Author: Jonathan Kristinus
Updated: 10 April 2026
Singapura adalah negara tetangga Indonesia yang merupakan salah satu negara maju di Asia. Selain terdepan di bidang ekonomi, perdagangan dan bisnis, negara ini juga memiliki sistem dan kualitas pendidikan yang baik.
Namun, bukan hanya biaya kuliah di Singapura saja yang harus kamu pikirkan sebelum berangkat ke sana, tetapi juga biaya hidupnya. Secara perhitungan kasar dari numbeo, biaya untuk hidup Singapura yaitu sekitar Rp.20,1 juta-Rp.67,1 juta(SGD 1.500-SGD 5.000) selama sebulan. Nah, jika kamu merupakan tertarik untuk melanjutkan studi di Singapura, maka perlu mengetahui biaya hidup secara rinci dan jelas disini.
Disclaimer: Perhitungan biaya hidup ini menggunakan kurs rupiah ke singapore dollar per april 2026 yaitu 1 SGD=Rp.13430.56.
Biaya yang pertama harus kamu perhitungan untuk kuliah di Singapura adalah tempat tinggal. Akomodasi di Singapura memiliki banyak pilihan, tetapi umumnya dalam harga yang cukup mahal. Negara Singapura tidak mengenal kos-kosan seperti di Indonesia, akan tetapi ada beberapa jenis hunian yang dapat dijadikan pilihan tempat tinggal bagi mahasiswa dengan beragam range biaya.
Sebagai hunian yang dikelola oleh pemerintah Singapura, harga sewa HDB (House & Developing Board) flat jauh lebih murah daripada apartemen pribadi atau kondominium. Harga sewa HDB Flat per bulan yaitu sekitar SGD 2.300-SGD 5.000 (Rp.30,89 juta-Rp.67,15 juta).
Opsi akomodasi ini bisa diambil kalau kamu ingin tempat tinggal yang private dengan biaya tidak terlalu mahal, kamu dapat memilih HDB flat atau singkatan dari
Paying guest adalah sistem sewa hunian di Singapura yang mana kita menyewa satu kamar di apartemen pribadi atau HDB flat milik orang lain. Hal ini sering dijadikan pilihan karena cukup hemat.
Kamu hanya perlu membayar per bulan sekitar SGD 1.000-SGD 2.000 (Rp.13,43 juta-Rp.26,86 juta). Namun, pastikan kamu mengenal orang yang akan tinggal bersamamu selama studi di Singapura sebelum memutuskan untuk menjadi paying guest mereka.
Hunian yang satu ini umumnya adalah jenis yang paling terjangkau serta praktis untuk mahasiswa baru di Singapura. Asrama kampus biasanya biayanya sudah dibayarkan secara all-in, sehingga siswa tidak akan dikenakan biaya tambahan lagi untuk listrik, air, dan lain-lain.
Selain itu, asrama mahasiswa juga biasanya berada dalam lingkungan kampus, sehingga juga akan memangkas biaya transportasi. Untuk range biaya asrama mahasiswa tidak bisa dipastikan, karena semua tergantung pada kebijakan universitas tempat kamu kuliah.
BACA JUGA: Agen Kuliah ke Singapura Resmi dan Terbaik di Indonesia
Anggaran untuk biaya makan di Singapura sangat variatif, tergantung pola makan, tempat makan dan diet yang kamu jalani. Makan di restoran biasa seperti McD membutuhkan biaya setidaknya SGD 8-15 atau Rp.107.400-Rp.201.500 dalam rupiah untuk sekali makan.
Kamu juga bisa makan di hawker centres atau food courts dengan biaya satu kali makan hanya SGD 5-9 (Rp.67.200-Rp.120.900), sehingga sangat membantu menekan anggaran bulanan tanpa mengorbankan rasa.
Kalau di restoran yang agak mewah harga makanannya bisa mencapai antara Rp.537.000-Rp.940.000 (SGD 40-SGD 70). Kalau kamu rutin makan tiga kali sehari di restoran biasa selama di Singapura, maka biayanya selama bulan menjadi Rp.9,67 juta-Rp.18,13 juta (SGD720-SGD1.350).
Biaya makan di Singapura bisa sangat ditekan jika kamu bisa menyempatkan diri untuk memasak. Karena memasak bahan mentah, jadinya biaya makan kamu hanya akan jadi sekitar Rp.4,7 juta-Rp.7 juta (SGD350-SGD520).
Sebagai gambarannya berikut ini daftar harga bahan makanan pokok di Singapura dari website FairPrice:
Lalu bagaimana dengan minum? Di Singapura, kamu bisa banget menghemat biaya minum karena mereka menyediakan air keran atau tap water yang bisa langsung diminum. Tapi kalau mendesak, kamu bisa membeli sebotol air mineral berukuran 1,5 liter seharga SGD 2,80-SGD 3,50 atau sekitar Rp.37.600-Rp.47.000 dalam rupiah.
BACA JUGA: Rekomendasi 10 Jurusan Kuliah yang Populer di Singapura
Kalau ngomongin soal biaya hidup, bukan hanya soal makan, tapi juga hal lainnya seperti transportasi. Singapura memiliki sistem transportasi yang sangat baik, lengkap, dan mudah diakses dari mana pun. Jika kamu harus menggunakan transportasi publik setiap hari selama kuliah di Singapura, lebih baik berlangganan paket transportasi seperti Transit Link.
Biaya transportasi di Singapura per bulan selama kuliah hanya butuh SGD 55-100 atau Rp.738.700-Rp.1,34 juta. Jika kamu hanya sesekali menggunakan transportasi umum, kamu perlu mengeluarkan ongkos sekitar Rp.20.100 sekali jalan dengan menggunakan MRT. Berikut ini daftar tarif dan juga pilihan transportasi di Singapura:
Perlu kamu ingat, semua biaya transportasi di atas bisa meningkat tergantung dari jarak yang ditempuh. Untuk naik bus selama kuliah, kamu akan butuh SGD 55 (Rp.738.700) dan SGD 81 (Rp.1,09 juta) untuk MRT. Kamu juga bisa membeli sepeda jika memang akan menetap dalam waktu yang lama. Harga sepeda sendiri sekitar SGD 180-SGD 350 atau Rp.2,42 juta-Rp.4,70 juta jika kita konversikan ke rupiah.
BACA JUGA: Kebudayaan Singapura Paling Khas Yang Terjaga Ratusan Tahun
Kalau kamu berencana tinggal atau jalan-jalan ke Singapura, bersiap-siap deh untuk merogoh kocek lebih dalam buat urusan fashion. Hal ini karena negara kota ini menempati peringkat ke-2 dunia untuk harga pakaian tertinggi menurut Expatistan.
Berikut estimasi harga terkini baju dan celana di Singapura dari 5 Brand paling ternama disana:
| Brand | Baju/Top | Celana/Jeans |
|---|---|---|
| Uniqlo | SGD 15-25 (Rp.201.500-Rp.335.800) | SGD 40-60 (Rp.537.200-Rp.805.800) |
| H&M | SGD 10-20 (Rp.134.300-Rp.268.600) | SGD 25-50 (Rp.335.800-Rp.671.500) |
| Zara | SGD 20-40 (Rp.268.600-Rp.537.200) | SGD 50-90 (Rp.671.500-Rp.1,21 juta) |
| Cotton On | SGD 12-22 (Rp.161.200-Rp.295.500) | SGD 35-55 (Rp.470.100-Rp.738.700) |
| Love, Bonito | SGD 25-55 (Rp.335.800-Rp.738.700) | SGD 40-80 (Rp.537.200-Rp.1,07 juta) |
BACA JUGA: Sejarah Singapura Dan Profil Negaranya Lengkap
Selama kuliah di Singapura pastinya kamu akan membutuhkan listrik dan air kan? Hidden cost ini sering banget bikin kantong jebol kalau ga diitung lho! Makanya cek nih biaya energi di Singapura dari air, listrik sama gas.
Berdasarkan data Energy Market Authority (EMA), penggunaan listrik di Singapura untuk satu orang adalah 53,6 kWh/bulan. Angka ini berasal dari rata-rata rumah tangga 164 kWh/bulan dengan ukuran rumah tangga 3,06 orang. Jadi estimasi biaya listrik per bulan yaitu sekitar Rp214.000 (SGD 15,93).
Sebagai sumber kehidupan, pastinya kamu butuh air dong? Menurut Straitstimes konsumsi air di Singapura untuk satu orang adalah 141 liter/hari. Angka ini setara sekitar 4,23 m³/bulan.
Jadi untuk biaya air di Singapura kamu perlu mengeluarkan uang Rp200.640 (SGD 14,94) per bulan.
Kalau kamu masak, pastinya butuh gas buat keluarin apinya dong? Nah data dari EMA nunjukin juga kalau konsumsi gas di Singapura untuk satu orang adalah 12,1 kWh/bulan. Angka ini berasal dari rata-rata rumah tangga 37 kWh/bulan Makanya kamu membutuhkan biaya biaya per bulan sekitar Rp38.820 (SGD 2,89) untuk gas masak di Singapura.
Selama hidup dan tinggal di Singapura, pastinya kamu punya kekhawatiran tertentu. Untuk berjaga-jaga, kamu perlu menggunakan asuransi selama kuliah nantinya. Terdapat beragam asuransi yang bisa kamu ambil baik itu yang preminya bulanan maupun tahunan. Rata-rata asuransi di Singapura seharga SGD200-SGD700 per tahun atau Rp.2.566.500-Rp.8.982.800 dalam rupiah.
BACA JUGA: 20 Fakta Menarik Singapura yang Wajib Kamu Tahu
Menyewa tempat tinggal di Singapura terkadang belum termasuk biaya listrik, air, gas, dan internet, sehingga kamu akan mendapat tagihan setiap bulannya. Kamu juga akan membutuhkan paket internet untuk ponsel. Selain itu, anggarkan pula dana untuk hiburan, seperti menonton film di bioskop, karaoke, ke taman bermain, dan lain-lain. Terlebih lagi, penting untuk berjaga-jaga dan menyimpan dana darurat jika suatu saat hal buruk menimpamu. Daripada bingung dan penasaran, berikut estimasi ini biaya listrik, internet, hingga dana darurat saat hidup di Negeri Singa.
Biaya paket data mobile juga jadi salah satu pengeluaran penting yang harus kamu perhitungkan saat kuliah di Singapura. Dengan persaingan ketat antar provider, sekarang kamu bisa dapat kuota data yang sangat besar dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan dulu. Dibawah ini SUN Education sediakan perbandingan 3 jenis paket data populer dari 4 provider SIM mobile utama di Singapura.
| Jenis Paket | SIMBA | M1 | StarHub | Singtel |
|---|---|---|---|---|
| Paket Hemat | 400GB (SG+MY+HK), 5G, SGD 10 | 150GB, 5G, SGD 14,95 | 150GB, 5G, SGD 22 | 500GB 5G+ (SG+Roaming), SGD 15 |
| Paket Standar | 500GB (SG+MY+ID+TH+HK), 5G, SGD 12 | 1TB (1024GB) + Unltd Weekend, 5G, SGD 17,95 | Unlimited 5G, SGD 38 | 300GB+ (Enhanced), 5G+, SGD 35 |
| Paket Premium | 700GB+ & Roaming APAC, 5G, SGD 25 | 750GB+, 5G, SGD 25 | Unlimited + Roaming, 5G, SGD 48 | Unlimited 5G+ (FUP), SGD 40 |
Biaya hiburan juga perlu diperhitungkan agar kamu tidak stress selama nanti kuliah di negara dengan tingkat persaingan tinggi ini. Meski Singapura punya banyak tempat wisata gratis seperti Gardens by the Bay Supertree Grove atau Merlion Park, beberapa atraksi ikonik tetap memerlukan tiket masuk. Berikut ini estimasi harga tiket untuk tempat wisata populer dan harga tiket bioskop di Singapura.
| Tempat Wisata | Biaya Tiket Masuk |
|---|---|
| Gardens by the Bay (Conservatories) | Rp.470.100(SGD35 |
| Universal Studios Singapore | Rp.1,02 juta-Rp.1,11 juta (SGD 76-SGD 83) |
| Singapore Zoo | Rp.644.700(SGD 48) |
| Singapore Flyer | Rp.537.200(SGD 40) |
| S.E.A. Aquarium (Sentosa) | Rp. 671.500 (SGD 50) |
| Bioskop (standard 2D) | Rp.161.200-Rp.214.900 (SGD 12-SGD 16) |
Selain biaya rutin, kamu juga perlu mempersiapkan dana darurat agar tetap aman selama kuliah di Singapura. Setidaknya tabung dana darurat untuk sekitar 3-4 bulan pengeluaran. Jumlah ini cukup untuk menutup kejadian tak terduga seperti biaya medis darurat, perbaikan gadget, atau kehilangan dompet, tanpa mengganggu anggaran bulananmu.

Sumber gambar: AI Generated (Gemini)
| Nama Biaya | Biaya per Bulan |
|---|---|
| Tempat Tinggal | SGD 1.600 (Rp21.488.896) |
| Makan | SGD 500 (Rp.6,7 juta) |
| Transportasi (Bis) | SGD 29 (Rp.390.000) |
| Listrik | SGD 16 (Rp.215.000) |
| Gas | SGD 3 (Rp.40.300) |
| Air | SGD 15 (Rp.201.500) |
| Asuransi | SGD 33 (Rp443.208) |
| Internet | SGD 42 (Rp564.084) |
| Hiburan | SGD 18 (Rp241.750) |
| Total Biaya | SGD 2.554 (Rp34.5juta) |
Jadi biaya agar bisa hidup di Singapura untuk satu orang selama 1 bulan adalah sebesar Rp.34,5juta (SGD 2.554) per bulan. Angka ini bisa jauh lebih kecil kalau kamu memilih untuk menghemat kalau hidup frugal. Perhitungan biaya ini dengan asumsi kalau kamu makan di luar, menetap sebagai paying guest dengan harga termurah, dan naik bis jarak terdekat setiap bulannya.
Nah, itulah gambaran biaya hidup di Singapura untuk mahasiswa Indonesia. Tertarik melanjutkan studi di salah satu negara maju Asia Tenggara ini? Langsung konsultasi GRATIS dengan SUN Education ya!
Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!
Related Posts
Connect with SUN Education