Destinasi Studi
watermark
SUN Education Group

/

Amerika Serikat

/

Oregon State University: Ranking, Jurusan, Biaya Kuliah, Beasiswa

Oregon State University: Ranking, Jurusan, Biaya Kuliah, Beasiswa

Author: Jonathan Kristinus

Updated: 11 March 2026

Oregon State University (OSU) adalah universitas riset publik besar yang berlokasi di Corvallis, Oregon yang memiliki lebih dari 30.000-34.000 mahasiswa. Kampus ini juga menyandang status R1 (Very High Research Activity) dalam klasifikasi Carnegie, menunjukkan kapasitas riset yang sangat kuat.

OSU memiliki kelebihan khusus di bidang studi pertanian, kehutanan, kelautan/oceanography, dan teknik, menjadikannya salah satu pusat riset penting di Amerika Serikat bagian barat. Setelah tau informasi soal Oregon State University ranking, masih penasaran soal info jurusan, ranking, syarat pendaftaran, hingga biaya kuliah di OSU? Baca terus artikel ini!

Ranking Oregon State University Terbaru

Dalam QS WUR 2026, Oregon State University menempati peringkat global sekitar #=624 dunia, sedangkan menurut Times Higher Education (THE) Ranking 2026 mereka meraih ranking 401–500 dunia.

Di tingkat nasional Amerika Serikat, OSU juga muncul dalam US College Rankings (Times/WSJ) dan pemeringkatan lain seperti US News National Universities (sekitar peringkat 140‑an nasional dan 70‑an Public Universities pada edisi terbaru), memperkuat posisi OSU sebagai universitas riset publik yang solid namun masih relatif accessible.

QS By Subject Oregon State University (Global)

  • Education (Pendidikan): Rank 401
  • Chemistry (Kimia): Rank 501
  • Geology (Geologi): Rank 101
  • Biological Sciences: Rank 301
  • Physics and Astronomy: Rank 451
  • Mechanical, Aeronautical & Manufacturing Eng: Rank 501

Oregon State University Acceptance Rate

Berbagai sumber data penerimaan menunjukkan bahwa acceptance rate terbaru OSU berada di kisaran 77-83% untuk jenjang sarjana pada siklus penerimaan terakhir. Menurut beberapa portal seperti Yocket dan Shiksha menyebut angka acceptance rate sekitar 83-89% 

Syarat Masuk Oregon State University

Secara umum, penerimaan OSU untuk siswa internasional mencakup transkrip akademik dengan IPK keseluruhan 3.0 dan nilai ujian standar untuk belajar di AS. Mau tau persyaratan lengkapnya? Simak di bawah ini!

Syarat Kuliah S1 (Undergraduate)

Untuk masuk program sarjana (bachelor), OSU mensyaratkan ijazah SMA atau setara dengan nilai rata‑rata minimal setara 3,0 dari skala 4,0 (setara rata‑rata nilai B) bagi pelamar internasional. Bagi mahasiswa transfer dari perguruan tinggi di luar AS atau dari kampus AS lain, OSU umumnya mensyaratkan GPA kumulatif minimal 2,25 serta pemenuhan syarat matematika (dan writing untuk transfer dari kampus AS) jika sudah mengumpulkan 24 kredit kuartal yang dapat ditransfer.

Pelamar harus mengunggah atau mengirimkan transkrip resmi semua sekolah menengah dan perguruan tinggi yang pernah diikuti (umumnya tahun kelas 9-12), lengkap dengan hasil ujian komprehensif dalam bahasa asli dan terjemahan resmi bahasa Inggris.

Persyaratan Bahasa Inggris (S1)

Mahasiswa internasional yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris wajib menunjukkan bukti kemampuan bahasa Inggris melalui TOEFL, IELTS, Duolingo, atau alternatif lain seperti skor SAT/ACT tertentu. Berbagai sumber rangkuman persyaratan OSU menyebutkan bahwa untuk direct entry S1, OSU umumnya mensyaratkan:

  • TOEFL iBT minimal 80 (beberapa skema menambahkan minimal subscore 16 per bagian)
  • IELTS minimal 6,5 untuk penerimaan langsung; skor 6,0 dapat dipertimbangkan melalui jalur pathway atau transitional English,
  • Duolingo English Test sekitar 110 untuk direct entry, sesuai panduan INTO OSU untuk International Direct dan transfer.

Calon mahasiswa yang belum mencapai skor minimum dapat masuk melalui program Academic English atau Undergraduate Pathway di INTO Oregon State University, lalu melanjutkan ke degree program setelah menyelesaikan level bahasa dan mata kuliah akademik yang dipersyaratkan.

Dokumen Lain dan Proses Aplikasi S1

Selain nilai akademik dan bukti bahasa Inggris, pelamar internasional S1 biasanya perlu:

  • Mengisi aplikasi online OSU Application atau Common Application dan membayar application fee (sekitar 65 USD, angka dapat berubah tiap tahun).
  • Mengunggah salinan paspor, bukti keuangan (bank statement atau sponsor) untuk keperluan pembuatan Form I‑20 jika membutuhkan visa F‑1/J‑1.
  • Menyertakan esai personal statement dan/atau daftar kegiatan ekstrakurikuler, tergantung jalur dan program yang dituju; beberapa program mungkin meminta dokumen tambahan seperti portfolio (misalnya untuk desain) atau resume.

OSU menggunakan sistem rolling admission dengan prioritas dan final deadline yang berbeda per term; untuk Fall biasanya terdapat priority deadline sekitar Januari dan final deadline sekitar Juli, sedangkan intake Spring dan Summer memiliki deadline sekitar Februari-Juni.

Syarat Kuliah S2 (Graduate)

Untuk program S2, OSU mensyaratkan minimal gelar sarjana 4 tahun atau setara dari institusi yang diakui, dengan GPA kumulatif minimal 3,0 (skala 4,0) pada gelar terakhir atau pada 60 sks terakhir studi sarjana. Alternatifnya, pemegang gelar sarjana tiga tahun (misalnya dari negara Bologna) dapat dipertimbangkan jika dilengkapi dengan gelar pascasarjana 45 kredit kuartal atau jika program menyatakan gelar tersebut memadai untuk studi lanjut.

Selain itu, hampir semua program S2 meminta:

  • Transkrip resmi semua studi sarjana/pascasarjana beserta terjemahan resmi bahasa Inggris,
  • Statement of purpose yang menjelaskan tujuan akademik dan riset,
  • 2-3 surat rekomendasi akademik/profesional,
  • CV atau resume terbaru.

Beberapa program juga mewajibkan skor GRE atau GMAT (misalnya untuk banyak program teknik, sains, dan bisnis), sehingga calon mahasiswa perlu mengecek persyaratan tiap program secara spesifik.

Persyaratan Bahasa Inggris S2

Semua pelamar internasional S2 wajib menunjukkan bukti kemampuan bahasa Inggris, kecuali jika memenuhi pengecualian (misalnya lulusan S1/S2 dari negara berbahasa Inggris tertentu). Panduan umum OSU dan dokumen internal College of Forestry menunjukkan standar berikut untuk admission penuh versus transitional:

  • Regular admission umumnya mensyaratkan TOEFL iBT sekitar 80 atau lebih dan IELTS 6,5-7,0, dengan beberapa program seperti Wood Science & Engineering meminta minimal IELTS 7,0.
  • Transitional admission dapat diberikan jika skor TOEFL berada di rentang 61-79 iBT atau IELTS total 6,0, dengan syarat mahasiswa mengikuti Academic English tambahan dan baru diklasifikasikan sebagai regular setelah memenuhi standar bahasa Inggris penuh.

Beberapa program S2 tertentu (misalnya di bidang humaniora atau pendidikan) dapat memasang standar bahasa yang lebih tinggi, sehingga pelamar perlu mengecek halaman program masing‑masing.

Proses Aplikasi S2

Aplikasi S2 dilakukan secara online melalui Graduate Admissions OSU, dengan application fee sekitar 85 USD dan batas waktu yang ditetapkan masing‑masing program (sering kali lebih awal dari deadline universitas).

Setelah program memberikan rekomendasi penerimaan, Graduate Admissions akan memeriksa pemenuhan syarat minimum universitas dan mengeluarkan surat keputusan resmi, kemudian Office of International Services memproses dokumen visa bagi mahasiswa internasional.

Jurusan Di Oregon State University

Oregon State University menawarkan lebih dari 200 jurusan S1 dan 80+ program pascasarjana yang tersebar di 11 college utama, termasuk kampus Corvallis, OSU-Cascades di Bend, dan platform online Ecampus yang masuk top 10 nasional.

Dari STEM, bisnis, sampai ilmu sosial, semuanya ada. Tapi OSU paling terkenal dengan kekuatan risetnya di agriculture, forestry, oceanography, engineering, dan sustainability sebagai land-grant university.  Berikut ini list beberapa jurusan di Oregon State University diantaranya.

  • Adult and Higher Education
  • Aging Sciences
  • Aging Studies
  • Agricultural Education
  • Animal Science
  • Anthropology
  • Applied Anthropology
  • Applied Economics
  • Applied Ethics
  • Art
  • Artificial Intelligence
  • Athletic Training
  • Biochemistry and Biophysics
  • Bioengineering
  • Biological and Ecological Engineering
  • Biological Data Sciences
  • Botany and Plant Pathology
  • Business
  • Business Administration
  • Business Analytics
  • Business Fundamentals
  • Chemical Engineering
  • Chemistry
  • Civil Engineering
  • College and University Teaching
  • College Student Services Administration
  • Communication
  • Comparative Health Sciences
  • Computer Science
  • Counseling
  • Creative Writing
  • Crop Science
  • Data Analytics
  • Dual Language Specialization
  • Education
  • Electrical and Computer Engineering
  • Energy Policy
  • Engineering Management
  • English
  • English for Speakers of Other Languages
  • Entomology
  • Environmental Engineering
  • Environmental Management
  • Environmental Sciences
  • Epidemiology
  • Ethnic Studies
  • Fisheries and Wildlife Administration
  • Fisheries Management
  • Fisheries, Wildlife, and Conservation Sciences
  • Food in Culture and Social Justice
  • Food Science and Technology
  • Forest Ecosystems and Society
  • Forests and Climate Change
  • Geographic Information Science
  • Geography and Geospatial Science
  • Geology
  • History
  • Horticulture
  • Human Development and Family Studies
  • Industrial Engineering
  • Instructional Design
  • Integrative Biology
  • Interdisciplinary Studies
  • Kinesiology
  • Leading and Creating Change
  • Marine Mammal
  • Marine Resource Management
  • Mass Timber
  • Materials Science
  • Mathematics
  • Mechanical Engineering
  • Microbiology
  • Natural Resources
  • Nuclear Engineering
  • Nutrition
  • Ocean, Earth, and Atmospheric Sciences
  • Organic Agriculture
  • Organizational Leadership
  • Pharmaceutical Sciences
  • Philosophy
  • Physics
  • Political Science
  • Psychology
  • Public Health
  • Public Policy
  • Public Policy Analysis
  • Queer Studies
  • Radiation Health Physics
  • Rangeland Ecology and Management
  • Risk and Uncertainty Quantification in Earth Systems
  • Robotics
  • Rural Policy
  • Sociology
  • Soil Science
  • Special Education
  • Speech Communication
  • Statistics
  • Supply Chain and Logistics Management
  • Sustainable Forest Management
  • Sustainable Natural Resources
  • Teaching
  • Timber Circular Economy
  • Toxicology
  • Urban Forestry
  • Water Conflict Management and Transformation
  • Water Resources Engineering
  • Water Resources Policy and Management
  • Water Resources Science
  • Wildlife Management
  • Women, Gender, and Sexuality Studies
  • Wood Innovation for Sustainability
  • Wood Science
  • Writing

Fasilitas Studi Oregon State University

Menjelajahi kampus Oregon State University (OSU) rasanya kurang lengkap jika belum mengintip deretan fasilitas ikonik yang menjadi kebanggaan para mahasiswanya. Mulai dari pusat riset laut yang canggih hingga reaktor nuklir di dalam kampus, setiap sudut tempat ini dirancang untuk mendukung ambisi akademik sekaligus gaya hidup yang seimbang. Penasaran apa saja tempat yang bakal jadi "rumah kedua" kamu selama berkuliah di sana?

The Valley Library

Bayangkan sebuah perpustakaan yang bukan sekadar tempat menyimpan buku, tetapi benar-benar menjadi jantung akademik sebuah kampus. Itulah The Valley Library, perpustakaan utama OSU yang berlokasi di kampus Corvallis. Dengan koleksi yang mencapai lebih dari 1,4 juta buku14.000 serial, serta lebih dari 500.000 peta dan dokumen pemerintah, perpustakaan ini adalah surga bagi para peneliti dan mahasiswa yang haus akan ilmu pengetahuan.

Bangunan enam lantai bergaya neoklasik kontemporer ini menyimpan koleksi istimewa yang tak ternilai, termasuk arsip milik Ava Helen dan Linus Pauling, alumni OSU yang berhasil meraih penghargaan Nobel. Tak hanya koleksi fisik, Valley Library juga dilengkapi dengan ruang belajar individu dan kelompok, ruang kolaborasi, serta layanan digital yang sangat mumpuni. Tak heran jika fasilitas ini kerap disebut sebagai salah satu tempat belajar paling penting di seluruh kampus OSU.

Dixon Recreation Center

Kuliah nggak melulu soal buku dan tugas, keseimbangan fisik dan mental juga sama pentingnya! Dixon Recreation Center hadir sebagai jawabannya. Kompleks olahraga dan rekreasi berskala besar ini menjadi pusat kebugaran dan aktivitas fisik mahasiswa OSU yang sangat lengkap.

Fasilitas yang tersedia di sini benar-benar mengesankan: beberapa gym, lapangan voli pantai, area panjat tebing indoor, lintasan lari dalam ruangan, kolam renang lengkap dengan dive well, ruang fitness, serta lapangan untuk berbagai kegiatan klub olahraga dan intramural. Sebuah ekspansi besar kemudian menambahkan sekitar 60.000 kaki persegi area baru yang mencakup tiga lapangan basket indoor, trek lari tiga jalur, ruang serbaguna, climbing facility, dan area weight training. Hasilnya, Dixon kini bertransformasi menjadi salah satu pusat rekreasi kampus paling lengkap di wilayahnya.

Kelley Engineering Center

Jika kamu adalah mahasiswa teknik atau ilmu komputer, gedung ini akan menjadi rumah keduamu di OSU! Kelley Engineering Center adalah gedung utama yang menampung Departemen Computer Science serta Electrical and Computer Engineering OSU. Dirancang dengan konsep arsitektur modern dan berkelanjutan, gedung seluas sekitar 153.000 square feet ini telah memperoleh sertifikasi bergengsi LEED Gold sebagai bukti komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan.

Salah satu daya tarik utama gedung ini adalah atrium multi-fungsi lengkap dengan kafe di dalamnya, yang berfungsi sebagai "jantung sosial" komunitas teknik OSU. Di sini, ide-ide besar lahir bukan hanya di dalam kelas atau laboratorium, tetapi juga di sudut-sudut diskusi yang santai. Selain ruang kuliah dan kantor, tersedia pula laboratorium perangkat lunak maupun perangkat keras yang canggih. Lebih dari sekadar gedung perkuliahan, Kelley Engineering Center dirancang secara strategis untuk menarik fakultas dan mahasiswa terbaik, mempererat kemitraan dengan industri, sekaligus menjadi inkubator bagi lahirnya startup teknologi baru.

Hatfield Marine Science Center

Tertarik dengan dunia kelautan dan ekosistem laut? OSU punya fasilitas riset yang letaknya benar-benar dekat dengan sumbernya langsung! Hatfield Marine Science Center (HMSC) berlokasi di Newport, tepatnya di kawasan estuari Yaquina Bay, hanya sekitar satu mil dari Samudra Pasifik. Fasilitas ini menjadi basis utama bagi para peneliti, dosen, dan mahasiswa dari berbagai college di OSU untuk menjalankan riset kelautan dan estuari secara menyeluruh, mulai dari kajian keanekaragaman hayati hingga penelitian mendalam tentang dampak perubahan iklim terhadap ekosistem laut.

Yang membuat HMSC semakin istimewa adalah kehadirannya sebagai pusat kolaborasi ilmiah lintas lembaga. Berbagai mitra federal dan negara bagian terkemuka seperti NOAAU.S. Fish and Wildlife Service, dan sejumlah lembaga lingkungan lainnya turut bernaung di fasilitas ini, menjadikan HMSC sebagai hub kolaborasi ilmiah sekaligus pusat edukasi publik di bidang kelautan yang sangat berpengaruh.

TRIGA Reactor

OSU bukan hanya unggul di bidang ilmu alam dan kelautan, di bidang teknik dan energi pun kampus ini memiliki fasilitas riset yang benar-benar kelas dunia! College of Engineering OSU mengelola jaringan fasilitas riset canggih yang mengesankan, dengan salah satu yang paling ikonik adalah reaktor riset TRIGA Mark II berdaya 1,1 MW. Reaktor ini aktif digunakan untuk keperluan pelatihan, riset, dan produksi isotop sehingga memberikan pengalaman belajar yang sangat langsung dan aplikatif bagi mahasiswa.

Selain reaktor nuklir, tersedia pula Energy Exploration (E2) Center yang dilengkapi dengan simulator ruang kendali pembangkit nuklir modular kecil. Fasilitas-fasilitas canggih lainnya melengkapi ekosistem riset ini, termasuk Advanced Technology and Manufacturing InstituteAmbient Pressure Surface Characterization Laboratory, serta fasilitas pengujian material dan struktur kayu berskala besar. Keseluruhan jaringan fasilitas ini memperkokoh reputasi OSU sebagai pemimpin dalam riset energi, teknik kayu, efisiensi energi, dan teknologi rekayasa lainnya, sekaligus membuka peluang eksperimen langsung yang sangat berharga bagi mahasiswa S1 maupun S2.

Biaya Kuliah Oregon State University

Nama Program Biaya Kuliah per Tahun 
BS Business Administration Rp. 693,7 juta ($41,110)
BS Computer Science Rp. 693,7 juta ($41,110)
BS Mechanical Engineering Rp. 693,7 juta ($41,110)
BS Psychology Rp. 693,7 juta ($41,110)
BS Environmental Science Rp. 693,7 juta ($41,110)
MS Computer Science Rp. 615,7 juta ($36,500)
MS Mechanical Engineering Rp. 615,7 juta ($36,500)
MBA Rp. 813,8 juta ($48,240)
MS Psychology Rp. 615,7 juta ($36,500)
MS Environmental Science Rp. 615,7 juta ($36,500)
PhD Computer Science Rp. 615,7 juta ($36,500)
PhD Mechanical Engineering Rp. 615,7 juta ($36,500)
PhD Psychology Rp. 615,7 juta ($36,500)
PhD Biology Rp. 615,7 juta ($36,500)
PhD Civil Engineering Rp. 615,7 juta ($36,500)

Selain biaya kuliah diatas, mahasiswa internasional di Oregon State University seperti kamu juga harus menyiapkan biaya tambahan. Salah satunya seperti biaya wajib kampus (mandatory fees) sekitar $2,000–$3,000 per tahun yang mencakup akses fasilitas rekreasi, kesehatan, dan layanan mahasiswa.

Lalu ada juga biaya asuransi kesehatan wajib sekitar $2,500–$3,000 per tahun karena OSU mengharuskan semua international student punya coverage minimal sesuai regulasi. Akomodasi on-campus seperti dorm atau apartemen biasanya berkisar $10,000–$15,000 per tahun tergantung tipe kamar dan meal plan yang dipilih.

Biaya hidup sehari-hari termasuk makanan, transportasi, buku, dan perlengkapan pribadi diperkirakan $12,000–$15,000 per tahun di Corvallis yang relatif terjangkau dibanding kota besar di AS. Jangan lupa biaya visa F-1, SEVIS fee, dan application fee yang totalnya sekitar $500–$1,000 di awal.

Beasiswa Oregon State University

OSU dan mitra pathway‑nya (INTO OSU) menyediakan berbagai scholarship internal untuk mahasiswa internasional, baik S1 maupun S2, yang umumnya berbentuk potongan biaya kuliah (tuition reduction) berdasarkan prestasi akademik, asal regional, dan kepemimpinan. Dibawah ini beberapa pilihan Oregon State University

Regional Undergraduate Awards & Provost's Scholarship for Excellence

Punya nilai akademik yang membanggakan? Beasiswa ini hadir sebagai apresiasi nyata atas kerja kerasmu! Regional Undergraduate Awards dan Provost's Scholarship for Excellence adalah beasiswa berbasis prestasi yang dirancang khusus untuk mahasiswa S1 internasional dengan rekam akademik tinggi. Yang bikin beasiswa ini makin menarik adalah kamu nggak perlu repot-repot mengisi aplikasi terpisah, karena beasiswa ini sering diberikan secara otomatis berdasarkan IPK dan skor bahasa yang kamu miliki. Cukup berprestasi, dan beasiswanya bisa langsung menghampirimu!

Regional Scholarships (Graduate) & Graduate Honorary Scholarship for Leadership

Buat kamu yang sudah mantap melanjutkan ke jenjang S2 dan punya rekam jejak akademik yang solid plus jiwa kepemimpinan yang kuat, beasiswa ini patut masuk radar-mu! Regional Scholarships (Graduate) dan Graduate Honorary Scholarship for Leadership memberikan potongan biaya studi S2 bagi mahasiswa internasional yang berhasil membuktikan dua hal sekaligus: prestasi akademik yang unggul dan kontribusi kepemimpinan yang nyata. Dua dalam satu, siapa yang nggak mau?

Southeast Asia / Indo‑China Regional Award melalui INTO OSU

Ini dia beasiswa yang wajib banget kamu ketahui kalau kamu berasal dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia! Southeast Asia / Indo‑China Regional Award yang disalurkan melalui INTO OSU adalah beasiswa regional dengan nilai yang sangat menggiurkan yaitu hingga USD 16.000 per tahun selama empat tahun untuk program S1, atau total hingga USD 64.000 secara keseluruhan!

Kabar baiknya lagi, beasiswa ini umumnya diberikan secara otomatis bagi pelamar yang memenuhi kriteria yang ditetapkan jadi pastikan kamu mempersiapkan dokumenmu dengan sebaik mungkin agar nggak melewatkan kesempatan emas ini!

Fulbright Master's Degree Scholarship (AMINEF)

Siapa yang nggak kenal Fulbright? Program beasiswa bergengsi ini menawarkan pendanaan yang benar-benar komprehensif mulai dari biaya kuliah, tunjangan hidup, tiket pesawat, hingga asuransi untuk studi S2 selama 1–2 tahun di universitas mana pun di Amerika Serikat, termasuk Oregon State University, selama program dan jurusan yang dipilih disetujui oleh komite seleksi.

Untuk bisa lolos seleksi, kamu perlu memenuhi beberapa syarat utama: berstatus WNI, memiliki gelar S1 dengan GPA minimal 3,0, serta skor TOEFL ITP minimal 550TOEFL iBT 80, atau IELTS 6,5. Satu hal yang tak kalah penting adalah kamu juga harus berkomitmen untuk kembali dan berkontribusi di Indonesia setelah menyelesaikan studi. Karena ilmu yang kamu bawa pulang adalah investasi terbaik untuk negeri ini!

Fulbright PhD & Visiting Scholar Programs

Fulbright nggak hanya membuka pintu untuk jenjang S2, lho! Ada juga jalur S3 dan Visiting Scholar yang memungkinkan peneliti Indonesia melakukan riset lanjutan di kampus-kampus terbaik AS. Oregon State University sendiri menjadi salah satu destinasi yang sangat potensial dalam skema ini, mengingat kekuatan OSU di bidang sains, pertanian, kehutanan, dan kelautan yang merupakan bidang-bidang yang sangat relevan dengan kebutuhan riset Indonesia saat ini.

Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)

LPDP sudah nggak asing lagi di telinga para pejuang beasiswa Indonesia! Lembaga ini menyediakan berbagai skema beasiswa magister dan doktor untuk studi di luar negeri mulai dari Beasiswa Reguler, Targeted, hingga beasiswa tematik yang semuanya bisa digunakan untuk kuliah di universitas-universitas di Amerika Serikat.

Yang menarik, Oregon State University tercantum sebagai tujuan yang direkomendasikan untuk bidang Oceanography dalam lampiran kebijakan LPDP tentang perguruan tinggi luar negeri berdasarkan bidang studi prioritas. Artinya, jika kamu berminat studi S2/S3 di OSU terutama di bidang yang selaras dengan daftar prioritas seperti oceanography, agriculture, forestry, lingkungan, dan bidang prioritas lainnya kamu berpeluang besar mendaftarkan OSU sebagai kampus tujuan dengan pendanaan penuh dari LPDP, selama memenuhi syarat IPK, pengalaman, dan skor bahasa yang ditetapkan.

Beasiswa DIKTI / Beasiswa Dosen & Skema Kementerian Lain

Buat kamu yang berprofesi sebagai dosen atau PNS, ada jalur beasiswa tersendiri yang perlu kamu ketahui! Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui skema Beasiswa SDM Pendidikan Tinggi / Beasiswa Dosen, serta beberapa kementerian teknis lainnya, secara berkala membuka program beasiswa untuk studi lanjut ke luar negeri termasuk ke universitas-universitas di AS.

OSU yang memiliki keunggulan di bidang pertanian, kehutanan, teknik, dan kelautan kerap menjadi pilihan favorit bagi para penerima beasiswa dosen, terutama bagi mereka yang topik risetnya bersinggungan langsung dengan bidang prioritas pemerintah Indonesia seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, dan pengelolaan sumber daya alam.

Beasiswa Lainnya: BPI, Co‑Funding & Beasiswa Tematik

Selain skema LPDP reguler, ada lebih banyak opsi yang bisa kamu eksplorasi! Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dan program co-funding hadir sebagai alternatif menarik yang menggabungkan pendanaan LPDP dengan beasiswa dari institusi tujuan yang merupakan strategi cerdas untuk semakin meringankan beban biaya kuliah di luar negeri.

Skema-skema ini juga bisa diarahkan ke Oregon State University, tentunya selama kampus tersebut masuk dalam daftar kampus tujuan yang diakui dan bidang studi yang kamu pilih sesuai dengan kriteria yang berlaku. Jadi, jangan ragu untuk mengeksplorasi semua opsi yang tersedia, karena semakin banyak pintu yang kamu ketuk, semakin besar peluang yang terbuka!

Mau Kuliah di Oregon State University?

Setelah tau keunggulan, alasan masuk, persyaratan, hingga Oregon State University ranking yang nggak kaleng-kaleng, pasti semakin ingin mulai studi di universitas ini kan! Tak perlu khawatir soal proses pendaftaran, SUN Education siap membantumu mewujudkan mimpi studi di Amerika Serikat! Awali langkahmu studi di OSU dengan konsultasi GRATIS bersama SUN Education.

Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!  

Sumber gambar: Unsplash

Related Posts


Connect with SUN Education


Enter your details and get a free counselling session with our experts so they can connect you to the right course, country, and university.

Select...

Select...
Select Study Destination...
Select Major...

Select...

By checking this box, you agree to be contacted by SUN Education and its partner universities/collages via email/text message/phone