

/
News Id/
Ternyata Nggak Sama, Ini Perbedaan Jurusan Manajemen dengan Jurusan Bisnis
Author:
Updated: 18 February 2025
Sementara kalau jurusan bisnis fokus pembelajarannya lebih menekankan pembangunan model usaha dari nol. Kamu akan banyak melakukan praktek membuat business model canvas, analisis pasar, sampai simulasi pitching investor. Di sini kosakatanya bakal dipenuhi istilah seperti market penetration, ROI, dan feasibility study. Bayangin kamu jadi arsitek yang merancang gedung baru dari tanah kosong.
BACA JUGA: Apa Perbedaan Jurusan Kedokteran dan Keperawatan di Universitas Luar Negeri? Ini Jawabannya!
Selanjutnya ada pada perbedaan mata kuliahnya. Kalau jurusan manajemen biasanya memiliki mata kuliah manajemen rantai pasok, manajemen risiko, atau psikologi industri. Sedangkan Bisnis lebih banyak modul kewirausahaan, manajemen inovasi, sampai studi kasus startup unicorn. BACA JUGA: Jangan Sampai Salah Pilih! Begini Perbedaan Jurusan Ekonomi dan Manajemen
Perbedaan selanjutnya jurusan manajemen dan bisnis yaitu pilihan kampusnya buat kuliah ke luar negeri. Kalau di Australia unviersitas seperti Monash University dan UNSW Sydney lebih unggul di jurusan bisnis. Karena kedua universitas ini fokus ke corporate innovation dan startup ecosystem. Universitas-universitas bisnis di Australia ini memiliki lab bisnis canggih kayak Monash Innovation Labs yang sering kolaborasi sama perusahaan ASX. Untuk jurusan Manajemen, University of Melbourne dan RMIT University patut kamu pertimbangkan. Mereka punya program operations management yang terintegrasi dengan perusahaan "BUMN"-nya Australia seperti Telstra. Di sini kamu bisa magang sambil belajar strategic leadership langsung dari eksekutif level C-suite. Selain itu kedua universitas tersebut juga sudah memiliki EPAS accreditation khusus manajemen strategis.
Skill yang akan didapatkan selama kuliah juga berbeda antara jurusan manajemen dengan jurusan bisnis. Dalam jurusan manajemen, kamu akan mahir mengatur tim melalui resolusi konflik dan kecerdasan emosional. Selama kuliah kamu akan latihan negosiasi kontrak serta simulasi manajemen krisis akan menjadi bagian dari kegiatan harianmu. Perdebatan tentang optimalisasi KPI departemen pun akan sering kamu temui di kelas. Sementara kalau jurusan Bisnis, kemampuan utamamu terfokus pada menemukan peluang di pasar. Kamu akan terlatih membuat financial modeling dengan berbagai revenue stream. Presentasi pitch deck kepada "investor palsu" akan menjadi rutinitas mingguan untuk mengasah kemampuan persuasifmu. Selain itu sistem pivot business model akan sering kamu eksplorasi seperti permainan puzzle yang menantang.
Kalau kamu lulusan manajemen, biasanya kamu akan langsung di-hire sebagai talent development officer atau kepala operasional. Jalur karirmu biasanya berada di zona yang lebih stabil dengan gaji pasti. Tempat prospek kerja kamu nantinya seperti di bank BUMN, perusahaan manufaktur, atau konsultan HR. Sebaliknya, lulusan bisnis lebih sering terjun ke dunia startup atau bahkan menjadi pendiri usaha mikro. Gaji awalnya mungkin lebih tidak menentu, tetapi potensi mendapat kepemilikan saham (equity) di perusahaan rintisan menjadi daya tarik tersendiri. Karir di startup biasanya diukur berdasarkan pencapaian proyek, seperti keberhasilan ekspansi pasar atau peluncuran produk yang kamu tangani. Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!Related Posts
Connect with SUN Education