Destinasi Studi
watermark
SUN Education Group

/

News Id

/

Kapan Sih Pakai 'Was'? Kapan 'Were'? Intip Penjelasan Perbedaannya Secara Lengkap!

Kapan Sih Pakai 'Was'? Kapan 'Were'? Intip Penjelasan Perbedaannya Secara Lengkap!

Author:

Updated: 13 June 2025

Halo, para pejuang IELTS! Pernahkah kamu merasa bingung kapan harus menggunakan "was" dan kapan harus menggunakan "were"? Jangan khawatir, kamu tidak sendirian dalam kebingungan ini. Kedua kata ini memang bagian dari verb "to be" dalam bentuk past tense, tetapi penggunaannya memiliki aturan yang sangat spesifik. Selanjutnya SUN Education akan membahas tuntas perbedaan keduanya dengan cara yang mudah kamu pahami dan praktikkan dalam ujian IELTS.

Pengertian Dasar Was dan Were

Pertama-tama mari kita pahami konsep dasar kedua kata ini. "Was" dan "were" adalah bentuk lampau (past tense) dari kata kerja "to be" yang sangat fundamental dalam bahasa Inggris. Keduanya berfungsi untuk menyatakan keadaan atau kondisi yang terjadi pada masa lalu, namun dengan subjek yang berbeda. Lebih spesifik lagi, "was" merupakan bentuk tunggal (singular) yang digunakan untuk orang pertama tunggal (I) dan orang ketiga tunggal (he, she, it). Sebaliknya, "were" adalah bentuk jamak (plural) yang digunakan untuk orang kedua (you) baik tunggal maupun jamak, dan semua bentuk jamak lainnya (we, they). Pemahaman dasar ini akan menjadi fondasi kuat untuk menguasai grammar yang lebih kompleks dalam IELTS.   BACA JUGA: Perbedaan Penggunaan Do, Does, Did, Doing, Done dalam Bahasa Inggris dan Contohnya  

Aturan Penggunaan Was

Sekarang mari kita fokus pada penggunaan "was" secara detail. Kamu harus menggunakan "was" ketika subjek kalimat adalah singular atau tunggal. Aturan ini berlaku untuk pronoun seperti "I", "he", "she", dan "it", serta untuk semua noun tunggal seperti "the student", "my sister", atau "the book". Selain itu "was" juga berfungsi sebagai auxiliary verb dalam pembentukan past continuous tense. Dalam konteks ini, "was" diikuti oleh verb-ing untuk menunjukkan aktivitas yang sedang berlangsung di masa lalu. Misalnya, "I was preparing for my IELTS exam when you called me".
Subjek Contoh Kalimat
I I was studying for IELTS yesterday
He He was nervous during the speaking test
She She was confident about her writing skills
It It was a challenging reading passage
Noun tunggal The teacher was helpful

Aturan Penggunaan Were

Di sisi lain, penggunaan "were" memiliki karakteristik yang berbeda namun sama pentingnya. Kamu wajib menggunakan "were" untuk semua subjek jamak, termasuk "we", "you" (baik tunggal maupun jamak), dan "they". Menariknya, "you" selalu menggunakan "were" meskipun merujuk pada satu orang saja. Kemudian, "were" juga berperan sebagai auxiliary verb dalam past continuous tense untuk subjek jamak. Contohnya, "They were discussing the IELTS strategies when the class ended". Penggunaan ini sangat penting karena sering muncul dalam soal grammar IELTS, terutama dalam section writing dan speaking.
Subjek Contoh Kalimat
You You were excellent in the listening test
We We were practicing speaking together
They They were reviewing vocabulary
Noun jamak The students were taking notes
  BACA JUGA:Jawaban Have a Nice Day Bahasa Inggris dan Contohnya  

Penggunaan dalam Kalimat Positif, Negatif, dan Tanya

Struktur kalimat dengan "was" dan "were" dapat dibentuk dalam tiga pola utama: positif, negatif, dan tanya. Pemahaman ketiga pola ini sangat penting untuk IELTS karena kamu akan menggunakan semuanya dalam writing maupun speaking test. Berikut pembahasan ketiga pola tersebut secara detail dengan banyak contoh yang relevan.

Kalimat Positif

Dalam kalimat positif, penggunaan "was" dan "were" mengikuti pola Subject + was/were + complement. Complement bisa berupa adjective (kata sifat), noun (kata benda), atau adverbial phrase (frasa keterangan). Namun, yang terpenting adalah memperhatikan agreement antara subjek dan kata kerja bantu agar kalimat kamu terdengar natural.
Subjek Was/Were Complement Contoh Kalimat
I was happy I was happy to see you
You were busy You were busy yesterday
He/She/It was here She was here this morning
We/They were excited They were excited about the trip
Contoh kalimat:
  • I was a university student in London (Saya adalah mahasiswa di London)
  • You were absolutely right about that decision (Kamu benar sekali tentang keputusan itu)
  • He was confident during the presentation (Dia percaya diri selama presentasi)
  • She was wearing a beautiful dress at the party (Dia memakai gaun indah di pesta)
  • It was raining heavily last night (Hujan turun deras tadi malam)
  • We were childhood friends from the same neighborhood (Kami adalah teman masa kecil dari lingkungan yang sama)
  • They were professional musicians before retirement (Mereka adalah musisi profesional sebelum pensiun)
  • The exam was more difficult than expected (Ujiannya lebih sulit dari yang diperkirakan)

Kalimat Negatif

Kalimat negatif dengan "was" dan "were" dibentuk dengan menambahkan "not" setelah kata kerja bantu tersebut. Bentuk kontraksi yang umum yaitu "wasn't" untuk "was not" dan "weren't" untuk "were not". Dalam IELTS, kemampuan menggunakan bentuk negatif dengan tepat menunjukkan penguasaan grammar yang komprehensif. Contoh kalimat
  • I was not ready for the IELTS exam (Saya tidak siap untuk ujian IELTS)
  • I wasn't aware of the deadline (Saya tidak menyadari tenggat waktu)
  • You were not listening to the instructions carefully (Kamu tidak mendengarkan instruksi dengan seksama)
  • You weren't present at the meeting yesterday (Kamu tidak hadir di rapat kemarin)
  • He was not satisfied with his performance (Dia tidak puas dengan performanya)
  • She wasn't interested in the job offer (Dia tidak tertarik dengan tawaran pekerjaan)
  • It wasn't easy to find the location (Tidak mudah menemukan lokasinya)
  • We were not prepared for such questions (Kami tidak siap untuk pertanyaan seperti itu)
  • They weren't convinced by the explanation (Mereka tidak yakin dengan penjelasan tersebut)
  • The weather wasn't suitable for outdoor activities (Cuacanya tidak cocok untuk aktivitas luar ruangan)

Kalimat Tanya

Pembentukan kalimat tanya dengan "was" dan "were" menggunakan pola inversi, yaitu was/were + subject + complement + ?. Selain itu, kamu juga perlu memahami question words yang sering dipasangkan dengan "was" dan "were" seperti "where", "when", "why", "how", dan "what". Kemampuan ini akan sangat membantu dalam IELTS speaking ketika kamu perlu mengklarifikasi sesuatu. Contoh kalimat tanya yes/no questions
  • Was she at home last night? (Apakah dia ada di rumah tadi malam?)
  • Were you satisfied with the explanation? (Apakah kamu puas dengan penjelasan tersebut?)
  • Was the exam difficult for you? (Apakah ujiannya sulit untukmu?)
  • Were they happy with the results? (Apakah mereka senang dengan hasilnya?)
  • Was it raining when you arrived? (Apakah hujan ketika kamu tiba?)
Contoh kalimat tanya dengan question words
  • Where was he during the meeting? (Di mana dia selama rapat?)
  • When were you born? (Kapan kamu lahir?)
  • Why were they late for the appointment? (Mengapa mereka terlambat untuk janji?)
  • How was your experience in Australia? (Bagaimana pengalamanmu di Australia?)
  • What was your favorite subject at school? (Apa mata pelajaran favoritmu di sekolah?)
  • Who was your English teacher? (Siapa guru bahasa Inggrismu?)
  • Which book was more interesting? (Buku mana yang lebih menarik?)
  • Whose idea was it to organize the event? (Ide siapa untuk mengorganisir acara tersebut?)
  BACA JUGA: Mau tahu cara bilang “selamat pagi” sampai “selamat malam” dalam bahasa Inggris? Gampang banget!  

Subjunctive Mood pada Were

Salah satu penggunaan "were" yang sering membingungkan adalah dalam subjunctive mood, yaitu untuk mengekspresikan situasi hipotesis atau tidak nyata. Dalam kasus ini, "were" berlaku untuk semua subjek, termasuk "I", "he", "she", dan "it" yang normalnya menggunakan "was". Struktur ini sering muncul dalam IELTS writing task 2, terutama dalam essay yang membahas situasi hipotetis. Penggunaan subjunctive mood dengan "were" umumnya muncul dalam conditional sentences type 2 (If I were...) dan dalam expressions seperti "I wish I were..." atau "as if/as though + were". Pemahaman tentang penggunaan khusus ini akan menunjukkan level advanced grammar yang bisa meningkatkan skor IELTS kamu secara signifikan. Contoh subjunctive mood:
  • If I were you, I would accept that offer (Jika saya jadi kamu, saya akan menerima tawaran itu)
  • I wish I were taller (Saya berharap saya lebih tinggi)
  • He acts as if he were the boss (Dia bertingkah seolah-olah dia adalah bos)
  • She speaks as though she were an expert (Dia berbicara seolah-olah dia adalah ahli)

There Was dan There Were

Selanjutnya kita bahas konstruksi "there was" dan "there were" yang sering muncul dalam ujian IELTS. Aturannya sederhana: gunakan "there was" untuk noun tunggal dan "there were" untuk noun jamak. Konstruksi ini digunakan untuk menyatakan keberadaan sesuatu di masa lalu. Lebih lanjut, ketika kamu memiliki daftar benda, lihat benda pertama dalam daftar tersebut. Jika benda pertama tunggal, gunakan "there was", meskipun benda-benda berikutnya jamak. Sebaliknya, jika benda pertama jamak, gunakan "there were". Contoh penggunaan:
  • There was a difficult question in the reading section
  • There were many students in the examination room
  • There was a pen, two pencils, and some erasers on the desk
  • There were two pencils, a pen, and some erasers on the desk
Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.   Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!

Related Posts


Connect with SUN Education


Enter your details and get a free counselling session with our experts so they can connect you to the right course, country, and university.

Select...

Select...
Select Study Destination...
Select Major...

Select...

By checking this box, you agree to be contacted by SUN Education and its partner universities/collages via email/text message/phone