Author:
Updated: 12 December 2025
Kamu udah dapat acceptance letter dari universitas Inggris impian? Wah, selamat ya! Tapi tunggu dulu, sebelum berangkat ke negeri Ratu Elizabeth, ada satu tahapan penting yang nggak boleh dilewatkan, yaitu medical checkup. NHS (National Health Service) negara Inggris nggak main-main soal pencegahan penyakit menular, terutama TB.
Yup, ini wajib banget dan nggak bisa dinego sama Home Office UK. Selain TB ada penyakit apa lagi yang wajib dicek? Tenang, sekarang SUN Education bakal kasih kamu panduan lengkap biar makin siap kuliah di Inggris!
Seperti yang sudah disinggung, semua pelajar internasional yang berencana studi di Inggris lebih dari 6 bulan harus menjalani pemeriksaan TB di klinik yang sudah diakui Home Office. Nggak peduli kamu mau ambil S1, S2, atau program lainnya, karena aturan ini berlaku universal. Bahkan kalau kamu udah pernah kuliah di Inggris sebelumnya, tetap harus medical checkup lagi kalau sertifikat TB-nya udah expired. Pemeriksaan tuberkulosis (TB) dilakukan dengan foto rontgen dada, dan proses pendaftaran biometrik untuk visa meliputi sidik jari serta foto wajah.
Selain itu, kamu juga perlu membayar biaya tambahan kesehatan imigrasi (Immigration Health Surcharge) sekitar £470 per tahun. Masa berlaku hasil rontgen TB berlaku selama 6 bulan sejak tanggal pemeriksaan, jadi timing kamu medical checkup harus pas diperhitungkan. Certificate TB harus sudah ada sebelum submit aplikasi visa.
Biaya medical checkup ini terpisah dari biaya visa dan Immigration Health Surcharge, jadi siapkan budget ekstra ya! Setelah dapet sertifikat, kamu tinggal melampirkannya bersama formulir visa dan bukti pembayaran biometrik ke VFS atau VAC terdekat.
Bagaimana kalau kamu punya Riwayat TB Sebelumnya? Jangan panik! Kamu tetap bisa kuliah di Inggris kok. Yang penting siapkan dokumen lengkap yaitu hasil screening dan X-ray terdahulu, surat keterangan dari dokter yang menyatakan TB-nya udah sembuh total, dan rekam medis pengobatan yang pernah dijalani.
Home Office appreciate banget sama transparansi, jadi honesty is the best policy! Kemudian kalau punya penyakit paru-paru seperti asma atau COPD, tenang aja kamu tetap bisa kuliah di Inggris. Kamu perlu siapkan laporan dari dokter spesialis paru beserta hasil spirometri (tes fungsi paru). Dokumen ini membuktikan kalau kondisi kamu terkontrol dan nggak menular.
Untuk ibu hamil, ada dua pilihan, kamu bisa menunda X-ray hingga pasca-persalinan atau pilih pemeriksaan dahak dengan biaya tambahan. Konsultasikan dengan dokter kandungan dan dokter di klinik TB untuk menentukan opsi terbaik. Orang dengan penyakit kronis seperti Diabetes, penyakit jantung, atau gangguan ginjal juga tetap kuliah di Inggris! Yang penting siapkan surat keterangan dari dokter spesialis, hasil EKG kalau ada masalah jantung, dan tes gula darah atau lipid profile kalau diperlukan.
BACA JUGA: Begini Sistem Kesehatan di Luar Negeri dari Berbagai Negara
| Lokasi | Klinik | Alamat |
|---|---|---|
| Jakarta | RSPI Puri Indah | Jl. Puri Indah Raya Blok S-2, Kembangan, Jakarta Barat |
| Jakarta | RSPI Pondok Indah | Jl. Metro Duta Kav UE, Pondok Indah, Jakarta Selatan |
| Bali | BIMC Hospital Kuta | Jalan Bypass Ngurah Rai 100 X, Kuta 80361 |
| Surabaya | Rumah Sakit Premier Surabaya | Jl. M.H. Thamrin Blok B3 No. 1, Surabaya |
Datang ke klinik dengan bawa paspor asli dan foto paspor (biasanya ukuran 4x6). Kamu bakal diminta mengisi formulir medis yang lumayan detail , mulai dari riwayat penyakit sampai kebiasaan hidup. Tips nih: isi dengan jujur ya, karena dokter bakal cross-check sama hasil pemeriksaan fisik.
Ini bagian yang paling crucial! Rontgen dilakukan untuk mendeteksi tanda-tanda TB laten atau aktif. Kalau hasil rontgen normal, congrats! Sertifikat TB bisa langsung kamu terima hari itu juga. Tapi kalau ada kecurigaan TB (misalnya ada bintik atau bayangan mencurigakan), dokter akan minta pemeriksaan dahak lanjutan (sputum test) yang prosesnya bisa 2-8 minggu.
Dokter bakal tanya-tanya soal riwayat kesehatan kamu, mulai dari pernah operasi apa, ada alergi obat nggak, punya penyakit kronis atau nggak. Mereka juga bakal cek tanda-tanda klinis lain sesuai kebutuhan. Nggak perlu nervous, dokternya ramah kok!
Di Indonesia, biaya TB screening berkisar Rp 850.000–1.041.000 tergantung lokasi dan usia kamu. Sertifikat TB biasanya diterbitkan hari yang sama atau maksimal 1–3 hari kerja. Oh iya, kalau kamu masih di bawah 11 tahun, biasanya cukup isi kuesioner kesehatan tanpa rontgen.
Untuk informasi mengenai studi di luar negeri dan juga berbagai jurusan, kamu bisa temukan informasi aktualnya di sini. SUN Education bekerja sama dengan berbagai institusi top dunia di luar negeri seperti Amerika, Kanada, Australia, Selandia Baru, Inggris, Eropa, Jerman, dan juga Asia. Jika membutuhkan informasi terkini, follow media sosial SUN Education di Instagram, TikTok dan YouTube. Kamu juga bisa melakukan konsultasi GRATIS melalui Hotline di 0821 33 34 35 36 atau datang langsung ke kantor SUN Education yang terdekat di kotamu. Download SUN Education Mobile App atau baca SUN E-Guidebook untuk akses informasi lebih mudah dan GRATIS!
Related Posts
Connect with SUN Education