Destinasi Studi
watermark
SUN Education Group

/

Australia

/

Apakah Bahasa Inggris Bahasa Resmi Australia? Cek Faktanya di Sini!

Apakah Bahasa Inggris Bahasa Resmi Australia? Cek Faktanya di Sini!

Author:

Updated: 09 December 2025

Kamu berencana kerja atau lanjut kuliah di Australia? Nah, sebelum berangkat, penting banget untuk memahami situasi bahasa di negara ini. Faktanya negara Australia ternyata tidak memiliki bahasa resmi yang ditetapkan secara undang-undang. Namun, bahasa Inggris menjadi bahasa utama orang Australia yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kali ini SUN Education akan menjelaskan mengenai keunikan Inggris versi Australia dan ragam bahasa lainnya di negara ini, simak terus ya!

Bahasa Resmi di Australia

Australia secara resmi tidak memiliki bahasa nasional yang ditetapkan undang-undang. Meski begitu, bahasa Inggris de facto jadi pengantar utama pemerintahan, pendidikan dan masyarakat. Hal ini karena bahasa Inggris telah menjadi bagian dari identitas nasional sejak kemerdekaan. Menurut sensus omi.gov.au pada 2021, terdapat 75.3% penutur bahasa Inggris yang tersebar di Australia.

Keunikan Inggris Versi Australia

Australia memiliki bahasa Inggris yang unik dibandingkan versi American dan British. Jika kamu kuliah di Australia, mengenali bahasa keunikan Inggris versi Australia sangat penting untuk mempermudah proses belajar dan adaptasi.

Slang yang Khas

Salah satu hal yang paling mencolok dari bahasa Inggris di Australia adalah penggunaan slang. Mungkin kamu sudah mendengar beberapa istilah yang unik, seperti "arvo" untuk sore, atau "bikkie" yang berarti biskuit. Slang ini membuat bahasa Inggris Australia terdengar lebih santai dan akrab.

List Slang Australia dan Artinya

  • Arvo = Sore hari (Afternoon).
  • Avo = Alpukat (Avocado).
  • Barbie = Pemanggang/Pesta barbekyu (Barbecue).
  • Bikkie = Biskuit (Biscuit).
  • Bloke = Pria, laki-laki (Man).
  • Bottle-o = Toko minuman beralkohol.
  • Brekkie = Sarapan (Breakfast).
  • Brolly = Payung (Umbrella).
  • Budgie smugglers = Celana renang ketat pria.
  • Choccy = Cokelat (Chocolate).
  • Chook = Ayam (Chicken).
  • Coldie = Bir dingin (Cold beer).
  • Crook = Sakit (Sick).
  • Cuppa = Secangkir teh/kopi (Cup of tea/coffee).
  • Daks = Celana dalam (Underpants).
  • Deadset = Sungguhan, serius (Serious).
  • Devo = Kecewa (Devastated).
  • Dimmie = Pangsit goreng (Dim sim).
  • Dob in = Mengadu/melaporkan seseorang.
  • Doco = Dokumenter (Documentary).
  • Dodgy = Tidak sehat/bermasalah (Unhealthy).
  • Drongo = Orang bodoh (Idiot).
  • Esky = Kotak pendingin untuk minuman.
  • Fair dinkum = Asli, jujur (Genuine).
  • Flat out = Sangat sibuk.
  • Footy = Sepak bola Australia (Australian Rules Football).
  • Good on ya = Bagus, salut! (Well done).
  • Goon = Anggur murah dalam kantong.
  • Lollies = Permen (Candies).
  • Maccas = McDonald’s.
  • Mate = Teman (Friend).
  • Oldies = Orang tua (Parents).
  • Rellies = Keluarga (Relatives).
  • Ripper = Orang/barang hebat (Awesome).
  • Sanga = Roti lapis (Sandwich).
  • Schnitty = Ayam goreng tepung (Schnitzel).
  • Sheila = Perempuan (Woman).
  • Smoko = Istirahat merokok (Smoke break).
  • Snag = Sosis barbekyu.
  • Spew = Muntah (Vomit).
  • Stickybeak = Orang yang suka ikut campur.
  • Strewth! = Wah! (Expression of surprise).
  • Unit = Orang bertubuh besar.
  • Wag = Bolos sekolah/kuliah (Skip class).
  • Whinge = Mengeluh (Complain).
  • You’re dreamin’ = Kamu ngaco! (You’re delusional).

Pelafalan yang Berbeda

Hal selanjutnya yang membuat bahasa Inggris Australia unik yaitu pada pelafalannya teruama intonasi dan aksen dalam berbicara. Aksen Australia termasuk non-rhotic (huruf “r” di akhir kata tidak diucapkan) dengan vowel mereka sering “ditarik”. Misalnya, kata “day” diucapkan seperti “die", lalu kata "no" sering diucapkan seperti "naw", dan "yes" bisa terdengar seperti "yep". Pelafalan ini membuat Inggris versi Australia lebih mudah untuk dikenali. Jika kamu mendengarkan seorang Australia berbicara, kamu akan segera merasakan perbedaannya.

BACA JUGA: Ini Panduan Terbaru Syarat Kuliah di Australia

Kosakata yang Berbeda

Dalam Inggris versi Australia terdapat beberapa kosakata yang memiliki banyak istilah yang tidak umum digunakan di Inggris atau Amerika. Misalnya, "thongs" di Australia merujuk pada sandal jepit, sedangkan di negara lain mungkin memiliki makna yang berbeda. Lalu ada kata "fair dinkum," yang berarti sesuatu yang asli atau benar, atau "drongo," yang merujuk pada orang bodoh atau pemalas. Mungkin kamu akan merasa sedikit bingung dengan kosakata ini jika baru pertama kali mendengarnya, tetapi inilah yang membuat Bahasa Inggris Australia terasa begitu khas. 

Frasa dan Idiom

Bahasa Inggris Australia juga terkenal dengan penggunaan idiom dan frasa yang sangat berbeda dari yang digunakan di Inggris atau Amerika. Banyak dari ungkapan ini yang sulit dipahami jika tidak familiar dengan konteks budaya Australia. Misalnya, jika seseorang berkata "as crook as Rockwood," itu berarti mereka sangat sakit, karena Rockwood adalah nama sebuah pemakaman terbesar di Australia. "Go off like a frog in a sock" berarti seseorang sedang marah atau panik, sementara "go troppo" berarti orang tersebut sedang kehilangan akal sehat. Ada juga ungkapan seperti "kangaroos loose in the top paddock," yang merupakan cara Australia untuk mengatakan bahwa seseorang mungkin gila atau tidak waras. Semua ungkapan ini menunjukkan betapa kreativitas dalam berbicara menjadi bagian dari identitas Australia.

Pengaruh Budaya Aborigin

Salah satu faktor penting yang membedakan Bahasa Inggris Australia dengan versi lainnya adalah pengaruh budaya Aborigin. Banyak kata dalam Bahasa Inggris Australia yang berasal dari bahasa Aborigin, seperti "kangaroo," "boomerang," dan "yakka" (yang berarti pekerjaan keras).

Bahkan beberapa idiom yang digunakan dalam Bahasa Inggris Australia juga dipengaruhi oleh bahasa Aborigin. Misalnya, "hard yakka" berarti kerja keras, dan "dead horse" berasal dari bahasa rhyming slang yang unik bagi orang Australia. Pengaruh budaya Aborigin ini memberikan warna yang berbeda dalam penggunaan Bahasa Inggris di Australia dibandingkan dengan Inggris Britania atau Amerika​.

BACA JUGA: Apa Bisa Pasti Masuk Universitas TOP Australia? Program Pathway Jawabannya!

Bahasa Lainnya di Australia Selain Inggris

Meskipun bahasa Inggris menjadi bahasa utama, ada banyak bahasa lain yang dipertuturkan oleh komunitas yang beragam. Yuk kita cari tahu apa saja bahasanya.

Aborigin (76.000+ penutur, 3,1%)

Aborigin menjadi bahasa kedua paling banyak digunakan di Australia. Menurut data dari Biro Statistik Australia, pada tahun 2021, terdapat lebih dari 150 bahasa Aborigin dan Kepulauan Selat Torres yang digunakan di Australia. Namun, jumlah penutur bahasa-bahasa ini sangat bervariasi. Beberapa bahasa memiliki hanya satu penutur, sementara yang lain memiliki ribuan penutur. Misalnya bahasa seperti Pitjantjatjara dan Warlpiri memiliki antara 1.000 hingga 3.000 penutur. Sayangnya, banyak bahasa Aborigin yang terancam punah. Diperkirakan, kurang dari 70 bahasa Aborigin yang masih digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Mandarin (51.000+ penutur, 1.9%)

Mandarin udah jadi bahasa yang dominan di kawasan Chinatown di Sydney dan Melbourne. Bahkan, 40% penuturnya lahir di Cina daratan! Komunitas Mandarin aktif banget di dunia bisnis properti dan pendidikan. Serunya, Imlek udah jadi hari libur nggak resmi di beberapa kota lho!

Italia (25.000+ penutur, 1%)

Bahasa Italia sangat terasa di Australia, terutama di kawasan "Little Italy" seperti Carlton di Melbourne. Sekitar 60% penuturnya berusia 65 tahun ke atas, jadi ada penurunan generasi. Tapi, restoran pizza dan gelato tetap jadi ikon, dan Italian Cultural Institute di Sydney rajin mengadakan kursus bahasa Italia.

Vietnam (22.000+ penutur, 0.9%)

Kalau ke Cabramatta di Sydney, kamu bakal merasakan nuansa Vietnam banget, bahkan ada pasar Pho 24 jam dan papan jalan yang bilingual! Kebanyakan imigran Vietnam datang sebagai pengungsi pada tahun 1970-an. Sekarang, generasi muda Vietnam-Australia mulai populerkan bahasa lewat cover K-Pop Vietnam.

Punjabi (20.000+ penutur, 0.8%)

Bahasa Punjabi berkembang pesat sejak 2016, meningkat hingga 375%! Banyak mahasiswa dari Punjab yang kuliah di Sydney dan Melbourne. Komunitas Sikh di Australia punya lebih dari 100 gurdwara (kuil) dan rutin mengadakan kelas bahasa Punjabi. Lucunya, "paratha" dan "lassi" kini jadi menu populer di café-café Australia!

BACA JUGA: Lanjut Studi S2 ke Australia? Simak Syarat yang Dibutuhkan di Sini!

Cantonese (20.000+ penutur, 0.7%)

Bahasa ini dominan di kalangan komunitas Hong Kong-Australia, terutama di Chatswood. Setiap minggu, ABC Radio Melbourne siarkan berita dalam Bahasa Cantonese. Yang menarik, 30% penutur berusia di bawah 25 tahun, berkat pengaruh drama TVB dan musik Cantopop.

Tagalog (17.000+ penutur, 0.7%)

Banyak penutur Tagalog bekerja di sektor kesehatan dan perawatan lansia di Australia. Filipina adalah salah satu negara pengirim imigran terbesar ke Australia pada 2022. Komunitas Filipina aktif banget mengadakan festival, misalnya Barrio Fiesta di Blacktown dengan pertunjukan bahasa Tagalog.

Arab (16.000+ penutur, 0.6%)

Dialek Lebanon dan Irak mendominasi komunitas Arab di Australia, terutama di Bankstown. Islamic College of Brisbane bahkan mengajarkan kurikulum bilingual Arab-Inggris. Bahkan, pemerintah NSW terbitkan panduan COVID-19 dalam 5 dialek Arab pada 2020.

Afrikaans (14.000+ penutur, 0.6%)

Mayoritas penutur Afrikaans adalah imigran kulit putih dari Afrika Selatan yang datang setelah 1994. Komunitas Afrikaans sangat aktif di Perth, bahkan mendirikan klub rugby "Springboks WA." Di Melbourne, ada toko buku Enigma Books, yang jadi satu-satunya toko buku Afrikaans di luar Afrika.

Spanyol (12.000+ penutur, 0.5%)

Banyak penutur Bahasa Spanyol yang berasal dari Amerika Selatan, terutama Kolombia. Instituto Cervantes di Sydney jadi pusat budaya Spanyol, mengadakan acara "Día de los Muertos" setiap tahun. Yang unik, telenovela Spanyol sering banget tayang di SBS Radio.

Filipino (12.000+ penutur, 0.5%)

Bahasa Filipino sering dipakai oleh generasi muda keturunan campuran di Australia. Komedian stand-up asal Filipina-Australia, seperti Reuben Kaye, juga sering memperkenalkan istilah "Tita" dan "Tito" (bibi/paman) dalam Bahasa Inggris Australia.

Bahasa Lainnya (penutur 14%)

Selain bahasa yang sudah disebutkan masih terdapat 200 lebih bahasa yang dibawa imigran. Beberapa diantaranya seperti Indonesia, Thailand, Khmer, Korea, dan masih banyak lagi.

Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.

Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!

Related Posts


Connect with SUN Education


Enter your details and get a free counselling session with our experts so they can connect you to the right course, country, and university.

Select...

Select...
Select Study Destination...
Select Major...

Select...

By checking this box, you agree to be contacted by SUN Education and its partner universities/collages via email/text message/phone