

/
News Id/
Jangan Sampai Tertukar! Ini Bedanya TOEFL iBT, ITP, PBT, CBT dan Prediction Test
Author:
Updated: 12 April 2024
TOEFL iBT adalah tes bahasa Inggris berdurasi 4,5 jam yang menguji pemahaman membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis, semua dalam konteks akademis. Karena iBT umumnya diambil oleh siswa yang mendaftar ke universitas di Amerika Serikat atau negara-negara berbahasa Inggris lainnya, orientasi tesnya adalah bahasa Inggris akademis. BACA JUGA: Cari Tahu Apa Perbedaan TOEFL dan IELTS di Sini! Lebih lanjut, iBT diberi skor dari 0 hingga 120, dengan bobot yang sama diberikan untuk masing-masing dari empat skill yang diuji. Masing-masing universitas memerlukan skor iBT yang berbeda, dan beberapa di antara mereka mungkin juga butuh skor khusus untuk tes keterampilan individu. Masa berlaku skor iBT sendiri adalah 2 tahun setelah tes. Biaya tes iBT berkisar mulai dari Rp2.500.000. Jenis ini merupakan satu-satunya yang berlaku di seluruh dunia.
Jenis selanjutnya adalah TOEFL Paper-Based Test (PBT) adalah versi yang lebih lama dan hanya tersedia di negara-negara tertentu. Sejauh ini, jenis tersebut adalah jenis yang paling tidak umum. Lebih lanjut, PBT merupakan tes yang benar-benar berbeda dari TOEFL online atau disebut iBT. BACA JUGA: Ternyata Ini Grammar TOEFL yang Paling Sering Keluar Dalam Tes! PBT berlangsung selama 2,5 jam dan terbagi menjadi 4 bagian. Sementara itu, tes ini memiliki jangka skor dari skala 310-677 yang hanya mencakup tiga bagian pertama tes. Bagian writing tidak dimasukkan dalam skor keseluruhan, melainkan dilaporkan secara terpisah dengan skala 0 sampai 6. Skor PBT berlaku selama 2 tahun dan dapat digunakan di universitas mana pun yang menerima skor iBT.
Salah satu strategi menghadapi tes sertifikasi bahasa Inggris yang satu ini adalah melakukan persiapan tes TOEFL secara mendalam. Agar bisa lolos dalam ujian dan mendapatkan skor yang tinggi, maka pelajar perlu melakukan persiapan. Beberapa bentuk persiapannya dapat mencakup belajar secara mandiri, ikut kursus bahasa Inggris secara intensif di SUN English, hingga mengikuti tes simulasi atau Prediction Test yang juga tersedia di SUN English. Prediction Test adalah tes simulasi yang dilakukan sebagai latihan sebelum menjalani tesnya secara sungguhan. Dalam tes simulasi ini, materi yang diujikan tidak jauh berbeda dengan tes TOEFL resmi sehingga peserta akan mendapatkan gambaran bagaimana tes TOEFL resmi nanti akan dijalani. BACA JUGA: Catat, Ini Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Tes TOEFL | iBT | ITP | PBT | CBT | |
| Skill areas | Reading, Writing, Listening, Speaking | Reading, Listening, Structure dan Written Expression | listening, structure, dan reading | listening, structure, reading, dan writing |
| Scoring | 0 - 120 poin | 330 - 667 poin | 310 - 677 poin | 0 - 300 poin |
| Validity | durasi 2 tahun | 2 tahun | durasi 2 tahun | 2 tahun |
| Duration | 4,5 jam | Level 1 = 2 jam Level 2 = 1 jam 10 menit | 2,5 jam | 2 - 2,5 jam |
| Test Medium | Komputer | Komputer | Kertas | Komputer |
| Biaya | Rp2.500.000 atau lebih | Rp475.000 - Rp600.000 | Rp1.700.000 atau lebih | Rp750.000 - Rp850.000 |
Related Posts
Connect with SUN Education