Author: Amadea
Updated: 21 May 2026
Buta warna parsial atau Color Vision Deficiency (CVD) sering membuat banyak siswa khawatir bahwa pilihan jurusan dan karier mereka akan menjadi sangat terbatas. Padahal, kondisi ini umumnya hanya menyebabkan seseorang kesulitan membedakan nuansa warna tertentu, seperti merah-hijau atau biru-kuning, sementara sebagian besar warna lainnya tetap dapat dikenali dengan baik.
Di negara-negara Barat seperti Australia, sekitar 24–34% orang dengan buta warna parsial mengaku kondisi mereka mempengaruhi pilihan karir, tetapi kenyataannya mayoritas jurusan tetap terbuka berkat dukungan teknologi, metode belajar yang adaptif, dan akomodasi kampus yang inklusif. Jadi, berbeda dengan anggapan yang masih berkembang di Indonesia, buta warna parsial bukanlah halangan yang merusak masa depan. Ingin tahu jurusan apa saja yang tetap cocok dan kampus mana yang bisa menjadi pilihan? Simak daftar lengkapnya di artikel ini!
Pertama ada Teknik Sipil yang sangat cocok untuk mahasiswa dengan buta warna parsial karena pembelajarannya berfokus pada blueprint, diagram hitam-putih, dan perhitungan struktur, bukan identifikasi warna. Selama kuliah, mahasiswa mempelajari desain bangunan, analisis tanah, dan menggunakan software seperti AutoCAD yang mendukung mode grayscale.
Tantangan terkait warna sangat minim dan umumnya mudah diatasi dengan label teks atau bantuan rekan. Prospek karirnya juga luas, mulai dari Structural Engineer, Construction Manager, hingga Project Engineer. Berikut beberapa kampus terbaik untuk Teknik Sipil berdasarkan QS World University Rankings by Subject 2026:
|
Nama Universitas |
Ranking |
|
University of British Columbia |
20 |
|
UNSW Sydney |
22 |
|
UCL (University College London) |
25 |
|
The University of Melbourne |
29 |
|
The University of Sydney |
37 |

Selama kamu kuliah hukum, mahasiswa akan banyak membaca putusan hukum, menulis esai, melakukan riset di perpustakaan, mengikuti debat, dan simulasi sidang (moot court), seperti yang umum diterapkan di universitas top seperti University of Oxford dan Harvard University. Adaptasi yang dibutuhkan sangat minimal, misalnya menggunakan mode high-contrast atau screen reader, sementara universitas di Inggris dan Amerika Serikat wajib menyediakan akomodasi melalui disability support services.
Tantangan terkait warna hampir tidak ada, karena dokumen digital yang menggunakan highlight warna dapat dengan mudah diganti menjadi bold atau underline. Prospek karir lulusan Hukum juga sangat luas, mulai dari lawyer, legal consultant, corporate counsel, diplomat, hingga policy analyst.
List rekomendasi universitas berdasarkan QS World University Rankings by Subject 2026 untuk mengambil jurusan ini antara lain:
|
Nama Universitas |
Ranking |
|
The University of Melbourne |
11 |
|
UNSW Sydney |
13 |
|
UCL (University College London) |
13 |
|
The University of Edinburgh |
15 |
|
King's College London (KCL) |
16 |
Psikologi sangat cocok untuk mahasiswa dengan buta warna parsial karena pembelajarannya berfokus pada penelitian perilaku, analisis statistik, dan konseling yang mengandalkan data numerik serta observasi non-warna. Selama kuliah, mahasiswa akan melakukan eksperimen laboratorium, survei, analisis data menggunakan SPSS atau R, studi kasus, dan presentasi riset.
Tantangan terkait warna sangat minim dan biasanya hanya muncul pada diagram psikometri, yang dapat diatasi dengan pola atau label. Prospek karier lulusan Psikologi juga luas, seperti Psychologist (dengan lisensi lanjutan), Counselor, Human Resources Specialist, Behavioral Analyst, hingga Market Research Analyst. Berikut beberapa kampus terbaik di luar negeri untuk jurusan Psikolog unggulan berdasarkan QS World University Rankings by Subject 2026:
|
Nama Universitas |
Ranking |
|
UCL (University College London) |
5 |
|
King's College London (KCL) |
15 |
|
The University of Melbourne |
20 |
|
University of British Columbia |
21 |
|
The University of Edinburgh |
23 |
BACA JUGA: 14 Alasan Mengapa Kuliah di Luar Negeri Pilihan Terbaik

Fokus utama jurusan Teknik Industri adalah optimasi sistem, ergonomi, dan efisiensi proses, bukan identifikasi warna secara presisi. Selama kuliah, mahasiswa akan mempelajari simulasi proses pabrik, flowchart, lean manufacturing, dan analisis data supply chain. Software yang digunakan umumnya mendukung tampilan high-contrast, dan diagram selalu dilengkapi label teks sehingga mudah dipahami. Tantangan terkait warna sangat minim dan biasanya hanya muncul pada presentasi, tetapi standar industri selalu menyediakan simbol dan keterangan yang jelas. Prospek karirnya meliputi Industrial Engineer, Supply Chain Analyst, Operations Manager, hingga Quality Engineer.
Rekomendasi universitas berdasarkan QS World University Rankings by Subject 2026 untuk jurusan ini antara lain:
|
Nama Universitas |
Ranking |
|
UCL (University College London) |
24 |
|
University of British Columbia |
29 |
|
The University of Manchester |
31 |
|
UNSW Sydney |
33 |
|
University of Waterloo |
38 |
Inti pembelajaran dari jurusan Computer Science berfokus pada logika, algoritma, dan pemrograman, sementara penggunaan warna pada antarmuka dapat diatur dengan mode high-contrast atau color-blind mode di software seperti VS Code. Selama kuliah, mahasiswa akan mengerjakan coding assignment, proyek pengembangan software, data analysis, cybersecurity lab, dan kolaborasi menggunakan GitHub.
Tantangan terkait warna umumnya hanya muncul pada UI design atau visualisasi data, tetapi mudah diatasi dengan mengubah palette warna dalam satu klik atau memilih spesialisasi non-visual seperti backend, data engineering, atau cybersecurity. Prospek kerjanya sangat luas, mulai dari Software Engineer, Data Scientist, Cybersecurity Analyst, Backend Developer, hingga AI Engineer. Berikut beberapa kampus terbaik QS World University Rankings by Subject 2026 untuk Computer Science di luar negeri.
|
Nama Universitas |
Ranking |
|
UCL (University College London) |
20 |
|
The University of Edinburgh |
22 |
|
University of British Columbia |
27 |
|
University of Waterloo |
27 |
|
The University of Melbourne |
31 |
BACA JUGA: 10 Syarat Kuliah Di Luar Negeri Yang Harus Lengkap Sebelum Berangkat

Jurusan Ilmu Komunikasi dan Jurnalisme sangat cocok untuk mahasiswa dengan buta warna parsial karena keberhasilan di bidang ini lebih bergantung pada kemampuan riset, menulis, wawancara, dan storytelling daripada pengenalan warna. Selama kuliah, mahasiswa akan mempelajari media ethics, digital storytelling, dan content creation yang berfokus pada kekuatan narasi, sementara kebutuhan visual dapat dibantu dengan caption atau tools AI.
Tantangan terkait warna sangat minim dan umumnya hanya muncul jika mengambil spesialisasi photojournalism, yang bisa dihindari. Prospek karirnya juga luas, mulai dari Journalist, Content Strategist, Public Relations Specialist, Copywriter, hingga Corporate Communications Officer. Cek rekomendasi kampusnya berdasarkan QS World University Rankings by Subject 2026 berikut ini:
|
Nama Universitas |
Ranking |
|
Queensland University of Technology |
19 |
|
King's College London (KCL) |
19 |
|
The University of Melbourne |
22 |
|
The University of Sydney |
28 |
|
University of Leeds |
34 |
Selanjutnya adalah jurusan Akuntansi dan Keuangan yang hampir seluruh proses belajar dan pekerjaannya berfokus pada angka, data, laporan keuangan, serta analisis spreadsheet, bukan identifikasi warna. Selama kuliah, mahasiswa akan mempelajari auditing, taxation, dan financial analysis menggunakan Excel atau Google Sheets yang dapat diatur dengan pola, label teks, dan mode high-contrast yang ramah bagi color-blind.
Tantangan terkait warna sangat minim karena meskipun laporan keuangan terkadang menggunakan warna, standar internasional seperti IFRS memungkinkan informasi disajikan dengan label dan format alternatif. Prospek karirnya pun sangat luas, mulai dari Accountant, Auditor, Tax Consultant, Financial Analyst, hingga Investment Banker.
Berikut beberapa kampus terbaik QS World University Rankings by Subject 2026:
|
Nama Universitas |
Ranking |
|
The University of Manchester |
21 |
|
The University of Melbourne |
24 |
|
The University of Sydney |
27 |
|
UNSW Sydney |
29 |
|
University of British Columbia |
32 |
BACA JUGA: Kelebihan Menggunakan Jasa Konsultan Pendidikan untuk Kuliah Ke Luar Negeri

Fokus utama jurusan Ilmu Gizi adalah konseling pasien, perencanaan menu berdasarkan data kesehatan, dan riset, bukan menilai warna makanan secara presisi. Selama kuliah, mahasiswa mempelajari food science, diet planning, dan patient counseling melalui diskusi serta laporan tertulis, dengan dukungan kampus di Australia dan UK yang umumnya ramah disabilitas. Tantangan seperti mengenali tingkat kematangan buah dapat diatasi dengan standar ukuran, tekstur, atau kadar gula. Lulusannya memiliki prospek karier sebagai Nutritionist, Dietitian, Clinical Nutritionist, dan Public Health Nutritionist.
Cek rekomendasi kampus terbaik menurut QS World University Rankings by Subject 2026:
|
Nama Universitas |
Ranking |
|
University of British Columbia |
22 |
|
The University of Edinburgh |
27 |
|
UCL |
27 |
|
The University of Manchester |
31 |
|
Australian National University (ANU) |
36 |
Berikutnya ada jurusan bisnis yang pembelajarannya berfokus pada strategi, manajemen sumber daya manusia, analisis, negosiasi, dan kepemimpinan, tanpa bergantung pada kemampuan membedakan warna. Selama kuliah, mahasiswa akan mengerjakan case study bisnis, presentasi strategi, simulasi negosiasi, dan proyek konsultasi kelompok. Tantangan terkait warna umumnya hanya muncul pada slide presentasi dan mudah diatasi dengan mode high-contrast atau penggunaan label yang jelas.
Prospek karir lulusan Bisnis juga sangat luas, mulai dari Business Analyst, Marketing Manager, Human Resources Specialist, Management Consultant, hingga Entrepreneur. Berikut beberapa kampus terbaik QS World University Rankings by Subject 2026 untuk jurusan Bisnis yang bisa kamu pertimbangkan.
|
Nama Universitas |
Ranking |
|
The University of Manchester |
41 |
|
The University of Melbourne |
42 |
|
University of British Columbia |
42 |
|
UNSW Sydney |
47 |
|
The University of Sydney |
54 |

Teknik Mesin sangat cocok untuk mahasiswa dengan buta warna parsial karena perkuliahannya berfokus pada mekanika, desain struktural, dan simulasi fisik, bukan identifikasi warna. Selama kuliah, mahasiswa akan mempelajari CAD 3D, finite element analysis (FEA), termodinamika, prototyping, hingga proyek robot dan mesin. Software seperti SolidWorks dan ANSYS juga menyediakan color-blind palette serta mode grayscale untuk memudahkan pembacaan diagram.
Tantangan terkait warna umumnya hanya muncul pada simulasi thermal atau resistor color code di laboratorium, namun mudah diatasi dengan pengaturan warna, label teks, atau bantuan rekan. Prospek karier lulusan Teknik Mesin sangat luas, antara lain sebagai Mechanical Engineer, Design Engineer, Automotive Engineer, Manufacturing Engineer, Robotics Engineer, hingga Product Development Engineer. Berikut beberapa kampus luar negeri terbaik menurut QS World University Rankings by Subject 2026 untuk jurusan Teknik Mesin:
|
Nama Universitas |
Ranking |
|
The University of Manchester |
27 |
|
The University of Melbourne |
45 |
|
UNSW Sydney |
46 |
|
University of British Columbia |
50 |
|
Cranfield University |
55 |
Jangan ragu lagi kejar gelar di luar negeri, yuk, persiapkan dengan SUN Education!
Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.
Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!
Related Posts
Connect with SUN Education