CAT biasanya dikirim bersama nilai akademik semasa SMA sebagai syarat mendaftar program. Bagi pelajar internasional biasanya juga dibutuhkan hasil ujian TOEFL dengan skor minimal yang beragam tergantung program yang diambil. Selain itu, jika program yang akan kamu ambil adalah program pascasarjana, kamu perlu mengikuti tambahan 

Baca Juga : Syarat Pertukaran Pelajar Ke Luar Negeri Yang Harus Kamu Tahu!

Mahasiswa full-time dan part-time/half-time

perbedaan status mahasiswa

Sumber: Freepik

Pelajar yang bekerja bukanlah sesuatu yang membudaya dan jarang dijumpai di dalam negeri. Hal ini sangat berbeda dengan hal yang telah menjadi kebiasaan di Amerika Serikat. Di negeri Paman Sam ini, pelajar umumnya sudah bekerja sejak mereka masih berstatus siswa SMA. Tidak sedikit pula dari mereka yang tidak langsung lanjut kuliah begitu lulus SMA, melainkan bekerja terlebih dahulu. 

Menempuh pendidikan sambil bekerja ini juga masih sering dilakukan pelajar Amerika hingga di bangku pendidikan tinggi. Oleh karena itu ada istilah mahasiswa full-time dan part-time/half-time yang merujuk pada jumlah credits (kredit) yang diambil setiap semesternya. Mahasiswa full-time mengambil setidaknya 12 kredit dalam satu semester, sementara mahasiswa half-time biasanya di bawah 12 kredit. Program half-time ini lah yang biasanya diambil oleh mahasiswa yang bekerja sambil kuliah.

Status mahasiswa full-time atau half-time ini juga berpengaruh terhadap durasi kuliah. Selain itu, di Amerika ada yang namanya Federal Student Aid atau pinjaman mahasiswa untuk biaya sekolah. Seorang pelajar half-time tidak memenuhi syarat untuk menerima pinjaman mahasiswa ini. 

Fasilitas

fasilitas kampus amerika

Sumber: Freepik

Salah satu poin menarik yang ditemui di kampus-kampus di Amerika adalah kelengkapan fasilitas, baik untuk keperluan akademik maupun non-akademik. Fasilitas di sini dapat berupa berbagai laboratorium dan ruang praktik hingga perpustakaan. Perpustakaan sendiri adalah fasilitas yang sangat diandalkan mahasiswa di Amerika Serikat karena buku-buku biasanya sangat mahal. Bagi institusi yang berfokus pada sains dan teknologi, fasilitas akademik yang tersedia biasanya sudah sangat canggih dan terkini. 

Baca Juga : 3 Kampus Swasta Terbaik Asal Amerika

Selain itu, setiap kampus umumnya memiliki pusat olahraga yang dapat digunakan oleh pelajar maupun staf. Fasilitas yang tersedia pada pusat olahraga ini sangat lengkap untuk berbagai macam kegiatan mulai dari lari, basket, gym, hingga senam seperti yoga, pilates dll. Beberapa kampus bahkan memiliki arena yang lebih luas sehingga dapat memiliki kolam renang hingga lapangan untuk bola, tenis, maupun golf. 

Beberapa sekolah yang mengungulkan bidang seni akan memiliki gallery untuk berbagai pameran mulai dari foto, lukisan, dan lain-lain. Tidak jarang pula kampus yang memiliki fasilitas untuk pertunjukkan seni seperti musik dan teater. Kamu bahkan bisa menikmati pertunjukkan gratis dalam waktu-waktu tertentu!

Tertarik untuk Lanjut Studi di Amerika?

Kuliah di Amerika menawarkan kesempatan untuk menjadi bagian dari pendidikan berstandar internasional baik dari segi pengajaran maupun fasilitas. Kamu juga akan merasakan pengalaman menjadi pelajar internasional di negara paling beragam di dunia. Hal ini tentunya akan memberikan nilai lebih dan prestise tersendiri yang juga akan membantumu menghadapi dunia setelah lulus kuliah. 

Nah, bagi kamu yang tertarik untuk melanjutkan studi di Amerika Serikat, kamu bisa berkonsultasi dengan SUN Education. Kamu bisa mendapatkan berbagai informasi mulai dari pilihan institusi, program studi, hingga biaya kuliah langsung dari konsultan kami. Segera kunjungi cabang SUN Education terdekat ya! Selain itu, kamu juga bisa mendownload aplikasi SUN Education secara GRATIS di Play Store atau App Store. 

Comments are closed.