Destinasi Studi
watermark
SUN Education Group

/

News Id

/

11 Tes untuk Kuliah di Luar Negeri Berbagai Negara, Nomor 8 Tersusah!

11 Tes untuk Kuliah di Luar Negeri Berbagai Negara, Nomor 8 Tersusah!

Author: Valerie Dante

Updated: 26 May 2026

Merencanakan keberangkatan untuk kuliah ke luar negeri perlu memikirkan banyak hal, salah satunya adalah tes untuk kuliah di luar negeri. Tak berbeda dari universitas dalam negeri, universitas global pun membutuhkan serangkaian tes sebagai bagian dari pendaftaran.

Terlebih lagi, setiap negara, kampus, hingga jurusan yang berbeda kemungkinan besar memiliki persyaratan atau tes tertentu sebagai syarat penerimaan.. 

Ingin tahu apa saja tes untuk kuliah di luar negeri? Baca lebih lanjut!

Kemampuan Bahasa Inggris (IELTS/TOEFL)

Kamu memerlukan tes kemampuan bahasa Inggris seperti IELTS atau TOEFL untuk membuktikan bahwa kamu bisa memahami perkuliahan, menulis makalah akademis, dan berkomunikasi secara efektif di lingkungan berbahasa Inggris.

Sebagai salah satu tes untuk kuliah di luar negeri, IELTS dan TOEFL menjadi syarat penerimaan universitas dan persetujuan visa pelajar di negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia.

Universitas-universitas papan atas biasanya mencari skor band atau poin keseluruhan tertentu, seringkali mengharuskan kamu untuk memenuhi minimum untuk setiap bagian.

  • IELTS: Skor kompetitif yang "baik" umumnya adalah 6,5 hingga 7,0, dengan tidak ada band individual yang kurang dari 6,0.
  • TOEFL: Skor kompetitif berkisar dari 90 hingga 100+, dengan institusi tingkat atas seringkali membutuhkan 100+

Untuk durasi, IELTS Academic berdurasi 2 jam 45 menit sementara TOEFL iBT 3 jam. Tipe pertanyaan dan bagian tes pun berbeda.

Ingin mendapatkan sertifikasi TOEFL atau IELTS? Join kelas preparation dan tes di SUN English!

GMAT (Graduate Management Admission Test)

GMAT merupakan ujian standar utama untuk masuk ke program bisnis dan manajemen secara global, contohnya seperti MBA, Master in Finance, atau MiM. Tes ini menilai kemampuan analitis, verbal, dan penalaran siswa.

Secara global, hasil tes ini diterima oleh lebih dari 7.700 program di lebih dari 110 negara.

Format ujian GMAT berfokus pada keterampilan bisnis praktis dan menampilkan tiga bagian berdurasi 45 menit yakni Quantitative Reasoning, Verbal Reasoning, dan Data Sufficiency/Insights Reasoning.

Meskipun skor GMAT berkisar dari 200 hingga 800, sekolah bisnis peringkat atas dunia biasanya mencari skor antara 650 dan lebih dari 720. Skor luar biasa (730+) berpotensi mengimbangi IPK sarjana yang lebih rendah atau pengalaman kerja yang terbatas.

Jangan lupa untuk ikut GMAT preparation class di SUN English biar siap hadapi ujiannya nanti!

BACA JUGA: 14 Alasan Mengapa Kuliah di Luar Negeri Pilihan Terbaik

GRE (Graduate Record Examination)

GRE menjadi salah satu tes untuk kuliah di luar negeri yang mungkin kamu butuhkan. Tes ini merupakan tes standar yang diperlukan untuk masuk ke ribuan program pascasarjana dan bisnis di seluruh dunia.

Lebih lanjut, GRE mengevaluasi kemampuan berpikir kritis, penulisan analitis, penalaran verbal, dan keterampilan kuantitatif untuk memastikan kamu siap menghadapi beban kerja kuliah yang berat.

Durasi GRE merupakan 1 jam 58 menit dengan tiga bagian utama yakni Verbal Reasoning, Quantitative Reasoning, dan Analytical Writing. GRE dapat kamu ambil di test center atau diikuti dari rumah secara online.

Nantinya skor kamu akan terdiri dari tiga bagian yang berlaku selama 5 tahun:

  • Quantitative Reasoning: Skala skor dari 130-170
  • Verbal Reasoning: Skala skor dari 130-170
  • Analytical Writing: Skala skor dari 0-6

Target rata-rata skor untuk universitas papan atas biasanya antara 320-330, sedangkan skor 300-310 dianggap rata-rata.

Pastikan kamu siap hadapi tes GRE dengan belajar bersama SUN English! Join preparation class sekarang juga.

SAT (Scholastic Assessment Test)

Mengambil tes SAT merupakan langkah yang sangat strategis untuk studi di luar negeri. Terutama dibutuhkan oleh universitas-universitas di AS, tes ini juga diterima oleh institusi-institusi ternama di negara-negara seperti Inggris, Australia, Kanada, dan Singapura.

Tes ini menilai kesiapan siswa dalam Evidence-Based Reading dan Writing, serta Matematika.

SAT berlangsung secara digital dengan dursai 2 jam 14 menit. Tes ini dinilai dalam skala 400-1600 dan dibagi menjadi Reading & Writing (menguji pemahaman, kosakata, dan keterampilan editing), serta Matematika (menguji aljabar, matematika tingkat lanjut, dan analisis data).

CSCA (China Scholastic Competency Assessment)

Ingin studi di universitas China? Kemungkinan besar kamu akan membutuhkan skor CSCA! Tes ini merupakan ujian masuk standar yang menjadi syarat banyak universitas di Tiongkok untuk calon mahasiswa internasional yang akan studi S1.

CSCA mengevaluasi kesiapan akademis dan kemampuan bahasa dalam mata pelajaran seperti Professional Chinese, Mathematics, Physics, dan Chemistry, meskipun tidak semua universitas di China mewajibkannya.

Tujuan ujian online ini adalah membantu universitas-universitas China menilai dan membandingkan mahasiswa internasional berdasarkan standar akademik yang seragam. 

Meskipun tidak ada nilai kelulusan tetap, skor di atas 40 per mata pelajaran dianggap sebagai tolok ukur minimum untuk memiliki peluang di sebagian besar universitas.

Mendapatkan nilai lebih tinggi dari 60 menjamin penerimaan di banyak instansi ternama. Meski begitu, nilai CSCA tidak diperlukan untuk program Master dan PhD di China.

BACA JUGA: Gambaran Pengalaman Kuliah di Luar Negeri, Gini Rasanya

ACT (American College Testing)

ACT adalah ujian standar yang diwajibkan atau direkomendasikan oleh universitas untuk mengevaluasi kesiapan mahasiswa S1. Tes untuk kuliah di luar negeri yang satu ini digunakan untuk penerimaan mahasiswa S1 di perguruan tinggi AS, tetapi juga diterima oleh lebih dari 200 universitas di negara lain termasuk Kanada, Inggris, dan beberapa bagian Eropa.

Tes ini menguji kemampuan English, Mathematics, Reading, dan Science, ditambah bagian Writing yang opsional. ACT dinilai pada skala 1 hingga 36 dan sepenuhnya dilakukan melalui komputer.

Untuk belajar di luar negeri, nilai ACT yang kompetitif umumnya berkisar antara 25 hingga 30 (dari 36) sebagai syarat dasar, sementara universitas-universitas ternama seringkali membutuhkan nilai 32 hingga 36.

Sebagian besar institusi internasional tidak memerlukan nilai ACT kecuali jika kamu melamar ke universitas di AS atau program-program berbahasa Inggris tertentu di luar negeri.

UCAT (University Clinical Aptitude Test)

Ingin belajar program kedokteran di luar negeri? Kamu memerlukan nilai UCAT! UCAT merupakan tes penerimaan wajib yang diperlukan untuk masuk ke program kedokteran dan kedokteran gigi sarjana di Inggris, Australia, Selandia Baru, dan Singapura.

Tes ini menguji kemampuan kognitif, pemikiran kritis, dan penilaian situasional, bukan hafalan akademis.

Di Inggris, UCAT diperlukan di lebih dari 40 sekolah kedokteran dan diajukan melalui portal UCAS. Sementara itu di Selandia Baru & Australia, UCAT digunakan sekolah kedokteran dan kedokteran gigi utama.

Negara Asia seperti Singapura pun menerima UCAT sebagai syarat penerimaan program kedokteran bagi universitas tertentu.

Tes computer-based berdurasi 2 jam ini terdiri dari empat subtes kognitif dan satu tes perilaku yakni Verbal Reasoning, Decision Making, Quantitative Reasoning, Abstract Reasoning, serta Situational Judgement.

MCAT (Medical College Admission Test)

MCAT adalah ujian berbasis komputer yang terstandarisasi dan wajib untuk masuk ke sebagian besar sekolah kedokteran di AS, Kanada, Australia, dan Karibia.

Lebih lanjut, ujian ini mengevaluasi pengetahuan kamu mengenai ilmu alam dan sosial, pemikiran kritis, dan keterampilan pemecahan masalah yang dibutuhkan untuk belajar kedokteran.

Skor MCAT berkisar dari 472 hingga 528. Sekolah kedokteran top biasanya mencari skor kompetitif 515 atau lebih tinggi. 

TestAS (Test for Academic Studies)

TestAS (Test for Academic Studies) adalah tes bakat terstandarisasi yang dirancang khusus untuk mahasiswa internasional (terutama dari negara-negara non-Uni Eropa) yang ingin mengejar gelar sarjana di Jerman.

Tes ini mengukur kemampuan kognitif dan bakat akademik, bukan pengetahuan khusus mata pelajaran.

Banyak universitas di Jerman mewajibkan atau sangat merekomendasikan TestAS untuk calon mahasiswa S1 internasional.

BACA JUGA: 15 Persiapan Kuliah di Luar Negeri, Dari Awal Sampai Berangkat!

SUN Education Siap Bimbing Sampai Sukses Kuliah di Luar Negeri!

Sudah mengetahui apa saja tes untuk kuliah di luar negeri, semakin semangat susun rencana studi? SUN Education siap bantu!

Sebagai one stop solution to all your education needs, SUN Education menawarkan bimbingan dan layanan lengkap untuk membantumu sukses kuliah di luar negeri. Melalui agen pendidikan berpengalaman seperti SUN, kamu akan mendapat benefit konsultasi gratis, bebas biaya application, pengurusan visa, pencarian akomodasi, dan masih banyak lagi!

Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu.

Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!

Related Posts


Connect with SUN Education


Enter your details and get a free counselling session with our experts so they can connect you to the right course, country, and university.

Select...

Select...
Select Study Destination...
Select Major...

Select...

By checking this box, you agree to be contacted by SUN Education and its partner universities/collages via email/text message/phone