Destinasi Studi
watermark
SUN Education Group

/

News Id

/

7 Kesulitan Belajar Bahasa Inggris Yang Biasa Ditemui

7 Kesulitan Belajar Bahasa Inggris Yang Biasa Ditemui

Author:

Updated: 07 January 2025

Belajar bahasa Inggris memang bisa menjadi tantangan tersendiri, apalagi ketika kamu mulai menyadari berbagai kompleksitas yang ada di dalamnya. Ada banyak aspek dalam bahasa Inggris yang bisa membuat proses belajar kamu menjadi lebih sulit. Untuk itu, yuk kita bahas lebih dalam tujuh kesulitan umum yang sering dihadapi ketika belajar bahasa Inggris!

Banyak Kosakata Memiliki Lebih Dari Satu Arti

Salah satu tantangan terbesar dalam belajar bahasa Inggris adalah banyaknya kosakata yang memiliki lebih dari satu arti. Misalnya, kata "bat" dapat merujuk pada alat olahraga yang digunakan dalam permainan baseball atau hewan nokturnal yang terbang. Ketidakpastian ini dapat menyebabkan kebingungan bagi pelajar yang mencoba memahami konteks kalimat.

Solusi

Untuk mengatasi hal ini, pastikan kamu selalu memeriksa kalimat secara keseluruhan. Jangan hanya menghafal arti kata secara terpisah, tetapi pahami bagaimana kata itu digunakan dalam konteks yang berbeda. Kemudian penting untuk selalu memperhatikan konteks di mana kata tersebut digunakan. Kamu bisa membuat catatan kecil tentang berbagai arti dari kata-kata yang kamu pelajari, termasuk contoh kalimat untuk setiap arti.

Kesulitan Dalam Pengucapan Kata-Kata Tertentu

Selain kosakata, pengucapan dalam bahasa Inggris juga bisa menjadi sumber kesulitan, terutama karena adanya huruf yang tidak diucapkan. Misalnya, kata "though" yang berakhiran dengan "-gh," tetapi akhiran tersebut tidak ucapkan sama sekali. Selain itu, ada kata-kata yang memiliki bunyi vokal yang tidak ada dalam bahasa Indonesia, seperti dalam kata "heard" atau "bird," yang suaranya hampir mirip tetapi tetap berbeda.

Solusi

Agar pengucapanmu dalam bahasa Inggris semakin baik, kamu bisa berlatih dengan menggunakan tongue twisters (permainan kata-kata) untuk membantu melatih otot-otot mulut. Misalnya, "She sells seashells by the seashore." Kamu juga bisa mendengarkan dan meniru cara orang asli berbahasa Inggris melalui film atau podcast. Merekam suara kamu sendiri dan membandingkannya dengan pengucapan penutur asli juga bisa menjadi cara yang efektif untuk melihat di mana kamu masih perlu perbaikan.

Beberapa Kata Berasal Dari Bahasa Lain

Bahasa Inggris adalah bahasa yang mengadopsi banyak kata dari bahasa lain. Misalnya, kata "restaurant" berasal dari bahasa Prancis, "piano" berasal dari bahasa Italia, dan "kindergarten" berasal dari bahasa Jerman. Hal ini sering kali menyebabkan kebingungannya karena pengucapan atau ejaan yang berbeda dengan cara penulisan dalam bahasa asalnya.

Solusi

Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memahami asal-usul katanya atau etimologi. Mengetahui dari mana kata itu berasal bisa membantu kamu lebih mudah mengingat ejaannya. Cobalah untuk mengasosiasikan kata-kata ini dengan budaya atau konteks dari bahasa asalnya. Selain itu kamu bisa memperluas kosa kata dengan mempelajari kata-kata baru dalam konteks yang berbeda juga akan sangat bermanfaat.

Idiom Atau Ungkapan Sangat Banyak

Kesulitan umum selanjutnya dalam belajar bahasa Inggris adalah banyaknya idiom atau ungkapan yang tidak bisa diterjemahkan secara langsung. Contohnya adalah ungkapan seperti "break the ice" yang berarti memulai percakapan, bukan benar-benar memecahkan es. Idiom sering kali membuat pelajar bingung karena artinya tidak sesuai dengan kata-kata yang digunakan.

Solusi

Dalam menyelesaikan kesulitan ini, kamu perlu terbiasa dengan penggunaan idiom dalam konteks yang berbeda. Mulailah dari menonton film atau membaca buku berbahasa Inggris dapat membantu kamu mendengar idiom dalam konteks nyata. Setelah melakukan hal tersebut kemudian kamu bisa membuat daftar idiom yang sering digunakan dan mencari artinya.

Kesulitan Mendengar Pembicaraan Karena Pelafalan

Salah satu kesulitan terbesar dalam belajar bahasa Inggris adalah pelafalan. Ketika seseorang berbicara secara alami, mereka sering menggabungkan kata-kata, menghilangkan bunyi tertentu, atau mengubah intonasi. Hal ini sering terjadi saat berbicara dengan penutur asli, mereka berbicara dengan pelafalan yang cepat atau tidak sesuai dengan cara yang kamu pelajari. Misalnya, dalam kalimat "What are you doing?", banyak penutur asli yang mengucapkannya menjadi "Whatcha doing?", yang mungkin sulit kamu dengar dan pahami.

Solusi

Cobalah untuk mendengarkan podcast atau lagu berbahasa Inggris. Dengan cara ini, kamu dapat terbiasa dengan pelafalan yang berbeda. Pilihlah topik yang kamu suka agar lebih menarik. Jika kamu memiliki teman yang juga belajar bahasa Inggris, coba berlatih berbicara satu sama lain. Diskusikan topik-topik ringan dan berusaha untuk berbicara dengan pelafalan yang tepat.

Sering kali Ada Kata Yang dieja Berbeda Dari Cara Pengucapannya

Orang yang belajar bahasa Inggris juga sering menghadapi kesulitan karena adanya kata-kata yang dieja berbeda dari cara pengucapannya. Contohnya, kata "through" dieja dengan huruf "th" tetapi diucapkan hanya dengan bunyi "thru".  Bahkan, kadang-kadang satu kata yang sama bisa dieja berbeda, tetapi tetap memiliki pengucapan yang hampir sama, seperti "cough" dan "rough".

Solusi

Salah satu cara terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mempelajari simbol fonetik (IPA: International Phonetic Alphabet). Jadinya kamu akan lebih mengenali pola pelafalan yang benar, bahkan jika ejaannya membingungkan. Kamu juga bisa pakai Aplikasi seperti Forvo atau Google Translate yang bisa mengeluarkan suara dengan pengucapan kata yang benar. Kamu bisa mendengarkan bagaimana kata diucapkan oleh penutur asli. Praktikan dengan membaca keras-keras setiap kali kamu menemukan kata baru.

Perbedaan Dialek dan Aksen di Setiap Negara

Sebagai bahasa Internasional, Bahasa Inggris memiliki berbagai dialek dan aksen yang sangat bervariasi di berbagai belahan dunia. Dialek di Inggris tentu berbeda dengan dialek di Amerika atau Australia. Bahkan di dalam negara yang sama, kamu bisa menemukan perbedaan aksen yang signifikan, seperti aksen New York dibandingkan dengan aksen California. Perbedaan dialek dan aksen juga bisa memengaruhi cara kata-kata diucapkan dan makna yang terkandung di dalamnya. Misalnya, kata "chips" di Inggris merujuk pada kentang goreng, sementara di Amerika, "chips" berarti keripik. Memahami konteks lokal adalah kunci untuk berkomunikasi dengan efektif.

Solusi

Mulailah dari mencoba memahami konteks dari setiap perkataan yang terdengar asing. Selama kamu bisa menangkap makna dari percakapan, itu sudah cukup. Lambat laun, kamu akan terbiasa dengan aksen-aksen tersebut. Kamu juga bisa menonton film atau acara TV dari berbagai negara berbahasa Inggris. Misalnya, menonton film dari Inggris, Australia, dan Kanada dapat memberi perspektif yang berbeda. Hal ini tentu akan  membantumu terbiasa dengan berbagai aksen bahasa Inggris. Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.   Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!

Related Posts


Connect with SUN Education


Enter your details and get a free counselling session with our experts so they can connect you to the right course, country, and university.

Select...

Select...
Select Study Destination...
Select Major...

Select...

By checking this box, you agree to be contacted by SUN Education and its partner universities/collages via email/text message/phone