Author: Amadea
Updated: 30 March 2026
Buat kamu yang ingin kuliah di luar negeri, mengetahui perbedaan CGPA dan GPA adalah hal yang penting. Ada dua nilai yang biasa digunakan untuk memenuhi persyaratan akademik untuk berkuliah di luar negeri, yaitu Grade Point Average (GPA) dan Cumulative Grade Point Average (CGPA). Tenang saja, kali ini SUN Education akan membahas tuntas tentang CGPA dan GPA. Hal ini penting kamu ketahui karena sebagai mahasiswa internasional, kamu wajib memenuhi persyaratannya guna bisa berkuliah di universitas tujuanmu. Simak selengkapnya di bawah ini!

Seperti namanya, CGPA merupakan rata-rata dari GPA seorang siswa yang dihitung dari beberapa semester. Nilai rata-rata ini merepresentasikan prestasi akademk keseluruhan selama program studi. Berbeda dari GPA yang mencerminkan performa akademik dalam jangka pendek, CGPA menunjukan seberapa konsisten seorang mahasiswa dalam semua mata pelajaran dan semester yang ditempuh. Perhitungan kumulatif CGPA memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai konsistensi akademik seorang siswa selama menempuh program studi.
CGPA ditentukan dengan menghitung rata-rata nilai GPA yang diperoleh dari berbagai semester. Hal ini memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai perkembangan akademik seorang siswa. Berikut beberapa cara hitung CGPA:
Amerika Serikat (Skala 4.0 Umum)
UK
Australia (Skala 7.0 Umum, e.g. UNSW/Monash)
BACA JUGA: Kelebihan Menggunakan Jasa Konsultan Pendidikan untuk Kuliah Ke Luar Negeri

Berbeda dengan CGPA, GPA adalah nilai rata-rata yang digunakan untuk mengukur prestasi akademik mahasiswa dalam satu periode tertentu, biasanya dalam satu semester. Nilai GPA dihitung berdasarkan nilai yang diperoleh dari setiap mata kuliah yang diambil, kemudian dikonversi ke dalam skala tertentu, umumnya 0.0 hingga 4.0. Semakin tinggi nilai GPA, semakin baik performa akademik mahasiswa pada periode tersebut.
GPA memiliki fungsi mengukur performa akademik siswa dalam satu semester atau periode studi tertentu. Selain itu, GPA juga menjadi syarat pendaftaran beasiswa, ya, karena banyak program beasiswa yang menetapkan batas minimal GPA.
Berikut beberapa jenis skala penilaian GPA yang umum digunakan:
Skala paling umum dengan nilai 0.0–4.0. Banyak digunakan di Amerika Serikat, Kanada, dan beberapa universitas di Australia.
Nilai maksimum 5.0 dan biasanya digunakan untuk sistem weighted GPA di beberapa institusi di Amerika Latin dan sekolah tertentu.
Menggunakan rentang nilai 0–10. Umum dipakai di India dan beberapa negara Eropa.
Penilaian dalam bentuk 0–100%. Banyak digunakan di China dan beberapa negara Asia.
Digunakan di Inggris, seperti First Class, 2:1, 2:2, dan Third Class, yang berfungsi menilai prestasi akademik mahasiswa.
BACA JUGA: 100 Istilah Perkuliahan di Luar Negeri yang Wajib Kamu Tahu
Kamu harus memahami apa saja yang menjadi perbedaan antara CGPA dan GPA berikut:
|
Aspek |
GPA (Grade Point Average) |
CGPA (Cumulative Grade Point Average) |
|
Cakupan |
Rata‑rata nilai pada satu semester tertentu saja |
Rata‑rata kumulatif semua semester yang sudah ditempuh |
|
Tujuan utama |
Mengukur performa akademik jangka pendek (per semester) |
Mengukur performa akademik keseluruhan selama masa studi |
|
Waktu muncul |
Tertera di transkrip tiap kali selesai 1 semester |
Tertera setelah menempuh ≥2 semester dan final saat lulus |
|
Dampak langsung |
Menentukan status seperti “Dean’s List”/prestasi per semester |
Jadi acuan utama seleksi beasiswa, kelulusan, dan penerimaan kerja |
|
Dinamika skor |
Lebih cepat berubah; satu semester buruk langsung terlihat |
Lebih stabil; dipengaruhi akumulasi semua semester, perubahan tidak secepat GPA |
|
Cara pandang |
Fokus ke kinerja singkat, sebagai “progress report” |
Gambaran besar konsistensi dan kualitas akademik sepanjang studi |
BACA JUGA: 10 Syarat Kuliah di Luar Negeri yang Harus Lengkap Sebelum Berangkat

CGPA biasanya merupakan rata-rata dari nilai GPA di beberapa semester. Untuk mengetahui GPA keseluruhan dari CGPA, kamu cukup menghitung rata-rata dari semua GPA yang sudah didapatkan selama kuliah.
Langkah-langkah Menghitung CGPA
Contoh Perhitungan
Misalnya seorang mahasiswa memiliki nilai GPA berikut:
Langkah 1: Jumlahkan semua GPA
3.40 + 3.60 + 3.20 + 3.80 = 14.00
Langkah 2: Bagi dengan jumlah semester
14.00 ÷ 4 = 3.50
Jadi, CGPA mahasiswa tersebut adalah 3.50.
Contoh Tabel Konversi CGPA ke GPA (Skala 4.0)
|
Grade Class |
Persentase |
CGPA (0–10) |
GPA (4.0) |
GPA (4.3) |
GPA (5.0) |
|
Third Class |
0%-40% |
4.00 |
1.60 |
1.72 |
2.00 |
|
Third Class |
45% |
4.50 |
1.80 |
1.94 |
2.25 |
|
Lower-Second Class |
50% |
5.00 |
2.00 |
2.15 |
2.50 |
|
Lower-Second Class |
55% |
5.50 |
2.20 |
2.37 |
2.75 |
|
Upper-Second Class |
60% |
6.00 |
2.40 |
2.58 |
3.00 |
|
Upper-Second Class |
65% |
6.50 |
2.60 |
2.80 |
3.25 |
|
First Class |
70% |
7.00 |
2.80 |
3.01 |
3.50 |
|
First Class |
75% |
7.50 |
3.00 |
3.23 |
3.75 |
|
First Class |
80% |
8.00 |
3.20 |
3.44 |
4.00 |
|
First Class |
85% |
8.50 |
3.40 |
3.66 |
4.25 |
|
First Class |
90% |
9.00 |
3.60 |
3.87 |
4.50 |
|
First Class |
95% |
9.50 |
3.80 |
4.09 |
4.75 |
|
First Class |
100% |
10.00 |
4.00 |
4.30 |
5.00 |
Itu dia penjelasan mengenai perbedan CGPA dengan GPA. Untuk memenuhi persyaratan kuliah di luar negeri lainnya, jangan lupa konsultasi lebih lanjut dengan SUN Education!
Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.
Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!
Related Posts
Connect with SUN Education