Destinasi Studi
watermark
SUN Education Group

/

News Id

/

Jurusan Keperawatan: Informasi Kuliah dan Prospek Kerja

Jurusan Keperawatan: Informasi Kuliah dan Prospek Kerja

Author: Jonathan Kristinus

Updated: 05 February 2026

Jurusan keperawatan merupakan salah satu bidang studi yang seringkali menjadi alternatif calon mahasiswa yang ingin merasakan dunia kesehatan selain kedokteran. Program ini menggabungkan ilmu teori dan praktik agar lulusannya siap menghadapi tantangan dunia medis. Bagi kamu yang berminat wajib tahu lebih dalam mengenai jurusan keperawatan. Simak informasi lengkapnya yuk!

Pengertian Jurusan Keperawatan

Jurusan Keperawatan adalah program studi yang mempersiapkan mahasiswa menjadi perawat profesional dengan keterampilan klinis, etika, dan komunikasi, berfokus pada perawatan holistik individu dan komunitas. Program ini mencakup teori kedokteran, praktik lapangan di fasilitas kesehatan, serta peluang karir luas dalam bidang medis dan manajerial, baik di tingkat lokal maupun internasional

Alasan Memilih Masuk Jurusan Keperawatan

Buat kamu yang lagi bingung memilih jurusan kuliah, keperawatan bisa jadi pilihan menarik lho! Ada banyak alasan kenapa jurusan ini patut dipertimbangkan. Yuk, kita bahas lebih dalam!

Membantu Orang Lain

Salah satu alasan utama kuliah keperawatan adalah keinginan untuk menolong sesama. Jika kamu punya hati yang tulus dan jiwa sosial yang tinggi, ini adalah jalan yang pas. Kamu akan membantu pasien dalam proses penyembuhan dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Profesi ini sangat cocok buat kamu yang ingin berkontribusi langsung dalam kesehatan masyarakat.

Menjadi Role Model

Profesi perawat sering kali dianggap sebagai panutan dalam hal etika dan pelayanan. Di jurusan ini, kamu akan belajar lebih dari sekadar teori medis, tetapi juga sikap profesional yang kuat. Jadi, kamu bukan hanya sekadar perawat, tetapi juga bisa menjadi contoh positif bagi orang lain.

BACA JUGA: 

Menemukan Kepuasan Pribadi

Bagi banyak orang, menjadi perawat memberikan kepuasan batin tersendiri. Melihat pasien pulih berkat perawatan yang diberikan pasti memberikan rasa bangga dan kebahagiaan. Apalagi, pekerjaan ini juga bisa memperkuat rasa syukur atas apa yang sudah kamu berikan kepada sesama.

Pekerjaan yang Bermakna

Perawat memiliki peran penting dalam sistem kesehatan dan masyarakat. Setiap tindakan yang dilakukan berdampak langsung pada kesejahteraan pasien. Hal ini menjadikan profesi ini sebagai salah satu pekerjaan yang paling dihargai dan dianggap mulia.

Berinteraksi dengan Berbagai Orang

Dunia keperawatan penuh dengan interaksi, mulai dari pasien, dokter, hingga keluarga pasien. Kalau kamu tipe orang yang suka bersosialisasi dan senang bertemu banyak orang, profesi ini bisa memperkaya pengalamanmu sekaligus mengasah keterampilan komunikasi.

Kesempatan untuk Belajar Terus-Menerus

Dunia medis selalu berkembang, dan sebagai perawat, kamu dituntut untuk terus mengikuti perkembangan terbaru. Banyak pelatihan dan sertifikasi yang bisa diikuti untuk meningkatkan kompetensi. Ini bikin kamu nggak pernah berhenti belajar dan berkembang.

BACA JUGA: 10 Jurusan Bidang Kesehatan yang Bukan Kedokteran

Mata Kuliah Yang Dipelajari Selama Studi Keperawatan

Selama perkuliahan mahasiswa Keperawatan akan dibekali dengan berbagai mata kuliah berbasis sains dan humaniora University of Manchester merupakan salah satu universitas terbaik untuk keperawatan yang menempati ranking 2 sedunia versi QS By Subject. Berikut ini mata kuliah jurusan S1 keperawatan di University of Manchester.

Semester 1

  1. Public Health, Society and Nursing
  2. Fundamentals of Anatomy and Physiology for Nursing Practice
  3. Evidence Based Practice
  4. Year 1 Clinical Placement

Semester 2

  • Essential Skills for Nursing Practice
  • Year 1 Clinical Placement
  • Collaborative Care Planning
  • Values Based Nursing

Semester 3

  • Applied Biosciences for Nursing Practice
  • Year 2 Clinical Placement
  • Developing Nursing Knowledge & Skills
  • Principles of Adult Critical and Intensive Care Nursing

Semester 4

  1. Mental Health and Mental Ill Health in Children and Young People (Opsional)
  2.  (Opsional)
  3. Delivering Harm Free Care in Infection Prevention & Tissue Viability (Opsional)
  4. Quantitative Research Methods (Opsional)
  5. Year 2 Clinical Placement

Semester 5

  1. Nurse as a Facilitator of Learning
  2. Qualitative Research Methods (Opsional)
  3. Year 3 Clinical Placement
  4. Palliative and End of Life Care
  5. Nurse as an Inquirer of Clinical Evidence

Semester 6

  1. Year 3 Clinical Placement
  2. Dementia: Empowering and Creative Practice (Opsional)
  3. Nurse as a Leader, Manager and Coordinator of Care
  4. Advancing Care - The Social and Political Context of Health and Social Care (Opsional)

Semester 7

  1. Research in Professional Practice (Major Project)
  2. Shaping Nurses Recognition and Response to Serious Illness
  3. Year 4 Clinical Practice and Portfolio

Semester 8

  1. Nurse Educator in Practice
  2. Year 4 Clinical Practice and Portfolio
  3. Leadership in Professional Practice

BACA JUGA: 10 Universitas Luar Negeri dengan Jurusan Keperawatan Rekomendasi SUN Education 

Skill Yang Didapat Dalam Kuliah Keperawatan

Kuliah di jurusan keperawatan nggak cuma mengajarkan teori medis, tapi juga berbagai keterampilan yang berguna buat praktik langsung di lapangan. Berikut adalah beberapa skill utama yang bakal kamu pelajari selama menempuh pendidikan keperawatan.

CPR dan Dukungan Hidup Dasar (BLS)

Kamu akan diajari teknik Resusitasi Jantung Paru (CPR) dan Basic Life Support (BLS). Ini adalah keterampilan penting untuk menyelamatkan nyawa dalam situasi darurat medis, seperti serangan jantung atau kesulitan bernapas.

Pengetahuan Dasar Perawatan Pasien

Mahasiswa keperawatan akan belajar konsep dasar dalam merawat pasien, termasuk teknik asuhan keperawatan mulai dari pengkajian hingga evaluasi.

Berpikir Kritis

Dalam situasi darurat, kamu harus bisa mengambil keputusan cepat dan tepat. Kemampuan berpikir kritis ini akan terus diasah melalui praktik klinis dan analisis kasus medis.

Penggunaan Teknologi Kesehatan

Kamu akan belajar menggunakan berbagai alat medis, termasuk mesin monitoring, infus, dan teknologi terbaru lainnya di bidang kesehatan.

Penempatan dan Infus Intravena

Kamu akan belajar cara memasang infus dengan aman dan efektif. Mulai dari penentuan lokasi vena, teknik sterilisasi hingga pemasangan infus.

Kemampuan Resolusi Konflik

Dalam bekerja, perawat sering menghadapi konflik, baik dengan pasien, keluarga, maupun tim medis. Kamu akan belajar bagaimana mengelola konflik ini secara profesional.

Komunikasi Terapeutik

Komunikasi terapeutik sangat penting dalam perawatan pasien. Kamu akan diajari bagaimana berkomunikasi dengan baik untuk mendukung proses penyembuhan pasien.

Perawatan Pasien dengan Mobilitas Terbatas

Merawat pasien yang memiliki keterbatasan gerak memerlukan keterampilan khusus, seperti memindahkan atau memposisikan pasien dengan aman. Biasanya teknik ini menggunakan alat bantu untuk mencegah cedera pada pasien dan perawat.

BACA JUGA: Jurusan Kuliah dengan Gaji Tinggi untuk Wanita

Perawatan Paliatif

Kamu akan belajar memberikan perawatan paliatif, yaitu perawatan bagi pasien yang mengalami penyakit kronis atau dalam fase akhir hidup.

Kesabaran dan Toleransi

Menjadi perawat memerlukan tingkat kesabaran yang tinggi, terutama saat menghadapi situasi sulit atau pasien dengan kebutuhan khusus. Kamu harus bisa menciptakan lingkungan positif yang penuh empati dan pengertian.

Pengambilan Keputusan Etis

Perawat sering dihadapkan pada dilema etis yang memerlukan pengambilan keputusan dengan bijak. Kamu akan belajar prinsip-prinsip etika medis dan penerapannya.

Pemantauan Tanda Vital Lanjutan

Pemantauan tanda vital adalah keterampilan dasar keperawatan yang akan terus diperdalam, termasuk memahami tren vital yang kompleks. Kamu harus bisa mendeteksi perubahan kondisi pasien dengan cepat melalui tekanan darah, detak jantung, suhu tubuh, saturasi oksigen.

Ketahanan Fisik dan Mental

Menjadi perawat memerlukan daya tahan fisik dan mental yang kuat. Kamu akan terbiasa dengan kerja shift panjang dan menghadapi situasi stres tinggi.

BACA JUGA: 15 Jurusan Kuliah Terbaik di Dunia dan Rekomendasi Kampusnya

Tools dan Software Yang Digunakan Selama Studi Keperawatan

Selama kuliah keperawatan pastinya kamu tidak hanya akan duduk dan bertatap muka dengan dosen bukan? Akan ada praktik baik di lapangan atau kampus menggunakan alat dan software tertentu. Nah berikut beberapa peralatan dan software medis akan sering kamu gunakan saat menempuh studi keperawatan.

Electronic Health Records (EHRs)

EHRs menyimpan informasi pasien secara terintegrasi, memungkinkan akses cepat dan mengurangi risiko kesalahan medis. Penggunaan EHR melatih mahasiswa mengelola data medis secara profesional dalam lingkungan klinis.

Clinical Decision Support Systems (CDSS)

CDSS membantu mahasiswa dalam pengambilan keputusan klinis dengan memberikan rekomendasi berbasis data. Ini meningkatkan keamanan dan kualitas perawatan pasien.

High-Fidelity Mannequins

Manekin ini mensimulasikan respons fisiologis seperti denyut jantung atau tekanan darah, membantu latihan skenario klinis kompleks. Mahasiswa dapat berlatih manajemen krisis dengan aman tanpa risiko bagi pasien nyata.

Smart IV Pumps

Mahasiswa belajar menggunakan pompa IV pintar untuk terapi infus. Ini mengajarkan mereka kontrol dosis yang akurat.

Tensimeter

Alat ini mengukur tekanan darah, penting dalam pemantauan kondisi kardiovaskular. Mahasiswa belajar cara menggunakannya untuk menilai kesehatan pasien dengan benar. Termometer Digital: Termometer digunakan untuk mengukur suhu tubuh pasien. Pengukuran akurat sangat penting dalam mendeteksi tanda-tanda demam atau infeksi.

Termometer Digital

Termometer digunakan untuk mengukur suhu tubuh pasien. Pengukuran akurat sangat penting dalam mendeteksi tanda-tanda demam atau infeksi.

Infusion Pump (Pompa Infus)

Pompa infus memastikan pemberian cairan atau obat secara tepat. Mahasiswa belajar cara mengatur dosis dan memantau infus.

Syringe (Suntikan)

Suntikan digunakan dalam pelatihan pemberian obat intramuskular atau subkutan. Mahasiswa belajar teknik yang benar untuk memastikan keamanan pasien.

Nebulizer

Alat ini mengubah obat cair menjadi aerosol untuk pasien dengan gangguan pernapasan. Mahasiswa belajar menggunakannya untuk terapi pernapasan yang efektif.

EKG Machine (Mesin EKG)

Mesin ini merekam aktivitas listrik jantung. Mahasiswa keperawatan menggunakan EKG untuk mempelajari diagnosis aritmia atau serangan jantung.

Glucometer (Pengukur Gula Darah)

Alat ini mengukur kadar gula darah secara cepat. Ini penting dalam manajemen pasien diabetes.

Airway Management Kit

Alat ini mencakup perangkat seperti laringoskop untuk membuka jalan napas. Mahasiswa berlatih teknik penyelamatan darurat pernapasan.

Wound Dressing Set (Peralatan Balut Luka)

Mahasiswa menggunakan kit ini untuk mempelajari cara merawat luka. Ini penting untuk perawatan pasca-operasi dan infeksi.

Defibrillator

Defibrillator mengembalikan ritme jantung normal pada pasien dengan serangan jantung. Mahasiswa dilatih menggunakannya dalam situasi darurat.

Sphygmomanometer Manual

Sphygmomanometer Manual adalah versi manual dari tensimeter, melatih mahasiswa dalam keterampilan palpasi. Mahasiswa juga belajar teknik mendengarkan bunyi korotkoff.

Feeding Tube (Selang Makan)

Mahasiswa dilatih dalam penggunaan selang makan untuk pasien yang tidak bisa makan secara oral. Ini mencakup keterampilan dalam memasukkan dan merawat selang dengan aman.

Suction Machine (Mesin Penghisap)

Mesin ini membersihkan saluran napas dari cairan atau lendir. Digunakan dalam pelatihan perawatan intensif.

Autoclave

Autoklaf digunakan untuk mensterilkan alat medis. Mahasiswa keperawatan juga belajar proses sterilisasi untuk menjaga higienitas alat kesehatan.

Medical Scales (Timbangan Medis)

Digunakan untuk mengukur berat badan pasien. Ini penting dalam memantau kondisi kesehatan dan dosis obat.

Prospek Kerja Lulusan Keperawatan

Faktanya lulusan keperawatan bisa bekerja di banyak tempat selain rumah sakit. Berikut beberapa peluang kerja untuk lulusan keperawatan.

Perawat Klinik dan Rumah Sakit

Lulusan jurusan keperawatan dapat bekerja sebagai perawat staf di rumah sakit, menangani pasien dengan berbagai kondisi medis dan membantu prosedur medis harian, seperti pemberian obat dan perawatan luka.

Perawat Sekolah

Perawat sekolah bertugas mempromosikan kesehatan di lingkungan sekolah dengan memberikan edukasi kesehatan dan menangani kasus medis ringan di kalangan siswa dan staf (UPH, 2024).

Perawat Komunitas

Bekerja di daerah terpencil atau pedesaan, perawat komunitas memberikan layanan kesehatan dasar dan edukasi bagi masyarakat yang kurang terlayani (Universitas Indonesia, 2024).

Perawat Militer

Bertugas merawat personel militer di fasilitas kesehatan militer dan zona konflik. Mereka menangani kasus darurat seperti cedera medan perang dan trauma (Internshala, 2024).

Perawat Wisata atau Travel Nurse

Perawat ini bekerja secara sementara di berbagai fasilitas kesehatan di seluruh dunia, sering kali untuk mengisi kekurangan staf selama beberapa bulan (UPH, 2024).

Perawat Kesehatan Jiwa

Spesialis dalam merawat pasien dengan gangguan mental, mereka memberikan terapi, mendukung pemulihan, dan mengelola pengobatan psikiatri (Internshala, 2024).

Perawat Onkologi

Fokus pada perawatan pasien kanker, mereka membantu menjalankan terapi seperti kemoterapi dan memonitor efek sampingnya.

Perawat Geriatri

Mengkhususkan diri dalam merawat lansia, perawat geriatri menangani penyakit kronis dan meningkatkan kualitas hidup pasien lanjut usia (UPH, 2024).

Perawat Independen

Dengan lisensi tambahan, lulusan keperawatan dapat membuka praktik mandiri untuk menyediakan layanan khusus seperti perawatan homecare atau kesehatan ibu dan anak.

Pengajar atau Dosen Keperawatan

Beberapa lulusan keperawatan memilih jalur akademik dan bekerja sebagai pengajar atau dosen untuk mendidik calon perawat baru, sering kali melibatkan penelitian dalam bidang kesehatan (Universitas Indonesia, 2024).

Biaya Kuliah Studi Keperawatan di Luar Negeri

Biaya kuliah keperawatan di luar negeri bervariasi tergantung negara dan universitas.  Namun, tersedia banyak beasiswa dan program bantuan keuangan yang bisa membantumu meringankan beban biaya. Sebagai bahan pertimbangan berikut biaya studi keperawatan di universitas luar negeri.

Universitas Keperawatan Biaya Kuliah Setahun
King's College London £31,600
University of Manchester £29,500
University of Alberta CAD31,089
University of Southampton USD28,735
University of Sydney AUD46,900

Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.   Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!

Related Posts


Connect with SUN Education


Enter your details and get a free counselling session with our experts so they can connect you to the right course, country, and university.

Select...

Select...
Select Study Destination...
Select Major...

Select...

By checking this box, you agree to be contacted by SUN Education and its partner universities/collages via email/text message/phone