Author:
Updated: 12 December 2025
Sebelum kuliah di Inggris, jangan lupa untuk cari tahu beberapa hal seperti persyaratan, info akomodasi, hingga larangan di Inggris. Informasi larangan sangat penting karena sebagai pendatang, kamu ingin bersikap sopan dan tetap patuh pada hukum setempat.
Aturan untuk belajar di Inggris termasuk mendapatkan visa pelajar yang sah, memenuhi persyaratan akademik dari universitas, menghadiri kelas, serta mematuhi ketentuan visa dan regulasi imigrasi. Selain semua hal tersebut, dalam artikel ini SUN Education akan secara khusus membahas beberapa kebijakan di Inggris yang berisi larangan yang perlu kamu hindari saat studi di sana.

Negara Inggris melarang beberapa barang untuk dibawa ke Negara mereka. Alasannya beragam baik itu untuk keamanan ataupun demi menjaga norma. Berikut barang-barang yang dilarang dan akan bea cukai Inggris sita:
Selain itu, membawa barang-barang yang mungkin melanggar hak kekayaan intelektual (seperti film atau musik bajakan) dapat mengakibatkan penyitaan langsung dan hukuman.
BACA JUGA: Bingung Gimana Caranya Kuliah di UK? Simak Syarat Lengkapnya!
Larangan di negara Inggris selanjutnya ini terdengar agak aneh, yaitu tidak boleh bawa papan kayu. The Metropolitan Police Act menyatakan bahwa tidak boleh membawa papan kayu sepanjang trotoar. Hanya dapat dipindahkan jika diturunkan dari kendaraan atau dibawa ke dalam gedung. Peraturan di Inggris satu ini sudah ada sejak abad pertengahan ketika gerobak sering kali kelebihan beban dan menyebabkan kayunya jatuh, sehingga membahayakan pejalan kaki.
BACA JUGA: 11 Jurusan Kuliah di Inggris Terbaik dan Contoh Universitasnya
Larangan di Inggris selanjutnya menyatakan bahwa menerbangkan layang-layang di tempat umum secara teknis ilegal. Aktivitas yang umumnya normal di musim panas, seperti menerbangkan layang-layang di tempat umum, mungkin akan mengejutkan bahwa hal ini sebenarnya ilegal. Hal yang tidak boleh dilakukan di Inggris ini diambil dari UU yang dibuat untuk mencegah terjadinya gangguan umum dan bahaya bagi penumpang lokal.
BACA JUGA: Biaya Hidup di Inggris Sebulan untuk Mahasiswa Internasional
Larangan selanjutnya di Inggris mengenai kesehatan, terutama pada hewan anjing. Pasalnya, taksi tidak boleh mengangkut anjing rabies dan pengemudi wajib menanyakan penumpang apakah mereka terkena cacar atau wabah penyakit. Public Health Act 1936 menyatakan bahwa pengemudi taksi mempunyai kewajiban untuk menanyakan penumpangnya apakah mereka juga terkena wabah atau cacar.
BACA JUGA: Ini Dia, Informasi Terbaru Biaya Kuliah di Inggris untuk Kamu

Salah satu larangan di Inggris yang dapat menimbulkan denda adalah kamu tidak boleh memotong antrian di stasiun kereta bawah tanah. Hal ini merupakan pelanggaran berdasarkan peraturan London Underground yang diberlakukan oleh Transport for London. UU ini diberlakukan karena dapat menimbulkan rasa frustrasi bagi orang lain yang sedang mengantri dan juga dapat berbahaya jika orang saling mendorong untuk naik kereta.
BACA JUGA: Iklim Di Negara Inggris Seperti Apa? Ada Berapa Musim Di Sana?
Larangan di Inggris yang satu ini diberlakukan untuk mencegah orang-orang dengan sengaja menyamar sebagai petugas polisi atau tentara, karena hal ini dapat membingungkan masyarakat dan juga dapat menimbulkan situasi berbahaya. Menurut UU pada 1996, tidak sembarang orang yang bisa berpakain seperti petugas polisi atau anggota angkatan bersenjata.
BACA JUGA: 10 Kelebihan yang Bikin Negara Inggris Destinasi Studi Luar Negeri Favorit
Selama di Inggris kamu dilarang untuk membawa rokok yang berlebihan. Peraturan di Inggris terbaru dari bea cukai berkaitan dengan rokok. Pemerintah membatasi jumlah rokok yang bisa dibawa ke Inggris dan melanggar larangan ini akan mengakibatkan denda bawa rokok ke Inggris. Berikut adalah keterangan lengkapnya:
Jika kamu berusia di bawah 17 tahun (yang berarti kamu tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan tunjangan bebas pajak untuk alkohol dan rokok) atau perlu membawa dalam jumlah yang lebih besar, barang-barang tersebut perlu dilaporkan ke bea cukai.
BACA JUGA: 10 Alasan Kuliah di Inggris Menjadi Pilihan Terbaik Buatmu
Selama di Inggris orang-orang dilarang membunyikan klakson mobil secara agresif adalah tindakan ilegal. Menurut peraturan di Inggris, kamu harus memiliki "niat yang masuk akal" saat menggunakan klakson. Membunyikan klakson karena kesal atau frustrasi dapat membuat kamu didenda hingga GBP 1.000.
BACA JUGA: 12 Fakta Menarik Inggris Yang Wajib Kamu Tahu!

Larangan di Inggris berikutnya yang pastinya tidak boleh lakukan yaitu menjual alkohol pada orang yang sudah mabuk. Peraturan ini berdasarkan Licensing Act 2003. Orang yang menjual alkohol kepada seseorang yang mabuk dapat diberikan penalti denda sebesar GBP 90 oleh polisi dan bisa meningkat jadi GBP 1.000 jika dibawa ke pengadilan.
BACA JUGA: Dikira Sama Ternyata Beda! Ini Perbedaan Inggris, Britania Raya, dan UK
Larangan di Inggris lainnya adalah tidak boleh berlama-lama setelah pemakaman. Hal ini terjadi setelah 2015 ketika seorang pria tinggal lebih lama selama 20 menit di pemakaman istrinya dan didenda GBP 160 agar penggali kubur dapat melanjutkan pekerjaan mereka.
Larangan selanjutnya yang di Inggris wajib kamu hindari adalah meludah di jalan umum. Pada beberapa kota di Inggris seperti Liverpool, meludah di jalan bisa dikenakan denda tetap (fixed penalty notice). Jumlah dendanya dapat berkisar sekitar £80 hingga £100, tergantung pada kebijakan pemerintah lokal.
Menyetir terlalu lambat dapat mengganggu arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan atau bahkan kecelakaan. Karenanya larangan ini dibuat untuk mencegah kendaraan lain melakukan manuver berbahaya untuk mendahului, sehingga meningkatkan risiko tabrakan. Pengemudi bisa didenda hingga £100 dan diberikan tiga poin penalti pada surat izin mengemudi mereka.
Tindakan ini dianggap sebagai pelanggaran karena bisa mengganggu dan membuat tidak nyaman pejalan kaki. Tujuannya adalah agar pengemudi lebih berhati-hati dalam berkendara dan mempertahankan kesopanan di jalan. Menurut Road Traffic Act, menyiram pejalan kaki dengan air dari genangan saat mengemudi adalah bentuk perilaku tidak sopan dan bisa dikenakan denda hingga £100 atau lebih.
Larangan selanjutnya di Inggris ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan publik di fasilitas umum seperti stasiun kereta. Menurut peraturan Transport for London (TfL), melanggar antrian di stasiun kereta bawah tanah bisa dikenakan denda tetap sekitar £80 jika tertangkap oleh petugas.
Di beberapa area, mengeluh tentang pekerjaan tukang kebun atau suara keras yang dihasilkan dianggap sebagai gangguan publik. Peraturan ini dimaksudkan untuk melindungi ketenangan hari Minggu sebagai hari istirahat. Meskipun denda spesifiknya tidak selalu tertera, pengaduan berulang dapat menyebabkan intervensi dari petugas lingkungan atau otoritas lokal.
Sekarang setelah mengetahui beberapa peraturan dan larangan di Inggris yang paling menarik, ada baiknya kamu memikirkan apa yang harus dilakukan dan dihindari saat memulai studi di sana. Secara keseluruhan, sebelum belajar di Inggris, kamu harus mengetahui persyaratan visa, pilihan program studi, biaya kuliah, akomodasi, biaya hidup, kemahiran bahasa, perbedaan budaya, hingga layanan dukungan bagi mahasiswa asing. Lebih lanjut, untuk mempersiapkan diri memasuki universitas di Inggris, jangan lupa untuk melakukan riset dan pilih program studi dan universitas incaranmu. Persiapkan dirimu dengan matang menggunakan bantuan dan layanan menyeluruh dari SUN Education!
Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!
Related Posts
Connect with SUN Education