Destinasi Studi
watermark
SUN Education Group

/

News Id

/

Jurusan Teknik Perminyakan: Kampus, Mata Kuliah & Prospek Kerja

Jurusan Teknik Perminyakan: Kampus, Mata Kuliah & Prospek Kerja

Author: Jonathan Kristinus

Updated: 20 January 2026

Jurusan Teknik Perminyakan sangat menarik hingga saat ini. Kamu akan melakukan eksplorasi dan produksi energi yang masih menjadi tulang punggung ekonomi global, dengan gaji fresh graduate yang bisa mencapai 15-25 juta rupiah per bulan bahkan lebih tinggi di perusahaan multinasional.

Bidang ini sangat relate dengan kehidupan sehari-hari karena hampir semua produk yang kamu gunakan berasal dari minyak bumi, mulai dari bahan bakar kendaraan, plastik di gadget kamu, kosmetik, obat-obatan, sampai aspal jalan yang kamu lewati setiap hari. Industri perminyakan juga sedang bertransformasi ke arah energi terbarukan dan teknologi hijau, jadi kamu punya peluang berkontribusi dalam solusi energi masa depan yang lebih sustainable sambil tetap memenuhi kebutuhan energi dunia.

Nah, kali ini SUN Education ingin membahas mengenai jurusan perminyakan secara lengkap, siapa tau ilmu teknik ini cocok buatmu. Pada artikel ini, kita akan membahas mulai dari mata kuliah, universitas hingga prospek kerja jurusan teknik perminyakan, Simak terus ya!

Apa Itu Jurusan Teknik Perminyakan?

Teknik perminyakan adalah cabang ilmu engineering yang mempelajari cara mengekstrak minyak dan gas alam dari dalam bumi secara efisien, aman, dan ramah lingkungan. Jurusan kuliah ini bukan hanya tentang mengebor sumur, tapi juga melibatkan eksplorasi untuk menemukan minyak, menganalisis reservoir, merancang sistem produksi, mengelola fasilitas, dan memastikan operasi berjalan optimal dari awal sampai akhir lifecycle lapangan minyak.

BACA JUGA: 5 Universitas Jurusan Teknik Perminyakan Terbaik di Australia

Mata Kuliah Jurusan Teknik Perminyakan

Dalam mata kuliah jurusan teknik perminyakan, mahasiswa akan berfokus pada aktivitas yang terkait dengan produksi hidrokarbon, yang dapat berupa minyak mentah atau gas alam. Jurusan kuliah ini juga mempelajari sistem yang berkaitan dengan bangunan rig lepas pantai yang digunakan untuk eksplorasi minyak di laut. Untuk itu biar lebih familiar, ini dia beberapa mata kuliah jurusan teknik perminyakan yang umum di temukan di berbagai universitas:

Reservoir Engineering

Dalam Reservoir Engineering akan membahas dinamika aliran fluida dalam media berpori, estimasi cadangan (reserves), serta strategi pemulihan (recovery) untuk mengoptimalkan siklus hidup produksi lapangan minyak.

Drilling Engineering and Well Completion

Mata kuliah ini mempelajari teknis konstruksi sumur mulai dari desain, pemilihan rig, hingga faktor keselamatan (HSE). Pada Drilling Engineering and Well Completion juga mencakup teknik pengeboran vertikal maupun direksional serta metode completion untuk memastikan akses yang aman dan efisien menuju zona target reservoar.

Production and Facilities Engineering

Secara singkat, mata kuliah ini mengkaji sistem pengangkatan buatan (artificial lift) dan infrastruktur permukaan. Kamu mempelajari desain pemipaan, pemisahan fluida (separator), dan pengolahan awal di fasilitas permukaan (surface facilities) guna mempersiapkan minyak untuk transportasi ke kilang.

Reservoir Simulation

Fokus mata kuliah teknik perminyakan ini yaitu pada penerapan pemodelan komputasi 3D untuk merepresentasikan perilaku reservoir. Nantinya kamu akan menggunakan perangkat lunak industri untuk memprediksi performa produksi di masa depan dan menyusun skenario pengembangan lapangan yang paling ekonomis.

Petrophysics

Selanjutnya petrofisika yang berfokus pada analisis sifat fisik batuan dan interaksinya dengan fluida reservoir. Menekankan pada evaluasi porositas, permeabilitas, dan saturasi air menggunakan data logging sumur untuk mengidentifikasi zona prospek dan menghitung volume hidrokarbon di tempat (hydrocarbon in place).

Well Testing and Pressure Transient Analysis

Metode diagnostik reservoir melalui analisis respons tekanan terhadap waktu. Teknik ini digunakan untuk menentukan parameter kritis reservoir (seperti batas reservoir dan kerusakan formasi/skin) tanpa perlu melakukan pengeboran tambahan.

Unconventional Resources and Recovery

Kamu akan melakukan eksplorasi dengan metode ekstraksi pada formasi geologi yang kompleks seperti shale oiltight gas, atau oil sands. Fokus pada teknologi stimulasi seperti hydraulic fracturing untuk memproduksi hidrokarbon dari batuan dengan permeabilitas sangat rendah.

Material Science and Engineering

Studi tentang karakteristik material (metalurgi, korosi, kekuatan tarik) dalam lingkungan operasi migas yang ekstrem. Bertujuan untuk memilih material yang tepat bagi casing, pipa, dan peralatan bawah laut guna menjamin integritas aset dan keselamatan operasi.

Water and Wastewater Treatment

Mata kuliah ini fokus pada cara mengelola air yang diproduksi bersama minyak dari reservoir. Biasanya ada banyak air yang ikut keluar saat minyak dipompa, dan air ini harus diproses sebelum dibuang atau diinjeksi kembali ke reservoir. Kamu akan belajar teknik pengolahan dan regulasi lingkungan yang ketat di industri perminyakan

Project Management Fundamentals

Penerapan prinsip manajemen pada proyek energi skala besar. Meliputi perencanaan jadwal, estimasi biaya (budgeting), manajemen risiko, serta koordinasi tim multidisiplin untuk memastikan proyek hulu migas berjalan tepat waktu dan efisien.

BACA JUGA: 5 Universitas Jurusan Teknik Perminyakan di Luar Negeri Paling Recommended

Rekomendasi Kampus Teknik Perminyakan di Luar Negeri

Industri perminyakan kini terus berkembang dengan fokus pada efisiensi produksi dan transisi energi berkelanjutan. Kalau bingung, Universitas-universitas terkemuka rekomendasi ini bisa kamu jadikan pllihan lho!

University of Alberta (Rank 2)

University of Alberta menawarkan satu satunya program Bachelor of Science in Petroleum Engineering yang terakreditasi di Kanada dengan durasi 5 tahun termasuk cooperative education. Program ini berbasis di School of Mining and Petroleum Engineering yang memiliki lebih dari 500 mahasiswa pascasarjana dari seluruh dunia dan dilengkapi dengan laboratorium canggih serta dukungan industri yang sangat kuat. Kamu akan mempelajari blasting, rock mechanics, reservoir engineering, drilling, dan ekonomi perminyakan dengan akses ke fasilitas penelitian terdepan dan jaringan industri yang aktif. Universitas ini juga menawarkan program MEng dan PhD untuk kamu yang ingin melanjutkan ke jenjang lebih tinggi setelah lulus sarjana.

The University of Adelaide (Rank 4)

University of Adelaide menawarkan dua jalur program yaitu Bachelor of Engineering (Honours) (Petroleum) dengan durasi 5 tahun dan Master of Petroleum Engineering dengan durasi 1.5 tahun. Program undergraduate mereka terintegrasi dengan major dalam Chemical, Civil, Mechanical, atau Mining Engineering, jadi kamu mendapat dua keahlian sekaligus dan bisa memilih fokus yang paling sesuai dengan minat kamu. Kurikulum mencakup mata kuliah core seperti Drilling Engineering, Reservoir Engineering, Production Engineering, Petrophysics, dan topik emerging seperti Carbon Capture Utilisation and Storage serta Data Analytics for Resources Engineering. Program ini terakreditasi penuh oleh Engineers Australia dan mensyaratkan 8 minggu engineering work placement, jadi kamu pasti punya pengalaman industri sebelum lulus.

The University of Manchester (Rank 10)

University of Manchester menawarkan program BEng Petroleum Engineering selama 3 tahun dan MEng selama 4 tahun yang didesain dengan kolaborasi langsung dari perusahaan minyak besar. Program ini diajarkan bersama oleh School of Chemical and Process Engineering dan School of Earth and Environment, jadi kamu mendapat perspektif multidisiplin dari expert di berbagai bidang dengan pengalaman industri yang luas. Kamu akan belajar topik spesialis seperti oilfield corrosion, refinery chemistry, advanced drilling and production technology, serta isu strategis seperti climate change dan shale gas extraction. Program MEng terakreditasi penuh untuk Chartered Engineer (CEng) oleh Energy Institute, dan lulusannya banyak bekerja di Shell, Total, Schlumberger, Saudi Aramco, dan Baker Hughes.

UNSW Sydney (Rank 10)

UNSW Sydney memiliki program Master of Engineering Science (Petroleum Engineering) selama 2 tahun di School of Minerals and Energy Resource Engineering yang sangat terkenal. Program ini dirancang untuk engineer dari background umum yang ingin transition ke petroleum engineering atau untuk profesional industri yang ingin memperdalam knowledge mereka. Kamu akan explore berbagai area seperti project management, reservoir engineering, geophysics, drilling engineering, dan fluid mechanics dengan fokus pada hands-on solutions untuk industrial challenges. UNSW juga menawarkan specialisation Geoenergy and Geostorage Engineering di level undergraduate untuk kamu yang interested di energy transition dan sustainable energy systems.

Heriot-Watt University (Rank 15)

Heriot Watt University adalah universitas yang ranked 15th globally dan 2nd in UK untuk Petroleum Engineering menurut QS World University Rankings by Subject 2025. Program MSc Petroleum Engineering mereka tersedia dalam format on-campus dan online, dengan durasi 1 tahun full time atau 2.5 tahun part time, sangat fleksibel untuk working professionals. Kurikulum mencakup 8 core courses seperti Reservoir Engineering, Drilling Engineering, Formation Evaluation, Production Technology, dan Reservoir Simulation, ditambah 2 projects yaitu Field Development Project dan Individual Research Project. Program ini sangat applied dan memiliki koneksi kuat dengan industri, dengan input langsung dari perusahaan minyak dalam curriculum design dan project work menggunakan real field data.

University of Leeds (Rank 22)

University of Leeds menawarkan BEng Petroleum Engineering selama 3 tahun dan MEng selama 4 tahun yang didesain dengan kolaborasi dari sejumlah perusahaan besar dalam industri. Program ini diajarkan oleh School of Chemical and Process Engineering dan School of Earth and Environment dengan fasilitas world class termasuk petroleum reservoir facilities dan rock deformation labs. Kamu akan belajar fundamental science dan mathematics di tahun pertama dan kedua, lalu specialised modules seperti drilling and production technology, seismic interpretation, dan oilfield corrosion di tahun ketiga. Program MEng terakreditasi penuh oleh Energy Institute untuk Chartered Engineer status, dan setiap tahun ada hands-on project work untuk mengembangkan problem solving, communication, dan teamwork skills.

University College Dublin (Rank 34)

University College Dublin memiliki program MSc in Subsurface Characterization and Geomodelling yang sebelumnya dikenal sebagai MSc Petroleum Geoscience, fokus pada applied geology untuk industri energi. Program ini menawarkan vocational training dalam technical fields yang berkaitan dengan eksplorasi, produksi minyak dan gas, serta aplikasi emerging seperti geothermal energy dan carbon storage. Kamu akan belajar tentang underground reservoirs, mineral exploration, hydrocarbon reservoirs, dan depleted reservoirs untuk carbon dioxide storage dengan menggunakan metodologi seperti 3D geological modelling dan seismic stratigraphy. UCD School of Earth Sciences adalah yang terbesar di Ireland dan memiliki infrastruktur penelitian kuat termasuk National Centre for Isotope Geochemistry dan Irish Centre for Research in Applied Geosciences.

Prospek Kerja Jurusan Teknik Perminyakan

Bagi kamu yang masih membayangkan akan menjadi apa nantinya setelah lulus kuliah ilmu teknik perminyakan, jangan khawatir karena jurusan kuliah yang satu ini punya segudang prospek kerja! Tenang aja, kamu nggak wajib kerja ke kilang ataupun rig minyak aja, masih banyak pilihan pekerjaan lainnya buat kamu. Lantas apa aja prospek kerja jurusan teknik perminyakan? Ini dia beberapa di antaranya:

1. Reservoir Engineer (Engineer Reservoir)

Reservoir engineer adalah orang yang bertanggung jawab menganalisis dan mengelola lapangan minyak bawah tanah untuk memaksimalkan produksi. Kamu akan menggunakan simulasi komputer, pressure testing, dan analisis data untuk memprediksi performa lapangan dan merekomendasikan strategi ekstraksi. Perusahaan besar seperti Shell, Chevron, dan ExxonMobil selalu mencari engineer dengan spesialisasi ini.

2. Drilling Engineer (Engineer Pengeboran)

Drilling engineer merancang dan mengelola operasi pengeboran sumur minyak, memastikan sumur dibuat dengan aman, efisien, dan sesuai budget. Kamu akan bekerja dengan tim lapangan, kontraktor, dan engineer lainnya untuk mengoptimalkan proses pengeboran dari awal hingga selesai. PETRONAS, Saudi Aramco, BP, dan Repsol adalah perusahaan besar yang sering merekrut drilling engineer.

3. Production Engineer (Engineer Produksi)

Production engineer fokus pada sistem untuk mengangkat minyak dari dalam sumur, memproses, dan memastikan semua berjalan lancar dengan optimal. Kamu akan melakukan surveillance pada sumur, mengidentifikasi masalah, dan merekomendasikan cara meningkatkan produksi dari lapangan yang sudah berjalan. ExxonMobil, Shell, dan Chevron memiliki tim production engineer yang besar di berbagai negara termasuk Kuala Lumpur.

4. Drilling Fluids and Cementing Engineer

Engineer ini spesialis dalam cairan pemboran dan semen yang digunakan saat pengeboran sumur. Kamu perlu memahami sifat kimia fluida, bagaimana fluida berinteraksi dengan batuan, dan bagaimana mencegah kebocoran atau kerusakan di dalam sumur. PETRONAS, Shell, dan Baker Hughes adalah perusahaan yang membutuhkan expertise khusus di bidang ini.

5. Completions Engineer (Engineer Penyelesaian Sumur)

Completions engineer merancang dan mengimplementasikan tahap terakhir pengeboran sumur, termasuk perforations dan penginstalan equipment yang memungkinkan minyak mengalir dari reservoir ke permukaan. Ini adalah pekerjaan teknis yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang well design dan downhole equipment. Perusahaan seperti PETRONAS, Repsol, dan Wira Cipta Perkasa merekrut completion engineer.

6. Process Engineer (Engineer Proses)

Process engineer dalam industri minyak fokus pada merancang dan mengoptimalkan proses pemisahan fluida, refining, dan pengolahan minyak di fasilitas produksi. Kamu akan bekerja untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi emisi, dan memastikan kualitas produk akhir sesuai standar internasional. TotalEnergies, Eni, dan Shell secara aktif merekrut process engineer untuk operasi global mereka.

7. HSE Manager (Health, Safety, and Environment)

HSE manager bertanggung jawab memastikan semua operasi minyak dan gas dilakukan dengan standar keselamatan tinggi dan meminimalkan dampak lingkungan. Kamu akan melakukan risk assessment, membuat safety protocol, melatih staff, dan menginvestigasi insiden. Ini adalah posisi penting di semua perusahaan besar seperti BP, Chevron, dan Shell karena regulasi keselamatan sangat ketat.

8. Project Engineer (Engineer Proyek)

Project engineer mengelola proyek eksplorasi dan produksi minyak dari perencanaan hingga eksekusi, menghandle budget, scheduling, dan koordinasi tim yang bisa melibatkan ratusan orang. Kamu perlu kemampuan manajerial, komunikasi baik, dan technical knowledge untuk mengawasi proyek bernilai miliaran rupiah. Consulting firms seperti Worley, Mott MacDonald, dan perusahaan minyak besar sering mencari project engineer.

9. Pipeline and Facilities Engineer

Engineer ini merancang dan mengoperasikan sistem pipeline, separator, dan fasilitas permukaan yang mengalirkan minyak dari sumur ke refinery atau kapal tanker. Kamu akan melakukan calculation untuk pressure drop, flow rate, dan memastikan semua equipment aman dan efisien. ConocoPhillips, Shell, dan TotalEnergies memiliki jaringan pipeline yang luas dan membutuhkan expert di bidang ini.

10. Petrophysics Specialist (Spesialis Petrophysika)

Petrophysics specialist menganalisis sifat fisik batuan dan fluida di reservoir untuk menentukan potensi minyak yang bisa diambil. Kamu akan menganalisis well log data, core sample, dan test results untuk membuat accurate estimates tentang cadangan minyak. Saudi Aramco, Aramco, dan perusahaan eksplorasi besar seperti Hess dan Noble Energy membutuhkan petrophysics specialist untuk evaluasi sumber daya.

Ingin Kuliah Jurusan Teknik Perminyakan di Luar Negeri?

Curtin University Sarawak Malaysia. Sumber foto: CurtinSarawak Salah satu kampus terbaik untuk mempelajari jurusan teknik perminyakan adalah Curtin University Sarawak Malaysia  yang berlokasi di Sarawak, Malaysia. Saat berkuliah di Curtin University Malaysia, siswa akan mengikuti praktikum di laboratorium reservoir batuan dan cairan, geodinamika, serta studi lapangan baik ke kantor perminyakan maupun ke situs pengeboran. Oleh karena itu, Curtin Sarawak mencetak lulusan siap kerja. Terlebih lagi, faktanya banyak dari lulusan tersebut yang mendapatkan pekerjaan sebelum lulus kuliah. Syarat masuk jurusan teknik perminyakan adalah:

  • Nilai ujian akhir dan rapor rata-rata 8.5
  • IELTS™ rata-rata 7.5 dengan minimal 7.0 di tiap subjeknya

Bekerja di bidang perminyakan adalah salah satu lapangan pekerjaan dengan gaji sangat tinggi. Karir ini pun membuat mereka bisa menikmati perjalanan ke berbagai tempat untuk menemukan reservoir minyak mentah. Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!

Related Posts


Connect with SUN Education


Enter your details and get a free counselling session with our experts so they can connect you to the right course, country, and university.

Select...

Select...
Select Study Destination...
Select Major...

Select...

By checking this box, you agree to be contacted by SUN Education and its partner universities/collages via email/text message/phone