Akhir-akhir ini banyak orang Indonesia tertarik untuk bekerja di luar negeri. Hal ini didorong karena berbagai alasan, termasuk mencari peluang ekonomi yang lebih baik. Banyak yang merasa frustrasi dengan kondisi sosial dan ekonomi di dalam negeri, yang mendorong fenomena #KaburAjaDulu. Karenanya kali ini akan sedikit SUN Education jabarkan soal cara mencari kerja di luar negeri step by step dengna tingkat keberhasilan yang tinggi.
Ketahui Skill Yang Dimiliki
Sebelum mulai mencari pekerjaan di luar negeri, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menilai skill yang kamu miliki. Apakah kamu memiliki keahlian yang cukup untuk bersaing di pasar internasional? Jika belum, ini adalah waktu yang tepat untuk mempersiapkan diri.
Ada banyak jenis pekerjaan yang bisa kamu pilih, mulai dari pekerjaan teknis hingga yang lebih berbasis pada keterampilan komunikasi. Misalnya, jika kamu bekerja di bidang perhotelan, keterampilan bahasa asing menjadi penting. Jika kamu bekerja di sektor teknologi, kemampuan coding dan pemahaman tentang perangkat lunak terbaru akan sangat dibutuhkan.
Faktanya banyak negara juga mencari pekerja dengan keahlian khusus, seperti di sektor kesehatan, teknik, atau pendidikan, yang sering kali memerlukan sertifikasi tertentu.
BACA JUGA: Cara Untuk Kerja di Australia Setelah Lulus Kuliah
Pikirkan Motivasi dan Konsekuensi
Sebelum berangkat kamu juga harus tahu motivasi pribadimu berangkat kerja di Luar Negeri. Apakah kamu ingin mencari pengalaman baru, mengejar mimpi, atau mungkin mencari gaji lebih besar? Motivasi untuk kerja tersebut haruslah berdasarkan sesuatu yang kuat dan bisa membantumu di masa Depan. Oh ya, mental kamu juga harus kuat, karena Budaya kerja di luar negeri beda dari Indonesia. Makanya jadi siapin diri buat adaptasi dan kuatkan motivasi sebelum berangkat.
Selain itu terdapat juga konsekuensi kalau kamu bekerja di luar negeri. Tinggal jauh dari orang-orang terdekat bisa menimbulkan rasa kesepian atau nostalgia. Kamu mungkin merindukan momen-momen bersama keluarga atau teman-teman di rumah. Kemudian apakah kamu siap kehilangan banyak uang jika gagal mencari pekerjaan? Karenanya pikirkan matang-matang sebelum berangkat kerja di luar negeri.
BACA JUGA: Wajib Tahu! Ini Cara Kuliah Sambil Kerja di Luar Negeri
Tentukan Negara Tujuan
Setelah mengetahui skill yang kamu miliki, langkah berikutnya adalah menentukan negara tujuan dan motivasi kamu untuk bekerja di luar negeri. Beberapa negara yang menjadi tujuan populer bagi pekerja asing adalah Jepang, Jerman, Australia hingga Amerika Serikat.
Masing-masing negara memiliki peluang dan tantangan tersendiri. Misalnya di Jerman, program Ausbildung menawarkan pelatihan praktis di berbagai bidang terutama STEM. Sementara di Jepang, ada program Tokutei Ginou yang memungkinkanmu bekerja di sektor tertentu seperti budidaya perikanan atau pengolahan makanan.
BACA JUGA: 15 Tantangan Selama Kuliah di Luar Negeri dan Cara Mengatasinya
Riset Persyaratan Untuk Bekerja Disana
Sebelum mengajukan permohonan pekerjaan di luar negeri, pastikan kamu memahami persyaratan yang berlaku. Setiap negara memiliki peraturan yang berbeda mengenai izin kerja dan dokumen yang dibutuhkan. Ada dua aspek utama yang perlu kamu perhatikan, yaitu ketentuan umum dan dokumen izin kerja.
Ketentuan Umum
Pertama, kamu harus tahu aturan main di negara tujuanmu. Umumnya, kamu harus berusia minimal 18 tahun, punya kompetensi serta pengalaman yang relevan sama pekerjaan yang dilamar. Contohnya kalau mau jadi insinyur di Australia, ya harus punya ijazah teknik yang diakui. Kesehatan juga dicek, jadi pastikan jasmani dan rohani kamu fit.
Selain itu beberapa negara minta kemampuan bahasa spesifik. Misalkan Jepang sering minta sertifikat JLPT minimal N3. Kalau ke negara berbahasa Inggris biasanya menerapkan minimal skor IELTS 6.5 . Sedangkan di Jerman, jika kamu mengikuti program Ausbildung, kamu harus mampu berbahasa Jerman pada level tertentu.
Selain itu setiap negara mewajibkan setiap imigran untuk punya minimal tabungan agar bisa bekerja. Misalnya kalau Australia kamu harus bisa membuktikan punya tabungan AUD5000 untuk hidup. Alasannya karena gaji pertama biasanya cair akhir bulan, jadi kamu harus punya dana darurat dulu.
Dokumen Untuk Izin Kerja
Dokumen itu ibarat kunci buat buka pintu kerja di luar negeri, tanpa ini kamu bakalan stuck di imigrasi. Beberapa contoh syarat dokumen dasar yang wajib kamu punya adalah paspor sama visa kerja. Paspor harus aktif minimal 6 bulan sebelum kadaluarsa, terus kalau visa kerja beda-beda tiap negara, jadi cek ke kedutaan atau situs resminya.
Terus kamu butuh CV terbaru, ijazah, sama transkrip nilai. Semua dokumen tersebut perlu kamu terjemahin ke bahasa resmi negara tujuan. Selain itu surat medical checkup seperti X-Ray dari dokter resmi wajib banget kamu punya. Kadang ada negara yang mensyaratkan vaksinasi tertentu, kayak Hepatitis B.
Jangan lupa surat izin keluarga, kayak dari orang tua atau pasangan buat kamu yang udah nikah. Dokumen lainnya seperti perjanjian kerja dari perusahaan juga harus jelas, termasuk gaji sama durasi kontrak.
BACA JUGA:
Wajib Tahu! Ini Cara Kuliah Sambil Kerja di Luar Negeri Rencanakan Keuangan Untuk Hidup
Setelah semua persyaratan dipenuhi, langkah selanjutnya adalah
merencanakan keuangan untuk hidup di luar negeri. Salah satu hal yang sering terlupakan ketika bekerja di luar negeri adalah perencanaan keuangan. Sebelum berangkat, pastikan kamu sudah memiliki perencanaan keuangan yang matang. Kamu harus mempertimbangkan biaya hidup di negara tujuan, termasuk tempat tinggal, makanan, transportasi, dan asuransi kesehatan. Selain itu pastikan kamu memahami sistem perpajakan di negara tempatmu bekerja. Berikutnya kamu harus memiliki cadangan dana untuk beberapa bulan ke depan. Karena akan sulit bagimu mencari bantuan keuangan jika terjadi hal buruk.
Tempat Cari Lowongan Pekerjaan di Luar Negeri
Mencari pekerjaan di luar negeri bisa menjadi tantangan tersendiri. Namun, ada banyak sumber yang bisa kamu manfaatkan untuk menemukan lowongan pekerjaan yang sesuai. Berikut ini adalah beberapa tempat yang bisa kamu coba.
Yayasan Penyalur Kerja
Salah satu cara efektif untuk mencari pekerjaan adalah melalui yayasan penyalur kerja. Walaupun kamu akan membayar mahal, tetapi yayasan akan sangat membantu persiapanmu. Mereka bertindak sebagai perantara untuk menghubungkan pencari kerja dengan perusahaan. Selain itu biasanya yayasan akan membantumu untuk pembelajaran bahasa, pembekalan budaya dan larangan negara tujuan hingga mengurus proses administrasi seperti pengurusan visa kerja dan penempatan kerja. Sebelum memilih yayasan, cari tahu reputasi dan testimoni dari yayasan tersebut dari sosial media ataupun google.
Program Kerja
Banyak negara menawarkan program-program kerja khusus bagi pekerja asing, seperti Australia yang memberikan working holiday visa. Kalau ke Jepang ada program TITP (Technical Intern Training Program) yang fokus ke skill teknis. Program-program tersebut sering kali memiliki batasan usia dan persyaratan tertentu, jadi pastikan kamu memenuhi kriteria yang ada.
Melalui Kenalan di Luar Negeri
Tidak jarang, peluang kerja datang dari rekomendasi kenalan ataupun dari kerabat. Mereka bisa memberikan informasi tentang lowongan yang tidak terdaftar di platform umum. Menurut GoodStats, pada tahun 2024 banyak orang Indonesia dapet kerja di Arab Saudi lewat rekomendasi kenalan. Karennya mulai sekarang, rajin-rajin chat temen yang udah settle di sana, siapa tahu ada jalan mulus buat kamu.
Lewat Job Portal
Sekarang masuk ke cara mencari kerja di luar negeri yang paling kekinian dan gampang yaitu lewat job portal secara online. Situs kayak Indeed, LinkedIn, GlassDoor atau JobStreet selalu memberikan informasi lowongan terbaru dari seluruh negara. Kamu tinggal buat profil, upload CV, terus cari lowongan yang match sama skill-mu. Kamu juga bisa cek gaji pekerjaan tersebut di negara tujuan lewat website tersebut.
Komunitas Diaspora
Komunitas Diaspora Indonesia di luar negeri juga bisa jadi pembuka pintu rezeki untuk kerja, lho. Faktanya banyak negara mempunyai komunitas diaspora yang sangat aktif dan sering mengadakan pertemuan, acara sosial, atau bahkan pelatihan pekerjaan. SUN Education saranin buat gabung grup diaspora di negara tujuan melalui Instagram, Facebook atau WhatsApp. Karena disana, sering ada info lowongan “orang dalam” yang nggak dipost di tempat lain. Selain mendapatkan info lowongan kerja di luar negeir, kamu juga bisa mendapatkan dukungan moral dari orang-orang yang memiliki pengalaman serupa.
Mendapatkan Visa Kerja
Setelah menemukan pekerjaan yang sesuai dan mendapatkan offer letter, langkah berikutnya adalah mengajukan aplikasi visa kerja. Lama proses pembuatannya berbeda tiap negara, umumnya bisa memakan waktu beberapa bulan. Hal pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa jenis visa yang kamu perlukan. Biasanya, perusahaan tempat kamu diterima bekerja akan membantu dalam proses ini. Jika tidak, maka pastikan semua dokumen yang diperlukan sudah diterjemahkan, termasuk offer letter.
Persyaratan Dokumen Yang Umum Untuk Aplikasi Visa Kerja
- Paspor Asli yang Masih Berlaku Minimal 6 Bulan
- Foto Paspor Terbaru Yang Diambil Maksimal 6 Bulan Lalu
- Formulir Aplikasi Visa Kerja yang Sudah Diisi Lengkap
- Job Offer Letter Asli dari Perusahaan di Negara Tujuan
- Bukti Kontrak Kerja (Employment Contract)
- Ijazah dan Transkrip Nilai
- Curriculum Vitae (CV) atau Resume Terbaru
- Surat Referensi Kerja (jika ada dan relevan)
- Bukti Kemampuan Keuangan (Rekening Koran atau Bank Statement)
- Bukti Asuransi Kesehatan
- Bukti Pembayaran Biaya Visa
- Sertifikat Keahlian atau Lisensi Profesional (jika ada dan relevan dengan pekerjaan)
Cari Akomodasi dan Tiket Berangkat
Setelah mendapatkan working visa, langkah selanjutnya adalah mencari akomodasi dan merencanakan keberangkatan. Kamu wajib pertimbangkan lokasi tempat tinggal yang dekat dengan tempat kerja. Kalau di luar negeri istilah kos-kosan disebut akomodasi. Terdapat beberapa pilihan akomodasi mulai dari apartemen, kondominium, hingga homestay. Kamu bisa minta bantuan SUN Education untuk mencarikanmu akomodasi terbaik selama kerja di luar negeri. Selain itu kamu harus memastikan pembelian tiket pesawat agar keberangkatan lancar. Buatlah daftar barang yang perlu dibawa dan atur transportasi menuju negara tujuanmu. Jangan lupa untuk memeriksa batasan barang bawaan yang berlaku. Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!